Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Aku Terdepan Untuk Membunuhnya


__ADS_3

Bab 223 Aku Terdepan Untuk Membunuhnya


Akhirnya sudah seminggu telah berlalu semua proyek daerah Xianjiang, sudah terelasikan. Bahkan berita wilayah Xianjiang yang sekarang menjadi naga Azhure yang telah mendirikan tembok raksasa dari timur ke barat untuk memisahkan wilayah dari kerajaan Timur akhirnya tersebar ke telinga-telinga penduduk kerajaan Timur.


Tidak sedikit juga para ahli yang diam-diam bersembunyi untuk melihat pembangunan tembok yang maha dahsyat itu, tidak sedikit juga orang yang melihat situasi perbatasan setelah melihat semuanya mencibir menghina kearah Kerajaan Naga Azhure.


Bagainya mendirikan tembok raksasa adalah hal yang paling konyol, karena apa yang anda tahu bahwa kultivator sejatinya bisa terbang jadi untuk melewati dinding raksasa itu anda harus terbang sehingga mudah.


Jadi, percuma saja jika pihak naga Azhure mendirikan dinding raksasa itu karena para kultivator dari kerajaan Timur sangat mudah melewatinya hanya dengan terbang saja.


Tapi dalam pandangan long by itu tidaklah sia-sia dia membuat benteng Raksasa ini hanya dijadikan sebagai seni. Untuk menghasilkan seni, semua konsep yang menurut dirinya bagus dan menawan adalah.


Bahkan tujuan dia mendirikan perbatasan itu, untuk menghindari wilayah kerajaan Timur, untuk merusak perbatasan yang telah ditetapkan. Sehingga dengan adanya benteng raksasa ini, perbatasan itu sangat jelas dan tidak bisa di curangi.


Tidak hanya itu saja semakin tinggi benteng itu, maka semakin gampang para prajurit untuk melihat dari kejauhan kerajaan Timur jika saja ada yang berani menyerangnya.


Sekarang para penduduk yang tidak memiliki rumah akhirnya menempati rumah keluarga besar dari bekas kerajaan Timur yang sudah melarikan diri pada waktu itu.


Kemudian Long Fai memandang Yun Che: “Baik kita sudah selesai mari kita pergi..”


Yun Che setuju akhirnya dia mengikuti Long Fai untuk bergegas terbang meninggalkan wilayah Xianjiang. Namun ketika dia hendak terbang tiba-tiba Gou Peng mendekatinya.


“Yang mulia Raja Apakah kamu ingin pergi dari sini?” Ucapan Gou Peng.


“Benar Paman Aku akan pergi dari sini aku di sini hanya melihat saja Setelah pembangunan sudah berhasil aku pergi dari sini untuk berpetualangan lagi.” Long Fai mengangguk sambil tersenyum.

__ADS_1


“Baiklah berhati-hatilah raja jika ada waktu lain lagi Aku harap Raja datang untuk menjenguk lagi aku menunggunya..” Gou Peng tersenyum sambil meneteskan air mata karena terharu. Dia tidak menyangka bahwa dulunya yang menjadi pengemis bahkan pengemis itu lebih rendah dari pengemis dirinya, sekarang menjadi gubernur yang disegani oleh penduduk Xianjiang sekarang.


Bahkan dirinya memikirkan sampai sekarang sepertinya tidak percaya seseorang yang dia lihat sekarang adalah ilusi.


Dia ingat dulu, sering diinjak-injak oleh keluarga kultivator yang sangat kuat. Tapi Kultivator itu sudah meninggal karena dikorbankan oleh raja Dayan Xiobai.


Long Fai melihat Gou Peng yang sedang meneteskan air matanya, tiba-tiba mengkerutkan keningnya sembari berkata: “Paman Ada apa denganmu kenapa kamu menangis.”


“Wooooo... Raja Xiandi.. ini adalah berkat kamu, jika tidak ada kamu mungkin saja hidup aku sangat menyedihkan Woooo...” Gou Peng langsung berlari sambil memeluk kaki Long Fai lagi, sehingga Long Fai yang sedang dipeluk lagi akhirnya canggung.


“Paman ini berhentilah.... aku merasa tidak nyaman..” Long Fai mencoba menarik bahu Gou Peng untuk berdiri lagi.


“Maafkan kelancangan ini yang mulia Raja,, aku sungguh sangat berterima kasih kepadamu.. karena jika tidak ada raja, aku tidak tahu hidupku mungkin masih menyedihkan.” Gou Peng sudah berdiri dia mengusap air matanya sambil tersenyum terharu.


“Baiklah..” Balas Gou Peng.


Long Fai mengangguk. Kemudian memandang ke arah Yun Che: “Ayo kita bergegas pergi dari sini.”


“Baiklah.. ayo...” Yun Che bukan kepalanya kemudian dia menatap ke arah Gou Peng: “Paman.. berhati-hatilah... aku juga akan pergi dari sini selamat tinggal.”


“Baik kamu juga berhati-hatilah....” Gou Peng mengangguk.


Setelah berpamitan, akhirnya mereka berdua terbang tinggi dari wilayah Xianjiang. Bahkan ketika sedang terbang banyak penduduk yang bersorak-sorai seperti mengatakan Long Fai adalah Xiandi.


Pada saat ini sudah berapa menit mereka berdua terbang untuk kembali pulang. namun ketika dia sedang asyik terbang ada hewan yang sedang membawa wanita cantik yang sedang terbang sangat nyaman menuju Kerajaan Naga Azhure.

__ADS_1


Otomatis Yun Che yang pertama kali melihat langsung menghampiri wanita itu. “Halo Nona apa yang sedang kamu lakukan di sini.”


“Aku datang ke sini tidak ada hubungannya dengan kamu..” Wanita itu sungguh sangat dingin Bahkan dia berkata tanpa memandang ke arah Yun Che.


Tiba-tiba Yun Che cemberut dia juga menatap ke arah wanita cantik itu dengan ada sedikit kekesalan tertentu. Namun Yun Che masih sopan terus dia berkata lagi: “Maaf Nona walaupun kamu tidak ada hubungannya dengan kita tapi di sini adalah daerah untuk memasuki ke kerajaan kami lihat dia adalah raja yang menguasai wilayah ini Jadi aku harap kepada Nona untuk menghargai.”


Wanita itu sangat kesal karena semut-semut sialan ini berani mengganggu dan menghalanginya tapi dia masih menjawab dengan nada kedinginan yang lebih ekstrem. “Aku sedang mencari seseorang yang sudah lama diasingkan di dunia ini sekarang karena tubuh Phoenix esnya sudah terbangun maka kami akan mengambilnya.”


Yun Che mengerutkan keningnya dia tidak tahu wanita siapa yang sedang dibicarakan tapi untuk masalah ini dia langsung melapor ke arah Long Fai.


Kemudian untuk mendekati Long Fai dan membicarakan sesuatu. setelah Yun Che membicarakan kepada dirinya akhirnya Long Fai kata kepada wanita itu. “Nona Jika kamu ingin mencari wanita yang sedang disebutkan maka ikutlah dengan kami mungkin Raja ini, bisa memberikan petunjuk untuk mu.”


“Tidak perlu repot-repot dengan aku ini sangat mudah untuk melacak tuan putri..” seperti biasanya Wanita itu sungguh sangat dingin bahkan setiap dia membalas kata-katanya awal dari akhir dia tidak pernah memandang kedua orang itu.


‘Brengsek wanita ini.. sungguh sangat judes..’ Long Fai sangat kesal sehingga dia menghatik wanita itu dalam hatinya. namun dia juga sudah mengetahui bahkan sedikit curiga bahwa wanita yang sedang dicarinya adalah Wang Roulan.


Tapi jika kemungkinan yang dirinya disimpulkan adalah kebenaran Long tidak akan pernah takut sama sekali ketika dia merebut Wang Roulan, untuk diambil paksa maka dirinyalah yang paling terdepan untuk membunuh wanita yang ada di depannya.


“Baiklah wanita cuek itu terserah kamu kami tidak akan memaksa pantas saja kamu melajang sudah ribuan tahun karena kamu sangat cuek. Bahkan aku tidak mau untuk menikah denganmu karena sangat cuek, ayo Yun Che... kita pergi dari sini tinggalkan wanita cuek itu..” Long Fai memarahi dan menghina habis-habisan wanita itu.


Seketika setelah mendengar makian dan memarahinya yang di ucapkan Long Fai, dia hampir terjatuh dari tunggangannya dia sekali ingin membunuhnya tapi semut-semut ini hanya mengotori tangan, akhirnya dia menahan nafasnya untuk tidak membunuhnya dan membiarkan pergi.


“Hahaha kamu sungguh Firece..!” Yun Che diam-diam mengacungkan jempolnya ke arah Long Fai.


Setelah itu mereka berdua langsung terbang sangat cepat.

__ADS_1


__ADS_2