
Bab 233 Sekawan Monster
Setelah kepala badak Rhino sudah ingin menyeruduk Fang Lili berapa meter kemudian dia langsung bergegas memukul kepala monster itu menggunakan bata.
"Bam!"
"Mengaum!"
Monster badak itu mengaum sambil berguling-guling sekitar 10 kali dia merasakan rasa sakit di kepalanya.
Di samping Long Fai setelah memukul menggunakan bata dia menatap ke arah Fang Lili: “Gadis pergilah dari sini cepat biar aku yang menanganinya..!”
Fang Lili yang sedang memejamkan matanya, seketika mata itu terbuka karena mendengar suara dentuman yang begitu keras.
Sontak dia langsung terperangah sekaligus kaget karena dia melihat sosok pemuda yang tadi sudah meninggalkan dirinya sekarang berada di depannya untuk memukul monster badak itu menggunakan batu bata yang sangat kecil.
Bahkan dirinya cukup bingung karena hanya sebuah batu bata, akan memiliki kekuatan yang bisa melemparkan badak itu ke samping sekitar berapa kali meter.
Pemuda itu mengatakan kepada dirinya untuk bergegas pergi dari sini, dan biarkan dia yang menangani masalah ini. tapi ketika dia ingin pergi ada rasa sakit disekujur tubuhnya karena cedera itu belum sepenuhnya sembuh.
“Maaf aku tidak bisa menggerakkan tubuh bagian bawah karena masih cedera..” Fang Lili canggung sekaligus malu.
“Ahhh kamu dasar beban..” Long Fai seketika memarahi langsung. dia sudah menebak bahwa jika bersama wanita ini seterusnya akan mati cepat karena marah terus-menerus.
Sambil memarahi Fang Lili dia juga melihat monster badak yang sudah tergeletak di tanah langsung bangun dia menatap ke arah dirinya dengan penuh pembunuhan, mungkin saja jika badak itu bisa berkata mungkin dia akan berkata seperti ini. "Sialan kamu dasar penggagu mati kau..!"
Tapi sayangnya monster badak itu tidak bisa berkata sehingga dia hanya mengeram sambil menatap Long Fai penuh kebencian, dua hidung itu mengeluarkan asap seperti kereta langsung berlari lagi untuk menyeruduk Long Fai.
Long Fai juga tidak tinggal diam, dia langsung berlari untuk memukul Badak Rhino sekali lagi.
"Sikat!"
"Bam!"
Sekali lagi memukul menggunakan bata sehingga cangkang lapisan terluar dari monster badak itu retak seperti jaring laba-laba yang sangat luas.
Tapi apa yang tidak dia duga, ada satu monster badak lagi yang dari belakang menendang Long Fai hingga terhempas berapa ratus meter.
"Sikat!"
__ADS_1
"Swoshh!"
"Bam!"
Walau Long Fai terhempas tapi dia tidak merasakan rasa sakit bahkan bajunya sendiri tidak ada debu yang menempel seseorang kotoran-kotoran itu tidak bisa menyentuh dirinya.
Bahkan sedetik setelah Long Fai ditendang dan terhempas keluar, seketika dari atas langit ada petir kesengsaraan langsung menyambar dua badak itu.
"Ahhhhhgr!"
Kedua badak itu langsung kejang-kejang karena disambar petir. bahkan tidak membutuhkan berapa detik kedua badak itu langsung meninggal seketika.
“Hahaha.. bedebah badak sialan..!” Long Fai tertawa bahagia karena kedua badak itu tersambar petir.
Di sisi Fang lili, dia terheran-heran dari mana asalnya petir itu yang di siang hari bolong tanpa ada jejak kemenangan.
Tapi sayangnya karena hasil dari sambaran petir itu dan menewaskan kedua badak itu langsung membangkitkan monster-monster yang tersembunyi karena mencium bau daging yang sangat semerbak luar biasa.
“Auuuuuuuu!"
Ada serigala yang mengaum, bahkan Long Fai sudah menyimpulkan bahwa serigala itu tidak hanya satu namun bergerombol-gerombol.
“Sial.. Yuner kenapa kamu melihat saja... ayo bantu wanita ini...!” Long Fai sangat marah ingin sekali menampar bokongnya.
“Ahhh iya....!” Xiao Yun kaget akhirnya tersadar setelah melihat pertempuran yang sangat keren. setelah itu dia melesat terbang untuk menolong Fang Lili.
“Gadis, apakah kamu tidak apa-apa?” Xiao Yun langsung bertanya kepada Fang Lili.
“Aku hanya mengalami cedera akibat pertempuran tadi, mungkin Jika aku menyembuhkan menggunakan kultivasi, setidaknya 20 menit lagi akan sembuh tapi melihat situasi yang tidak baik tidak memungkinkan maka akan lama..” Fang Lili jelaskan kepada Xiao Yun.
“Hmmm baiklah ayo ikutlah denganku biar lebih aman..” Setelah itu Xiao Yun membawa Fang Lili langsung ke tempat yang paling jauh. Bahkan Fang Lili cukup terkejut karena wanita ini juga memiliki kekuatan yang sangat menakutkan, hanya melambaikan tangan saja tiba-tiba tubuh sendiri Langsung terangkat dan mengikuti wanita itu.
Fang Lili melihat pertempuran long time sehingga sedikit khawatir.
“Kamu tidak perlu mengkhawatirkannya dia bisa menyelamatkan diri..” Suhut Xiao Yun.
“Ahhh baiklah..” Maka Fang Lili ter sadar kembali langsung rawat wajahnya serius mengikuti Xiao Yun.
Di sisi pertempuran...
__ADS_1
Dalam pertempuran Long Fai merasa bahwa serigala-serigala itu semakin mendekat sehingga dia berteriak: ”Ayoo serigala kentut berlututlah denganku jika tetap kamu mati..!”
Sekawan serigala itu, langsung marah karena diejek oleh Long Fai. Sehingga dia langsung menyerbu Long Fai untuk menggigit secara hidup-hidup tapi ketika dia ingin menyerang Long Fai, karena tatapan Long Fai seketika serigala itu, langsung tersambar petir.
"Sikat!"
"Jeder...!"
”Auuuuuu!” serigala itu melolong kesakitan bahkan yang tersambar petir itu seketika mati dagingnya hancur berserakan.
Long Fai tidak tinggal diam, dia langsung berlari menuju sekawan serigala langsung mengeluarkan kipas andalannya untuk menusuk-nusuk serigala itu.
"Sring!"
"Puf!"
Serigala itu langsung terpotong menjadi dua bahkan darahnya langsung memuncrat ke mana-mana saking banyaknya Long Fai membunuh serigala itu, darahnya menjadi menumpuk seperti mata air.
"Mati..!"
"Hiya..!"
Setiap Long Fai membunuh sekawan serigala darah yang terkumpul itu berubah menjadi pedang untuk membantu menyembelih sekawan serigala-serigala yang ganas.
"Sring!"
"jeder!"
Akibat amukan Long Fai dalam radius berapa km hutan itu gundul dan gosong karena ada petir yang mengamuk.
Kemudian Long Fai mencoba terbang untuk meninggalkan tempat ini. setelah terbang dia menemui Xiao Yun dan dia menemukan Fang Lili yang sedang duduk mencoba menstabilkan tubuhnya.
“Kamu apakah sudah lebih baik?” Long Fai bertanya langsung kepada Fang Lili sangat lugas.
“Hmm setidaknya ini sudah lumayan dan bisa berjalan.” Setelah itu Fang Lili ingin berkata terima kasih kepada Long Fai, tapi tiba-tiba kata terlebih dahulu. “Baguslah Jika seperti itu, maka kami akan meninggalkan mu dari sini apakah tidak apa-apa?”
"Pak!"
“Apakah kamu menjadi begitu tak perasaan..” Xiao Yun langsung memukul kepala Long Fai karena Long Fai begitu sangat sembrono.
__ADS_1
“Yuner ada apa? kenapa kamu memukul..!” Long Fai sungguh sangat kesal. Dia sudah mengetahui bahwa Xiao Yun ingin menolongnya, tapi bukankah dirinya ingin pergi berjalan-jalan hanya berdua saja? jika anda menambahkan satu wanita lagi bukankah kencan kita akan mengalami kegagalan?