Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bab 616


__ADS_3

Bab 616


Xue Qingqing masih ingat, bahwa patung yang dia beli dari pemuda bau itu bisa menghilangkan roh hantu. Dia pikir hanya sebatas omong kosong belaka. Bahkan dia pada awalnya ingin membuang patung jelek itu.


Hanya saja entah kenapa dia melupakan niat untuk membuang patung jelek itu. Akibatnya setelah dia melupakan patung jelek dari pemuda bau tersebut. Patung itu bisa menyelamatkan kakek Xue Yutian hingga menghancurkan roh hantu laba-laba es seribu tahun.


Setelah kamu mengetahui benerannya, Apakah yang harus kamu lakukan? apakah kamu harus berterima kasih, auto kah kamu mengabaikan saja?


Xue Qingqing menggelengkan kepalanya memikirkan berterima kasih atau tidaknya dipikirkan nanti yang terpenting dia sekarang melihat kakeknya Xue Yutian sudah sehat dalam keadaan bugar. Walaupun berkerut tetapi rambutnya sudah menjadi hitam penuh vitalitas.


Xue Qingqing mengabaikan penampilan yang compang-camping langsung berlari dan meneteskan air mata untuk mendekati kakeknya dan memeluk.


“Kakek! Akhirnya kakek sudah sembuh cucu ini sungguh sangat senang sekali! Wooo !” Xue Qingqing memeluk pinggang Xue Yutian sungguh sangat erat sehingga Xue Yutian seperti ingin tercekik tidak bisa bernafas lagi.


"Hahaha! Kakak juga tidak menyangka akan sembuh seperti ini ... Um ... Tapi lepaskanlah pelukan itu Apakah kamu ingin membunuh Kakek lagi,” kata Xue Yutian.


Xue Qingqing setelah itu langsung melepaskan dengan enggan dia menatap kakeknya penuh kasih dan dia mengeluarkan beberapa obat penyembuh untuk menyembuhkan orang-orang dari keluarganya yang telah terluka akibat roh hantu laba-laba es berumur 1000 tahun.


Setelah beberapa saat kemudian, mereka Akhirnya sudah dalam keadaan kondusif tanpa ada ketegangan manapun. Pada saat itu Xue Yutian menatap cucunya dan berkata dengan sangat Saleh.


”Nak. Bagaimana kamu mendapatkan patung artefak berkelas tinggi itu, kata sakit itu bisa membunuh seketika dan dia juga bisa menyembuhkan luka-luka ku yang sudah terkubur sejak lama,” tanya Xue Yutian ingin tahu.

__ADS_1


Pada saat itu, Xue Qingqing langsung menceritakan bagaimana dia bertemu dengan Bai An, bahkan Xue Qingqing juga menceritakan pada kakeknya awal-awalnya dirinya tidak percaya hanya saja setelah sekarang melihat kehebatan patung jelek itu akhirnya dia mengakui kehebatan dari pemuda penjual patung tersebut.


Setelah mendengarkan seluruh cerita yang dilakukan oleh cucunya, Xue Yutian hanya bisa menghela nafas dan tentu saja Rahmat yang telah diberikan oleh pemuda itu sungguh sangat bermanfaat, dan kebaikannya juga tidak bisa dibalas dengan sebuah kata-kata.


"Baik cucuku. Kamu harus mengantar aku ke tempat di mana kamu membeli patung itu dari pemuda tersebut.” Xue Yutian harus berkata terima kasih. Walaupun tidak ada hadiah yang bisa dia lakukan setidaknya harus berterima kasih sebagai etika yang baik.


Baik!


Xue Qingqing mengangguk dan dia mendekati Jun Xuan'er yang tidak lain adalah ibunya. “Ibu. Sekarang kita harus merayakan atas kesembuhan kakek. Walaupun Ayah belum pulang tapi kita harus merayakan sekarang dengan berpesta meriah. Pokoknya wilayah yang kita kuasai harus berdatangan untuk memberikan makanan gratis," ucap Xue Qingqing kepada ibunya.


Jun Xuan'er tersenyum lembut dan meraih rambut Xue Qingqing dan berkata: ”Apa yang kamu lakukan ibu akan nurut. Terlebih lagi, ibu baru pertama kali melihat kamu tersenyum penuh cemerlang.”


“Hehehe ibu terimakasih!” Xue Qingqing memeluk tubuh montok Jun Xuan'er.


Pada saat itu setelah pesta sedang meriah, Xue Yutian sedang duduk dengan senyum lebar sambil meminum anggur yang sangat harum. Dia melihat Patriak Jun yang tak lain adalah menatu perempuan dari Jun Xuan'er.


Jun Louhu mendekati dan berkata: "Akhirnya kamu sudah kembali dalam keadaan prima. Lain kali kamu jangan gegabah. Apakah kamu tahu, keluarga Shi sedang memakan cuka sekarang. Karena mendapatkan kabar bahwa kamu sudah sembuh , hahaah!”


Xue Yutian melirik Jun Louhu sambil menyipitkan matanya, “Bahh keluarga Shi kentut yang ingin menguasai bisnis kita hanyalah kentut! Jika dia datang ke sini, aku sudah bersumpah akan menendang pantatnya!”


"Kamu sungguh sangat energik sekali. Ingat kamu sudah tua takut darah tinggi.” Jun Louhu tersenyum lucu. Dan setelah itu, dia berkata ingin tahu bagaimana Xue Yutian sembuh dari belenggu hantu laba-laba es seribu tahun.

__ADS_1


Xue Yutian langsung wajahnya menjadi serius dan berkata: “Jadi seperti ini, nah seperti itu.”


Alhasil, Jun Louhu terkejut sampai berdiri. Dia menatap ke arah cucunya, “Nak! Kamu harus membawakan kita berdua untuk menemui pemuda itu. Kita harus berterima kasih!"


“Tentunya!" Xue Qingqing mengangguk sambil memakan daging kalajengking rebus.


~


~


#Kuil Tempat Tinggal Long Fai.


”Tuan! Bahkan aku sudah sangat tabah, tidak ada kata lelah jika mengikuti Tuan!” Hong Shihuang dan Hong Tianyi bersujud kepada Long Fai yang sedang bermain musik.


“Kamu ingin mengabdi di kuil ini? Dan kalain ingin mengikuti jejak Bai An intuk menjadi pengerajin yang hebat?” tanya Long Fai kepada mereka berdua.


“Benar tuan!" Mereka berdua menjawab dengan serempak.


Hmmm!


Long Fai yang sedang duduk berpikir sebentar dan kemudian membuat perkataan omong kosong, “Begini dunia ini adalah dunia seni bela diri. Semua kekuatan bergantung kepada Aura. Saran ku untuk menjadi pengrajin tingkat handal, kamu harus menggunakan bahan yang berharga. Salah satunya kamu mencari kotoran monster semakin bau kotoran itu, maka semakin bagus juga kualitasnya.”

__ADS_1


Benar saja apa yang dikatakan Long Fai, bagi mereka sungguh sangat masuk akal. Alhasil, mereka langsung mengangguk dengan serempak seketika meloncat dan pergi mencari kotoran yang paling bau.


Long Fai menggelengkan kepalanya, dia sedang duduk dan menunggu penyusup datang. Karena dia tahu bahwa penyusup bukan manusia tapi para anjing Dewa Pencatat. Firasat Long Fai tidak pernah meleset.


__ADS_2