
Bab 243 Itu Kamu
Pada saat ini Pemuda siluman kucing dan pria baru banyak yang memiliki tiga mata sudah kurang lebih 2 jam berjongkok dari kejauhan untuk menunggu Long Fai yang sedang tertidur lelap.
Bahkan sekarang wajahnya bentol-bentol akibat digigit monster nyamuk. kedua orang itu sangat marah sampai ingin muntah darah karena dia tidak tahan berlama-lama di sini.
“Tuan.. ayo kita pergi dari sini kita sudah tidak tahan banyak nyamuk yang menggigit.” Kata Pemuda siluman kucing.
“Kita harus bertahan jika kita lengah sebentar orang itu akan menghilang bersabarlah.” kata pria paruh baya bermata tiga sambil menggaruk-garuk kulitnya akibat digigit monster nyamuk.
Walaupun tidak bisa menghilangkan rasa gatal dari gigitan monster nyamuk namun dia tidak berdaya karena monster nyamuk itu sebesar dua kali lipat biji beras dan sangat tajam.
Bukan hanya itu saja monster nyamuk itu mengurumuni kedua orang itu sangat banyak.
Sampai sudah berlalunya jam, kedua orang itu sepertinya sudah melewati masa krisis yang amat menakutkan matahari sudah bersinar akhirnya nyamuk sialan itu menghilang dari pandangannya.
Bahkan dia juga melihat langit sedang membuka matanya..
“Oi.. lihat dia sudah membuka matanya dan kita juga merasakan bahwa racun itu tidak sudah tidak ada lagi.. ayo kita bergegas kedepan..!” Pinta Pria paruh baya yang memiliki tiga mata.
“Baik...!” Kata Pemuda siluman kucing dengan wajah yang sangat pengap akibat dimakan oleh monster nyamuk.
_
_
_
__ADS_1
Di sisi lain Long Fai dan lainnya akhirnya bangun dari tidur yang sangat nyaman dan sangat nyenyak. tapi ketika dia ingin merentangkan tangannya mata Long Fai melihat ada pemuda yang sedang duduk di hadapannya.
“Kamu... apa yang kamu sedang lakukan dan siapa kamu...!” Long Fai perkata ingin tahu.
Di sisi Su Hao yang telah tertidur sambil berposisi duduk, akhirnya dia terkaget sontak langsung menghadap Long Fai seraya berkata.
“Ahh... terima kasih rekan karena telah menolongku dari bahaya kematian, saya adalah Su Hao penduduk wilayah di sini.” Kata Su Hao sangat sopan kepada Long Fai.
Bukan hanya itu saja ketika di malam hari dia sudah menilai bahwa ada wanita yang sangat cantik namun ketika matahari sudah terbit kecantikan itu bertambah sangat dahsyat sehingga dia tersesat sejenak.
‘Wanita ini sungguh sangat cantik...’ Su Hao berseru diam-diam dalam hatinya.
Namun Long Fai yang melihat Su Hao yang dalam keadaan linglung akhirnya sangat linglung akhirnya mencoba meningkatkan suaranya. “Oi... kamu siapa kamu... kenapa kamu di sini, kamu berterimakasih kepada ku? Kapan aku menolong mu?”
”Ini... !” Su Hao terperangah akhirnya tersadar dan mencoba menghilang pikiran fantasi liarnya. Setelah itu, dia berkata lagi: “Halo aku Su Hao.. aku sangat berterimakasih kepada mu karena telah menolong ku.”
“Karena benda itulah yang sudah habis aku terbebas dari serangan kultivator jahat.”
Setelah memikirkan keanehan tersebut, Long Fai berkata: “Kamu mengatakan aku menolongmu dan yang menolongmu adalah benda itu?”
“Benar.. benda itu sungguh sangat menakjubkan.. aku melihat kultivator saat itu langsung berlari terbirit-birit karena merasakan racunnya sangat dahsyat memasuki tubuhnya.” Su Hao mengingat ketika malam itu Pemuda siluman kucing yang lari terbeba barat karena merasakan racun yang sangat dahsyat di dalam tubuhnya.
Long Fai juga terpana padahal dia hanya membuat obat nyamuk menggunakan racun sedikit dan ada baunya menggunakan tumbuhan lavender di artefak miliknya. Namun dia tidak menduga bahwa memiliki efek seperti itu.
“Ok.. baiklah tidak masalah karena kultivator saat itu sudah menghilang maka kamu sudah aman.” Long Fai mengangguk ringan.
Setelah itu dia menginstruksi Su Hao agar pergi dari hadapannya. Namun dia melihat bahwa Su Hao masih bersekukuh duduk di hadapannya. sehingga Long Fai berkata lagi: “Oh ada apa lagi? Apakah ada sesuatu yang kamu sampaikan.”
__ADS_1
“Ini...” Su Hao bingung. Namun dia langsung memantapkan hatinya langsung berlutut ke di hadapan Long Fai.
“Tuan aku mohon jadikan aku sebagai pengikutmu aku adalah orang yang hidup sebatang kara.” Su Hao sangat tulus ucapannya.
Long Fai juga bingung, dia pergi ke wilayah tangguan hanya untuk berkencan. Namun apa yang dia inginkan belum tentu apa yang diharapkan contohnya seperti ini.
Ketika dia sedang dalam kebingungan tiba-tiba Xiao Yun mencubit pinggangnya.
Lantas Long Fai bingung: “Ada apa..!”
“Dia adalah pemuda biasa yang hidup sebatang kara lebih baik kita ambil untuk dijadikan pengikut apakah kamu mau..!” Xiao Yun menyarankan kepada Long Fai.
“Baiklah...” Long Fai setuju dia tidak pernah ragu sama sekali. setelah itu Long Fai menetap ke arah Su Hao.
“Baiklah.. Jika kamu ingin menjadi pengikutku tidak apa-apa. Tapi aku akan menyampaikan kepadamu aku sebenarnya tidak suka penghianat. Setelah kamu menjadi pengikutku kamu tidak boleh untuk berkhianat denganku. Jika kamu berkhianat maka surga akan menghukummu. bagaimana apakah kamu mau?” Kata lengkap berkata sangat serius.
“Aku bersedia Dan aku berjanji tidak akan berkhianat kepadamu.” Su Hao masih berlutut sambil berkata serius.
“Baiklah kamu tidak perlu repot-repot untuk berlutut seperti ini, bangunlah.” Ucapan Long Fai sambil meraih bahu Su Hao yang sedang membawa keranjang tanaman.
“Baik..!" Su Hao akhirnya terbangun.
Katika long Fai ingin berkata lagi tiba-tiba ada dua sosok yang mendekatinya dengan sangat cepat.
"Swosh!"
“Itu kamu....!” Su Hao langsung terkejut karena dia tahu siapa pemuda yang satunya walaupun sudah memiliki wajah yang sangat keriput. Pemuda siluman kucing inilah yang telah mengejar dirinya terus menerus.
__ADS_1
Su Hao berpendapat bahwa kedua siluman ini, dia datang kemari hanya untuk memberaskan dendam kepada Long Fai.
Long Fai juga mengerutkan keningnya.