Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Katakan Cinta Kepada Wang Roulan


__ADS_3

Bab 40 Katakan Cinta Kepada Wang Roulan.


Dengan itu, dia mengamati semua murid dalam, walau murid dalam tidak sebanyak murid tukang, tapi setidaknya murid dalam adalah murid pilihan.


Dengan mengamati, dia melihat bahwa semua murid sedang memandang dirinya.


"Ok karena bertanding antar murid batal di selengarakan, maka aku akan memberitahu kalian bahwa ada sebuah berita lagi untuk di sampaikan kepada kalian." Kata Wang Roulan.


Setelah itu, dia berkata lagi. :"Berita itu adalah tepat di gunung puncak peri ada reruntuhan kuno yang lahir, banyak di antaranya penjuru sekte yang akan datang ke sana untuk mencari pengalaman, aku membawa berita ini, bermagsud kepada kalian pergi ke area gunung puncak peri siapa tahu di antara murid dalam ini, mendapatkan harta yang bagus."


"Ada reruntuhan kuno..!" Semua murid dalam berseru, semua murid bersemangat, karena dengan terbukanya reruntuhan kuno, murid semuanya akan bisa pergi, apa lagi dengan memasuki reuntuhan kuno ini, akan mengasah cara bertarung menjadi sengat halus sebisa mungkin.


Wang Roulan diam-diam menganguk. Tapi, dia sekali lagi melihat ada pemuda yang belum dia kenal, apa lagi pemuda itu tersandar di bawah pepohonan yang rimbun.


Nalan Hu, dan Liu Wan panik, dia mencoba membangunkan Long Fai dengan mencubit. Tapi, dia melihat bahwa Long Fai tidur sangat nyaman.


Di sisi Long Fai, dia merasakan kesejukan dingin yang sepoi-sepoi hinga tak tahan ahirnya mengantuk. Tentu saja Wang Roulan yang melihat perilaku pemuda yang tidak di kenalnya menjadi sedikit marah.


Tanpa sadar dia, aura dinginnya bertambah meningkat, dan para murid dalam yang ada di sekelilingnya tidab bisa menggigil.


"Ini sudah berahir guru Wang marah..!"


"Cepat bangunkan dia!"


Long Yu diam-diam tersemyum licik, dia ingin melihat bagaimana Long Fai di hukum. Bahkan Han Mei yang di samping Long Yu dia tersenyum licik, dia ingin cepat-cepat melihat bajingan Long Fai di tegur.


Setelah mendekat, Wan Roulan tersenyum licik. Dengan itu dia, barkata. :"Apakah ini murid baru? Kenapa aku tidak mengetahui? Bahkan jika kamu murid baru sangat tidak sopan jika, guru berkata tapi, dengan enak tidur."


Nalan Hu sangat cemberut, begitu cubitan pertama dia tidak merasakan, dengan itu dia pergi mengambil sebaskom air untuk menyiram wajahnya.


"Dasar kamu seperti ikan mati!" Setelah Nalan Hu memgambil sebaskom air, dia mendekati Long Fai dengan memarahi.


Setelah sehabis memarahi, dia menyiramkan air itu di wajah Long Fai.


Ketika Long Fai sedang tidur, dia lagi memimpikan musim semi. Di mimpi itu, Long Fai menceritakan bahwa dia mengejar dewi es selama bertahun-tahun.

__ADS_1


Dengan kegigihannya itu di ahirnya mendapatkan hati dewi es, dan ketika dalam mipi itu mencapai keritis, ketika Long Fai dan dewi es hendak berciuman.


Tiba-tiba entah dari mana di mimpi itu banjir.


"Banjir sial dewi ku.. jangan tingalkan aku...!" Dalam mimpi dia melihat bahwa dewi es terseret banjir.


"Tidak..!" Long Fai dalam mimpi berteriak hinga dia melihat bahwa dewi es menghilang dalam air.


Di samping Nalan Hu yang sudah menyiram Long Fai, dia melihat bahwa Long Fai masing ngelantur, dia melihat Long Fai bangun dari tidurnya dengan kata-kata lucu.


"Oh tidak dewi es kamu di mana jangan tingalkan aku..!"


Ketika Long Fai sudah membuka mata, namun dia masih dalam ngenlantur, dia melihat Wang Roulan wajahnya tumpang tindih terhadap Dewi es, dengan itu dia memeluk sambil berkata. "Oooo binger aku ahirnya menemukan mu..!"


Long Fai yang masih ngelantur, langsung memeluk Wang Roulan dengan semangat dan di samping Wang Roulan dia malu, dan marah bocah bajingan ini berani sekali memeluk dirinya, ketika dia ingin membuka mulut untuk memarahi Long Fai, tiba-tiba dengan beringas Long Fai menciumnya.


"Mmmmmmmmm!" Wang Roulan melotot, dia hendak meronta, tapi kekuatan Long Fai sudah sangat menakutkan. Long Fai yang masih ngelantur mencium guru wang dengan rakus, bahkan dia menyedot air liur guru wang.


Mata Wang Roulan menangis seperti anak kecil, dia merasa di lecehkan. Awalnya dia meronta-ronta, tapi di karenakan usaha yang sia-sia ahirnyaia dia lemas sambil menangis.


"Ini...!" Para murid sunguh terpana di tempat, dia melihat adegan ciuman antar guru dan murid, Nalan Hu yang melihatnya wajahnya malu, ingin sekali menggali tanah untuk bersembunyi.


Tentu saja, Bai An yang melihatnya matanya melotot, ingin mencipratkan darah, dia mengacungkan jempol diam-diam dalam hati, bahwa Long Fai adalah fierce yang sangat ulung


Long Yu yang melihat kejadian juga muram, entah kenapa sampah itu bisa dengan mudah memetik kecantikan guru Wang Roulan, bahkan dirinya ketika hendak mendekat pada waktu itu, ada semacam perasaan dingin yang menjalar di tubuhnya, sehinga jika Long Yu mendekati guru Wang, mungkin saja dia tidak bisa bergerak karena, darah membeku.


Tapi...


Tapi Long Fai bajingan itu begitu mudah mendekati, bakat apa yang di miliki bastard itu, dalam hati dia harus mengasih pelajaran.


Di samping Long Fai, dia secara bertahap tersadar dari ngelanturnya, ketika dia seutuhnya sudah pulih, dia sangat panik, dia panik karena saat ini dia sedang mencium guru Wang dengan rakus.


"Tungu, sepertinya guru wang menikmati ciumam aku...?" Dalam hati Long Fai berkata dengan terkejut.


Dengan serius, dia melepaskan ciuman ini dengan panik, dia diam-diam berdoa agar guru Wang tidak menghukumnya.

__ADS_1


Setelah melepaskan ciuman, kedua aur liur itu saling jatuh di dagunya. Dengan itu, Long Fai memeluk Wang Roulan dengan berkata menenangkan dan menatap ke wajah Wang Roulan. "Guru aku menyukai kamu, kamu sangat cantik hari ini, jadilah wanita aku.."


Pikiran Wang Roulan ahirnya sadar dan hendak memarahi Long Fai tapi, dia mendengar kata-kata mesum murid baru ini dia langsung menampar wajah Long Fai.


"Plakk!"


"Murid sialan kamu...kamu.. Dasar bajingan apakah kamu meminta hukuman hah..!" Wang Roulan menatap Long Fai dengan meneteskan air mata karena di licehkan.


"Tapi aku menyukai guru Wang..! Di saat aku awal melihat guru Wang, aku seperti angin musim semi sangat indah.. Tapi ini lah perasaan aku sebagai pria aku mengungkapkan kejantannya kepada orang yang di sayangi..!"


"Plakk!"


Sekarang Long Fai di tampar sangat keras, sehinga dia terlempar menabrak dinding, dengan pura-pura pingsan.


Dalam hati operasi ini berhasil, yang terpenting dia sudah mengatakan yang sebenarnya, entah masalah di tolak atau di terima lamaran itu, dia berdoa semoga kata-kata itu di tolak secara mentah-mentah oleh guru Wang.


"Kamu bajingan sekali lagi mengatkan kata-kata vugar aku bakar kamu..!" Kata Wang Roulan dia menangis dengan wajah tersipu.


Dalam hati inikah perassan di tembak pria yang maskulin, dari umur 27 tahun karena tubuh es itu, banyak orang yang menjauh karena takut mati dengan membeku.


Tentu saja keuntungan ini adalah, karena dia adalah kecantikan teratas, dengan aura dingin itu tidak ada pria jahat yang mendekati.


Tapi karena bakat itulah, dia merasa sendiri, dia juga ingin rasanya menikmati masa kasih sayang layaknya orang-orang.


Sehingga sudah bertahun-tahun dia akan mencari sosok pria dengan memiliki ketahanan oleh aura dingin dari tubuhnya. Bahkan jika dia menemukan pria yang sudah tua Wang Roulan bersedia untuk menjadi kekasihnya, dia serta merta karena ingin hidup tanpa kesepian.


Sehingga sekarang dia tanpa sengaja di cium oleh murid sendiri, bukan hanya itu saja, bahkan dia menyatakan cinta kepadanya, sehinga dia yang tidak pernah kecan di tembak murid sendiri malu..


Tapi rasa malu itu, dia sadar bahwa murid itu memeluk dirinya tanpa takut terkena aura dingin yang di hasilkan dari tubuhnya.


"Apakah dia adalah takdir pasangan hidup aku yang di berikan dewa?"


............


Jika Berkenan sudah baca ini novel, baca novel satunya yah, terimakasih

__ADS_1


...---...


__ADS_2