
Bab 447
Mereka pikir, Long Fai adalah musuh dari kerajaan lain yang ingin memasuki Kerajaan Naga Azhure lewat tembok Xianjiang.
Bahkan kelima orang itu yang sudah merasakan rasa sakit akibat dipukulin oleh Long Fai, ada beberapa lagi yang dengan sangat cepat tiba di tempat tembok raksasa itu untuk menghadiri Long Fai.
“Sial lepaskanlah kakimu untuk menginjak kepala patung raja Xiandi! Kamu sedang menghina raja kami!” Setelah memarahi Long Fai, langsung lusinan penjaga tembok raksasa itu langsung mengeroyoi Long Fai.
Akan tetapi, mereka semua tidak bisa mengalahkan kehebatan Long Fai Bahkan mereka semua sudah menjadi biru memar akibat dipukuli oleh Long Fai.
Dari awal sampai akhir untuk menghadapi beberapa penjaganya, Long Fai Masih berdiri seperti pohon pinus di atas kepala patung milik sendiri.
lusinan para penjaga seperti ikan tongkol yang tergeletak di tanah sangat banyak. Bahkan mereka semua memiliki rasa sakit yang sangat hebat di bagian tulang-tulangnya. Sudah kurang lebih empat bulan, tidak terkalahkan sekarang baru pertama kali merasa kerasa sakit akibat dipukul oleh musuh.
“Kalian sungguh sangat hebat Aku patut acungkan jempol kepada kalian semua karena telah menjaga wilayah ini dengan sangat antusias. Sebagai penjaga sekaligus pengaman ketika ada penyusup datang ke sini sifat kalian sungguh sangat berani dan memiliki jiwa nasionalis yang sangat tinggi.” Long Fai berpidato kepada mereka semua yang masih tergeletak seperti ikan tongkol di tanah.
“Bajingan! Kamu adalah penduduk Naga Azhure, kami tidak takut oleh musuh siapapun yang kami takutkan adalah raja kita sendiri! Bedebah kamu, walaupun kamu memiliki kekuatan sangat kuat, aku tidak takut bahkan jika aku mati tidak apa-apa karena gugur untuk membela kerajaan Naga Azhure!”
“Iya benar memangnya kamu pikir siapa? Raja kami sangat kuat, bahkan wilayah kami penduduknya sangat kuat. Untuk melawan kamu, mungkin kamu akan mati jika para penduduk kerajaan kami melawanmu!”
Akhirnya ada satu yang protes akhirnya semua para penjaga yang sudah terdetek langsung berteriak dengan semangat juang.
__ADS_1
Long Fai tersenyum lembut ini adalah penduduk yang dirinya perintahkan sungguh sangat keren dan memiliki rasa kebanggaan tinggi terhadap Kerajaannya.
Long Fai kemudian tersenyum lalu berkata: “Kamu bertanya? Aku siapa? Aku adalah paman mu! Lihat patung ini dan lihatlah wajah aku, diantara ini siapalah yang memiliki wajah yang sangat tampan apakah patung yang sedang diinjak olehku apakah wajah aku!”
“Kamu!” Para penjaga sungguh sangat tidak terima jika patung Raja sendiri dibanding-bandingkan dengan wajah pemuda yang sedang menginjak kepala rajanya. Akan tetapi setelah melihat secara spesifik wajah dari pemuda berpakaian hitam itu menyadari bahwa memang dia memiliki wajah yang sangat tampan.
Meskipun mereka semua sudah memandang wajah Pemuda berpakaian hitam itu dengan ekspresi yang kagum, tiba-tiba sepertinya mereka semua pernah melihat pemuda itu karena merasa tidak familiar.
“Tunggu?” Salah satu penjaga itu langsung membuat apa-apa kepada mereka semua. Dia tiba-tiba memandang patung itu dan memandang wajah Pemuda berpakaian gelap. Tiba-tiba, firasat buruk langsung menyerang di dalam hatinya.
Dia melihat secara seksama dengan hati-hati wajah pemuda itu dengan wajah patung rajanya.
Long Fai melihat keanehan dari satu penjaga itu akhirnya tersenyum, kemudian berkata: ”Oohh Akhirnya ada yang menyadari itu secara cepat.”
Akan tetapi, tekan selanjutnya membuat mereka semua yang melihatnya langsung terpana di tempat.
Benar, penjaga itu yang terbang mendekati Pemuda berpakaian gelap langsung bersujud sambil menangis.
”Uwooo! Yang mulai Raja Xiandi, akhirnya kembali lagi untuk melihat rakyat kami,” ucap penjaga itu sambil menangis tersedu-sedu.
Pada akhirnya semua penjaga itu langsung bereaksi. pantas saja mereka semua sepertinya sangat familiar dengan Pemuda berpakaian hitam itu. Ternyata, dia adalah raja sendiri yang di bangga-banggakan selama ini.
__ADS_1
Pantas saja, mereka semua untuk melawan Satu pemuda berpakaian gelap itu, sungguh sangat kesusahan ternyata yang dilawan adalah raja sendiri. Masuk akal juga.
Akhirnya melupakan rasa sakit akibat dipukuli oleh Long Fai, mereka semua langsung meloncat untuk bersujud secara berbaris-baris.
“Ahhh maafkan aku Taun, kami semua tidak bisa melihat kebesaran Tuan sendiri, pemukulan kami pantas didapatkan karena telah melupakan Tuan,” ucapan mereka sangat serempak dan terkendali.
Long Fai menggelengkan kepalanya kemudian menjawab, “Tidak apa-apa, justru sifat yang kalian lakukan kepadaku tadi, itu adalah sifat yang paling bagus. Memiliki jiwa nasional yang sangat tinggi, aku patut mengacungkan jempol kepada kalian semua. Seharusnya seperti inilah sifat para penjaga perbatasan kerajaan tanpa rasa takut, jika ada musuh yang lebih kuat untuk mempertaruhkan nyawanya.”
Kemudian Long Fai langsung memerintahkan mereka semua untuk meminum air kehidupan di sungai terdekat agar rasa sakit akibat dipukuli sendiri, bisa sembuh.
Setelah itu barulah Long Fai langsung melihat pemandangan yang sangat indah seperti taman surga dari wilayah Xianjiang.
“Hahaha mungkin Raja terdahulu yang bekas memiliki wilayah ini, sungguh sangat cemburu dan jika saja ingin merampok kembali merasakan kesulitan. Itu akibatnya kalian memiliki rasa serakah ingin merebut wilayah kerajaanku.” Long Fai ingat ketika dulu setelah melawan raja Dayan Xiaobei, tiba-tiba wilayah Dayan setelah Raja itu sendiri mati banyak kerajaan yang diam-diam ingin menguasai wilayah reruntuhan Dayan.
Akan tetapi, itu tidak bisa dilakukan selama Long Fai. Namun, hanya kerajaan kaisar Utara sangat berani karena memiliki wilayah sangat luas dan selalu menang atas penjajahannya, untuk dekat menguasai wilayah Dayan. Sekarang dia akibatnya wilayah di gunung itu sekarang jadi wilayah provinsi Xianjiang.
Bahkan penduduk kelas rendah yang dulu sengsara setelah bergabung menjadi rakyat Naga Azhure, sekarang setelah melihat dari kejauhan sepertinya memiliki wajah yang berseri-seri dan sangat bahagia.
Long Fai sungguh sangat senang melihat semua rakyatnya memiliki kebahagiaan yang sangat tinggi. Prioritas dirinya adalah tidak semena-mena dalam hal kekuatan tetapi melebarkan sayap kerajaannya dan membantu orang miskin yang terlantar.
Untuk manusia yang memiliki kesombongan akan pencapaiannya bagi dirinya tidak peduli selama dia tetap mengganggu kepadanya tidak masalah tetapi jika dia berani sekali mengganggu wilayahnya maka akan tahu akibatnya.
__ADS_1
Di sini para penduduk yang sudah menjadi bagiannya ada juga sebagian yang telah pergi ke kerajaan lain untuk memperjual belikan hasil panen pertaniannya untuk diolah kembali dan hasil pendapatannya pihak kerajaan akan mengambil 80% sementara itu, 20% bagi kepada para petani yang telah bekerja.