
Bab 176 Keluarga Yan Tidak Kapok
Satu jam telah berlalu Long Fai dan Ho Tu, akhirnya melewati masa kritis. Bahkan cairan suci yang dimiliki Long Fai menyembur ke seluruh badan Ho Tu.
Setelah percintaan antara kedua insan ini sudah berhasil, Ho Tu tertidur lelap dengan raut wajah yang sepertinya kebahagiaan yang terselubung tidak bisa disembunyikan.
“Kecantikan dewasa sungguh sangat hebat.” Kata Long Fai dia menghela nafas panjang setelah melakukan sesi percintaan itu.
Kemudian tangannya meraih selimut yang lembut untuk ditutupkan ke seluruh tubuh Ho Tu.
Dia sangat lega. Akhirnya dia bisa tidur nyenyak untuk saat ini, namun ketika dia hendak menutup mata, tiba-tiba Di samping dirinya ada suara yang sangat centil.
“Apakah kamu sudah puas aku sungguh tidak bisa tidur nyenyak gara-gara kamu..” Kata Xia Fei dia mengerucutkan mulutnya.
“Apakah kamu dari tadi tidak tidur?” Long Fai merasa tidak enak. Dia berkata kepada Xia Fei sambil menggaruk hidungnya terus menerus.
“Apakah kamu bercanda kasur ini sungguh bergetar hebat bagaimana mungkin aku tertidur nyenyak hah...?” Kata Xia Fei dia terkekeh kepada Long Fai. Tapi dirawat wajahnya itu, sangat merah seperti apel matang.
Long Fai mengangguk dengan canggung. “Baiklah sekarang sudah tenang kamu bisa tidur nyenyak sekarang.”
Kemudian Long Fai mencoba memejamkan matanya, tapi tiba-tiba ada tangan yang mencubit dirinya dengan sangat kecil sehingga seperti di gigit semut.
“Ada apa lagi? apakah kamu tidak tidur apakah kamu tidak mengantuk?” Kata Long Fai dia bertanya kepada Xia Fei sangat ingin tahu.
“Suami kenapa kamu menganggurkan tubuh aku..” Kata Xia Fei. Kemudian dia melepaskan pakaian bagian bawah. Dan membuka kedua paha sehingga itunya, yang sedang mengalir deras, terlihat oleh mata telanjang.
Long Fai yang melihat Xia Fei yang seperti itu, akhirnya paham. Dia bangun dari tidurnya. terus, dia melihat dari mata sendiri ketika Xia Fei sedang membuka kedua paha, dari itunya keluar cairan kental yang sangat deras membasahin kasur itu.
__ADS_1
Long Fai menatap Xia Fei. Xia Fei juga menatap Long Fai penuh harap sambil menganggukkan kepalanya.
Long Fai saat ini, tidak berdaya. Apakah dia akan memanjakan kedua wanitanya ini hanya satu malam? Dia sudah tahu bahwa jawabannya memang betul. Dia akan memanjakan kedua wanitanya tepat malam ini.
“Baiklah aku akan..” Long Fai menghela nafas, tidak berdaya. Kemudian dia mendekati Xia Fei yang sedang terlentang kemudian dia menatap wajahnya dari atas kemudian dia menganggukkan kepalanya kepada Xia Fei.
“Apakah kamu siap?” Kata Long Fai. Dia menatap wajah Xia Fei dari atas.
“Suami aku siap kapan saja.” kata Xia Fei dia menatap wajah Long Fai dengan aura yang sangat mempesona. Akibat tubuh rubah ekor sembilannya itu, penampilannya menjadi sangat menawan dan sangat menakutkan untuk dilihat.
Jika selain Long Fai yang melihat ini, tentu saja para pria akan mimisan karena begitu melihat Xia Fei yang sangat begitu menawan sedang berpose telanjang.
“Baiklah aku akan memulai bersiap-siaplah Fei'er.” kemudian Long Fai membuka baju yang bagian atas Xia Fei, dia juga melihat dari sepucuk gunung itu mengeluarkan air putih yang sangat manis untuk dirasakan.
Pemanasan sekitar 5 menit berlalu, akhirnya Long Fai memasukkan Tintin itu ke dalam gua surgawi milik Xia Fei.
“Ahhhh..!”
Karena mereka sedang bercinta yang sangat bergairah, akhirnya author men sensor demi kenyamanan Long Fai dan Xia Fei.
...----------------...
#Rumah Ta Kong.
Pagi ini, dia yang sudah menyelesaikan semua apa yang dia kerjakan seperti membuat patung dari sisi kanan ke kiri depan rumah dan kuil persembahan yang di tengah-tengahnya ada patung Long Fai juga.
Bahkan Ta Mei sekarang sudah benar-benar menguasai jurus pisau pendek yang disempurnakan oleh ayahnya Ta Kong.
__ADS_1
Bukan hanya itu saja Hua Qin yang berapa jam telah mempelajari kegunaan Kendil ajaib itu dia juga mencoba menanam kepingan uang perak.
Dia sangat berbahagia sekali. Karena ketika dia menanam uang perak berapa biji yang membuat dia terpana adalah, bahwa tumbuhan itu bergemerincing dan saat itu juga, mengeluarkan kepingan emas yang amat banyak.
Hua Qin sangat bahagia sekali. Dia dengan pohon emas ini di masa depan, tidak akan kelaparan lagi dan tidak akan mengandalkan suaminya untuk pergi ke luar hutan untuk mencari berburu monster untuk dijual.
Bukan hanya itu saja, dia juga menanam manual seni bela diri peringkat rendah dan alhasil pohon itu, mengeluarkan manual seni bela diri yang berkualitas tinggi walaupun dibandingkan dengan milik Long Fai, masih beda jauh.
Hua Qin mempelajari manual seni bela diri itu karena bakatnya ditingkatkan akibat meminum teh berasa lemon, dia menjadi jenius sejati.
Dia mempelajari setidaknya dua manual seni bela diri ya itu adalah tinju shaolin dan teknik seribu pedang Abadi.
Tinju shaolin yang telah disempurnakan oleh Kendil ajaib itu, ketika digunakan akan meningkatkan kekuatan tinju. Bahkan dia bisa memukul dengan kekuatan yang sangat hebat. Karena dengan tinju itu, dia bisa meruntuhkan gunung dan menggoncangkan benua.
Dan teknik seribu pedang abadi jika digunakan menggunakan teknik itu, dia akan memiliki bayangan 1000 pedang yang digunakan untuk menyerang musuh.
Menurut Hua Qin dia yakin hanya mengandalkan dua manual seni bela diri saja, dia sudah bisa melawan musuh untuk melindungi diri. Dia juga sangat bersyukur telah menemukan Long Fai sebagai penolongnya jika tidak ada dia, mungkin saja dia tidak seperti ini dia masih sengsara pada umumnya sengsara.
Bahkan Ta Mei dia juga mempelajari tinju shaolin untuk berjaga-jaga. Walaupun teknik pisau dasar itu sungguh hebat, tapi lebih hebat jika ada dua manual seni beladiri yang dia pakai untuk menyerang musuh.
Tepat ketika dia sedang bersenang-senang, ketiga orang itu tiba-tiba mendengar suara yang sangat dingin seperti akan membunuhnya.
“Brengsek Tak Kong... di mana kamu keluarlah... berani sekali kamu membunuh semua pengawal keluarga Yan..!” Suara itu sangat melengking, dan sangat keras. Sehingga Ta Kong yang berada di dalamnya sungguh merasa sakit telinga.
”Apakah keluarga Yan bastard itu akan ke sini lagi? Apakah dia tidak akan kapok-kapok jika aku membunuhnya lagi?” Mata Ta Kong menyerngit dingin. Dia sekarang tidak takut dengan ancaman keluarga Yan, bahkan dengan sendirinya saja hanya satu orang dia bisa memusnahkan seluruh keluarga Yan itu,
kemudian Ta Kong memandang istrinya Dia berkata dengan lembut. “Kamu tunggu di sini aku akan membereskan brengsek itu si keluarga Yan.”
__ADS_1
“Baiklah berhati-hatilah aku juga sangat muak dengan keluarga Yan itu,” Ucap Ta Mei dia sangat membenci keluarga Yan. Terutama, kepada Yan Kai.
“Baik..” Ta Kong mengangguk. Dan dia bangun dari duduknya terus keluar dari rumah dengan tatapan yang sangat membunuh.