Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Petarungan


__ADS_3

Bab 573 Petarungan


Long Fai mengitari Bangkai kapal terbang yang sedang tergeletak di tanah. Long Fai memiliki penampilan pura-pura ingin tahu.


Tiba-tiba ketika Long Fai hendak mencapai sebuah pintu kapal besi yang tertutup, tiba-tiba muncullah seorang yang garang dengan seluruh tubuhnya dilapisi besi seperti iron Man.


Long Fai mundur.


Bom!


Tembakan sungguh sangat dahsyat dan Long Fai pura-pura ketakutan dan berkata: “Saya mohon maaf kepada Anda, tapi saya tidak tahu sapa kalian karena saya melihat bangkai benda yang sangat besar dan saya ingin tahu. Saya tidak tahu sebenarnya didalamnya ada Anda semua.”


“Siapa kamu!” Axe berteriak dan mata kirinya menyala merah seperti ada bidik senjata yang hendak dilepaskan untuk menembak ke arah Axe.


Tangan robot kanan berubah bentuk berputar seperti akan menembak.


“Seharusnya saja yang bertanya kepada Anda? Ini adalah pesisir wilayah saya. Saya adalah Arthur William pemilik wilayah Naga tempat ini?” tanya Long Fai.


“Kamu adalah Raja?” Axe ingin mengeluarkan tawa akan tetapi Axe menahan karena sebagian Raja harus dihormati.


Axe memasuki kedalam bangkai kapal yang sedang mendarat dan memanggil satu temannya.


“Bertha! Mungkin kita bisa meminta bantuan kepada orang ini,” kata Axe.


Bertha pun langsung bangung dan dia pergi ke luar.


Penampilan Bertha sungguh indah dan dia memiliki setelah baju robot berwarna merah campur putih. Di punggungnya ada sayap dan satu roket untuk memungkinkan dia bisa terbang.


Bahkan di samping Bertha ada bola kecil seperti apel yang bergerak-gerak mengikutinya.


"Tuan Bertha. Dia adalah raja Arthur di wilayah ini. Tapi aku tidak memiliki masalah dalam penampilan dan kekuatan daya serang. Dia tidak ada kekuatan kuat di atas 10kg dalam pukulan. Dalam artian, dia adalah raja yang lemah, bahkan untuk merusak baju besi Tuan tidak ada ancaman,” kata robot kecil.


“Hmmm sepertinya dunia ini adalah dunia peradaban rendah. Rata-rata penduduk di sini kemungkinan tidak memiliki kekuatan. Tapi kita harus menyelidiki terlebih dahulu, mungkin diluar sana ada kelompok yang kuat, bisa jadi pemuda didepannya hanyalah manusia berpura-pura kuat.” Bertha menjelaskan dengan hati-hati.


Kemudian setelah berbisik dengan robot kecil, Bertha langsung keluar sambil dibelakang diikuti Axe.

__ADS_1


“Ohh jadi kamu Raja di wilayah ini. Perkenalkan nama ku Bertha Marphine. Aku mendarat di sini karena robot yang aku kendari kehabisan tenaga.” Bertha menjelaskan dengan sopan kepada Long Fai. Padahal kenyataannya tidak dia mendarat hanya beristirahat sekitar empat jam dan setelah masa istirahat selesai, mereka berdua akan melanjutkan pekerjaannya. Yaitu mengidentifikasi dunia Arcadia untuk mencari apakah di dalam benua ini masih banyak cadangan baru energi untuk menggerakkan mesin robot.


Long Fai tidak tahu jenis mesin penggerak yang digunakan bangkai kapal. Akan tetapi disaat ketika ingin berkata sambil berputar-putar bodoh, ada ledakan yang Maha dahsyat bahkan ledakan itu memiliki cahaya emas yang sangat menyilaukan.


Bom!


Ledakannya sungguh sangat dahsyat. Bahkan bingkai kapal itu sedikit terguncang hanya saja wilayah Naga masih tenang damai akibat efek hukum pahala yang dipancarkan oleh Long Fai.


Saat ini, Long Fai sebenarnya belum memasuki wilayahnya. Dia sedang di pesisir pantai dari kerajaan lain.


Axe dan Bertha juga terkejut dia melihat kejauhan dan ada cahaya putih yang merobek langit yang sangat luas sekali.


Setelah ruang itu terbuka lebar, muncul suatu benda yang bahkan Bertha dan Axe tidak mengetahui. Bentuknya seperti kapal. Tetapi mereka berdua sungguh bingung pasalnya, setelah menggunakan analisis yang digunakan robot kecil, benda raksasa itu tidak memiliki penggerak mesin seperti robot milik mereka.


Long Fai yang melirik sudah tahu bahwa itu adalah dari alam dewa yang memiliki kekuatan dewa Suci sama persis komplotan dengan Cu Liu Fan.


Bahkan Long Fai sudah menduga mereka adalah teman dari Cu Liu Fan.


Karena dirinya sedang berada di samping manusia dari dunia Mecha dan Long Fai juga ingin menyelidiki tujuan apa yang akan dilakukan oleh Axe dan Bertha maka Long Fai berpura-pura berlutut sambil mengatakan hal yang begitu pengecut, ”Tidak mungkin! Kekuatan macam apa ini! Sungguh menakutkan sehingga seluruh tubuhku lemas,”


Kemudian Bertha terbang menggunakan sayap yang menempel di punggungnya dan satu roket di punggung dan kaki langsung menyala dan terbang sangat cepat.


Wush!


Hanya sekejap, Bertha mendekati benda itu dengan berjarak lima puluh meter.


Long Fai berkata sambil melihat dari kejauhan, ”Saya tidak yakin? Apakah teman Anda bisa mengalahkan benda raksasa itu, seperti benda yang muncul tiba-tiba dari langit, sungguh kuat dan menakutkan.”


“Hehehe kamu tenang saja, dia adalah salah satu tim yang cukup pemberani. Bahkan aku tidak bisa ada rasa khawatir karena aku sudah percaya dengan kemampuan teman ku,” kata Axe. Walaupun Bertha lah yang melakukan, tapi seolah Axe sendiri yang melakukan hal itu.


Tentu saja Long Fai alisnya berkerut semua sombong dan seolah bisa mengalahkan padahal yang dihadapi adalah dari alam Dewa itu sendiri.


“Baiklah semoga apa yang Anda katakan memang benar.” stelah itu, Long Fai tidak berkata apapun dan pandangan jauh kedepan untuk melihat bagaimana Bertha bertindak.


Di sisi lain ....

__ADS_1


Benda kapal ulang alik raksasa dari pihak dewa suci, langsung membuka dan mengeluarkan beberapa kelompok berpakaian suci putih dan sangat bersih.


Tepat pintu itu dibuka, mereka semua saling melirik ke arah Bertha.


Di belakang para kelompok dewa suci, paling belakang ada satu pemuda pucat yang memiliki expresi sungguh dingin.


“Ada wanita cantik. Tapi aku tidak tahu dia memakai baju besi dan di pinggangnya ada bilah sayap yang aneh? Serang dia dan ambil salah satu sayap itu mari kita teliti. Aku sudah menggunakan mata pencerahan tapi, tidak menemukan energi yang terkandung dari bilah sayap yang menempel pada wanita itu.” Dia berkata dengan kedua tangan kebelakang layaknya leluhur ahli.


Beberapa kelompok mengangguk dan meloncat terbang sungguh sangat cepat.


Bertha kaget karena dia terbang tidak menggunakan bantuan alat. Mungkin mereka berasal dari dunia aneh selain yang sekarang mendarat.


Bertha melihat beberapa orang pucat mengeluarkan senjata pedang sehingga menggelengkan kepalanya. Apakah kamu pikir baju besi mesin Bertha akan mudah rusak dengan hanya menggunakan pedang biasa seperti itu? Tentu saja Bertha sungguh menghina.


Bertaha kedua tangannya mengeluarkan bilah pedang berwarna merah dengan bantuan teknologi tinggi sehingga pedang teknologi itu, bisa memotong benda yang melebihi besi dan batu angkasa.


“Mari kita coba apakah dia kuat," gumamnya langsung terbang mendekati ke arah mereka.


Satu dewa suci menggunakan pedang seketika pedang seketika pedang menjadi sangat menakutkan.


Dentang!


Pedangnya berbenturan sehingga Bertha cukup terkejut, seperti pedang biasa itu memiliki kekuatan dan kualitas yang bagus juga. Cukup impresif untuk dijadikan bahan baju robot sehingga ketahanan badan akan terjaga.


Setelah pedang itu ditahan, Bertha juga melihat anggota dewa suci lainnya mendekati ke arahnya sambil menggunakan tangan kosong untuk menyerang.


”Apakah mereka gila? Mereka tidak menggunakan senjata untuk melawan aku? Sungguh bodoh!”


Tangan Bertha yang kiri berubah menjadi palu besi mesin untuk membogem mereka semua.


Hanya saja satu bogem itu, tiba-tiba langsung dihentikan menggunakan satu kepalan dari anggota dewa suci itu.


Bang!


Dia meninju bogem besi Bertha hingga Bertha melompat jauh sekitar enam meter dan tatapanya diarahkan kepada mereka semua.

__ADS_1


“Ini aneh? Robot kecil, analis semua kelompok itu coba ....”


__ADS_2