Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Satu Butir Nasi


__ADS_3

Bab 378 Satu Butir Nasi


Long Bing tidak tahu walaupun Long Fai sepertinya menatap ke arah dirinya, tapi sebenarnya dia sedang menatap kosong.


Long Fai sekarang sedang membayangkan bagaimana di kehidupan bumi yang begitu sangat menyedihkan. Jika saja sekarang bisa kembali ke bumi lagi dengan tubuh yang baru, mungkin artis dewasa akan takluk di paha sendiri.


Seperti Mario Ozawa, Yua Mikami, dan masih banyak lagi dengan ketampanan yang sangat hebat tentu saja Long Fai sungguh sangat percaya diri dengan bentuk wajah sekarang.


Jika tubuh yang dulu, mungkin hanya kentut.


Untuk menjual wajah yang tampan seperti sekarang sangat percaya diri di masa depan akan menikahi Bai Fumei.


“Ckckck, Bai Fumei itu adalah artis Tiongkok favoritku, tapi sekarang aku sudah berbeda dimensi semoga saja semakin kuat kekuatanku, dan membuka semua lantai dunia Artefak bisa pergi lagi ke bumi.”


”Setelah kembali ke bumi, maka harus membawa Bai Fumei ke tempat Dunia Fantasi yang sekarang tinggal, ckckck!” Long Fai saat ini sedang terkekeh. Akan tetapi, tiba-tiba pandangannya langsung fokus ke depan karena melihat ada dua wanita yang pernah ditemui.


Otomatis Long Fai mengangguk dan melambaikan tangannya.


“Ahhh sial! Dia mengetahui niat kita!” Long Bing ingin menangis tapi tidak ada air mata, bagaimanapun dia masih ragu-ragu untuk memasuki ke toko kelontong tersebut.


Ro Ru juga bingung dan langsung berkata, ”Hei, ada apa?”


Long Bing meraih bahu Ro Ru dan melihat ke depannya sehingga langsung menemukan Long Fai yang sedang menatap ke arah dirinya dengan tersenyum tipis.


“Engah!”


Ro Ru muntah darah kemudian dia mundur 2 langkah untuk menstabilkan tubuhnya Karena tiba-tiba rasa gemetar itu kambuh lagi.

__ADS_1


“Ugh ... bagaimana ini? Bisa-bisanya, dia memandang ke arahku?” Ro Ru kakinya gemetar ingin terjatuh ke tanah.


Kini Long Fai melihat keanehan dari kedua wanita tersebut, langsung mengurutkan keningnya. Dia berjalan ke tempat kedua orang itu, untuk menanyakan bagaimana kalian memiliki perilaku seperti ini, kalian ingin memasuki toko dan memesan makanan? Jika kalian ingin memesan makanan ayo kemarilah!


Akhirnya Long Fai berjalan secara tenang dan mendekati kedua wanita tersebut.


Sekarang jika Anda mengetahui pikiran Ro Ru, mungkin Anda akan berkata menghinanya. Bagaimana mungkin, hanya menatap Long Fai sungguh sangat ketakutan sehingga ingin kencing.


Pada waktu itu, Anda juga mengetahui bagaimana sifat Ro Ru yang begitu galak kepada Long Fai sehingga menganggap Long Fai manusia rendah, karena mereka berdua tidak memiliki mata untuk melihat, akhirnya setelah mengetahui kehebatan Long Fai mereka berdua ingin terkencing-kencing.


Kini Long Fai karena memiliki ekspresi bingung langsung berkata, “Ada apa kalian? Jika kalian ingin memesan beberapa hidangan ayo masuklah jangan menghalangi jalan!"


“Ak-aku! Ahh iya aku akan masuk ke dalam untuk memesan makanan kepada mu,” kata Long Bing dengan tergagap.


“Ohh, baguslah mari kita masuk,” kata Long Fai, sambil tersenyum tipis seperti bulan sabit.


Bagaimanapun pelanggan adalah pelanggan dia nomor satu bagi Long Fai. Jika ada pelanggan, maka disitulah ada emas yang mengalir.


Ruangan ini yang terdapat di toko Long Fai, memiliki efek menenangkan pikiran dan merilekskan pikiran.


Long Bing langsung membulatkan tekadnya dia datang ke sini hanya untuk satu tujuan bukan memesan makanan. Melainkan meminta bantuan kepada Long Fai agar bisa menyatukan tanduk Ro Ru yang patah bagaimana caranya.


“Fai, sebenarnya aku datang ke sini bukan bertujuan untuk memesan makanan,” ucap Long Bing sepertinya masih ada ragu-ragu tapi harus berani mengatakan sebenarnya.


Long Fai ingin tahu, sehingga dalam hatinya, berasumsi bahwa Long Bing telah menyesal dan mengakui bahwa pada waktu itu sungguh keterlaluan. Sehingga dia ingin kembali lagi seperti dulu dan akan menjadikan dirinya sebagai tunangan lagi.


Long Fai sungguh percaya diri dengan asumsi itu, tapi ketika hendak ingin mengatakan, tiba-tiba Long Bing berkata, “Bisakah kamu meminta tolong kepada temanku, dia dulu pernah melawanmu sehingga akibat pukulan serulingmu membuat tanduknya patah.”

__ADS_1


“Tanduk di suku Naga adalah kebanggaan, terlebih lagi di kalangan suku Naga wanita. Jika tidak memiliki tanduk, maka itu dianggap pecundang dan sampah, walaupun kekuatannya menakutkan masih tidak berguna jika tidak memiliki tanduk.


Long Fai setelah mendengarkan penjelasan dari Long Bing, akhirnya tebakannya salah yang aslinya dia ingin memberi usulan agar bisa membantu memperbaiki tanduk yang sudah patah akibat pukulan dirinya.


Long Fai sambil memegang dagu yang tidak memiliki jenggot, akhirnya berkata, “Aku bisa memperbaiki tanduk yang telah patah. Tetapi itu juga tidak gratis? Apakah kamu ingin tahu syaratnya?”


“Semua syarat aku akan menyanggupi selagi temanku bisa memiliki tanduk yang sempurna.” Dalam pernyataan Long Bing, sangat bersungguh-sungguh dia tidak akan melewati apa persyaratan dari Long Fai.


Long Fai melihat kesungguhan dari Long Bing langsung tanpa basa-basi berkata apa itu syarat-syaratnya, “Kamu harus membayar 10.000 keping emas, dan dia aku pekerjakan selama dua bulan di sini untuk menjadi pelayan.”


Long Fai menuju ke arah Ro Ru agar dia menahan dan selama dua bulan penuh akan dijadikan sebagai pelayan untuk mempercantik tokonya.


Bahkan dia sudah berpikir jika Ro Ru menggunakan pakaian pelayan yang berbentuk maid seperti animasi Jepang, mungkin akan terlihat bagus juga.


Setelah mengatakan syarat-syaratnya, Long Fai menatap kedua orang itu dan ingin mengetahui apa jawabannya.


Long Bing tidak pikir panjang langsung menyetujui dari syarat-syarat yang diucapkan Long Fai.


“Baik, aku akan menerima syarat-syaratmu!”


Ro Ru pada saat ini sungguh sangat panik. Sebenarnya dia juga melihat Long Fai seperti sedang melihat monster, ditambah lagi sekarang dia harus bekerja di tokonya selama dua bulan penuh, bukankah sama saja ini memasuki kandang harimau?


Namun, dia harus membulatkan tekad demi memiliki tanduk yang bagus. Sekarang dia melihat Long Bing sedang menatap ke arah dirinya seseolah ingin mengkonfirmasi dengan persyaratan Long Fai yang di ucapkan apakah akan bersedia?


Akhirnya Ro Ru berkata dengan berat, “Baik aku bersedia,”


Long Fai tersenyum kemudian mengambil satu butir nasi putih dan di tekan-tekan sehingga menjadi becek. Setelah itu, dia minta menyerahkan potongan tanduk yang sudah patah untuk disatukan menggunakan nasi.

__ADS_1


Long Bing tentu saja tidak mempercayainya apa yang sedang dilihat sekarang bagaimana mungkin nasi bisa melekatkan tanduk yang sudah terpotong, apakah itu bisa?


Tentu saja bagi Long Bing melekatkan untuk tanduk yang patah menggunakan nasi sangatlah mustahil. Akan tetapi produk yang dikeluarkan oleh Long Fai beda apa yang kalian pikirkan.


__ADS_2