
Bab 361 Fenghuang Lin Marah
Lin Kun tidak peduli jika wajahnya terkenal cakar dari beberapa unggas dan ternak lainya, dia tetap kukuh untuk mengusap wajahnya kepada hewan tersebut.
Didalam ruangan ini, dia mencium bau semerbak dari kotoran unggas alhasil kekuatannya meningkat drastis.
Long Fai mendekati Lin Kun dan seketika kaget karena menemukan Lin Kun sedang menangis sambil memeluk hewan unggas.
Long Fai bingung, “Lin Kun, apa yang sedang kamu lakukan! Cepatlah potong daging ini menjadi beberapa bagian, dan rebus dagingnya!”
Lin Kun tersadar dan langsung berunjak, “Ahh! Baik Tuan! Aku akan pergi!”
Setelah itu, Lin Kun mengambil kendil raksa yang terbuat dari tanah liat dan kotoran Naga langsung diisi air, kemudian tinggal Lin Kun mencari kayu kering disekitarnya.
"Sikat!"
Lin Kun melompat seperti katak langsung memotong beberapa ranting pohon untuk dijadikan kayu bakar.
Tidak berlangsung lama, Lin Kun mengumpulkan kayu yang lumayan banyak, setelah itu dia menggunakan energi Auranya untuk membuat api kecil untuk membakar kayu tersebut.
"Hmmm bara api sudah menyala, mari kita menunggu air panas dan monster ini direbus,” kata Lin Kun dengan suasana yang baik.
Lin Kun Mendel Long Fai dan berkata: “Tuan ketika aku sedang berburu, aku mendapatkan musuh suku Fenghuang, dan ini membuat aku bingung karena di buku tersebut, suku Fenghuang sudah lama menghilang. Akan tetapi, aku sendiri melihat karena kedua orang itu mengakuinya,”
Benar, sebaiknya Anda membicarakan masalah ini kepada Long Fai, jika Anda berkata kepada Long Fai mungkin Anda akan tahu beberapa hal.
Mendengar perkataan Lin Kun, Long Fai tidak bisa berpikir keras, “Fenghuang ya? Tadi ada satu orang yang mengaku suku Fenghuang dan sekarang sudah aku tendang jauh-jauh, dia berani sekali merusak sebagian tanaman ku.”
Lin Kun terkejut, “Kamu juga melawan suku Fenghuang Tuan? Apakah dipunggung itu terdapat sepasang sayap?”
“Aku tidak tahu dia menutup tubuh menggunakan jubah yang panjang,” kata Long Fai sambil berpikir keras.
Ini benar, Lin Kun juga melihat kedua orang itu menggunakan jubah yang panjang. Akan tetapi, dia bisa membakar seluruh baju itu sehingga kedua sayap yang warna-warni terlihat oleh mata telanjang.
__ADS_1
Lin Kun bertanya lagi, “Tuan apakah suku Fenghuang muncul akibat hewan ternak pada waktu itu?”
Long Fai tidak bisa menahan tersenyum: “Mungkin benar, suku Fenghuang sepenuhnya belum punah tapi berhibernasi dan setelah aku mengungkapkan Fenghuang agung tersebut akhirnya mereka semua yang berhibernasi terbangun setelah merasakan aura agung dari burung Pipit ku.”
“Lalu apa yang harus kita lakukan Tuan?” tanya Lin Kun tidak berdaya.
“Apa yang harus kita lakukan? Kita harus menghajar mereka semua,” ucap Long Fai sambil tersenyum penuh arti.
“Ohh seperti itu!” Lin Kun berseru kagum, dia ingat bahwa Long Fai tidak ada yang membuat menjadi takut dan berlutut. Bahkan leluhur monster sudah jinak oleh tangan hitam Long Fai.
Kemudian setelah berbincang, Lin Kun mendekati kendil besar dan menunggu beberapa batang dupa agar daging monster burung sepenuhnya matang.
Untuk baru dua hari toko dibuka, belum banyak pelanggan yang berkunjung, tapi Long Fai yakin jika suatu saat nanti toko ini akan terkenal ke penjuru dunia Naga.
Untuk sekarang di dunia Naga belum ada Paviliun Wanjie yang dibuka, sehingga mungkin saja dia harus pergi ke dunia Tongtian untuk membawakan Zhao Wan dan menyuruh untuk mendirikan paviliun Wanjie disini.
~
~
~
Fenghuang Lin tertawa dan sosoknya yang sudah dibalut dengan jubah emas hanya menyisakan wajah yang cantik dan rupawan.
Fenghuang Lin menatap ke arah Long Bing.
“Kamu adalah suku Naga yang tersisa jaman ini?” tanya Fenghuang Lin dengan suara yang semilir angin sepoi-sepoi.
“Benar, tapi siapa kamu!” Long Bing sungguh waspada dia takut terjadi sesuatu di wilayah Kerajaan Naga Emas. Bahkan dia sudah menduga bahwa orang yang berada di hadapannya adalah, salah satu dari bawahan Long Fai.
Seperti yang Anda ketahui adalah, bawahan Long Fai benar-benar di luar nalar apalagi Fang Yuan bisa menghajar adik sendiri hingga babak belur.
Itu hanya satu bawahan saja dan masih ada lagi bawahan yang lebih kuat di seluruh dunia yang berbagai dimensi tersebar.
__ADS_1
Dengan bawahan yang kuat maka sebagai tuan Long Fai juga memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Karena itulah dia bisa memotong tanduk naga hanya menggunakan seruling mungkin saja dia juga bisa menyatukan tanduk itu dengan mudah.
Sayangnya teman sendiri Ro Ru masih dalam keadaan yang trauma akibat waktu itu. Sekarang Long Bing sedang menunggu Ro Ru untuk membulatkan tekad agar bisa pergi ke tempat di mana Long Fai sedang berada.
Kini dia sendiri yang melihat ada wanita yang sungguh sangat cantik berpakaian jubah emas menutupi seluruh tubuhnya, sudah yakin bahwa wanita tersebut adalah salah satu bawahan Long Fai.
Kini Fenghuang Lin melihat kewaspadaan yang terpancar dari Long Bing, akhirnya tersenyum dan berkata: “Kamu tidak perlu tahu siapa aku Aku hanya ingin mengetahui suku Naga terakhir.”
Long Bing menyipit, “Apakah kamu salah satu bawahan dari Long Fai?”
“Lonh Fai siapa? berani sekali Kamu menghinaku bahwa aku adalah bawahan dari orang yang kamu sebutkan!” Fenghuang Lin tidak terima bisa-bisanya suku naga rendahan mengatakan hal seperti itu kepada suku kuno yang telah lama berhebernasi, karena dia tidak terima akhirnya mengeluarkan amukan berupa aura langsung menghantam tubuh Long Bing.
"Bom!"
"Engah!"
Long Bing langsung meluncur menukik ke bawah sehingga setelah menabrak tanah-tanah itu menjadi kawah yang besar seperti kawah Gunung Bromo.
‘Sial.. siapa dia! Ini sungguh sangat kuat, Jika dia bukan bawahan Long Fai, lantas siapa dia!’ batin Long Bing sambil menyepit dan terbatuk terus-menerus.
“Humpp suku Naga sekarang sungguh sangat lemah, dan ini sungguh sangat memalukan!” Fenghuang Lin ingin menyerang lagi, tapi tiba-tiba ada prajurit dari istana Fenghuang yang secara muncul tiba-tiba.
Fenghuang akhirnya mengurungkan diri untuk menyerang Long Bing, dia berkata kepada prajurit tersebut, “Ada apa? Apakah ada sesuatu?”
“Yang mulia Ratu, mata-mata yang dikirimkan untuk melihat situasi sudah kembali. Akan tetapi sepertinya mata-mata itu mengalami kecelakaan yang tragis menurut informasi dari mata-mata pihak kita, dia diserang oleh manusia biasa.”
“Bukan hanya itu saja, Fenghuang Chen mengalami cedera yang cukup parah untuk menyembuhkan juga memerlukan beberapa hari,”
Tatapan Fenghuang Lin dingin prajurit tersebut langsung gemetar tak terkendali.
Fenghuang Lin berkata, “Sipa yang lancang melukai Fenghuang Chen?”
“Mohon maaf Ratu, menurut Fenghuang Chen orang yang menyerang adalah Pemuda yang sangat tampan,” ucap perajurit itu dengan hormat sambil bergetar akibat ketakutan.
__ADS_1