
Bab 342 Kita Harus Kembali
Ketika sedang tiba-tiba ada Su Ming yang muncul dari udara tipis.
“Yang mulia Ratu, aku sudah beberapa nafas mencari sosok Putri kecil. tapi, tidak menemukan Aku ingin bertemu di manakah dia?” kata Su Ming.
“Aku tidak tahu, mungkin seperti biasa dia selalu mencari masakan yang lezat di rumah makan ternama di kerajaan ini.”
“Melihat dari raut wajahmu Apakah ada sesuatu yang sangat mendesak?” ucap Ratu tersebut.
Su Ming melihat pertanyaan dari sang Ratu, akhirnya berkata: “Yang mulia Ratu, aku menemukan kedua orang pemuda yang tampan dia bisa memasak daging yang begitu sangat lezat Bahkan sang ratu sendiri pernah memakan makanan yang menurut Ratu sangat lezat dan harganya sangat mahal itu masih kalah jauh..”
“Aku mengatakan seperti ini karena telah mencicipi masakan yang sangat lezat maka dari itu, aku mencari putri kecil di manakah dia?”
“Putri kecil sudah lama keluar dari istana ini, mungkin beberapa nafas akan pulang kembali karena telah memenuhi isi perut.” Ratu tersebut mengangguk dan tersenyum.
Karena ingin tahu, akhirnya Ratu itu berkata lagi: “Apakah apa yang telah kamu katakan benar bahwa ada dua pemuda yang tampan sedang membuat masakannya begitu sangat lezat bahkan juru masak kelas atas, masih kalah jauh?”
“Sang Ratu, yakinlah aku tidak berbohong makan itu sungguh sangat lezat walaupun terbuat dari daging monster Dinosaurus, ketika aku mengingat kembali beberapa potong itu sungguh sangat ingin mencicipi daging itu sekali lagi bahkan air lirku tidak tahan untuk menetes.” Su Ming matanya, berbinar-binar setelah mengingat bagaimana Citra Rasa yang dihasilkan dari bumbu-bumbu rempah dari daging monster Dinosaurus tersebut.
Sang Ratu memegang dagu sambil berpikir bagaimanapun dirinya juga suka makanan yang sangat lezat apalagi, Su Ming sudah ikut bersama dirinya untuk mencicipi segala jenis masakan.
Sekarang dia mengatakan ada satu lagi masakan yang sederhana dimasak oleh dua orang pemuda tapi memiliki rasa yang sangat dahsyat dan lezat begitu wangi akhirnya sedikit tertarik.
__ADS_1
Ratu itu, langsung menatap ke arah Su Ming dan berkata dengan tertarik: “Ayo, kita besok ke tempat itu dan kita membayar beberapa keping emas untuk mencicipi masakan tersebut.”
“Ahh,, sang Ratu itu benar?" Mata s
Su Ming penuh harap Bahkan dia tidak sabar untuk sekarang juga pergi ke tempat di mana Long Fai dan Fang Yuan sedang berada.
“Benar, kita akan datang menemui tempat yang telah dikatakan olehmu mari kita istirahat terlebih dahulu.” kata Ratu itu dan mencoba menyuruh agar Su Ming keluar dari ruangan tersebut.
“Baik Ratu!"
Su Ming menganggukan kepalanya kemudian menghilang dari ruangan tersebut sudah di tempat kamar pribadi sendiri.
“Rasa yang sungguh sangat lezat bahkan nafasku masih terasa bau daging tersebut yang begitu besar ahh.. ingin rasanya aku mencicipi lagi tapi aku harus menahan sampai keesokan harinya.” Su Ming sedang terlentang di kasur tersebut. Dia memikirkan bagaimana Long Fai begitu sangat cuek dan tidak selalu melirik ke arah dirinya.
Mungkin wajah Anda tidak selera bagi Long Fai, mungkin saja dia hanya berpura-pura cuek agar mendapatkan perhatiannya dari Anda.
Su Ming menggelengkan kepalanya mungkin saja jika ada ratu kecil yang memiliki paras yang sangat cantik Long Fai akan tergerak hatinya.
#Wilayah Naga Emas.
Saat ini, Long Bing melesat sangat jauh seperti jet tempur untuk menghampiri kediaman Ro Ru yang sudah beberapa hari tidak keluar karena mengurungkan diri.
Hanya membutuhkan dua batang dupa akhirnya Long Bing sudah tiba di tempat di mana Ro Ru sedang berada.
__ADS_1
Tanpa basa-basi, Long Bing menggunakan merobek ruang agar sudah di tempat kamar Ro Ru.
Setelah memasuki kamar, Long Bing melihat bahwa teman sendiri yang sudah ribuan tahun bersamanya sedang duduk entah apa yang sedang dipikirkan Bahkan dia sedang mengelus-ngelus tanduk satu yang sudah patah.
Melihat seperti itu, Long Bing hanya merasa kasihan tapi secara logika tanduk naga sangatlah keras bahkan jika ditunjuk oleh kekuatan yang dirinya tidak bisa dihadapi tanduk itu tidak akan patah.
Sayangnya, entah kenapa ketika melawan Long Fai mereka berdua tidak berdaya sehingga mengalami patah tanduk dan rasa sakit yang sangat menyakitkan.
Ro Ru sudah mengetahui bahwa di belakangnya ada Long Bing yang sedang memperhatikannya.
Ro Ru berkata tanpa menoleh. “Hmmm kamu di sini, percuma saja kamu membujukku aku tidak akan keluar aku sungguh sangat malu dan sungguh sangat takut mengingat kejadian itu.”
Long Bing tatapannya serius dan berkata. “Aku tahu, tapi sekarang dia berada di sini di benua Naga.”
Kata-kata itu, setelah didengar oleh Ro Ru, tiba-tiba Long Bing melihat bahwa Ro Ru langsung terjatuh dari kursi tersebut dan Dia mendekati ke arah dirinya penuh gemetar.
“Apa! Ka~ka~ kamu apakah itu benar yang sedang dibicarakan olehmu!” Ro Ru tergagap bahkan seketika langsung mengingat penyiksaan terus-menerus ketika di Dunia lain bersama Long Bing.
Long Bing mengangguk serius dan berkata lagi: “Maka dari itulah kedatanganku bermaksud untuk memberitahukan hal yang penting seperti ini.”
”Apakah kamu tahu aku sudah menemui nya dan bertatap muka.”
”Apa! Terus bagaimana apakah dia menyiksamu lagi?” Ro Ru sungguh sangat panik.
__ADS_1
Lon Bing menggelengkan kepalanya langsung berkata: “Tidak, dia hanya menjadikanku menjadi kuli cangkul tanah..”
“Tapi, adiku karena sembrono akhirnya dijadikan karung pasir.”