
Bab 255 Wang Roulan Berkhianat?
Saat ini, Long Fai sudah tiba di penginapan untuk beristirahat dan dia tidak lupa memesan dua set kamar untuk dirinya dan Su Hao.
Satu set untuk Long Fai dan Xiao Yun, dan satunya adalah buat Su Hao.
“Ahhh ini kasur sungguh sangat nyaman dan empuk seperti aku akan tertidur sangat lelap..” Su Hao merasakan kegembiraan yang terdalam dalam hatinya.
Long Fai melihat Su Hao yang begitu sangat bergembira hanya mengangguk kepalanya lalu berkata: “Berpuas-puaslah ketika mendapatkan kasur yang sangat empuk.”
“ini tentu saja aku akan berpuas-puas di sini dan akan menikmati tidur yang sangat nyenyak..” Su Hao sangat senang karena sejak dua hari terakhir dia kekurangan tidur dan sekarang karena telah mendapatkan tempat tidur yang sangat enak, dia harus mengistirahatkan badannya secara total.
“Baiklah.. berpuas-puaslah kamu sekarang Aku pergi dulu..” Long Fai berpamitan kemudian dia pergi dari kamar Su Hao dan memasuki kamar sendiri.
Sontak Setelah dia memasuki kamar yang dirinya sudah dipesan tiba-tiba raut wajahnya mengeras, karena dia melihat Xiao Yun sudah bersiap-siap menggunakan setelan baju tipis sambil menghadap ke arah dirinya seperti hewan buas.
Long Fai berkata. “Kita beristirahat terlebih dahulu oke..(╯︵╰,) ”
“Jika kamu ingin beristirahat itu terserah kamu lebih baik kamu tidur telentang dan aku akan memanjakanmu bagaimana suami (´⊙ω⊙`)!” Xiao Yun tersenyum sangat menawan sambil menatap ke arah Long Fai terus menerus.
Long Fai seketika merinding karena dia melihat Xiao Yun memandang dirinya dari atas ke bawah dengan tetapan yang sangat panas.
Dengan ragu-ragu akhirnya Long Fai mendekati Xiao Yun yang berada di kasur.
"Glek..” Long Fai menelan ludah walaupun dia ingin beristirahat secara penuh tapi setelah melihat tubuh yang sangat indah dan sangat panas yang terpampang dari Xiao Yun akhirnya dia tidak bisa tahan.
Tanpa sadar Tintin berdiri tegak dan keras, otomatis pemandangan langsung diketahui oleh aura panas dari Xiao Yun.
“Hehehe..” Xiao Yun menatap wajah Long Fai sangat menawan sambil menjilati bibir sendiri secara menggoda.
‘Sial..Tintin episode diajak kerjasama..!’ Long Fai menangis tanpa air mata dia berteriak dalam hatinya.
Akhirnya karena dirinya juga tidak munafik, mereka berdua memalukan sesi percintaan yang sangat dramatis. Long Fai di terlentang sangat nyaman dan tubuhnya dia biarkan agar Xiao Yun yang membelainya.
Bahkan ketika Tintin sendiri sedang mengebor Cipay milik Xiao Yun yang sedang berada di atasnya, air kental suci Xiao Yun begitu sangat deras.
Gunung yang putih selembut sutra langsung bergoyang-goyang sangat indah. Tentu saja Long Fai meraskan cairan nektar yang keluar dari puutingnya Xiao Yun dan menyedot sangat nikmat.
__ADS_1
Selama dua jam lebih kasur yang sedang di tunggangi oleh Long Fai dan Xiao Yun menjadi saksi bisu kisah percintaan mereka berdua.
Setelah melewati masa kritis akhirnya mereka berdua saling berpelukan tapi posisi berpelukan Xiao Yun berada di atas sehingga gunung yang besar itu menetaskan air susunya ke wajah Long Fai.
“Oi.. brengsek.. ini sungguh berat bisakah kamu menyamping..!” Mulut Long Fai berkedut.
“Suami.. tubuhku sungguh sangat lelah dan tidak bisa menggerakkan tubuhku.. lagi pula posisi ini masih posisi yang sangat nyaman bagi ku..” Xiao Yun terengah-engahdan nafas itu mengeluarkan asap yang keruh yang memabukkan.
kemudian lengkap berlama-lama langsung meraih tubuh dan dibalikkan ke sampingnya.
"Kya..!" Seketika Tintin itu langsung lepas dari Cipay milik Xiao Yun sehingga memuntahkan air putih yang sangat murni.
“Nah.. seperti ini lebih nyaman..!” Long Fai menggerutu kepada Xiao Yun.
Namun Xiao Yun menatap ke arah Long Fai dengan Tatapan yang sangat cemberut. Sebenarnya dia masih merasakan kenikmatan ketika Tintin itu masih di dalam Cipaynya ketika dia sedang berada di atas. Namu Long Fai mengangkat tubuhnya sehingga Tintin itu lepas.
“Kita sudah bercinta mari kita beristirahat sejenak aku ingin tidur sangat nyaman.” Kata Long Fai dia membisikkan suara ke dalam telinga Xiao Yun.
”Huhh suami.. baiklah!” Xiao Yun cemberut tapi ada senyum lembut yang terpampang di wajahnya.
Namun Su Hao yang kamarnya berada di sebelah longfai hanya dibatasi dengan sebuah dinding dia sekitar 4 jam berkeringat dingin karena dia melihat suara-suara yang begitu menakutkan yang dikeluarkan oleh Xiao Yun.
“Sial.. apakah mereka tidak bisa menahan diri sungguh sangat keras dan berisik Aku tidak bisa tidur huh..!” Su Hao sangat tertekan Bahkan dia sampai mimisan ketika dia mendengar suara yang begitu memalukan.
_
_
_
#Wilayah Phoenix Es
Saat ini Wang Roulan sudah tiba di wilayah penguasa Phoenix es. Bahkan dia sudah melihat tetua yang begitu cantik walaupun umurnya sudah melebihi dari umur Ho Tu.
“Sekarang kamu adalah penerus wilayah ini kamu sudah memakai baju yang sangat bagus dan memakai mahkota hanya saja tinggal meresmikan pengangkatan kamu.” Kata Tetua phoenix generasi sebelumnya. Bahkan ketika dia berbicara tidak ada rau expresi yang terpampang sangat jelas.
Melihat perilaku Tetua yang begitu dingin, akhirnya Wang Roulan sungguh sangat merasa tidak nyaman. Bahkan dia ingin sekali pergi meninggalkan tempat ini.
__ADS_1
Alasan kenyamanan adalah, di wilayah naga asura dia sungguh sangat bebas ceria dan tertawa. namun saat ini dia melihat semua anggota petinggi di wilayah Phoenix sungguh sangat dingin.
Walaupun penerus sebelumnya memiliki waktu yang sangat cantik tapi dalam raut wajah itu tidak ada jejak ekspresi atau seperti mayat hidup Sehingga dia berkedip merinding.
"Suami aku sungguh merasa tidak nyaman..!" Wang Roulan berguman pada diri sendiri.
Tetua berkata: “Untuk selanjutnya, kamu harus melepaskan semua baju terlebih dahulu kamu akan di babtis di menggunakan lonceng ini hanya membutuhkan 3 menit sudah sudah selesai.”
Sontak Wang Roulan tidak merasakan kecurigaan terhadap para tetua hanya merasakan tidak nyaman ketika semua raut wajah yang sedang menatap ke arah dirinya tanoa expresi.
"Hmm baik..!" Setelah itu Wang Roulan bertelanjang dada dan pergi ke tempat di mana alat besar itu yang penuh tune rumit.
”Teteskan darahmu..!" Kata tetua.
Wang Roulan menteskan darah ke benda itu, seketika rune yang rumit dan berwarna biru seketika bercahaya.
Dan tiba-tiba Wang Raolan menjerit.
"Ahhh.. tidak... kepalaku..!"
"Ahh...!"
Jeritan itu berlangsung kurang lebih 4 menit sehingga setelah 4 menit berlalu tubuh Wang Raolan berjongkok sambil kepalanya menunduk ke bawah.
Setelah itu bang Roland berdiri dan menatap ke arah tertua itu dengan tetapan yang dingin tanpa ekspresi.
“Wang Raulan melihat tetua... dan aku bersedia menjadi penerus wilayah Phoenix Es.” Kata Wang Roulan dia perilaku dan sifatnya sudah berubah bahakan expresinya sangat dingin.
Dia masih mengingat Long Fai tapi rasa cinta dan Kasih sayang sudah hilang dan sudah di gantikan sifat tidak peduli. Bahkan setatus suami istri dengan Long Fai hanya di anggap formalitas saja.
Di samping tetua dia mengangguk untuk menjadikan penerus Wilayah Phoenix Es maka anda harus melupakan sifat duniawi, kasih sayang dan percintaan, yang di fokuskan adakah kekuatan.
“Bagus.. sekarang karena kamu akan menjadi penerus Wilayah Phoenix Es, apakah kamu sudah bersedia melupakan Suami mu.” Tetua itu berkata kepada Wang Roulan.
“Aku menerimanya, walaupun dia adalah suamiku tapi sekarang hanya sebatas itu saja perasaan kasih sayang aku sudah menghilang.” Kata Wang Roulan dia berkata tanpa expresi.
"Bagus..!"
__ADS_1