
~Gambar di atas sebut aja Long Fai si MC~
Bab 41 Long Fai Sangat Fierce
"Ok baiklah, mungkin ini saja yang akan guru sampaikan terhadap murid-murid." Wang Roulan, berkata kepada semua murid. Tapi, di wajah itu, masih ada jejak rona merah yang samar.
Setelah membuat izin, dengan cepat dia pergi dari kerumuman ini karena malu.
Dan para murid, setelah melihat guru Wang pergi, langsung heboh dan bersorak.
"Long Fai kamu sangat jantan!"
"Sial, Long Fai adalah kakak aku...!"
"Long Fai adalah panutan aku, sunguh fierce."
Para murid khususnya pria saling memuji Long Fai karena keberanianya untuk, menyatakan cinta, dan adegan ciumanya. Karena seperti yang anda tahu, bahwa guru Wang, adalah kecantikan gunung es yang tidak ada orang berani mendekatinya.
Namun, Long Fai dengan setatus murid dalam baru, dia tanpa takut menyatakan cinta dan menciumnya.
Di sisi Long Fai, setelah terlempar akibat di tampar, langsung bangun dari tidurnya. Long Fai duduk di tanah dengan tangan kiri menggaruk kepalanya dan dia berkata seperti ini. :" Sial ahirnya berahir."
Ketika dia dalam duduk, Bai An mendekati dan berkata kepada Long Fai dengan menyanjung. "Boss kamu keren sekali, sangat jantan kamu berani menembak guru Wang itu.!"
"Sial apakah keren, ini sungguh malu..!" Long Fai melototi ke arah Bai An. Namun Bai An mendekatkan ke arah wajah Long Fai, dengan itu dia berkata sangat serius. "Dengan tamparan itu, seharusnya kamu, memiliki jejak telapak tangan, tapi di pipi kamu masih halus dan utuh, aku ahirnya percaya kepada kamu bahwa kamu adalah pria dengan kulit yang sangat tebal."
"Dafuq!" Long Fai memuntahkan darah, terus dia berkata lagi, hentikan omong kosong kamu hah! Kamu ingin di tampar aku lagi."
"Hah, bos aku takan berani." Bai An bercanda dengan pura-pura takut
"Long Fai, aku melihat bahwa guru Wang pergi dengan menangis dan malu, apa yang kamu akan lakukan ketika di masa depan bertemu guru Wang?" Tiba-tiba, Nalan Hu mendekati ke arah Long Fai, dia berkata dengan sedikit bercanda.
"Jika di masa depan, aku bertemu guru Wang, maka aku akan meberikan sekuntum bunga, kepada guru Wang."
Hanya bercanda.
Bahkan di dalam hati, dia sunguh takut hinga ingin kencing, dia Long Fai saat ini tertekan, entah kenapa, dia memimpikan dewi es, dan ketika anda bangun, masih dalam ke adaan linglung, sehinga anda dengan ceroboh mencium dengan mesra.
__ADS_1
Dia berharap bahwa guru Wang, akan menolak, karena dirinya tergolong muda di bandingkan Wang Roulan, tapi jika kata-kata dirinya mengenai hati Wang Roulan bukankah ini menjadi kasih sayang di antar guru dan murid.
Long Fai membayangkan ketika dia menjalin hubungan dengan Wang Roulan, maka dia akan teringat film yang dia tonton dulu. Yaitu, percintaan guru dan murid antara Yoko dan Bibi Nun.
"Sial... Tidak mungkin!" Long Fai ingin menangis tapi tidak ada air mata.
Dari kejauhan, Long Yu sangat muram, kenapa Long Fai itu, seperti gula yang sangat manis, banyak wanita yang jatuh terperangkap ke dalam pelukan Long Fai, dia marah sangat tidak terima.
Dengan muram, dan sangat tidak tahan, dengan itu kesabaran Long Yu habis dia bergegas dengan terbang sangat cepat.
"Bajingan..sialan kamu Long Fai.. Itu semua karena kamu..!" Dengan terbang, dia membawa pedang dan langsung menebas ke arah leher Long Fai.
Tentunya, Long Fai menyadari ada kejanggalan, dengan sangat sigap, dia mendorong Nalan Hu dan wanita satunya.
"Minggir awas kamu pergi..!" Kata Long Fai, dia setelah menyingkirkan kedua wanita itu, dia langsung memegang kipas dan Kipas itu di lipat.
"Dentang!"
Pedang yang sangat tajam, langsung di tahan hanya mengunakan sebuah kipas.
"Kaka, apakah kamu gila! Kamu ingin membunuh aku!" Kata Long Fai, walau dia berkata seperti itu, tapi di mata Long Fai ada kedinginan. Dia berpikir apakah ini awal mula pembantai an keluarga?
"Hahaha.. Itu membuktikan bahwa keberuntungan aku cukup bagus, tentu saja aku lebih tampan dari pada kamu..!" Long Fai tidak bertele-tele, setelah menghalau pedang itu mengunkan kipas, lalu Long Fai mendorong pedang itu ke atas.
Dengan sigap ketika pedang itu terpental ke atas, kipas lipat Long Fai membuka. Walau di setiap pingir itu hanyalah kertas, setelah di tingkatkan kertas itu menjadi tajam seperti belati.
Long Fai menebas dada Long Yu menggunakan sebuah kipas.
"Puf!"
Baju Long Yu sobek dan terlihat juga bahwa kulit yang putih terluka.
"Kamu Long Fai, sialan keparat!" Long Yu tidak terima, dia bergegas maju kedepan dengan ganas menyerang Long Fai mengunakan teknik tarian pedang sepuluh tangan.
"Srang!"
"Sring!"
"Srang!"
__ADS_1
"Sring!"
Dengan kesal Long Yu, mengunakan teknik tarian pedang itu, namun dia melihat bahwa Long Fai menghindari dengan tenang..
Bahkan dia melihat bahwa Long Fai menghindari dengan gaya elegan seperti pingang maju dan mundur, setiap beberapa kali tentunya dia merasa di ejek. Namun pikiran Long Fai tidak demikian, dia merasa bahwa hindaran serangan pedang seperti pingang maju dan mundur, seperti tarian TikTok.
"Bedebah sialan kamu Long Fai!! Kamu hanya bisa menghindar cih.. kamu sangat pengecut.!" Sambil menyerang Long Yu menghina Long Fai, bahwa dia sangat pengecut.
"Oh!" Dengan di hina, Long Fai masih tenang, dengan itu, dia menyerang balik. Long Fai mengunakan teknik jurus kesemutan sementara yang dia pelajari di Artefak Naga lantai dua selama 10 tahun, hanya sepuluh tahu Long Fai mempelajari satu ke terampilan, padahal di Artefak Naga Lantai dua ada ribuan teknik surga yang tidak terhinga.
Jadi apa artinya itu.
Long Fai mengunakan jurus kesemutan sementara dengan jari telunjuk langsung menekan di antara titik urat pada Long Yu.
"Sikat!"
"Sikat!"
"Sikat!"
Long Fai menekan titik akupuntur Long Yu.
Setelah menekan semuanya, tiba-tiba Long Yu terjatuh, untuk mengerakan seluruh bandan dia tidak bisa.
"Bajingan apa yang kamu lakukan!" Long Yu mengeram marah.
Untuk saat ini Long Yu seperti kain basah yang ada di lantai, tidak bisa bergerak sama sekali.
"Dasar sampah!" Tiba-tiba Long Fai menghina.
"Apa kamu bilang, kamu bilang aku sampah!" Long Yu marah, tapi dia tidak bisa bergerak dan tergeletak di tanah.
"Betul kamu sampah, jika aku sampah, tapi kamu tidak bisa mengalahkan sampah, bukan kah kamu lebih buruk dari sampah? Cuihhh!" Long Fai menghina sambil meludahkan air liur ke tanah.
"Bedebah sialan Long Fai aku akan bunuh kamu...!" Long Yu ingin sekali menebas, namun dia tidak bisa mengerakan seluruh tubuh.
Pada saat itu..
"Bom!"
__ADS_1
"Diam kamu sampah, telinga aku sakit!" Kata Long Fai dia menedang Long Yu dengan keras.