Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Membangkitkan Nalan Hu


__ADS_3

Bab 639 Membangkitkan Nalan Hu


Pada saat itu!


Bayangan kekuatan yang tak kalah mengesankan merobek langit dan menebas ke depan. Ke mana pun cahaya merah lewat, langit seolah tak ada lagi dan berubah menjadi kehampaan.


Dia melihat seluruh orang kerajaan Dayan terkenal cahaya merah dan setelah cahaya itu mengenai tubuhnya, langsung menjadi kering dan hanya menyisakan tulang saja.


"Ahh apa ini! Aku tidak ingin mati, sebelum aku mati, aku harus mengetahui bahwa aku mencintai Long Fai!" Nalan Hu meraung dia melompat pergi dan menghindari serangan merah yang sangat banyak.


Ini adalah Gaya Penghancur Surga. Bahkan langit pun bisa dihancurkan, apalagi dengan ini, Nalan Hu tidak mungkin memiliki peluang hidup yang sangat tinggi, walaupun sudah menggunakan seluruh kekuatannya. Tidak hanya melepaskan niat yang mengerikan secara lengkap, tetapi juga mengintegrasikan semua niat jahat itu dalamnya, Nalan Hu yang tidak bisa menahan paksaan itu terhempas.


Bom!


Bom!


Punggungnya hancur dan tulangnya runtuh, dia terkapar sambil wajah penuh darah, dia mengambil selembar kertas sambil menulis surat secara diam-diam.


Ahh!


Sudah berdiri dan menggunakan kekuatannya untuk menstabilkan tubuhnya, tapi benang merah dan paksaan menakutkan itu sungguh mengerikan sehingga Nalan Hu muntah darah sangat banyak seperti air yang mengalir.


"Tidak aku tidak ingin mati! Aku harus menyatakan cinta kepada Long Fai dulu!" Dia berteriak dan mulut sama lubang hidung dipenuhi darah.


Sejauh mata memandang, Nalan Hu melihat bagian atas kerumunan tampak berubah menjadi dua warna. Yang satu berwarna merah cerah seperti darah, dan yang lainnya bersinar cemerlang seperti emas.


Nalan Hu mengetahui bahwa itu diakibatkan pertempuran antara Long Fai dengan Dayan Xiaobai.


Di tengah medan perang antara kedua belah pihak, dua garis sedalam ratusan meter dengan cepat terbentuk. Itu sungguh sangat menakutkan untuk dilihat.


Boom!


Cahayaberdarah muncul lagi, mata raja Dayan Xiaobai memerah, cahaya merah disekitarnya sekali lagi mengilhami seluruh penduduk Dayan, membentuk ribuan benang merah dan menghantam bumi.


Bom!


”Tidak!” Nalan Hu terkena benang merah pengorbanan dan semua kekuatan diserap habis oleh raja Dayan, dia muntah darah sungguh sangat banyak, tubuhnya dengan kecepatan mata telanjang langsung menjadi kering.


Tetapi Nalan Hu masih berjuang keras agar menyelesaikan perkataannya cinta lewat surat.


Tangan itu langsung terpotong akibat tertimpa reruntuhan sekte dan Nalan Hu tersenyum sambil menghembuskan nafas terakhirnya.


"Long Fai semoga kamu membaca apa yang aku tulis ....”


Bom!

__ADS_1


Kegelapan tak berujung, sudah beberapa tahun ribuan tahun kegelapan itu seperti memenjarakan cahaya.


Tiba kegelapan terdapat robekan satu titik berwarna putih yang sangat cerah, sehingga jiwa yang tenang bangun. ”Cahaya apa itu!”


Dia mendekati cahaya putih dan menemukan bahwa cahayanya lama-lama semakin menyilaukan, tapi jiwa itu seperti ingin tahu dan terbang mendekati cahaya tersebut.


Begitu jiwa itu mendekati cahaya itu, ada ledakan.


“Kamu sudah mati! Tapi kamu dihidupkan oleh Sang Jalan Surga! Dalam penciptaan alam semesta baru ada satu yang keluar dari kegelapan tak berujung.” Suara itu sungguh sangat berat, dan menggema seluruh alam.


Namun jiwa itu tidak ada expresi dia hanya tertuju dan mendekati cahaya putih.


“Sang Jalan Surga telah kembali!” Suara gelap itu menatap ke atas dengan takjub, setelah itu kegelapan menghilang.


Jiwa kesepian mendekati sumber cahaya itu, dan kenangan, ingatan langsung membanjiri sehingga wajah yang semula seperti robot, tiba-tiba berkata: "Long Fai!"


Bom!


Cahaya yang sangat terik seperti menembak ke pikirannya, setelah ada ledakan mata Nalan Hu terbuka.


Long Fai yang sudah menantikannya, tiba-tiba berkeringat setelah mata Nalan Hu terbuka.


“Long Fai!” Hanya kata-kata itu yang diucapkan, matanya yang kosong tiba-tiba bereaksi dan melihat Long Fai dihadapannya langung menangis. Dia melompat langsung memeluk tubuhnya.


“Tenang kamu tidak mati kok." Long Fai juga tanpa sadar mengelus punggung Nalan Hu.


”Ahh bagaimana Raja Dayan, apakah dia masih ada! Ayo kita melarikan diri Raja Dayan sungguh menakutkan!” seru Nalan Hu.


“Tidak. Tidak. Raja sudah meninggal ditangan ku, kamu selamat.” long Fai mencoba agar Nalan Hu tenang. Dia juga menjelaskan bahwa dia sudah meninggal dan Long Fai membangkitkan.


Otomatis Nalan Hu terkejut dan dia juga merasakan perubahan yang ada tubuhnya. Kulit semakin cantik dan semakin tinggi.


Bahkan dia merasakan kekuatan yang sangat menakutkan yang terakumulasi di dalam tubuhnya.


"Kamu ....” Nalan Hu bingung mau berkata apa lagi, baginya untuk menghidupkan orang mati adalah hal yang sangat tangguh dan dalam pikirannya itu adalah mustahil. Tapi apa yang membuat tidak percaya adalah, Long Fai melakukannya.


Penampilan Long Fai juga udah berubah menjadi sangat tampan sekali tidak seperti ketika memiliki tubuh yang sangat kurus dan jelek.


"Long Fai, tahun berapakah ini.” Nalan Hu bertanya.


"Aku tidak tahu, aku lupa. Tapi kamu tertidur di pohon ini sudah ratusan triliun tahun." Long Fai mengangguk dan melirik ke arah ibunya Yi Jingliing.


Nalan Hu juga ingin bertanya, "Siapa dia? Apakah itu teman mu?”


“Tidak. Tepatnya dia adalah ibu kandung ku.” Long Fai tersenyum, tapi Nalan Hu tidak mempercayainya karena apa yang dia tahu, Ibu Long Fai meninggal misterius dan jasadnya tidak ditemukan tepat ketika Long Fai lahir.

__ADS_1


Tetapi Long Fai langsung menjelaskan lagi, ”Aku kembali ke masa lalu untuk menyelamatkan ibuku.”


"Apa!” Nalan Hu suaranya langsung pecah, apakah sekarang Long Fai sudah menjadi dewa, padahal apa yang dia tahu dewa adalah mistos dan hanya misteri saja.


”Kamu jangan banyak berpikir istirahat dan tunggu di samping ku." Long Fai berkata dengan lembut.


Setelah itu, Long Fai membuka buku kematian dan kehidupan. Dia menghapus kata mati dan dihidupkan kembali.


Bom!


Sesaat kemudian, mata indah Yi Jingliing membuka dan menemukan ada Long Fai dihadapannya sedang menatap ke arah dirinya dengan lembut.


"Tuan Long Fai! kamu ... Ahh aku ... Bukankah aku ditusuk oleh suamiku! Apa yang terjadi!" Akan tetapi pada saat itu long Fai langsung bergegas untuk memeluk.


”Ibu. Sekarang rasa lelah, rasa penderitaan dunia sudah berakhir. Ibu putra ini akan menjaga ibu bahkan jika dewa kematian untuk menjemput ibu aku akan membunuhnya.” Mata Long Fai berkaca-kaca.


“Apa yang terjadi? Kenpa Tuan Long memanggil saya ibu!” Yi Jingliing bingung.


Tetapi Long Fai menjelaskan secara rinci sehingga wajah Yi Jingliing menjadi terkejut, tapi dia langsung memeluk tubuh Long Fai.


"Jadi kamu adalah anakku, kemudian nama kamu juga karena kamu.” Yi Jingliing sungguh bingung, tapi itulah kenyataannya.


Wuahh!


Pada saat itu, Wang Roulan, Ho Tu, Xia Fei, Xiao Yun, Murong Ruyue, Ji Yao, Fang Molin, dan Bibi Dong terbang seperti peri begitu sangat cantik. Setiap terbangnya memiliki bunga-bunga yang bermekaran semua wajahnya berseri-seri.


Hanya saja Wang Roulan sekarang dia memba putra.


Long Fai terkejut, dia melupakan satu hal bahwa Wang Roulan sudah hamil ketika dia pergi.


Wang Roulan menatap ke arah dirinya dengan sengit, tapi Long Fai pura-pura menatap ke arah atas sambil bersiul.


“Jangan pura-pura buta! Ini adalah anak mu!” Wang Roulan mendekati ke arahnya dengan ganas. Tapi setelah mendekatkan diri langung mencium bibir Long Fai.


“Anak ini belum aku berikan nama. Aku menunggumu.” Wang Roulan menatap ke arah Long Fai sangat lembut.


”Ayah!” Long Xiaoyu sudah besar seperti umur enam tahun langsung meloncat dan naik di pundak Long Fai.


"Ahhh Yu'er kamu sudah besar.” Long Fai meraih tubuh Long Xiaoyu dan mencium pipi.


Wang Roulan menatap Nalan Hu, begitu pun sebaliknya.


“Guru ...” Nalan Hu memanggil, tapi Wang Roulan menggelengkan kepalanya, ”Jangan panggil aku dengan sebutan guru, kita sudah menjadi wanita Long Fai.” Kemudian Wang Roulan menatap ke arah Yi Jingliing dan akhirnya semua wanita Long Fai berlutut.


”Ibu. Kami menyambut kedatangan ibu!”

__ADS_1


__ADS_2