Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Memakan Sate Gagak


__ADS_3

Bab 203 Memakan Sate Gagak


setelah iblis gagak khitam itu tersambar petir saat itu juga semua orang yang berada di istana langsung merasa kenyamanan dan tidak ada rasa penindasan lagi.


Di samping itu iblis Gagak Hitam langsung terbang ke langit lagi dia memandang langit dengan rasa keingintahuan.


Kemudian dia menatap ke arah pemuda itu dengan raut wajah yang mengerikan: “Kali ini aku akan membunuh kamu jika tadi entah tidak tahu kenapa tiba-tiba ada petir yang menyambar aku sekarang tidak mungkin..!”


Seketika iblis Gagak Hitam itu berubah menjadi monster yang mengerikan tapi monster itu tidak sebesar yang pertama tapi walau begitu masih memancarkan keganasan.


Xiao Yun dan Ho Tu langsung melihat di atas langit bawah ada monster Gagak Hitam yang besar mencoba menyerang dirinya.


"Pekik!"


Pekikan suara burung itu sangat keras sehingga dirinya berteriak kepada Long Fai: “Suami... ada burung raksasa yang menyerang dirinya dan itu sangat menakutkan..!”


Sontak Long Fai langsung mengerutkan keningnya dia memutar kepalanya ke atas dan benar saja, tiba-tiba ada burung hitam yang lumayan besar sedang mengarah dirinya.


Ketika dirinya melihat burung besar itu kemudian matanya menjadi sangat cerah tiba-tiba perut ini menjadi lapar karena dia teringat bahwa ingin memanggang monster itu dan dagingnya dijadikan sate.


“Hehehe akhirnya ada daging yang besar dan cukup untuk semua orang yang berada di sini..!” Long Fai menyeringai penuh semangat dan rasa lapar yang menggebu-gebu.


Tentu saja Ho Tu yang melihat keanehan Long Fai tiba-tiba dia mengerutkan keningnya.


“Suami apa yang akan kamu lakukan kenapa kamu menatap burung itu seperti menetap sebuah harta karun?” Kata Ho Tu merasakan sifat yang tidak biasa dalam Long Fai sehingga dia berkata.


“Aku memanggang daging monster itu dijadikan daging barbeque,” senyuman Long Fai membuat dirinya yang mendengarkan langsung bergede ngeri.

__ADS_1


Apakah Anda bercanda? Dia adalah monster gagak yang sangat ganas berani-berani sekali anda menjadikan daging monster itu, untuk disantap bersama-sama?


Bahkan Ho Tu setelah mengingat kekuatan Long Fai saat ini dia perlahan-lahan menjadi tenang. Namun, Xia Fei yang mendengarkan saat ini sungguh terkejut bukan main dan raut wajahnya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.


Kemudian Long Fai mengeluarkan panah yang dia buat pada waktu di dunia artefak kemudian dia menggunakan gelar dewa pemanahnya untuk burung Gagak itu.


“Sekarang burung gagak yang jelek, saatnya kamu dijadikan santapan aku untuk dijadikan sate..!” Long Fai berteriak kecil kemudian tangan itu yang membawa panah langsung diarahkan ke atas tepat di mana monster burung gagak sedang mengarah ke arah dirinya.


Long Fai membuat persiapan dan ancang-ancang. Setelah kiranya target sudah ditentukan, kemudian Long Fai melepaskan busur itu sangat cepat.


"Sikat!"


"Swoshh!"


Lesatan panah itu sungguh sangat cepat, bahkan sepertinya mengandung jejak hukum Dao yang sangat besar. Sehingga tiba-tiba burung gagak itu merasakan kengerian yang amat luar biasa.


“Ahhh apa yang terjadi dengan kekuatan aku,, kenapa aku tidak bisa melarikan diri dan tidak bisa melakukan sesuatu dengan kekuatanku...!” Gagak hitam saat ini sangat panik karena dia sepertinya tidak bisa bergerak hanya terbang ke arah Long Fai.


“Baiklah... ayo kena...!”


Busur yang melesat sangat cepat langsung mengenai tubuh monster burung gagak itu sehingga burung hitam itu terjatuh seperti layang-layang putus.


Seketika setelah tubuhnya tertusuk busur panah tiba-tiba dirinya langsung ngeri karena merasa bahwa energi kehidupan yang disedot oleh tanah ini hingga kering.


“Ahhhh tidak Aku tidak ingin mati siapa tolong aku...!” Monster burung gagak itu berteriak sangat keras, tapi dalam pendengaran Long Fai dan lainnya monster burung itu hanya mengeluarkan suara pekikan saja yang terus mengoceh-ngoceh layaknya anak burung yang sangat kelaparan.


"Piek...piek...piek...piek...!” Suara gagak hitam itu sangat bawel sehingga Long Fai yang sudah mendekatinya langsung mengeluarkan belati kecil dan menyembelih leher burung hingga tewas.

__ADS_1


"Sring!"


Tubuh burung gagak itu, kejang-kejang berapa lusin kali sehingga pada menit tertentu akhirnya tubuh monster burung gagak langsung berhenti seketika itu menandakan bahwa burung itu sudah mati seutuhnya.


Kemudian Long Fai langsung meraih dan dibawa ke hadapan kedua wanitanya, seraya berkata: “Ayo kita melakukan acara memasak dan memanggang untuk dijadikan barbeque..!”


Semua orang dan kedua wanitanya tidak bisa berkata apa-apa, bahkan. Ning Xue juga melongo sampai lupa apa tujuan dia untuk menghadapi Long Fai.


kemudian Long Fai minta semua orang yang berada di sini khususnya pelayan dan pengikutnya untuk memakan daging barbeque bersama-sama.


Akhirnya semua pelayan dan lainnya memakan sate tusuk yang di masak oleh Long Fai, bahkan semua orang setelah memakan daging iblis gagak hitam langsung sepertinya memiliki energi yang meluap-luap di dalam tubuhnya.


Kemudian Ta Mei berkata kepada Ning Xue, “Guru Ning bagaimana apakah kamu sangat menyukai suasana yang di lakukan oleh Naga Azhure?”


Ning Xue menggelengkan kepalanya: “Aku di sini hanya menemani murid aku yaitu Li Jeju,”


Li Jeju seketika menatap kearah Ning Xue dengan tatapan luar biasa, dia sudah tahu bahwa Ning Xue hanya ingin tahu lebih dalam dari Long Fai, sehingga menjadikan dirinya sebagai umpan meriam.


Ta Kong juga mengerutkan keningnya: “Jadi Kamu adalah murid dari wanita ini?”


Li Jeju malu dan menjawab: “Benar, aku adalah muridnya, tapi aku sangat tidak suka akan suasana sekte,”


Ning Xue juga membalas tidak senang: “Dia adalah murid yang tidak bisa di siplin, dia selalu keluar untuk bermain-main.”


“Aku seperti itu, karena tidak suka belajar, lebih baik seperti ini huh bebas...” Jawaban Li Jeju membuat Ning Xue ingin memakan hidup-hidup.


‘‘Apa yang di katakan dia, ada benarnya juga, sekte hanya membuang-buang waktu. Jika murid itu menjadi jenius dan meningkat menjadi yang terkuat maka kepopuleran sekte itu juga meningkat, sehingga juga guru-guru menemukan murid jenius sebisa mungkin akan merekrut murid itu agar memasuki ke sektenya.”

__ADS_1


“Aku tahu guru Ning setelah melihat pengikut aku memiliki kejeniusan yang sangat mengagumkan sangat ingin sekali untuk merekrut agar menjadi murid pribadinya, tapi sayang pengikut aku anti sekte, jadi usaha guru Ning tidak membuahkan hasil.” Kata Long Fai sambil memakan sate gagak dan menatap kearah Ning Xue tersenyum sopan.


__ADS_2