
Bab 240 Buku Cara Memasak
Xiou Yun berkata ketika sedang berboncengan menggunakan kuda berkepala ayam jago dengan Long Fai.
”Oh ya.. ngomong-ngomong kamu berasal dari mana?” Xiao Yun berkata kepada Fang Lili.
“Aku berasal dari kota jantungnya kerajaan Tanguan.” Fang Lili berkata sambil tersenyum. ini adalah hal yang kebetulan anda mendapatkan orang untuk menemani pulang dari mencari pengalaman yaitu pergi ke tempat asalnya.
“Oh ini kebetulan Jika seperti itu kamu dan aku akan pergi ke arah jantungnya kota Kerajaan Tanguan.” Xiao Yun cukup terkejut.
Long Fai menambahkan: “kamu adalah wanita, dan kamu pergi sendirian di tengah hutan ini yang sangat rimbun apakah kamu tidak takut jika ada monster seperti ular berkepala 7 menyerangmu lagi?”
“Kenapa harus takut..bukankah sekarang kita bertiga? Jika ada monster ular seperti tadi maka aku akan kuserahkan kepadamu.” Fang Lili tersenyum kepada Long Fai.
“Kamu sungguh percaya diri, jika ada monster ganas seperti ular berkepala 7, maka aku akan melemparkanmu ke mulut monster itu.” Balasan long Faiz sungguh sangat keterlaluan tapi dia hanya bercanda.
“Jika kamu berani seperti itu maka ketika aku mati dan menjadi hantu aku akan menghantuimu terus-menerus..!” Fang Lili membalas dengan satu tarikan nafas.
“Hahaha aku sama sekali tidak takut hantu apalagi hantu sepertimu hahaha..!”
Sudah 3 jam lebih mereka bertiga menaiki kuda yang memiliki kepala ayam jago lambatnya waktu akhirnya memasuki malam.
Long Fai menginstruksi kedua wanita itu untuk berhenti sebentar untuk beristirahat. setelah menginstruksi kedua wanita dan mau berhenti untuk beristirahat akhirnya membuat api unggun untuk menghangatkan tubuhnya.
Walaupun sebenarnya dia tidak membutuhkan api unggun, karena baju dirinya atau baju milik Xiao Yun memiliki ketahanan yang sangat kuat.
Dia membuat api unggun hanya formalitas kepada Fang Lili.
Setelah api unggun sudah cukup besar menyala, akhirnya Long Fai mengambil daging ayam jago yang masih tersisa untuk dibakar dan dimakan bersama-sama.
Fang Lili melihat daging yang dia kenal akhirnya tidak bisa cemberut, namun dia juga sudah memiliki pengganti yang lebih berkualitas yaitu telur emas burung phoenix api.
“Oi.. apakah kamu merasa tidak ikhlas aku memakan daging ayam peliharaanmu..” Long Fai sambil mengipasi ngipasi daging ayam itu.
“Sebenarnya jika kamu tidak memberikan ganti rugi kepadaku aku akan mencabik-cabik wajahmu.” Fang Lili memandang ke arah Long Fai dengan senyuman tipis.
“Aku juga sebaliknya jika kamu terus menyerang aku aku yakin kamu akan menjadi karung pasir yang lebih menyedihkan. Apakah kamu mau..” Long Fai menyringai.
“Brengsek..!". mulut Fang Lili berkedut hebat.
__ADS_1
Kemudian dia menoleh ke arah Xiao Yun sambil berkata ingin tahu. “Aku ingin bertanya kepadamu bagaimana bisa kamu memiliki pria seperti dia apakah kamu tidak takut disiksa?”
Xiao Yun hanya menggelengkan kepalanya: “Jangan dipikirkan dia sungguh sangat keras, bahkan aku sering ditampar- tampar di kamar sehingga aku berkeringat deras huh..sungguh melelahkan.”
“Hmmm apa yang dikatakan Yuner sangatlah masuk akal, dia sungguh keras kepala sampai aku yang sedang mendisiplinkan dia di kamar, sampai bercucuran keringat di mana-mana.” Long Fai menambahkan.
“Kamu brengsek sungguh mesum..!” Fang Lili melototi Long Fai karena dia paham apa yang sedang dibicarakan mereka berdua yaitu hubungan intim.
“Aduh!”
Tiba-tiba Long Fai dicubit pinggangnya oleh si Xiao Yun sehingga dia berkata sambil sedikit tidak senang: “Yuner.. Kenapa kamu mencubitku!”
“Huhh..” Xiao Yun hanya membuat Huh saja.
Setelah memanggang daging ayam jago sekitar kurang lebih 10 menit akhirnya daging itu sudah matang. kemudian dia mengambil pohon daun pisang untuk dibuatkan tatakan agar daging itu tidak kotor menyentuh tanah.
Aroma harum yang sangat luar biasa daging yang meneteskan lemak sungguh menggiurkan bagi yang melihatnya.
Di samping Long Fai melihat tatapan berbinar dari kedua wanita itu, langsung tersenyum dan berkata: “Hahaha bersabarlah ini masih banyak.”
Setelah daging ayam yang begitu menggugah selaras ditaruh ke daun pisang akhirnya Long Fai berkata kepada kedua wanita ini.
“Wahh suami.. sungguh sangat nikmat!” Xiao Yun tidak bisa menghela nafas panjang baginya masakan Long Fai sungguhlah sangat enak.
“Hmmm!” Long Fai hanya tersenyum dia langsung memasukkan daging itu ke dalam mulutnya sembari melihat Fang Lili yang masih ragu-ragu untuk memakan daging itu.
“Ayo makan daging ini semua enak.. aku tahu bahwa kamu masih merasa kasihan karena ini adalah bekas hewan peliharaanmu. Tapi yakinlah.. daging ini, sungguh sangat nikmat ayo..makan..!” Pinta Long Fai.
“Ini...!” Fang Lili masih ragu-ragu. dia ingin memasukkan daging kecil itu ke dalam mulut tapi sepertinya tidak tega. Karena dia mengingat dari pertama merawat hewan ini, ketika masih baru menetas dan sekarang dia melihat sedang dipegang oleh tangan sendiri hendak dimakan.
“Maafkan aku ayam kecil, aku akan memakan daging mu..!” Mata Fang Lili memejam sambil memasukkan daging ayam itu ke mulutnya.
ketika sepotong daging kecil langsung memasuki ke dalam mulutnya, seketika dia merasakan ledakan kekuatan yang sangat dahsyat yang terkandung dalam daging itu sendiri.
Minyak yang melumer langsung memasuki ke tenggorokannya dan daging itu sungguh sangat lembut tanpa ada tulang. Bahkan, dia sepertinya memakan daging ini dengan rasa yang sangat baru.
Seketika Fang Lili berubah menjadi kucing yang imut. “Kyaaa daging ini sungguh sangat nikmat..!”
Akhirnya Fang Lili memakan daging itu, sepotong demi potong sangat cepat. bahkan Long Fai yang melihatnya mengangguk terus menerus.
__ADS_1
“Bagai mana Apakah kamu sudah percaya sekarang..” Long Fai tersenyum.
“Bagaimana mungkin makanan ini sungguh sangat lezat..!” Fang Lili menjawab Langsung dengan mulut penuh makanan.
Xiao Yun yang melihat Fang Lili seperti kucing imut akhirnya hanya bisa tersenyum. Baginya Fang Lili terlalu banyak berpikir.
“Kamu seharusnya percaya kepada Long Fai.” Kata Xiao Yun.
“Ini benar bumbu apa ini yang kamu taburkan ke daging ini..sungguh sangat nikmat rasanya.. seperti asin dan ada sedikit manis minyak ini sungguh sangat nikmat uuuu...!” Kata Fang Lili dia sangat ingin tahu.
“Oh bumbu yang kamu sebutkan adalah kecap ABC.”
Hanya bercanda, mana mungkin di dunia Fantasi ada kecap bermerek ABC yang dia lihat atau yang sering dibeli ketika di bumi waktu itu.
“Bumbu ini sungguh sangat hebat bisa menyatu dengan daging ayam..” Balas Fang Lili.
“Hahah itu benar karena kecap ABC adalah kecap yang cocok untuk daging panggang seperti ayam.” Kata Long Fai.
Di samping Xiao Yun, tiap memandang terus menerus ke arah Long Fai, apakah Long Fai bercanda lagi?
“Bisakah aku meminta kecap itu untuk dimasak ketika aku sudah berpisah denganmu?” Kata Fang Lili.
Namun Long Fai langsung membuat berpose tidak berdaya: “Sayangnya kecap ini sudah habis dan ini hanya tinggal tetes terakhir.”
“Oh jadi seperti itu.” Fang Lili seketika menjadi sedih karena dia ingin sekali meminta bumbu kecap manis ini walaupun hanya sedikit.
Di samping Fong Fai melihat kesedihan Fang Lili akhirnya dia sepertinya tidak merasa nyaman. “Kamu tenang saja, ada cara lain agar kamu memasak menjadi enak.”
“Apakah padahal lain lagi?” Tiba-tiba tatapan Fang Lili yang tadinya mendung, akhirnya menjadi cerah lagi.
“Tunggu sebentar.” Setelah itu tangan kanan dia mengambil ke perpustakaan keterampilan di dunia artefak lantai 2. saat ini long Fai mengambil buku keterampilan memasak.
Setelah meraih buku keterampilan memasak yang masih tingkat rendah dia langsung diserahkan kepada Fang Lili.
“Nah... ini kamu pelajarilah..!” Kata Long Fai.
Fang Lili akhirnya mengambil buku keterampilan memasak. Setelah dia membuka dan mempelajari sedikit akhirnya matanya menyusut tajam.
"Ini.... tidak mungkin...!"
__ADS_1