Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Fang Lili Gila


__ADS_3

Bab 231 Fang Lili Gila


Long Fai memandang ke arah Xiao Yun sambil menatap seseolah ingin memarahinya tetapi dikarenakan di dalam mulut itu masih ada makanan berasal dari mulut Xiao Yun akhirnya Long Fai mengunyah makanan terlebih dahulu menunggu habis.


“Aku hanya ingin kamu menyuapkan ku dengan cara normal... bukan seperti ini.. Jika kita ingin romantis ada waktunya ayo kita makan lagi..!” Long Fai sangat tidak berdaya.


“Bukankah kita ini sedang berkencan?" Xiao Yun cemberut wajahnya, bahkan ketika cemberut itu sangatlah imut sehingga Long Fai yang melihatnya tak tahan langsung bergegas mencubit kedua pipi Xiao Yun.


“Ahhh.. ini sakit.. hentikan...!” Xiao Yun berteriak lirih.


“Hehehe jangan salahkan ku, kamu memiliki wajah yang sangat imut aku sangat ingin mencubit pipi mu heheh...” Long Fai mencubit-cubit pipi Xiao Yun sehingga dia melihat bentuk wajah Xiao Yun menjadi sangat menggemaskan.


”Aaaaaaa... suami.. lepaskan...” Xiao Yun merengek manja sambil kesakitan.


“Hehehe... jika ku ingin melepaskan, tunggu jika aku sudah puas hahaha..” Long Fai sungguh menyegarkan ketika melihat wajah Xiao Yun yang begitu sangat indah.


Pada saat ini, mereka beruda saling bercanda sambil memakan daging barbeque. Tentu saja karena daging olahan yang di lakukan oleh Long Fai memiliki cita rasa yang nikmat dan khas sehingga Xiao Yun yang menikmati daging barbeque dia memakan sepotong daging yang penuh lemah cukup banyak.


Bukan hanya itu saja, Long Fai juga memakan daging Barbeque yang terbanyak. Hal ini, membuktikan bahwa perut Long Fai seperti lubang tanpa dasar.


Sudah berapa menit lagi, ketika dia sedang asik makan, tiba-tiba di atas udra melompatlah Fang Lili seperti katak yang menghampiri Long Fai secara langsung.


"Swosh!"


"Sikat!"


"Bug!"


Fang Lili mendarat tepat di hadapan Long Fai dengan aura yang sangat membunuh. Sontak Xiao Yun yang melihatnya bingung, kenapa wanita ini tiba-tiba mendobrak pintu ke arah dirinya dengan niat membunuh.


Bahkan Long Fai langsung tertegun tanpa berlama-lama, dia berkata kepada Fang Lili: “Halo gadis, apkah kamu mengenalku?”


Fang Lili menatap ke arah Long Fai, dia tidak bermaksud untuk menjawabnya. Tapi, dia malahan mengajukan pertanyaan lain: “Aku ingin bertanya pada mu, apakah kamu melihat ayam jago merah dengan sedikit corak emas lewat di sini?”


Long Fai begitu mendengarkan kata-kata Fang Lili akhirnya canggung. Dia memegang hidung sambil berkata: “Maaf nona, ayam jago itu aku melihatnya, tapi sudah aku bunuh dan lihat di sudah matang untuk di jadikan santapan.”

__ADS_1


“Kamu membunuh ayam peliharaan ku...!” Fang Lili langsung marah, seketika aura membunuh keluar sangat menakutkan. Namun aura itu yang merasakan hanya Xiao Yun.


Sementara itu Long Fai tidak merasakan sedikit sama sekali aura membunuh yang di pancarkan oleh Fang Lili sehingga dia karena tidak sadar langsung berkata lagi: “Maaf, karena telah membunuhnya hewan peliharaan mu. Aku akan mengganti rugi dan kamu tidak perlu khawatir.”


Tapi kata-kata yang diucapkan oleh Long Fai langsung di intruksi oleh Fang Lili: “Haha apakah hanya mengganti rugi aku akan melepaskan mu..”


Saat ini, Fang Lili sangat marah, hewan yang sudah lusinan tahu. di budidayakan agar bisa bertranformasi menjadi burung api phoenix, dengan sumber daya yang tak ternilai harganya tiba-tiba sudah pupus karena di sembelih oleh pria di depannya.


Bahkan dia juga tidak tahu bagaimana cara pemuda ini membunuh ayam jagonya.


Terlebih lagi pemuda itu akan mengganti rugi sehingga bertambah marah.


Long Fai juga tidak berdaya dia sangat malu sehingga berkata lagi. “Bagaimana kamu bisa melepaskanku, hewan peliharaanmu sudah menjadi santapan ku, bukankah jika aku mengganti rugi maka kamu akan melepaskan ku?”


“Tapi hewan itu adalah hewan kesayanganku... bagaimana kamu dengan entengnya mengganti rugi.. jika kamu mengganti rugi, tapi hewan yang kamu berikan kepadaku tidak sama apakah kamu paham.” Fang Lili menggertak giginya.


“Ini, aku minta maaf... aku tidak mengira bahwa hewan yang aku makan adalah hewan yang paling berharga bagimu..” Long Fai menggaruk kepalanya.


“Tidak ada kata maaf..” Fang Lili langsung menyerang Long Fai dengan aura ganas yang sangat mengamuk-ngamuk.


Tapi serangan Fang Lili sungguh mudah di hindari oleh Long Fai ke kiri dan kanan.


"Swosh!"


"Zeeb!"


Fang Lili marah: “Kamu hanya bisa menghindar dasar pengecut dan penaku...!”


Fang Lili belum sempat menyelesaikan perkataannya, tapi wajahnya langsung di tinju oleh Long Fai sehingga terhuyung-huyung mundur berapa lusin langkah.


"Bam!"


“Aku tahu kamu akan mengatakan kepada ku bahwa aku sungguh pengecut dan penakut, hahaha rasakan Tinju ku ini.” Kata Long Fai memandang ke arah Fang Lili sambil mengepalkan tangannya.


“Kamu bedebah..!” Hidung Fang Lili mimisan akibat tinju Long Fai, setelah itu dia marah sambil menyerang lagi.

__ADS_1


Tapi serangan itu, percuma saja bahkan Fang Lili menggunakan jurus andalannya sama sekali tidak berguna oleh Long Fai.


Di saat Fang Lili menyerang, Long Fai hanya menghindari serangan itu sangat mulus tanpa ada jejak khawatiran. Bahkan dirinya juga ikut menyerang langsung menggunakan alat seruling untuk memukul tubuh Fang Lili.


"Pak!"


"Ahh!"


Long Fai memukul punggung Fang Lili sehingga dia terpelanting ke depan sambil memegang punggung terus menerus.


Fang Lili kesakitan seperti tulang punggung ingin patah terus, dia hendak membalikan tubuhnya namun seketika Long Fai sudah di hadapannya langsung meninju wajah Fang Lili hingga mimisan bertambah deras.


“kamu sungguh jahat... kamu telah memakan hewan peliharaan aku... kami juga melukai aku.. kamu dasar manusia jahat seperti iblis..” Pekik Fang Lili kepada Long Fai sambil mata melotot.


“Walaupun aku iblis, tapi aku iblis yang baik hati.. buktinya aku meminta maaf kepada mu dan ingin mengganti rugi atas apa yang ku perbuat.” Long Fai berkata serius.


“Hahah mengganti rugi? Apakah kamu tahu butuh berapa dekade aku menghabiskan waktu untuk menjadikan ayam itu menjadi Phoenix, hewan peliharaan ku adalah hewan garis keturunan Phoenix api tapi sekarang sudah di jadikan daging panggang olehmu... sekarang sudah sia-sia..!" Fang Lili meraung.


“Ahh jadi itu adalah garis keturunan Phoenix Api!” Long Fai berseru kagum, di dalam artefak Naga juga banyak burung Phoenix berbagai elemen bahkan tidak juga yang bertelur setiap hari.


Fang Lili marah melihat Long Fai meremehkan burung Phoenix apinya sehingga dia meraung lagi langsung menyerang Long Fai.


"Ahh kamu masih meremehkan usaha ku..!”


"Sikat..!"


Fang Lili langsung menyerang Long Fai dengan kebencian yang sangat mendalam. Tapi seketika, tangan dirinya langsung patah tulang di akibatkan Long Fai yang memukul menggunakan seruling.


"Pak!"


"Ahh..!"


"Crack!"


Kedua tangan Fang Lili tulangnya patah, bahkan untuk menggerakkan merasa sulit. Tentu saja, jika dia ingin menyembuhkan luka itu, dia harus menggunakan basis kultivasinya. Namun, cukup memakan waktu lama.

__ADS_1


Setelah Long Fai melihat Fang Lili tidak berkutik, akhirnya dia mendekatinya langsung melemparkan telur burunh Phoenix Api kepada Fang Lili.


“Aku orang yang bertanggung jawab. Nah ini adalah telur burung Phoenix Api. Telur itu ku berikan kepada mu atas kesalah aku..” Long Fai setelah menyerahkan telur itu langsung mendekati Xiao Yun dan berkata lagi: “Yuner kita melanjutkan perjalanan lagi ayo..”


__ADS_2