
Bab 543 Kamu Kalah
Stttt!
Pada saat itu, ada satu murid yang menginstruksi agar diam dan menyingkir dari pandangan Shopana. Dia memberitahu bahwa Grey sedang mendekati ke arah Shopana.
“Apa yang dia ingin lakukan? Apakah gerai ini akan menggoda Shopana?”
“Mungkin ini benar. Dia akan menggoda Shopana.”
“Ahh ... Tidak! Aku tidak ingin Dewi Shopana direduksi menjadi mainan Grey!”
Banyak murid dari kalangan biasa yang memprotes jika Shopana akan menjadi wanita Grey. Karena hanya mungkin satu kemungkinan jika Shopana jadikan wanitanya mungkin sudah pasti kesuciannya akan direbut, sehingga mereka tidak setuju. Mereka berharap jika saja Shopana memiliki kekasih bukan dari Grey.
Akan tetapi tiba-tiba ada murid yang berbisik, “Tetapi tidak mungkin! Shopana, 'Kan sudah memiliki kekasih Bahkan dia sangat tampan sekali melebihi bangsawan Grey?”
“Tapi ... Apakah kamu tidak mengetahui sifat Grey? Dia tidak akan peduli jika wanita itu memiliki kekasih. selagi dia menyukai maka akan dilibas. Ohh! Tidak, dewiku akan hancur oleh putra Grey bagaimana ini!”
Mereka semuanya sungguh sangat berbisik Dia sangat berharap jika Shopana bisa menolak dan bisa menghindari Bagaimana cara rayuan Grey tersebut. Karena ada sejatinya Grey adalah pemuda brengsek dan hanya ingin kesenangan untuk mengambil kesucian wanita.
Akan tetapi, rasa tidak kepuasan itu pasrah karena mereka semua hanyalah manusia biasa. untuk dari kalangan bangsawan pada mencibir dan membentuk kelompok masing-masing dan menikmati bagaimana kelas manusia rendah tersebut, akan dijadikan mainan oleh Grey Crimson.
Setelah semua murid yang mengelilingi Shopana menyingkir akhirnya Shopana langsung mengerutkan matanya sambil melihat pemuda yang digadang-gadangkan sebagai Playboy kelas kakap yang suka memainkan hati perasaan wanita dan selalu mengambil kesucian.
Grey sudah dekat dan tiba di hadapan Shopana. Kemudian dia duduk tanpa malu-malu di atas meja tersebut sambil mengatakan, “Hei gadis cantik. Aku sepertinya setelah melihatmu merasakan apa itu artinya sebagai orang jatuh cinta dalam pandangan pertama. Aku baru pertama kali melihat wanita yang sangat cantik walaupun aku sebenarnya sudah melihat berbagai wanita cantik. Hanya saja dengan kecantikanmu mereka kalah besar."
“Terus aku harus bagaimana?” Shopana memiringkan kepalanya sambil berkata dengan tenang.
“Kamu harus ikut denganku dan kita pergi ke tempat peristirahatan dan memakan cemilan bersama. Bagaimana?" Grey sudah cukup percaya diri karena sebagai status bangsawan maka tidak ada kebudayaan dari manusia biasa.
Akan tetapi, gerai tidak menduga Karena pada saat itu bibir Shopana langsung bergerak, “Maaf, aku tidak tertarik makan bersama denganmu. Mohon maaf aku akan pergi dengan teman-temanku saja. lagi pula, sebenarnya aku sudah memiliki kekasih, akan sangat tidak etis jika aku melakukan sesuatu di belakang orang yang aku cintai.” Shopana langsung berdiri dan menganggukan kepada teman-temannya agar pergi untuk beristirahat di ruangan terbuka.
Grey seketika seperti patung terdiam tanpa bergerak dan beberapa saat kemudian, tertawa terbahak-bahak. “Hahaha sungguh sangat menarik Apakah ini adalah rasanya ditolak oleh wanita cantik? Hmm aku ingin mengetahui siapa pemuda yang telah mendapatkan wanita secantik itu. Aku harus membunuhnya! Aku tidak membiarkan wanita kesayanganku diambil orang-orang lain."
__ADS_1
Pada saat itu, Shopana setelah berjalan untuk pergi ke kantin tiba-tiba menemukan Di pelataran yang sangat luas, latihan teknik pedang.
Pada saat yang tepat ada bangsawan yang sengaja mencelakai Shopana menggunakan sihir api yang sangat besar dan ingin menyambar ke seluruh tubuhnya.
Untung saja Shopana memiliki tingkat refleks layaknya hewan Muto, sehingga Langsung Melompat ke atas sambil salto dan menghindari tembakan api tersebut.
Wanita yang memiliki status bangsawan karena orang tuanya adalah guru terpandang akhirnya menggerakkan giginya. Dia cukup kesal setelah melihat wajah cantik dari Shopana sehingga mulut wanita itu yang bernama Melisa langsung tanpa basa-basi menyemburkan api agar Shopana terkena tembakan tersebut.
Hanya saja tidak sesuai Apa yang dipikirkan dia menghindari begitu sangat mudah.
Akhirnya karena sarangannya gagal langsung berlari sambil berpura-pura meminta maaf. “Maaf kamu tidak apa-apa? Aku tadi menggunakan sihir terlalu besar sehingga kebablasan.”
“Tidak masalah ini hanyalah masalah sepele seperti meminum air.” Shopana sudah diajari Long Fai berhadapan dengan bangsawan, maka kamu harus lebih sombong dari pada bangsawan itu sendiri.
Benar saja, perkataan yang sangat sarkas dari Shopana, akhirnya Melisa langsung marah dan berteriak. “Sial apakah kamu sedang meremehkan kekuatan sihir aku. Aku tahu dan aku juga mengakui wajah kamu sungguh sangat cantik. Tetapi Kamu hanyalah manusia biasa dan kamu juga berani sekali menghina aku. Aku akan mencapai wajah cantikmu itu.”
Kemudian Melisa langsung menggunakan tongkat sihir dan mengeluarkan api yang sangat besar berbentuk bola melebihi besar kepala truk tronton.
Hiya!
Bom!
“Maaf Nona, Aku tidak tahu bagaimana aku menyinggung kamu, Kenapa kamu menyerang aku?" tanya Shopana.
“Kamu masih bertanya? Tadi kamu menghina jika seranganku bisa dihindari sangat mudah seperti meminum!” Melisa berteriak sangat kencang.
“Tapi ini memang benar saranghae kamu lakukan tadi sangat mudah untuk dihindari oleh aku. Buktinya sekarang kamu menyerang menggunakan bola api yang lebih besar aku masih bisa menghindari sangat mudah,” jelas Shopana langsung sombong.
“Kamu masih menghina sihirku sialan kamu!” Dia langsung menggunakan sihir api yang lebih jahat. Melisa mengeluarkan tongkat sihir dan melafalkan mata menggunakan api yang sangat besar berbentuk burung langsung menutup untuk menyerang Shopana.
Bom!
Ciatt!
__ADS_1
Shopana sudah mengetahui lewat buku pengetahuan yang diberikan oleh Margaret. bahwasanya seorang penyihir akan memiliki kelemahan untuk bertarung jarak dekat sehingga dia langsung berlari sambil meloncat-loncat menghindari api, langsung ingin menampar pipi Melisa.
Melisa juga langsung mengeluarkan pedang Dia sedikit bisa menguasai keterampilan pedang.
“Kamu manusia bedebah meremehkanku!"
Sring!
Wushh!
Shopana langsung menghindari ke belakang sambil melompat dan tangannya mengeluarkan api lurus kepada Melisa.
Bom!
Bom!
Sial!
Melisa seketika langsung emosi setelah melihat sir api lebih bagus daripada miliknya. Dia juga menghindari dengan meloncat dua langkah karena api yang menyambar yang dikirim oleh Shopana.
Wahai dewa Api keluarlah sihir api peringkat 4!
Hiya!
Bom!
Seketika ada api yang sangat panas menerjang ke arah Shopana, akan tetapi dari mulut Shopana, juga menghembuskan api yang terbesar lagi sehingga akibat gejolak hati itu hampir mengenai wajah Melisa.
Shopana langsung berlari untuk mencoba menundukkan Melisa agar menyerah dengan cara mencekik lehernya.
Sikat!
Swuhh!
__ADS_1
“Nona Melisa kamu kalah." Senyuman sangat manis dari Shopana berbalik arah sekolah senyuman itu adalah ejekan yang begitu menghina.