Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Mahluk Tertinggi Hanya Itu Saja?


__ADS_3

Bab 644 Mahluk Tertinggi Hanya Itu Saja?


Long Fai tersenyum dan meraih bahu Mo Ying. Mo Ying hendak melarikan diri sambil menangis, tapi seolah tangan Long Fai seperti tangan yang menutupi seluruh langit sehingga dirinya tidak bisa bergerak.


”Hehehe gadis kamu sangat cantik. Tapi itu tidak lebih dari kulit yang putih. Tapi aku tidak mempertanyakan itu. Aku hanya ingin menagih janji mu. Nah, cepat kamu merangkak seperti anjing heheh!” Long Fai tersenyum. Dia sangat suka menghancurkan kepercayaan diri orang lain yang merasa mereka lebih hebat darinya.


”Wooooo! Kakek, tolong aku, aku tidak ingin merangkak seperti anjing!” Mo Ying masih menangis.


Mo Yun menggelengkan kepalanya, “Lakukanlah nak, ini konsekuensinya kalau kamu kalah.”


"Kakek ....” Mo Ying menggertakan giginya langsung menunduk dan merangkak seperti anjing dan memutari tiga kali arena pelatihan, dan itu masih dipertontonkan oleh seluruh murid laki-laki maupun perempuan.


Murid laki-laki seperti cemburu dan marah terhadap Long Fai. Tapi disamping itu dia juga tidak berani melawannya, coba kamu bayangkan kecantikan dan kehebatan Mo Ying sudah diakui seluruh Sekte Tinju Surgawi. Tapi dihadapan pemuda ganteng, Mo Ying seperti karung pasir dia tidak bisa apa-apa sehingga membuktikan bahwa kekuatan pemuda ganteng sungguh kuat.


Tepat ketika sedang menghukum Mo Ying, ada sebagian murid laki-laki yang datang menghampiri ke Mo Yun dan mereka berlumuran darah. Mo Yun tentu saja langsung serius wajahnya, mungkin pihak mereka tidak secara segan membunuh muridnya.


“Ada apa? Apakah kelompok mereka menyerang mu?” tanya Mo Yun wajahnya sungguh sangat Saleh.


”Anu Tetua Mo. Mereka sungguh keterlaluan, sudah membunuh belasan murid kita hanya karena kita ingin melihat artefak palu itu!”


Bom!


Mo Yun tentu marah, dia berdiri meledakkan kekuatan yang sangat dahsyat langung berkata, ”Mereka bertindak terlalu jauh, artefak itu adalah peninggalan Sekte Tinju Surgawi kami, tidak ku maafkan!”


Mo Yun mondar-mandir, tapi Long Fai maju dan berkata, “Tetua Mo. Sepertinya aku sudah tidak sabar untuk menghajar mereka. Bolehkah aku melihat mere dan merebut artefak palu itu?”


”Tuan Long Fai. Tentu saja secepatnya kita akan datang ke sana!” setelah itu Mo Yun membuka retakan ruang dan membawakan Long Fai dan meminta agar dia membantu pihak Sekte.

__ADS_1


Hanya saja setelah Long Fai dan Mo Yun sudah tiba di tempat artefak berada, gunung itu sudah hancur dan rata dengan tanah. Tapi ada beberapa orang yang masih mencoba mengambil palu yang menancap di tanah dengan kesusahan.


Mo Yun menahan amarahnya, ”Kalian jangan membuang keringat yang tidak perlu, sampai kapanpun kalian tidak akan bisa mengambil palu. Hanya orang yang terpilih saja!”


“Diam mahluk rendahan! Kamu fraksi pemburu artefak adalah orang tertinggi, dan kalian semua adalah mahluk rendahan tidak ada kualifikasi untuk berbicara dengan kita semua.” Wanita berpakaian perak dan memiliki rambut putih seperti salju menatap ke arah Mo Yun dengan dingin sekali.


Bahkan Mo Yun langsung mundur beberapa langkah setelah ditatap oleh mata dingin wanita perak itu, karena dia merasakan rasa dingin yang sangat extreme dan menusuk sampai ke jiwanya.


Wanita perak melihat tindakan itu, tentu saja menghina kepada Mo Yun. ”Cih mahluk rendahan tetaplah mahluk rendahan sungguh sangat sampah!” Hanya saja setelah dia mencibir kepada Mo Yun, tiba-tiba ada satu pemuda tampan tanpa fukultasi kekuatan langsung melangkah maju dan menatap ke arah mereka semua.


”Itu bukan hak kalian untuk mengambil paksa, palu artefak adalah peninggalan dari Sekte tinju surgawi kami, jadi saya mohon kepada kalian semua untuk menyerah.” Long Fai berkata dengan tenang.


“Mahluk rendahan memangnya siapa kamu, lebih baik kamu menghargai hidup, jika tidak kamu akan selalu dihantui rasa kematian.” wanita perak mencibir dan tatapanya sungguh sangat ganas, tapi bagi Long Fai hawa dingin yang mematikan tidak berefek sedikit pun.


Menggelengkan kepalanya, Long Fai menatap ke arah wanita perak itu dan berkata: “Seberapa hebatnya kamu, sehingga kamu mengatakan hal lancang kepada aku.”


“Kamu meminta kematian!” Wanita perak menjadi serius langsung meniatkan untuk membunuh Long Fai!


Kemudian Long Fai maju selangkah demi langkah, akhirnya ke depan, berubah menjadi sesuatu yang lain, tetapi wanita perak dan yang lain tidak menyadari sesuatu yang aneh, malahan mereka menatap ke arah Long Fai merendah, padahal Long Fai telah menggunakan domain tak terkalahkan terus bergerak melintasi paksaan dingin dari wanita perak.


Long Fai setelah dekat dengan wanita perak, dia memukul menggunakan pukulan biasa, sehingga wanita perak itu mencibir. Bagaimana mungkin pukulan biasa akan melukainya?


Alhasil melambaikan tangan untuk membunuh Long Fai.


Bang!


Tubuh wanita perak tiba-tiba terjatuh ke tanah, dan darah panas muncrat ke segala arah seperti air mancur. Itu membasahi pipi dan pakaian yang bagus.

__ADS_1


Dia mencoba berdiri dan mengeluarkan pedang artefak tinggi, kemudian saat berikutnya, cahaya pedang menjadi menyilaukan, dan ketika dia mengambil tindakan menebas leher Long Fai, tiba-tiba pedang itu ditangkap menggunan tangan biasa. Bahkan pedang itu tidak memiliki kekuatan untuk melawan, dan menyaksikan tanpa daya saat tangan Long Fai meremass pedangnya hingga hancur berkeping-keping.


Long Fai setelah menghancurkan pedang surgawi seperti meremass kertas, langsung menjentikkan jarinya sehingga wanita perak itu meluncur sangat jauh.


“Hanya segini saja? Apakah kamu yang menganggap bahwa kamu adalah mahluk superior? Tapi tidak berdaya dihadapan mahluk yang kamu anggap rendahan ini? Dimana kesombongan mu tadi?” Long Fai tanpa sebab diketahui sudah tiba di sisinya wanita perak, langsung menginjak wajah cantik dari wanita perak itu.


Dua orang lain marah, langsung menggunakan kekuatan absolut mengarahkan kepada Long Fai.


Whoosh!


Satu orang mengambil pisau panjang di pinggangnya, lalu melemparkannya secara tiba-tiba. Pisau panjang itu menembus kehampaan seperti kilat dan batu api, dan muncul di belakang Long Fai.


Ekspresi Long Fai setenang air. Kali ini, dia tidak menahan tangannya. Kemudian tubuhnya memutar sebentar dan tangan kanannya mengalir seperti air pasang langsung meraih pisau panjang itu. Pada saat yang sama, dia melemparkan ke arah pemilik pisau panjang.


Swosh!


Bom!


Kecepatan tembakan pisau yang dilakukan oleh Long Fai begitu mengerikan langsung menghantam kepala orang terkuat hingga kepalanya meledak.


Satu orang tersisa melirik ke arah dua rekannya , satunya sudah meninggal, yang satunya lagi posisinya sedang diinjak kepalanya oleh pemuda Long Fai. adengan sentuhan keseriusan, tiba-tiba dia mengeluarkan udara gelap yang begitu sangat menakutan.


Bom!


Hukum kehancuran menimpa tubuh tubuh Long Fai sehingga membuat seluruh area sekitar dua kilometer langsung hancur diakibatkan oleh hukum kehancuran. Akan tetapi, Long Fai masih berdiri sambil menginjak wajah wanita Parak itu dengan tenang.


”Kamu adalah makhluk tertinggi, bagaimana mungkin tidak bisa melawanku yang selalu dipandang rendah oleh kalian semua. Jika kamu tidak berkata omong kosong cepat lakukan dengan kekuatan yang terbaik.”

__ADS_1


__ADS_2