Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bai An Datang Lagi


__ADS_3

Bab 607 Bai An Datang Lagi


Niu Yuan bingung, setelah melihat tingkah laku Long Fai, karena dia melihat Long Fai memiliki perilaku yang sangat berubah-ubah. Jika tadi sepertinya sedang memikirkan sesuatu, tapi tanpa sebab yang jelas langsung tertawa terbahak-bahak.


“Tuan? Apakah ada sesuatu yang lucu?" tanya Niu Yuan kepalanya penuh tanda tanya.


“Ahaha, ehem. Tidak ada apa-apa gadis itu hanya hal yang lain.” Long Fai beranjak bangung dan mengajak Niu Yuan untuk mengikuti ke dalam kuil tersebut.


Begitu sudah masuk, alangkah terkejutnya Long Fai, ruangan ini cukup bagus, hanya saja banyak debu. Long Fai yang pada awalnya baru memasuki pinggiran kuil, setelah sekarang sudah semakin dalam akhirnya melihat banyak kursi-kursi dan ornamen yang sangat bagus.


Hanya saja ornamen itu semuanya berisikan lukisan dewa cahaya yang tidak lain adalah Cu Liu Fan.


Tentu saja Long Fai merombak dan mengganti menggunan lukisan yang lebih hidup seperti; lukisan persawahan, pepohonan dan pegunungan, bahkan Long Fai melukis mitologi kuno di bumi.


Niu Yuan dari awal melihat bagaimana Long Fai mengeluarkan lukisan tersebut kadang terkejut kadang menggigil. Pasalnya gambar yang dikeluarkan oleh Long Fai itu adalah seperti kamu melihat peradaban dunia lain, hanya saja Niu Yuan seperti tidak bisa menjangkaunya ke dunia dalam lukisan tersebut seolah ada penghalang yang memisahkan dunia yang sekarang tinggali dan dunia yang berasal dari lukisan tersebut.


Keseharian Long Fai melukis dan sudah menghasilkan setumpuk lukisan. Akhirnya dia meminta bantuan kepada Niu Yuan untuk memasang lukisan di dinding. Hanya saja setelah melihat bentuk tubuh Niu Yuan yang sangat mungil, alhasil tangan kanan Long Fai meraih kekosongan dan mengambil Bai An yang sudah lama tidak bertemu.


Bai An yang sedang berjongkok buang air besar di sungai, dan ketika hendak cebok, tiba-tiba atas lengan kanannya keluarlah tangan yang begitu sangat ramping berwarna putih yang sangat halus langsung meraih lengannya.


Bai An tidak tahu bahwa itu adalah tangan Long Fai, sehingga wajahnya menyipit tajam. Tangan kirinya meledakkan kekuatan yang sangat mengerikan langsung meraih tangan Long Fai. Akan tetapi, kekuatan yang dihasilkan oleh Bai An untuk menarik tangan Long Fai, seperti semut menarik kapal. Kesenjangan sungguh sangat besar sehingga dia terseret ke dimensi yang lain dengan penampilan tanpa menggunakan penutup bawah.


“Bajingan biarkan aku cebok dahulu oi!" Bai An tidak tahu harus menangis atau tertawa, akhirnya dia memasuki ruangan yang berbeda.


Begitu Long Fai mengambil Bai An, seketika dirinya ingin menampar Bai An sungguh sangat keras, mulut Long Fai berkedut dia melihat Bai An sedang meringkuk tanpa penutup bawah.

__ADS_1


Bai An yang tidak memakai penutup bawah menyipit tajam, tapi setelah melihat bahwa orang yang menyeretnya adalan Long Fai seketika matanya menangis sungguh sangat semangat.


"Wooo ! Tuan akhirnya kamu memanggil ku, sudah lama sekali aku tidak melihat mu!" Bai An berlari tanpa penutup bawah sehingga adik laki-laki itu bergoyang-goyang sungguh sangat indah.


”Pff sungguh besar!” Niu Yuan melihat Joni agung Bai An seketika berseru, tapi dagelan selanjutnya langsung membuang wajah sambil menutupi menggunakan tangan.


Long Fai bertambah marah, dia menampar pipi Bai An sungguh sangat keras.


Plak!


”Bajinagn mati saja kamu!"


Engah!


Bai An terhempas sangat jauh menabrak dinding kuil dan masih melesat mengitari planet beberapa kali, bukanya kesakitan Bai An tersenyum sambil menangis terharu, “Tuan akhirnya kamu memanggil ku, kyaa!”


Kemudian Long Fai memberi tahu kepada Niu Yuan bawahan itu bernama Bai An. Akhirnya Niu Yuan mengangguk dan mengerti.


Tidak menunggu lama, Bai An terbang melesat sungguh sangat cepat. Hanya saja di bawah itu sudah ditutupi menggunakan dedaunan.


Long Fai cemberut, ”Apa yang kamu lakukan, kenapa kamu tidak memakai penutup bagian bawah?”


"Sial Boss ... Ummm tidak Tuan, aku sedang berjongkok buang air besar di sungai, tapi tiba-tiba tuan mengambilnya. Akhirnya kesalahpahaman berlanjutnya seperti tadi." Bai An berkata sambil menggaruk kepalanya.


"Huhh! Baiklah sekarang pakailah ini!" Long Fai memberikan satu set baju yang bagus kepada Bai An, setelah itu langsung memerintahkan Bai An untuk membantu membuat markas entah keberapa ribu kali yang telah di buat sebagai generasi Naga Azhure selanjutnya.

__ADS_1


Walaupun Long Fai hanya bisa menghitung beberapa saja membuka wilayah Naga Azhure, tapi penduduk warganya yang berpetualang di berbagai dimensi memungkin sudah membuat wilayah naga Azhure juga. Hanya saja Long Fai tidak mengetahuinya.


Bai An tanpa pikir panjang menurut, dia mengambil beberapa lukisan dan dipasangkan ke dinding-dinding kuil yang sudah tidak terpakai.


Satu hari sudah menyelesaikan lukisan, hari kedua, Bai An dan Niu Yuan membersihkan sekeliling pelataran kuil tersebut hingga bersih tak tersisa.


Hari ketiga, Bai An dengan semangat mengecat kuil itu sehingga tampak hidup. Untuk Niu Yuan, dia melakukan tugas yang ringan seperti membersihkan jaring laba-laba yang masih menempel di sekitar atap.


Pada saat itu ketika Niu Yuan sedang asik membersihkan jaring laba-laba, tiba-tiba ada sekumpulan organisasi yang berspesialisasi memakan mahluk siluman.


Dia dengan tubuh berubah menjadi asap, seketika mengeluarkan sabit yang sangat tajam untuk memenggal kepala Niu Yuan.


Niu Yuan yang sudah memakan lolipop tak terkalahkan dan ditambah minyak telon burung Dapeng, seketika memiliki sensitif yang sangat luar biasa.


Ketika sabit itu hendak mengenai leher sekitar beberapa centimeter, tangannya mengeluarkan cakar yang sangat tajam langsung mencakar sabit itu menggunakan kuku-kukunya.


Sring!


Alhasil sabit itu patah menjadi dua bagian, Niu Yuan menatap ke arah sekumpulan geng yang sudah bersiap-siap membunuhnya. Dengan kuil yang sangat luas Bai An tidak mengetahui akan hal itu.


“Kalian para penjahat iblis apakah kalian ingin membunuh ku lagi?” Niu Yuan gugup dia berlari, walaupun sudah bisa memotong sabit itu, tapi Niu Yuan masih belia dan naif dia berlari untuk meminta bantuan kepada Bai An maupun Long Fai.


”Aku harus melapor kepada paman Long Fai dan Bai An. Agar dia kapok!"


"Gadis kecil kamu tidak bisa melarikan diri," kata sosok itu dengan suara yang sangat lembut. Walaupun dia cukup terkejut bahwa serangan yang diam-diam bisa dipatahkan oleh kuku Niu Yuan tapi karena dia masih bocah, belum memiliki pikiran yang matang.

__ADS_1


Hal yang pertama, Bai An menyadari sesuatu seketika menghilang dan ketika dia melihat Niu Yuan hendak di serang lagi, Bai An langsung menangkap tubuh yang mungil, sambil melirik sosok wanita itu, dia mengeluarkan kapak andalannya langsung menebas kepala wanita tersebut hingga terbelah menjadi dua bagian.


Mata wanita itu yang cantik, berubah menjadi ngeri, dia tidak tahu kemunculan Bai An sama sekali sampai akhir hayatnya.


__ADS_2