Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Musik-mu Sungguh Sampah


__ADS_3

Bab 261 Musik-mu Sungguh Sampah


Long Fai sangat cemberut karena suara musik ini sungguh tidak sedap di dengar. Bahkan dirinya ingin sekali bergegas untuk memukuli kepala Yang Ying Feng.


“Suara musik ini seperti suara kapal pecah..!” Long Fai meraung kecil.


“Walaupun suara ini tidak sebagus wanita yang bercadar tapi ini juga lumayan bagus.” Xiao Yun memuji.


“Apakah kamu bilang suara musik ini menurutmu sedikit bagus kamu belum pernah melihat ku memainkan musik sambil bernyanyi?” Ucapan Long Fai sambil memasang postur bingung.


“Tidak perlu dipikirkan.. kamu adalah yang terbaik. Apa salahnya aku memuji karena dia sepertinya sudah mengejar wanita itu selama berapa tahun mungkin saja dibandingkan tahun sekarang dan tahun pada waktu lalu, suara musik itu di masa lalu sungguh hancur.” Xiao Yun menjelaskan kepada Long Fai.


“Aku juga memuji pemuda itu yang memiliki jiwa usaha besar.. walaupun pada akhirnya ditolak oleh wanita bercadar.” Mulut Long Fai memuji Yang Ying Feng, namun di dalam hatinya ingin sekali dia memukuli kepala pemuda Feng.


Xiao Yun menganggukan kepalanya: “Baiklah mari kita menunggu pelamar wanita itu sambil membandingkan satu persatu sekiranya semua para pelamar sudah kalah sekarang giliranmu.”


Long Fai melihat Xiao Yun tersenyum tipis mengarah kepada dirinya dia langsung berkata dengan terburu-buru. “Tidak... setelah aku mendengar persyaratan dari wanita bercadar, Aku tidak ingin maju untuk bermain musik..”


“Ehh kenapa?" Xiao Yun tidak tahu.


Long Fai menjelaskan: “apakah kamu tidak mendengarnya ketika wanita itu bercadar setelah selesai memainkan alat musik dia menentang semua orang yang sedang menontonnya jika penentang itu bisa mengalahkannya akan dijadikan suami jika itu laki-laki.”


“Dan kamu malahan berkata Kenapa, apakah kamu tidak cemburu aku memetik wanita lagi?”


“Sebenarnya ada rasa cemburu tapi aku bisa apa cemburu atau tidak di masa depan kamu akan memiliki harem yang banyak.” Xiao Yun tidak berdaya.


“Uhuk... ” Long Fai terbatuk-batuk kemudian berkata lagi: “Baiklah ayo kita pergi dari sini mungkin mencari tempat keramaian yang lainnya.”


“Tidak mau...aku sungguh lelah kakiku..” Kemudian Xiao Yun memeluk erat pinggang Long Fai dan kepala itu di sandarkan ke bahu Long Fai sehingga aura bau tubuh sewangi bunga anggrek tercium ke hidung Long Fai.


“Kamu sangat manja.. apakah ada para pembudidaya yang hanya berjalan sebentar akan merasa kelelahan?" Long Fai juga cemberut dia memandang ke arah Xiao Yun tidak habis pikir.


“Kamu di sini terlebih dahulu huh...” Xiao Yun cemberut dan memeluk pinggang sangat erat.

__ADS_1


Sementara itu, Ji Yao yang sedang menilai para penentang yang ingin mendapatkan hatinya dengan cara memainkan alat musik tiba-tiba dia matanya tertuju kepada kedua orang yang sedang asyik berpacaran yaitu Long Fai dan Xiao Yun.


Pemuda itu sangat tampan tapi dia sedang dipeluk oleh wanita yang sangat anggun bahkan tetap banyak itu saja sepertinya kedua orang itu sedang berada di dunia yang lain karena pemuda itu tetap melihat pertunjukan yang sedang dirinya lakukan.


Tentu saja Yang Ying Feng yang sedang memainkan alat musik tiba-tiba merasa tidak senang karena dia melihat Ji Yao sedang mengabaikan dirinya malahan dia melihat bahwa dia sedang melihat pemuda tampan yang memakai baju hitam.


Dia memainkan alat musik sambil marah dan muram sekali. Anda merusak hati tuan muda ini Tapi dia tidak melampiaskan amarah itu dia harus menyelesaikan musik ini sampai terakhir.


alat musik akhirnya selesai juga bahkan para penonton yang mendengarkan dirinya memainkan musik langsung bertepuk tangan meriah.


Tepuk tangan yang begitu sangat meriah dia tidak menginginkannya. Yang diinginkan adalah dari awal sampai terakhir Ji Yao harus melihat penampilannya, namun sayangnya karena pemuda yang berada di kejauhan merusak rencana itu.


Sambil menahan amarah akhirnya dia berkata kepada Ji Yao: “Ji Yao.. bagaimana penampilanku apakah menurutmu sudah lebih baik daripada tahun kemarin.”


Namun sayangnya Ji Yao mengabaikan dari awal sampai sekarang karena dia sedang melihat pemuda yang sedang berpacaran yaitu Long Fai.


“Uhuk...!" Yang Ying Feng terbatuk keras sengaja, sehingga Ji Yao sontak langsung tersadar dan memalingkan wajahnya ke arah Yang Ying Feng.


“Ahh maaf aku melewatkan.. terimakasih karena telah memainkan lagu untuk ku, tapi sayangnya aku belum bisa menerima lagu mu ke dalam hati ku.” Kata Ji Yao dia meminta maaf. Tapi, pandangannya langsung tertuju kepada Long Fai yang sedang di peluk oleh ke indahan.


Xiao Yun sementara itu yang sedang manja, tersenyum tipis karena dia juga menyadari keanehan yang sedang di lakukan panggung pertunjukan.


Sementara itu Long Fai yang sedang cemberut Sambil membujuk Xiao Yun yang sedang menempel-nempel di tubuhnya dia sama sekali tidak menyadari akan hal keanehan antara Ji Yao dan Yang Ying Feng.


Ketika Long Fai sedang cemberut, tiba-tiba ada teriakan.


“Kamu yang di sana...!”


Seketika teriakan itu menggugahkan para penonton langsung menatap ke arah Long Fai. Hal ini, Long Fai sungguh bingung karena dirinya seketika di panggil dengan nada tinggi.


Sebenarnya dia ingin pergi dari sini karena dia memiliki firasat buruk. Ehh belum meniatkan pergi tiba-tiba masalah langsung mendatangi.


“Halo.. rekan apakah kamu memanggilku?” Long Fai langsung berdiri dan melepaskan Xiao Yun yang sedang melilit.

__ADS_1


“Iya kamu kesinilah...!” Yang Ying Feng berteriak tergesa-gesa.


Otomatis Long Fai menggarukan kepalanya sambil berjalan mendekati Yang Ying Feng. Setelah sekiranya dekat, kemudian berkata: “Rekan.. Ada apa kamu memanggilku?”


“Jadi seperti ini.. menurut mu apakah wanita yang di sampingnya ini cantik?” Kata Yang Ying Feng.


“Wanita ini?” Kemudian Long Fai menatap ke arah Ji Yao yang sedang memakai cadar sambil memegang dagu terus menerus.


“Aku tidak tahu, karena dia memakai cadar...” Long Fai berkata.


“Jika kamu ingin melihat, maka kamu harus memainkan musik.” Yang Ying Feng menganggukan kepalanya.


“Ini. aku tidak ahli dalam memainkan musik maaf.” Long Fai menggaruk hidungnya dia berpura-pura tidak tahu langsung meninggalkan tempat itu.


“Tunggu.. kamu tidak di ijinkan untuk pergi..!” Yang Ying Feng akhirnya muram. Kemudian dia mengeluarkan niat tujuannya.


“Ada apa lagi..!” Long Fai bingung.


“Kamu adalah orang yang telah merusak suasana hati ku... akibat kamu aku di abaikan oleh Ji Yao..!” Yang Ying Feng muram.


“Apakah kamu cemburu karena ketampanan ku akhiri melelehkan wanita ini?” Long Fai terkekeh sambil menghina.


“Bajingan kamu..!” Yang Ying Feng marah tapi di intruksi oleh Long Fai lagi.


“Pantas saja dia berpaling darimu karena permainan musik-mu sungguhlah sangat sampah bahkan suara musikmu membuat teringatku sangat sakit.”


Seketika para penonton langsung terdiam menjadi sunyi karena kata-kata pemuda itu yang sangat berani.


“Bajingan.. jika kamu bisa memainkan musik tidak perlu menghinaku..!” Yang Ying Feng marahin Lo Fai.


Long Fai menghina: “Tentu saja bakat musikku lebih bagus daripadamu..!”


Yang Ying Feng ingin pingsan setelah mendengarkan kata-kata Long Fai. Pemuda ini berakata tidak ahli bermain musik, tapi hanya hitungan detik tiba-tiba pemuda itu menghina dirinya memikirkan sarkasme Pemuda itu dia muntah darah.

__ADS_1


“Bagus.. bagus.. sangat bagus, jika kamu bisa memainkannya musik cobalah..!” Kata Yang Ying Feng.


“Hahah hanya memainkan musik sungguh sangat mudah seperti bernafas.” Kemudian Long Fai mengeluarkan Guqin kualitas peri, sehingga Ji Yao dan Yang Ying Feng seketika langsung terjatuh karena melihat benda itu.


__ADS_2