
Bab 374 Kesedihan Song Chufeng
Mereka bertiga tahu apa itu telur emas yang sedang dikeluarkan oleh Song Chufeng. Mereka ketika mendaftar di sekte teratai salju, mereka pernah mendengar bahwa di generasi pertama pendiri sekte tersebut pada ratusan yang lalu, berawal karena menemukan telur emas.
Pendiri sekte tersebut hanyalah manusia biasa dan selalu dihina, tapi karena tidak sengaja menemukan telur emas dan memakannya tiba-tiba, kekuatannya melambung sehingga selama beberapa puluh dekade tidak terkalahkan dan akhirnya membuat sekte yang bernama Teratai Salju.
Cerita ini, adalah cerita yang sering didengar dari kalangan murid Sakti Teratai Salju karena dari pertama mendaftar menjadi murid pemula akan di ceritakan awal mula dari pendiri sekte salju.
Walaupun sekte Teratai Salju masih di bawah Yurisdiksi wilayah Naga Yama, jika pada waktu itu Shen Long tidak menginvasi wilayah yang sekarang menjadi Sekte Teratai Salju mungkin saja, Nama Skete Salju menjadi daerah Kerajaan tersendiri.
Karena Shen Long sungguh sangat kuat, akhirnya pendiri dari pendiri sekte Teratai Salju menyerah dan bersedia bergabung menjadi satu wilayah yaitu kerajaan Naga Yama.
Sekarang mereka bertiga melihat Song Chufeng mengeluarkan telur emas akhirnya bergidik ngeri, masuk akal juga pria tua tersebut memiliki kekuatan yang sangat dahsyat karena mempunyai telur emas harta Karun yang sangat langka.
Song Chufeng, melihat raut wajah ketiga wanita yang begitu tidak biasanya akhirnya berkata ingin tahu. “Ada apa dengan wajahmu gadis? Apakah kamu juga ingin memakan telur emas ini?”
Sontak ketiga wanita tersebut langsung terbata-bata, Apa maksudnya dari pria tua tersebut? Apakah dia ingin menawarkan beberapa telur emas untuk dimakan mereka semua?
Akhirnya wanita yang memiliki rambut coklat dengan panjang sebahu bernama Ning Ming, berkata dengan terbata-bata. ”Ap-apa telur in yang paman keluarkan dari cincin penyimpanan adalah telur emas?”
Song Chufeng tersenyum dan mengangguk kemudian membalas, “Benar, Paman ini memiliki beberapa telur emas yang banyak di cincin penyimpanannya. Jika gadis sudah menyelesaikan mencangkul dan menabur benih, maka beristirahatlah kita akan makan bersama dengan beberapa ikan kecil dan telur emas ini.”
Ning Ming sekali lagi terpana dia langsung berkata secara tergesa-gesa, ”Pa-paman, bagaimana Paman mendapatkan telur emas ini, apakah paman tahu, untuk mencari telur emas sebanyak seperti itu sangat mustahil, bahkan di dunia ini belum pernah orang yang mendapatkan telur emas ini sekitar berabad-abad tahun.”
__ADS_1
“Kamu jangan terlalu serius menanggapi seperti ini, gadis apakah kalian tahu telur ini sungguh sangat banyak di duniaku. Bahkan tuanku juga mempunyai beberapa ada yang besar, dan kecil. Jika kamu ingin melihat setelah selesai makan ikan dan beristirahat ayo ikutlah malam ini untuk melihat Tuanku.”
“Ohh iya, mungkin tuanku setelah melihat kalian bertiga tidak akan menghukum karena kamu orang yang sudah bertanggung jawab mengembalikan benih ke dalam karung tersebut.”
"Ngomong-ngomong kalian bertiga belum memperkenalkan nama ini kepada paman?”
Ning Ming langsung saling memandang kepada kedua wanita lainnya setelah itu, Ning Ming berakata terlebih dahulu. “Namaku Ning Ming, mereka berdua adalah Lin Wuha dan Sai Lin.”
“Hmmm, nama yang bagus dan kalian semua juga memiliki wajah yang sangat bagus.” Song Chufeng mengganggu terus-menerus. Kemudian beberapa saat akhirnya telur yang direbus menggunakan energi api dan beberapa ekor ikan kecil sudah matang langsung memerintahkan ketiga wanita itu untuk menghampirinya.
“Hei kalian beristirahatlah ayo kita makan! Walaupun kalian adalah kultivator, tapi jangan menghilangkan sifat alami manusia yaitu makan dan beristirahat?!” Song Chufeng berteriak.
Ning Ming dan lainnya saling memandang akhirnya menganggap dengan sungguh-sungguh dia ingin mencoba mencicipi telur emas tersebut apakah telur itu adalah telur yang dikatakan legenda? Jika benar, maka mereka semuanya beruntung.
Akhirnya mereka semua mendekati Song Chufeng dan langsung duduk di tanah saling berjajar seperti anak kecil yang sedang menunggu dihidangkan makan oleh orang tuanya.
Lin Wuha menatap ke Song Chufeng, sepertinya lama-kelamaan setelah mengamati perilakunya dia sudah menebak bahwa Song Chufeng adalah orang yang baik dan pihak sekte Teratai Salju adalah orang jahat.
Bagaimanapun ketika salah harus bertanggung jawab sehingga pantas juga Paman ini marah kepada pihak mereka.
Lin Wuha kemudian berkata karena ingin tahu, “Paman, apakah Paman hidup sendiri tidak ada sanak saudara yang menemani?”
Song Chufeng yang awalnya tersenyum gembira tiba-tiba rautnya menjadi mendung seperti sangat suram. “Sekarang paman hanyalah orang yang hidup sebatang kara, tapi aku juga tidak begitu kesepian karena paman memiliki tuan yang baik.”
__ADS_1
Song Chufeng mengingat ketika adegan istri anak-anaknya bahkan cucu-cucunya yang masih bayi di bantai habis oleh Dayan Xiaobei untuk dijadikan tumbal kekuatannya.
Bahkan cucu yang baru lahir sekitar 1 bulan melihat dari mata kepala sendiri kepalanya meledak akibat terkena tumbal dari Raja Dayan Xiaobei.
Sekarang hanya mengisahkan dia sendiri sebatang kara, dia juga hidup dan selamat karena bantuan Long Fai, jika Raja Dayan Xiaobei masih hidup mungkin dialah yang pertama memenggal kepala raja tersebut bahkan untuk memenggal tidak memiliki kepuasan karena semua keluarga yang dicintai sudah hilang.
Lin Wuha sepertinya mengajukan perkataan yang salah sehingga langsung meminta maaf. “Ahh paman maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk membuka rasa kesedihan paman, sekali lagi maafkan aku paman,”
Song Chufeng tersenyum menatap mereka semua dengan tenang kemudian berkata. “Semua yang telah berlalu pergi dan takkan kembali, sekarang paman relakan. Aku tidak pernah menyesal karena telah kehilangan orang yang aku cintai seperti; anak istri cucu-cucu ku.”
“Paman sekarang hanya ingin hidup bahagia dan menjalani hidup yang terbaik melangkah maju ke depan, tanpa melihat ke belakang itulah yang sekarang aku pikirkan.”
Sai Lin juga ikut berkata, “Pamam aku tahu bahwa paman orang yang baik, karena kami percaya bahwa ada reinkarnasi kami doakan semoga di kehidupan selanjutnya, Paman menjadi orang yang paling baik dan memiliki beberapa anak dan cucu yang berbakti.”
Song Chufeng tiba-tiba tertawa, “Hahaha sudah-sudah, jangan membahas seperti itu lagi ayo kita makan selagi masih panas akan lebih nikmat.”
Akhirnya mereka bertiga juga tidak melanjutkan perbincangannya lagi, langsung tanpa pikir panjang mengambil makanan tersebut karena ingin mencicipi bagaimana rasa dari telur emas ini, apakah telur yang sekarang akan dimakan adalah telur emas yang dikatakan sebagai telur Legenda, atau sebaliknya
Dari Lin Wuha menggigit ikan kecil tersebut seketika matanya berseri-seri kagum, “Hebat paman, ikan bakar ini sungguh sangat lezat tidak kalah dengan makanan yang memiliki bintang lima!”
“Hahahaha Apakah kalian pikir taman ini tidak memiliki keterampilan memasak hahaha!” Song Chufeng tertawa bahagia sambil memakan beberapa ekor ikan kecil bersama ketika wanita tersebut.
Selama berapa waktu mereka semuanya memakan dengan penuh nikmat sehingga tanpa disadari dari kejauhan Huang Chen sudah kembali ke tempat hutan gundul untuk mengambil ketiga rekan wanitanya tiba-tiba terpana karena mendapati bahwa Lin Wuha lainya sedang tertawa bahagia bersama Song Chufeng.
__ADS_1
“Tidak bisa dipercaya apakah mereka semuanya berkhianat bisa-bisanya tertawa dan bercanda kepada pria tua yang sudah membunuh rekannya, dasar kamu penghianat! Akan ku habisi!”