Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bertemu Cai Xuansi


__ADS_3

Bab 301 Bertemu Cai Xuansi


Long Fai melompat ke atas dan melihat kejauhan bahwa ada mungkin penduduk sehingga dirinya langsung melesat jauh untuk mendekati pemukiman itu.


kecepatan terbang Long Fai tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Tapi, dia terbang menikmati udara yang sejuk ini sehingga tidak terburu-buru.


Hanya membutuhkan kurang dari 2 menit Akhirnya sudah tiba di kerumunan para penduduk yang sangat banyak walaupun tidak terlalu meriah tapi semakin dalam Long Fai memasuki area kota itu semakin ramai dan semakin banyak orang yang saling berdesak-desakan.


Long Fai tanpa sengaja melihat palang nama hari pelantikan Raja selanjutnya di wilayah ini. sehingga dia berkata kepada warga yang di sekitarnya.


Tapi ini sungguh sangat kebetulan karena Long Fai berkata kepada tukang daging yang belum lama Cai Xuansi berkata.


“Hallo boss apakah memang benar? Terlihat dari palang tulisan itu, daerah di sini akan ada pelantikan raja yang baru selanjutnya.” Kata-kata Long Fai sungguh hormat tanpa ada jejak mencela.


Tukang pemotong daging itu mengangguk kepada Long Fai, seraya berkata: “Anak pemuda itu benar. Hari ini, adalah hari pelantikan generasi kerajaan yang selanjutnya. Jika kamu ingin melihat betapa meriahnya, kamu menuju ke tengah-tengah jantung kota ini maka kamu akan melihat arena pertarungan.”


“Di situ maka kamu akan melihat betapa meriahnya para penonton untuk melihat pertunjukan yang begitu Akbar.”


Long Fai sangat berterima kasih kepada tukang daging itu karena jika dia melihat pertunjukan itu setidaknya akan melihat berbagai jenius di berbagai kerajaan di dunia ini.


Setelah itu akhirnya dia menatap ke arah tukang pemotong daging dan berpamitan. “Boss baiklah karena telah memberikan kabar yang begitu sangat penting Jika seperti itu maka aku akan berpamit diri untuk melihat pertunjukan itu selamat tinggal..”


Tukang pemotong daging juga berteriak: “hahaha oke tidak apa-apa semoga harimu menyenangkan Pemuda...!”


Tukang pemotong daging itu tertawa sangat lepas tapi berapa detik kemudian dia sepertinya merasakan seperti sedang djavu. “Ehh... sepertinya aku pernah berkata seperti ini kepada pemuda sebelum dia?”


Akhirnya tukang daging itu teringat ketika ada Pemuda bersama wanita menanyakan hal serupa. orang itu yang tidak lain adalah Cai Xuansi dan Wu Mengchen.


Saat ini Long Fai sudah terbang untuk menghampiri arena pertarungan dia ingin sekali melihat acara yang begitu meriah.

__ADS_1


Tapi, sayangnya ketika dia sudah sampai di arena petarung dan dirinya ingin duduk mencari tempat yang nyaman sepertinya dia melihat bahwa para penonton itu sedang memiliki wajah yang sangat tegang.


“Apa yang sedang terjadi?” Long Fai bingung saat ini kemudian dia mengalihkan pandangannya dari kiri ke kanan sampai pada saatnya dia melihat Satu pemuda yang cukup kenal dilihat dari seragam yang sedang digunakan.


“Ohh tidak aku sangka ada pengikutku yang sudah jauh-jauh mengarungi negara untuk berpetualangan.” Long Fai menatap ke arah Cai Xuansi dengan penuh minat sambil menatap ke arah wanita yang sedang di sampingnya Wu Mengchen.


Saat ini dia sudah menebak bahwa Cai Xuansi sedang berseteru dengan salah satu pemuda yang memiliki lawakan yang sangat luar biasa dan aura wibawa yang terpancar dari tubuhnya.


Sebenarnya dia ingin menolongnya tapi hanya masalah seperti itu setidaknya Cai Xuansi bisa menangani sangat mudah.


Meskipun begitu dia juga ingin tahu apa yang terjadi sebenarnya sehingga dirinya berkata kepada orang di sampingnya yang sedang melihat juga. “Rekan, ada apa dengan kedua pemuda itu kenapa dia sepertinya berseteru?”


Orang yang berada di sampingnya Long Fai kemudian angkat bicara: “Pemuda yang memiliki tampilan seperti raja, dia adalah generasi Raja selanjutnya dan pemuda yang di depannya itu adalah salah satu penonton yang sedang berseteru dengan calon raja.”


“Aku tidak tahu spesifikasinya tapi penonton kita semuanya sudah menebak bahwa calon Raja itu hendak ingin merebut wanita yang sedang di sampingnya.”


Long Fai setelah mendengarkan penjelasan penonton di sampingnya akhirnya mengangguk setuju.


Long Fai sudah mengetahui permasalahannya akhirnya dia menatap sambil menonton pertunjukan itu bagaimana calon Raja itu akan dijadikan karung sampah oleh pengikut sendiri.


Di sisi perseteruan Yu Lo setelah mengeluarkan aura yang begitu deras dan menakutkan akhirnya menatap ke arah Cai Xuansi dengan Tatapan yang sangat ganas dia mengangkat tangan kanannya langsung menepuk bahu Cai Xuansi dan ditekan ke bawah agar tulang-tulangnya hancur seketika.


Namun sayangnya usaha itu sia-sia karena dia melihat Cai Xuansi tidak terpengaruh oleh Aura yang dilepaskan oleh dirinya bahkan pemuda itu sepertinya memandang ke arah dirinya dengan tatapan meremehkan.


“Brengsek kamu berani meremehkan kekuatanku kamu sudah bosan hidup..!” Yu Lo seketika meningkatkan kekuatan tekanannya tapi hasilnya tetap sama saja nihil.


Sementara itu Cai Xuansi langsung menatap ke arah Yu Lo dan berkata sambil mengupil. “Kamu raja tapi kamu tidak bisa mengeluarkan kekuatan yang membuat diriku berlutut aku mengira jangan-jangan kamu adalah raja palsu..?”


"Hahahah!" kata-kata ejekan yang dilontarkan oleh Cai Xuansi membuat Long Fai tertawa sangat keras sehingga para penonton, Cai Xuansi dan lainnya langsung menatap ke arah Long Fai.

__ADS_1


Yu Lo menoleh ke sumber suara tersebut dan dia melihat pemuda tampan yang memakai baju serba hitam dan di pinggangnya ada seruling hitam dan kipas hitam.


Bahkan Yu Lo sendiri sungguh sangat marah. Di lihat dari basis full kultivasi, setidaknya pemuda yang menertawakan dirinya hanya tingkatannya sangat rendah sekali Anda mengajak Raja ini.


“Kamu manusia rendahan beraninya sekali mengejek Raja ini apakah kamu bosan hidup..” Yu Lo berkata muram.


Di samping Cai Xuansi setelah melihat Long Fai, tiba-tiba tatapannya langsung berubah tajam dia ingin sekali bersujud tapi untuk membuat pengaturan berpura-pura menjadi pabrik untuk pemakan harimau dia menyampaikan hal tersebut.


Walaupun dia tidak pernah melihat Long Fai, tapi di rumah dirinya ada patung yang sangat megah dan bentuknya sama persis seperti orang yang sedang berada di depannya. Bahkan bukan hanya itu saja Long Fai menatap ke arah dirinya sambil mengangguk lembut.


Cai Xuansi berbisik Wu Mengchen. “Lihat.. Apakah kamu tahu siapa dia dia adalah rajaku..”


“Raja mu..?” Wu Mengchen juga melihat pemuda seumuran Cai Xuansi sedang duduk di barisan penonton.


Untuk menilai Long Fai dia adalah pemuda yang sangat lemah seperti tidak pernah melakukan hal-hal mengangkat benda berat dan pekerja kasar seperti wanita umumnya.


Tapi meskipun begitu dia adalah raja dari naga Azhure. Wu Mengchen sedikit tidak bisa dipercaya.


Di samping itu, Yu Lo memusatkan energi yang sangat mengamuk-ngamuk untuk menghancurkan Pemuda berpakaian hitam itu dijadikan bubur.


Tapi sayangnya energi yang mengamuk itu tidak terpengaruh kepada pemuda berpakaian hitam seseolah energi yang dihasilkan oleh dirinya sungguh takut dengan pemuda itu.


“Apa yang terjadi?”


Terlepas Apakah Yu Lo sedang menargetkan kepada Long Fai, dia sama sekali tidak peduli langsung berkata seperti ini: “Hahaha apa-apaan Ini.. calon raja sungguh dipermalukan oleh penduduk biasa jika itu aku maka akan malu sampai Mati..!”


“Bajingan sungguh lancang!" Yu Lo terbang langsung meninju Long Fai.


...----------------...

__ADS_1


hai teman-teman mungkin kalian sedikit bingung kenapa akhir-akhir ini jumlah update tidak sebanyak seperti bulan kemarin. saya mempunyai alasan karena sedang menulis novel di pf lain.. terima kasih..


...----------------...


__ADS_2