Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Long Shi


__ADS_3

Bab 56 Long Shi


Pagi hari di aula perjamuan keluarga Long.


"Aku dengar, kamu kalah terhadap Long Fai dengan sangat menyedihkan?" Kata Long Shi. Dia mendengar kabar bahwa anaknya, di kalahkan begitu memalukan oleh Long Fai sampai babak belur. Untuk memastikan ini adalah kebenaran, maka dia memanggil Long Yu untuk datang ke tempat aula dan membicarakan akan kebenaran masalah ini.


"Benar ayah, bajingan Long Fai berani sekali menampar pantat aku hingga menimbulkan bekas yang amat merah!" Kata Long Yu, kemudian dia melepaskan celananya dan memperlihatkan pantat sendiri untuk memastikan bahwa omongan dirinya tidak omong kosong.


Long Shi, ketika melihat di pantat Long Yu ada bekas telapak tangan yang merah membekas mengerutkan kening, dia tidak senang akhirnya berkata. "Kamu apakah kalah, terhadap Long Fai? Kamu sangat tak berguna."


Bahkan Long Shi, sekarang mempunyai pikiran rumit, dia Long Fai juga anak sendiri, namun memiliki kebencian yang amat membatin.


Namun sekarang ketika Long Fai, sudah tidak ada hubungannya dengan keluarga Long, dia ingin menjilat ludah sendiri ketika dia tahu bahwa sekarang Long Fai menjadi generasi jenius nomer satu di sekte itu.


Untuk maslah ini, dia membuat kesimpulan. Apakah dia meminta balikan, dan menjenguk Long Fai dan dirinya akan berkata omong kosong dengan manis.


Tapi opsi itu sungguh membuat dirinya canggung, karena postur ini terdengar seperti menjilat.


Tapi pada saat itu..


"Diammm.. Raja Dayan berkunjung!"


Tiba-tiba Long Shi, dan Long Yu kaget. Ada apakah gerangan, kenapa secara tiba raja Dayan berkunjung.


"Kamu, kalian siapkan perjamuan..!" Kata Long Shi berkata pelayan yang ada sekitarnya.


Para pelayan menjadi gugup karena kedatangan Raja dengan secara tiba-tiba.


Setelah memerintahkan, dia juga berkata kepada Di Chen untuk berpakaian rapi.


Long Shi berkata kepada ankanya. "Apa yang terjadi Yuer?"


"Aku tidak tahu?" Long Yu mengangkat bahu, dia juga bingung tentang operasi mendadak ini.

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa saat, ahirnya Long Shi melihat raja Dayan, dengan penampilan jubah emas khas kerajaan, dan setiap sisi ada para pengawal dengan kultivasi sangat tinggi.


Tentu saja, ini membuat tubuh Long Shi menjadi bergidik.


Setelah itu, Long Shi bangun dari duduknya untuk mengucapkan salam hormat. Bahkan dirinya menyamping untuk mempersilahkan duduk di kusri patriak.


Kemudian Long Shi berkata. :"Patriak Long telah melihat Raja Dayan."


Dayan Xiobai juga menganggukan kepalanya ke arah Long Shi dengan senyuman terus, tanpa lama-lama dia duduk.


Bahakan Long Yu juga pergi menyamping untuk mempersilahkan Dayan Sumei untuk duduk.


Long Yu ketika melihat penampilan Dayan Sumei tiba-tiba terpana. Dengan penampilan yang sungguh cantik, jiwa Long Yu bergetar tak terkendali dia seperti menemukan cinta pertamanya.


"Sungguh cantik..!" Kata Long Yu dalam hati dia ingin mencoba mendapatkan hati Dayan Sumei.


Kemudian ketika pelayan sedang menghampiri Raja, untuk menyajikan teh tiba-tiba tangan Long Yu meraih namapan itu. Lalu Long Yu membawakan namapan itu di depan Raja dan Dayan Semei.


"Silahkan nona minumannya!" Kata Long Yu dia berpose lembut.


Namun Dayan Sumei masih membuat postur anggun dan berpura-pura lembut dia berkata seperti ini. "Terimakasih..!"


"Itu tidak masalah, ini hanya formalitas." Kata Long Yu dia dengan tenang.


Di samping Long Shi, dia berkata dengan ragu. "Yang mulia Raja, kamu datang ke sini apakah ada sesuatu yang harus kamu katakan?"


"Kamu benar, aku berkunjung datang kemari hanya ingin mengatakan sesuatu. Yaitu anak kamu yang bernama Long Fai telah menjadi murid jenius nomer satu, apakah kamu tahu?" Kata Dayan Xiobai dia menatap ke arah Long Shi dengan lembut dan tenang.


"Ini, untuk berita itu, aku sudah mengetahui yang mulia Raja!" Kata Long Shi sambil menggaruk kepalanya. Namun tiba-tiba Dayan Xiobai mengatakan lagi. :"Dia menjadi jenius seperti sekarang apakah kamu tahu penyebabnya?"


Kata-kata Dayan Xiobai menggelitik telinga Long Shi, sehingga dia buru-buru berkata. "Jika Raja tahu, apakah kamu bisa memberikan jawaban, kenapa anak aku begitu menjadi jenius."


Setelah itu, ahirnya Dayan Xiobai menjelaskan secara rinci kepada Long Shi alasan Long Fai menjadi jenius adalah karena dia menerima warisan peri. Bahkan warisan itu sangat melimpah.

__ADS_1


Kemudian Dayan Xiobai juga mengajak Long Shi untuk bekerja sama membrantas Long Fai untuk menyerahkan harta itu kepada pihak kerajaan.


Jika ini berhasil maka sumber daya akan di bagi menjadi dua. Namun kata-kata Dayan Xiobai hanyalah omong kosong, karena serakah dia juga sudah membunuh Long Fai juga akan membunuh keluarga Long.


"Apakah kamu paham, sebagai ayah kamu mungkin bisa membujuk Long Fai agar luluh." Kata Dayan Xiobai dia seperti rubah tua.


"Pertimbangan ini mungkin sedikit bisa di andalkan." Kata Long Shi dia juga memikirkan bagai mana untuk meluluhkan hati Long Fai.


Setelah itu, Dayan Xiobai berkata. "Besok aku akan mengirim lusinan pengawal untuk melihat gubuk Long Fai, dan kamu harus berpose sebagai ayah yang baik."


Setelah berkata, Dayan Xiobai dan Dayan Sumei bangun dari duduknya pergi dengan anggun.


"Ini.. Apakah yang di katakan Raja benar?" Kata Long Shi kepada Long Yu.


"Entah ayah, aku juga tidak mengetahui? Namun mungkin apa yang di katakan Raja adalah benar. Buktinya, aku kalah tanding dengan Long Fai begitu menyedihkan." Long Yu marah lagi setelah mengingat pantatnya di tampar oleh Long Fai.


"Jika ini benar maka, kita harus mengambil hati Long Fai, agar dapat memafkan kita. Persetan dengan Raja, kita hanya menjadi bidak catur." Long Shi berkata kepada Long Yu dengan serius.


"Betul Ayah, namun aku juga melihat ranah Long Fai masih di tahap awal, namun dia memiliki kekuatan yang sangat menakutkan, jika kita bisa mengambil hati Long Fai bukankah dia akan memihak kita?"


Namun apa yang di katakan mereka berdua bagi Di Chen, ini adalah maslah besar. Karena dia dulu berniat membunuh Long Fai. Jika kebenaran ini nyata, bahwa Long Fai menjadi jenius nomer satu, dia takut bahwa dirinya akan di bunuh sangat menyedihkan oleh Long Fai.


Sekarang hati Di Chen panik!


~


Di ladang dan gubuk Long Fai.


Bai An sekarang sedang menikmati hidup di pekarangan yang seperti dunia peri.


Bahkan dia merasa bersyukur bahwa dia memihak Long Fai dan memegang paha dengan erat.


Dia memegang sapu dengan kualitas tinggi.

__ADS_1


Namun tiba-tiba ketika dia sedang menikmati di siang hari ada suara yang berteriak.


"Bajingan Long Fai keluar..!" Teriak Qin Luo membawa dua bawahan dengan garang.


__ADS_2