Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Iblis (1)


__ADS_3

Bab 511 Iblis (1)


Margaret bertanya, “Jika kalian ingin melakukan pertempuran, pihak Akademi sudah menyediakan fasilitas bagi kalian, Guru harap, kalian murid mengerti.”


Margaret langsung kembali duduk dengan tenang. Dia tidak tahu bahwa Mark sebelum kedatangan Grace, padahal sudah melakukan mesum meraba-raba wanita Bangsawan yang mirip seperti jalangg karena sejak tadi, Margaret terlalu serius untuk meneliti sihir Ruang.


“Hmmm sihir ini adalah sihir kuno yang sekarang sudah ditinggalkan. Tetapi masih ada juga yang bisa memiliki bakat sihir Ruang. Huf aku sungguh sangat iri kepada orang yang terlahir sebagai bakat ruang. Walaupun ada mantara sihir Ruang dan bisa dipelajari oleh semua orang, itu sungguh sangatlah tidak mudah,” guman Margaret bibirnya cemberut, dia langsung menutup buku yang sudah dipelajari sekitar tiga jam. Selama tiga jam, dia belum bisa mempelajari sedikit sama sekali dari mantra sihir ruang.


“Ahh sial! Sungguh sial!” Dia mengacak-acak rambut sendiri karena kesal, Kemudian Margaret langsung beranjak bangun untuk beristirahat sebentar.


Ketika hendak pergi untuk beristirahat, tiba-tiba menemukan ledakan api sehingga langsung mengerutkan kening langsung bangun dan dia melihat Mark sedang terbang ke arah sesuatu dengan wajah yang sangat marah.


“Sudah aku katakan dia tidak diijinkan untuk membuat onar, aku tahu kamu bangsawan. Aku juga bangsawan, tetapi bisakah menjadi baik?" Margaret menggelengkan kepalanya dia langung mengeluarkan item sapu terbang dan topi penyihir, seketika Margaret langsung mengikuti Mark dari belakang.


Setelah mengikuti diam-diam tiba-tiba Margaret langsung dahinya berkerut, karena Mark tiba-tiba keluar dari akademi langung menuju ke sebuah tempat.


“Apa yang mereka lakukan? Kenapa murid ini pergi ke tempat pemukiman desa," guman Margaret sambil ingin mengetahui apa yang mereka berdua lakukan.


“Dia menuju ke rumah penghuni desa? Apakah murid itu akan menyiksa manusia biasa?" Margaret sungguh sangat kesal dia harus melakukan suatu kepada kedua murid ini.


~


~


#Di dalam rumah!


Long Fai seketika mengerutkan keningnya Bagaimana mungkin ada siklus hujan yang begitu sangat cepat. Ketika kalian sedang berada di luar tiba-tiba hujan, otomatis kalian Langsung berteduh mau masuk ke dalam rumah. Akan tetapi, setelah masuk ke rumah tiba-tiba yang awalnya hujan langsung cerah seketika.


Ini yang sedang dirasakan oleh Long Fai.


“Sungguh aneh, apakah ada seseorang yang jahat ingin menyerangku," ujar Long Fai. Dia ingat ketika sedang di luar rumah tiba-tiba dari kejauhan ada ledakan petir menghantam ke tanah. Long Fai berasumsi bahwa tembakan petir itu sedang diarahkan kepada musuh yang mungkin saja komplotan dari Grace Luminas yang sedang menyewa pembunuhan untuk barusan dengan dirinya.


Walaupun asumsi yang dia pikirkan masih belum pasti. Akhirnya Long Fai langsung bergegas ke luar rumah.


Ini kebetulan, ketika dirinya keluar rumah tiba-tiba ada dua sosok yang sedang mengarah kepadanya.


Grace juga langsung terkejut melihat tiba-tiba orang yang bernama Arthur itu keluar dari rumah langsung menatap ke arah dirinya. Grace juga berasumsi apakah pemuda Arthur itu mengetahui firasat bawah akan datang ke sini?


Otomatis Grace langsung tubuhnya menjadi merinding tanpa sebab yang diketahui.


“Dia sepertinya dia tahu kita akan datang ke sini kamu harus berhati-hati.” Grace meminta Mark yang sedang menatap ke arah pemuda Arthur dengan wajah yang mengina.


Mark tanpa basa-basi langsung menunjuk ke arah pemuda Arthur sambil melototkan matanya sangat ganas. “Apakah kamu yang memiliki nama Arthur William?”


“Iya aku adalah Arthur William kenapa? Hahaha ternyata Nona Grace mengadu kepada saudaranya, hahaha tetapi bagaimanapun kalian ingin mengambil Shopana dari tanganku, tidak diperbolehkan. Jika kamu berani maka harus langkahi dulu mayatku. Ahh tidak, Jika kamu berani langkah dulu kucing yang sedang duduk di tugu pagar rumah itu." Long Fai lansung menunjukkan jarinya ke arah Muto, sehingga pada saat ini, Muto lengsung mendongkrak dan mengeluarkan suara hewan, ”Mooo 🐮!"

__ADS_1


“Hahaha manusia rendahan sepertimu tidak bisa melawan bangsawan ini yang sudah dinobatkan sebagai siswa jenius. Apalgai kamu menyuruhku untuk melawanan dengan kucing itu? Apakah kamu gila hahah! Bahkan hanya nafasku, kucing yang kamu pelihara berubah menjadi daging barbeque.” Setelah menghina, Mark langsung menghampiri dan melewati Muto.


Seketika Muto menjadi garang langsung menggigit kaki Mark.


Puf


Ahh!


“Kakiku bangsattt!” Mark ingin menendang Muto, hanya saja Muto lebih gesit langsung menghindari dengan sangat mudah. Dia meloncat ke atas sambil mencakar-cakar wajah Mark.


Swosh!


Sring!


Sring!


“Ahh wajahmu sialan kucing lucknut!”


Bom!


Seketika Mark langsung mengeluarkan sihir api yang sangat menyala-nyala sehingga ingin membakar halaman depan dari rumah Long Fai.


Akibat suara yang sangat bergemuruh, akhirnya Shopana terkaget sehingga secara refleks langsung pergi keluar untuk melihat apa yang terjadi.


“Hentikan jangan mencoba melukai adik-adik aku!" Seketika teriakan itu, membuat Muto langsung meloncat terbang untuk hinggap di kiri bahu Long Fai.


Wajah Mark sudah sangat mengerikan akibat dicakar-cakar oleh Muto. Bahkan darah itu sungguh sangat banyak sehingga Mark tidak bisa membuka matanya.


“Ahh adik ke empat! Berikan aku mantra penyihir cepat!” pinta Mark dengan tidak sabar.


"Wahai Dewi alam, sembuhkanlah luka hamba in."


Jeng! Jeng!


Ada sihir berwarna hijau transparan langsung melesat ke arah wajah Mark. Seketika wajah yang sudah tidak jelas seperti monster langsung berubah seperti semula.


Mark kemudian setelah bisa melihat lagi langsung menatap ke arah Pemuda Arthur dan Shopana.


“Dasar Kakak gila! Apakah kamu berani menyakiti aku, ayo kamu pulang! Aku akan memberikan siksaan yang hebat, oh sekarang wajahmu sudah sembuh seperti semula, ternyata kamu cantik juga, heheh melihat wajahmu dan seluruh tubuhmu sudah sembuh Aku tidak sabar ingin memberikan pelajaran bagimu lagi.” Mark menyringai.


Seketika Shopana langsung ingin terjatuh sambil menggelengkan kepalanya bahkan wajahnya sungguh sangat pucat ketika Mark ingin membuat pelajaran bagi dirinya.


Shopana tidak mau, iya sungguh sangat trauma merasakan siksaan selama 25 tahun. Sekarang baru pertama kali merasakan apa itu kebebasan hanya saja sekarang akan diribut lagi oleh keluarganya.


“Aku, aku," guman Shopana sambil terbata-bata dia memilih pilihan yang sangat sulit untuk dituruti, dia tidak mau memiliki penyiksaan terus-menerus selama sisa hidupnya.

__ADS_1


Mark melihat Shopana masih linglung, langsung marah bergegas untuk menyeret secara paksa untuk kembali ke rumah agar bisa menyiksa dengan sangat puas.


Hanya saja tiba-tiba setelah melewati Long Fai, tiba-tiba dia di cegat tangannya dan secara refleks, Mark langsung mengeluarkan sihir api dan ditransmisikan ke wajah Long Fai.


“Bajingan kamu menyingkir lah!"


Bam!


Seketika wajah Long Fai terkena semburan api yang sangat dahsyat sehingga tidak siapapun akan berasumsi kepalanya Long Fai, akan hangus dan meninggal seketika.


Dari kejauhan, Margaret langsung manuk tajam untuk mendekati ke Mark.


“Murid Mark! Apakah Kamu gila? Dia adalah manusia biasa jangan berbuat seperti itu! Apakah kamu iblis! Kenapa kamu sungguh sangat membenci manusia,” suhut Margaret sambil menggelengkan kepalanya ke arah Mark, dia ingin menolong tetapi sudah dipastikan pemuda itu sudah meninggal akibat ledakan api yang ditransmikan ke kepalanya.


“Cihh guru, kita adalah bangsawan sangat tidak layak untuk berhubungan dengan manusia biasa karena akan merusak citra penampilan." Mark mendengus.


Kemudian dia langsung bergegas untuk maju menghampiri Shopana, hanya saja tiba-tiba dia menemukan bahwa tangan Pemuda atur masih mencengkram bahunya sehingga langsung mengerutkan keningnya. Hanya saja setelah api yang sedang berkobar-kobar di kepala Pemuda Arthur sudah padam, akhirnya mereka semua langsung terkejut


Mereka semua melihat bawah kepala Pemuda Arthur masih utuh bahka rambutnya tidak ikut terbakar.


Long Fai kemudian langsung berkata dengan tenang, “Ini sihir yang kamu miliki? Sungguh sangat sampah sangat tidak layak untuk di bangga-banggakan. Bahkan untuk menyerang kepada aku yang notabennya sebagai manusia biasa, sungguh tidak mempan."


Grace panik karena sudah tahu bahwa Arthur memiliki fisik yang sangat kuat bahkan dirinya juga cukup aneh.


“Bajingan lepaskan!”


Bom!


Mark mengeluarkan sihir api yang lebih dahsyat tetapi itu percuma saja karena tidak bisa membakar Long Fai. Sekarang saatnya Long Fai menggenggam pergelangan tangan Mark sangat erat sehingga langsung patah terputus.


Crack!


Ahh!


Mark tas jatuh dan terhuyung-huyung mundur sambil menatap ke arah Long Fai ngeri, tetapi Long Fai langung menendang suhu saat keras sehingga dia terhempas jauh sekitar 20 meter dengan luka dada yang sangat parah.


Uhuk! Uhuk!


“Bajingan kamu, kamu tidak tahu siapa Ayah aku, Ayah aku adalah seseorang Kadipaten wilayah Hill berani sekali kamu...”


Long Fai tanpa berbasa-basi langsung mengambil ranting yang sedikit panjang langsung melemparkan ke arah Mark sehingga ranting panjang itu, langsung menembus parutnya Mark.


Shopana langsung menarik tangan Long Fai agar menghentikan untuk menyiksa nya.


Long Fai melihat isakan tangis dari Shopana, langsung melirik secara sekilas. Dia menatap ke arah Mark, “Sekali lagi aku bunuh kamu! Tidak aku akan membunuh kamu setelah Shopana kecil lengah,”

__ADS_1


__ADS_2