
Bab 319 Ling Tian Kalah
Dari kejauhan Xiao Chen juga tahu, bahwa karakter dari sosok Ling Tian selalu mendominasi. Sifat alaminya adalah monster dan masuk akal juga jika selalu ganas dan ingin lebih tinggi.
Sekarang pertempuran antara Ling Tian bersama Long Fai dirinya sudah tahu dan penyebabnya adalah, Long Fai menaiki anakan tangga ke 151 dan itu, membuat Ling Tian tidak menerimanya.
Xiao Chen berkata dari kejauhan: “Bagai manapun, kekuatan pemuda berpakaian gelap masih di atas Ling Tian, dan itu percuma saja jika dia mencoba menghabisi pemudik itu hanyalah sia-sia.”
Walaupun dirinya tidak memiliki perseteruan antara Ling Tian, tapi dirinya tidak begitu peduli jika Ling Tian mendapatkan bahaya besar seperti kehidupannya terancam.
Karena apa yang dia lakukan tidak ada hubungannya dengan dirinya.
Setelah itu Xiao Chen menonton pertempuran dengan nikmat dari kejauhan.
Di sisi lain setelah Long Fai menghalau serangan dari Ling Tian menggunakan tapak Budha, dia langsung menggunakan jurus seribu tangan emas pengadilan.
Seketika jurus itu di gunakan di belakang Long Fai muncullah lusinan tangan emas raksasa langsung mencoba meninju dan mengeroyok tubuh monster Ling Tian.
"Sikat!"
"Bang!"
"Bang!"
Ling Tian menggertakan giginya dan berteriak mengaum.
“Ahhh bajingan kamu membuat Raja ini kehilangan muka.. hiyaa...!”
"Bom!"
Gelombang kejut keluar dari tubuhnya Ling Tian sehingga ribuan tangan emas raksasa itu, langsung terpental.
__ADS_1
Angin akibat gelombang kejut Ling Tian sangat besar sehingga rambut putih Long Fai berkibar sangat keren seperti pahlawan yang berdiri tegak.
Gelombang kejut sudah usai, tiba-tiba ada kepalan tangan raksasa yang sudah meluncur ke arah Long Fai. Namun tanpa sebab tinju itu setelah di tatap oleh Long Fai seketika tangannya langsung terkena stroke sehingga kepalan raksasa langsung terjatuh lemas dan Ling Tian bahkan panik karena tiba-tiba tangan kirinya tidak bisa di gerakkan dan terbujur lemas.
“Apa yang kamu lakukan dengan tangan ku...brengsek..” Ling Tian berkata penuh khidmat sambil menatap ke arah Long Fai.
“Aku tidak tahu apa magsud mu?” Long Fai mengangkat bahu dia tidak peduli sama sekali.
Ling Tian sudah tahu ini mungkin akibat Long Fai sehingga dia tidak perlu bertanya lagi dan menggunakan kultivasinya untuk menyalurkan energi ke tangan kirinya untuk menyembuhkan penyakit stroke.
Seketika hanya beberapa nafas saja, tangan itu langsung sembuh dan setelah itu, Ling Tian menatap Long Fai sangat Jahat.
“Aku tidak perlu berkata lagi karena sudah tahu bahwa yang tadi adalah, ulahmu.” kata Ling Tian.
Dia mengeluarkan kekuatan iblisnya untuk membunuh Long Fai seketika dan pada saat itu, semua tubuhnya bertambah besar dan ada aura jahat hanya terpencil memenuhi wilayah para monster.
Para monster dan manusia gelisah merasakan tidak kenyamanan karena ada aura yang sangat menakutkan. Bahkan Xiao Chen yang berada di atas mengerutkan keningnya, apakah pemuda berpamit gelap akan bisa mengalahkannya? Tentu saja, Xiao Chen sungguh menantikan bagaimana Long Fai akan menghalau serangan Ling Tian.
Di sisi Long Fai melihat aura yang sangat mengerikan bagi praktisi lain mungkin ketakutan. Tapi, bagi dirinya sama sekali tidak berefek. Karena dirinya sudah menggunakan baju sarjana.
Long Fai melirik ke arah Ling Tian yang sudah bertambah besar seperti iblis. Bentuk raksasa itu, hampir menutupi matahari sehingga mendung.
Dengan badan tegak seperti pohon pinus kuno, Long Fai sangat tegar dia memandang Ling Tian terus menerus.
“Hahaha aku adalah Legenda Sang Monster.. bagai mana juga aku adalah legenda dan reputasi sudah tersebar di dunia ini. Aku mengarungi dunia baru pertama kalinya melihat pemuda yang masih bau kencur sangat arogan kepada Raja ini.”
“Sekarang, aku sedang memakai bentuk sempurnaku yang perkasa seharusnya kamu bocah, bersujud dan serakah nyawa mu kepada Raja ini.”
Ling Tian perkataannya sangat agung dan begitu menggelegar seperti ledakan petir kesemua arah. Setiap katanya membuat gemetar seluruh dunia para monster.
Tapi, Long Fai yang melihat terus-menerus ke atas, dari bentuk Ling Tian yang sangat besar seperti gedung pencakar langit terbesar di dunia membuat lehernya merasa sakit sehingga Long Fai berkata seperti ini: “Blablabla, kamu terlalu banyak omong kosong ngomong-ngomong bentuk tubuhmu sangat besar ini membuat kepalaku sakit karena terus-menerus melihat ke atas.”
__ADS_1
Seketika 4 detik setelah Long Fai berkata tiba-tiba entah kenapa hukum langit bereaksi sehingga tiba-tiba tubuh raksasa Ling Tian menyusut seperti balon terbang.
Bukan hanya itu saja bentuk monster Ling Tian menyusut sangat tajam diiringi dengan kekuatannya hilang seperti buih di lautan.
Setiap tubuh itu menyusut mengeluarkan asap putih yang sangat banyak hanya membutuhkan kurang lebih dari 6 menit tubuh raksasa Ling Tian berubah menjadi semula.
Ling Tian menatap ke arah Long Fai, tatapan itu sungguh sangat luar biasa, dan ada jejak kengerian yang terpampang dari raut wajah itu.
Ling Tian berkata: “kamu..... apa yang telah kamu perbuat kepadaku bagaimana aku menjadi seperti ini..”
Ling Tian gemetar tubuhnya Bahkan dia sampai berlutut karena tidak bisa berdiri akibat kekuatannya terkuras habis dia sekarang seperti menjadi manusia biasa.
Long Fai mendekati ke arah Ling Tian sehingga dia melihat Long Fai yang sedang mendekati dirinya langsung berteriak ngeri. “Berhenti apa yang ingin akan dilakukan padaku..”
Long Fai tidak menggubris perkataan Ling Tian tapi dia berkata lain. “Sebenarnya aku ingin membunuhmu tapi aku sungguh kasihan 40 lebih selir kamu akan mau di apakan Jika kamu mati.”
“Aku mengampuni nyawamu karena selirmu dan istrimu dan anak-anak mu..”
“Tapi di masa depan Jika kamu berani sekali memprovokasiku lagi maka aku tidak segan-segan untuk membunuh mu, istri-istrimu, dan anak-anakmu.”
Long Fai setelah memberikan peringatan langsung terbang sangat cepat menemui Chu Fang dan Xu Rongfei.
“Ayo.. kita pergi dari sini.. Kita harus mencari harta karun di reruntuhan kuno itu.” kata Long Fai dan ajakan dirinya mereka berdua mengangguk terus mengikuti.
Xu Rongfei menatap terus-menerus dari belakang punggung Long Fai. Karakter dan sosok Long Fai sungguh sangat perkasa seperti pahlawan yang turun ke surga.
Ketika mereka bertiga sedang ingin melanjutkan berpetualangan lagi untuk mendekati reruntuhan kuno tiba-tiba Yu Ru Meng berkata dengan sedikit ragu-ragu tapi ada jejak penyesalan di dalam hatinya.
“Hei tunggu kamu Long Fai..!”
Long Fai dan lainnya yang dipanggil oleh Yu Ru Meng, akhirnya berhenti langsung menoleh ke arah Yu Ru Meng.
__ADS_1
“Ada apa?” kata Long Fai.
“Long Fai sebenarnya, aku juga mencintai kamu.”