
Bab 366 Kamu Juga Bertelur
Song Chufeng bergembira langsung berkata, ”Ahhh apakah kalian juga sedang mengarungi dunia untuk mencari pengalaman?”
Mu Bai menggelengkan kepalanya, “Aku berasal dunia ini, dan kami di hutan juga diperintahkan oleh Tuan Long untuk motong kayu untuk dijadikan toko peralatan senjata.”
Song Chufeng terkejut, ”Jadi? Tuan Long sedang berada disini!”
“Benar," balas Mu Bai tersenyum ringan, kemudian melanjutkan perkataannya lagi sambil tangan tersebut menunjukkan ke tempat dimana Lon Fai berada. “Lihatlah disana Tuan Long sedang berada.”
Kemudian Song Chufeng pandangan langsung kearah dimana jari Mu Bai diarahkan, begitu melihat ke tempat tersebut akhirnya Song Chufeng melihat ada pemuda tampan yang sedang menatap ke arah dirinya dengan senyuman cemerlang.
Song Chufeng sungguh sangat tidak tahan langsung melesat untuk berlutut dihadapan Long Fai.
"Bug!"
Song Chufeng berlutut dan berkata sangat hormat.
“Tuan Xiandi akhirnya aku bisa menemukan Tuan hahaha hamba ini sungguh ingin bertemu dengan mu,” ucap Song Chufeng sambil berlutut dan mencium kaki Long Fai.
Long Fai juga merasakan rasa keberatan setelah Song Chufeng mencium kakinya akhirnya berkata dengan malu. “Paman jangan bertingkah seperti itu, aku sebagai penguasa Azhure akan melakukan yang terbaik untuk mensejahterakan rakyatnya.”
“Tidak Tuan, apa yang kamu berikan kepada rakyat sudah lebih dari cukup, dan kebahagian yang paling utama adalah, bisa bertemu sosok asli Long Xiandi,” kata Song Chufeng dia berkata secara jujur. Karena di dunia Tongtian keseharian hanya memancing dan memandang patung Long Fai yang menjulang tinggi dan tidak pernah menemukan sosok yang aslinya.
Sekarang Song Chufeng setelah melihat bentuk asli Long Fai sungguh tidak tahan untuk bergegas dan berlutut.
“Baik-baik, bangunlah paman, aku hanya ingin tahu bagai mana kamu datang ketempat ini yang sangat jauh?” Long Fai mengajukan pertanyaan kepada Song Chufeng.
Song Chufeng berdiri langsung dan menggaruk hidungnya langsung berkata: “Aku pergi memang dan tanpa sengaja aku terpleset kulit pisang dan terjatuh menyebur ke sungai, ketika aku mencoba kembali sudah tiba di tempat yang berbeda.”
“Kulit pisang?” Long Fai memegang dagu yang tidak memiliki jenggot, dia juga berpikir keras entah kenapa kulit pisang sungguh muncul di waktu yang tepat? Bahkan kulit pisang seperti ada campur tangan Dewa, bagai mana mungkin ada kulit pisang yang muncul secara tiba-tiba.
Long Fai berkata lagi, “Baik, lalu apa hubungannya paman dengan wanita itu?"
__ADS_1
“Aku tidak tahu, tapi dia hendak berniat untuk merampas pancing ku, dan sifat wanita itu sungguh tidak enak di pandang." kata Song Chufeng sembari melihat dimana Fenghuang Lin berada.
Kemungkinan Fenghuang Lin sudah meluncur sangat jauh dan sedang datang kemari, untuk menyerang lagi.
“Karena wanita itu memiliki niat jahat kepada kita, maka harus dikasih pelajaran,” ucap Long Fai tersenyum sambil menunggu Fenghuang Lin kembali.
Benar saja, satu batang dupa, Fenghuang Lin terbang sangat cepat menuju ke tempat dirinya. Long Fai yang melihatnya juga langsung berkata kepada kedua bawahannya.
“Fang Yuan, Mu Bai tangkap dia hidup-hidup karena aku ingin mencoba sesuatu kepada wanita tersebut,” seru Long Fai kepada kedua bawahannya Mu Bai dan Fang Yuan.
“Baik!” Mereka berdua mengangguk serempak dan langsung mengikuti perintah Long Fai yakni, membiarkan wanita tersebut ditangkap hidup-hidup untuk alasan tidak diketahui.
Saat ini Fenghuang Lin truk pun sangat cepat langsung menghajar Song Chufeng, akan tetapi tiba-tiba langsung dicegat oleh Fang Yuan dan Mu Bai.
Mu Bai menerkam tubuh Fenghuang, kemudian Fang Yuan langsung menyandera kedua tangan itu agar tidak berontak.
“Lepaskan bajingan! Kamu tidak tahu siapa aku hah! Aku adalah suku Fenghuang dan kamu manusia lepaskan singkirkan tangan kotor mu itu!” pekik Fenghuang Lin sambil memiliki wajah yang sangat ganas seperti Singa yang sedang mengamuk.
Fang Yuan langsung menampar pipi Fenghuang Lin dan berkata: “Diam kamu wanita jahat!”
“Ahh! Kamu menamparku sialan brengsek!”
"Plak!"
“kamu menampar aku lagi!”
Fenghuang Lin sungguh ingin melepaskan cengkraman mereka berdua Tapi sayangnya cengkraman itu sungguh sangat kuat seperti cengkeman tangan Dewa yang sangat susah dilepaskan.
Long Fai tersenyum dan menatap kearah Fenghuang Lin lalu, berkata. “Kamu adalah suku Fenghuang, dan ras manusia apakah benar.”
“Huh! Benar aku bukanlah suku manusia rendah sepertimu tapi aku adalah keturunan suku monster leluhur prasejarah zaman dahulu, lepaskan! Jika tidak, suku kami akan murka kepada kalian! Ahh!” Tatapan Fenghuang Lin sungguh sangat ganas seperti ingin memakan mereka semua hidup-hidup.
“Lepas dari genggamanku itu tidak mudah kamu harus merasakan konsekuensinya,” kata Long Fai sambil tersenyum dan melanjutkan perkataannya lagi. “Karena Kamu adalah suku burung aku memiliki percobaan kepada tubuhmu jadi, aku ingin memberikan sesuatu kepadamu untuk bahan percobaan hehehe.”
__ADS_1
Long Fai mendekati Fenghuang Lin, langsung mencengkram mulutnya sehingga tatapannya Fenghuang Lin bingung akan tetapi tidak bisa berkata.
Setelah mencengkram mulut Fenghuang Lin sampai terbuka sedikit, Long Fai mengeluarkan obat berwarna hijau langsung ditelan ke mulut Fenghuang Lin.
Obat itu langsung meleleh dan meresap ke tubuh Fenghuang Lin. Setelah itu Long Fai langsung mundur kembali.
Dimasukkan obat aneh, Fenghuang Lin bingung dan berkata waspada, “Apa yang kamu berikan kepadaku!”
“Itu adalah bahan percobaan heheh.” Long Fai tersenyum licik, kemudian dia memerintahkan Mu Bai untuk membawakan Fenghuang Lin ke tokonya.
Akhirnya mereka semua terbang lagi untuk pergi ke toko kelontong milik Long Fai, setelah sudah sampai di toko tersebut, Long Fai memerintahkan Mu Bai untuk memasukkan Fenghuang Lin ke tempat penangkaran unggas dan menyandra menggunakan rantai kualitas tinggi.
“Kamu dihukum selama 1 tahun di tempat unggas ini. Setelah 1 tahun terakhir, kamu bebas mau ke mana saja,” ucap Long Fai kepada Fenghuang Lin tapi begitu terlalu jahat untuk membiarkan dia bagian saja tanpa diberikan makanan.
Melainkan Long Fai memberikan contoh makanan 4 kali sehari kepada Fenghuang Lin.
Nasi putih di tinggal tepat di hadapan Fenghuang Lin, dan mereka semua sudah meninggalkan tempat unggas tersebut.
Fenghuang Lin sendirian di tempat ini yang bau penuh kotoran ayam dan bebek, akan tetapi ketika melihat nasi putih entah kenapa hasrat rasa lapar langsung menyerang sehingga dia tanpa basa-basi mengambil nasi putih tersebut.
Fenghuang Lin memakan nasi putih tersebut dengan sangat lahap dan sepertinya baru pertama kali merasakan maka ya sungguh sangat lezat dari zaman terdahulu. Akan tetapi, setelah memakan nasi tersebut dan merasakan rasa kenyang, tiba-tiba perut Fenghuang Lin merasakan rasa mulas yang tak terhindarkan sehingga tanpa sadar dia melepaskan pakaian di bawahnya langsung berjongkok.
Ketika berjongkok dia sudah tertahan untuk mengeluarkan rasa mulas tersebut. Namun tiba-tiba apa yang membuat dia terkejut adalah di lubang pantatnya dia mengeluarkan telur berwarna emas yang cukup besar, dan telur emas itu masih dilumuri lendir.
“Tidak mungkin aku bertelur!” Fenghuang Lin menggelengkan kepalanya tidak percaya, Karena dia sudah sempurna menjadi bentuk manusia setengah hewan, bahkan setelah berubah bentuk seperti manusia dia bisa melakukan hubungan intim seperti manusia.
Namun sekarang dia bertelur seperti ayam sehingga membuat tidak percaya.
Ketika Fenghuang Lin sedang bingung tiba-tiba retakan ruang muncul dan keluarlah Long Fai sambil tersenyum kepada Fenghuang Lin.
“Tidak kusangaka, walaupun kamu sudah seperti manusia, kamu adalah burung asal usulnya. Masuk akal juga jika bertelur lewat pantat. Semua burung dan unggas bertelur lewat pantat sama halnya kamu heheh.”
“Sekarang kamu dihukum menjadi burung petelur selama satu tahun di sini, setelah satu tahun berakhir kamu bebas.”
__ADS_1
Fenghuang Lin langsung meraung, “Kamu Bajingan manusia!”