
Bab 338 Ini Sungguh Trauma
Fang Yuan sudah mengamankan beberapa prajurit yang telah menyerahkan diri, bahkan dia juga mendengar prajurit yang terhormat adalah prajurit yang tidak membunuh ketika lawannya menyerahkan diri dan menjatuhkan benda-bendanya untuk senjata.
Saat ini para prajurit dan Fang Yuan sedang menonton Long Fai yang berkelahi dengan bocah Naga.
Tentu saja, Tuan adalah Tuan jika tidak menunjukkan Aura dominasinya maka akan memalukan juga. Sekarang Long Fai sedang menghardik bocah Naga, Anda juga akan melihat jika berada di tempat tersebut.
Karena sekarang Anda melihat bahwa bocah naga tersebut sedang menangis tersedu-sedu sambil mengelus-ngelus pantatnya.
Benar, saat ini Long Fai sudah menampar pantat bocah naga tersebut menggunakan seruling hitam beberapa lusin kali.
walaupun bocah naga itu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat tapi jika dihadapkan dengan sosok absolut seperti Long Fai yang sudah di Buff oleh artefak Naga, maka tindakan yang dilakukan bocah tersebut akan tidak memiliki efek.
Dalam arti, semua kekuatan yang dilakukan bocah tersebut untuk melukai Long Fai, tidak berguna karena hukum jasa langit beroperasi sehingga harapan itu sia-sia.
“Bocah nakal, kamu tidak kapok ketika tadi aku sudah menjentikkan jarinya ke arah dahimu, karena kamu tidak kapok, itu akibatnya pantatmu merah seperti apel matang.” Long Fai tersenyum penuh kemenangan jika bocah tersebut berani sekali membantah lagi akhirnya, dia tidak segan-segan untuk memukul sampai tidak sadarkan diri.
Bocah Naga menggertakan giginya sambil menatap ke arah Long Fai sangat ganas, karena kali ini setelah beberapa ratus tahun selama tindakannya baru di permalukan oleh manusia rendahan.
“Kamu, akan mati sekarang kamu tidak tahu kakak aku yang telah terbangun dari tidurnya selama ribuan tahun jika kakak ku melihat ku sedang disiksa olehmu maka habislah kau...!” Bocah Naga bersungut karena marah.
Sayangnya Long Fai hanya membalas ke arah bocah naga tersebut hanya menjulurkan lidahnya secara main-main sehingga dia yang melihat tindakan Long Fai, sungguh sangat tidak terima langsung melompat menggunakan kekuatan yang sangat besar.
"Ahhh manusia rendahan mati kau...”
__ADS_1
Ledakan kekuatan itu seperti Sonic yang sangat dahsyat tapi tiba-tiba..
"Pak!"
"Ahhhh!"
Kepala bocah Naga tersebut dipukul menggunakan seruling hitam sehingga berdarah, kali ini bocah tersebut baru pertama melihat tubuh sendiri mengalami cedera yang sangat hebat hanya karena sebuah seruling hitam yang menurut pandangan diri sendiri adalah seruling yang sangat jelek.
“Kamu masih belum kapok ayo teriak satu kali lagi maka kepalamu akan hancur, lebih baik kamu bocah sialan ikuti arahanku mau menurut atau mati.” Tatapan Long Fai sangat sengit seperti guru killer.
Bocah naga tersebut hanya tertawa. “Hahah jika aku mati sekalipun menjadi hantu akan selalu tidak terima dengan perlakuanmu aku akan selalu menghantuimu!”
“Aku tidak peduli kamu hantu atau tidak, tapi hanya ada satu kata dan tidak ada kata-kata yang bisa dirubah yaitu kamu tidak bisa mengalahkanku. Apakah kamu paham?” Long Fai tersenyum sangat tipis seperti bulan sabit.
“Kamu..!”
Anda menggunakan kekuatan yang paling penuh bahkan kekuatan itu bisa menghancurkan satu planet hanya satu pukulan tapi di hadapan manusia tersebut tiba-tiba kekuatan itu tidak berfungsi padahal itu adalah kartu trufnya.
Ini tidak bisa dipercaya bahkan bocah Naga tersebut, sama sekali tidak mempercayainya setelah sudah lama hidup ratusan tahun. Sekarang pertama kalinya menghadapi manusia yang sangat aneh dan tidak tahu harus berbuat apa.
~
~
Di sisi Long Bing dia sepertinya merasakan ada yang tidak beres karena tiba-tiba ada rasa kegelisahan yang terpaut di hatinya.
__ADS_1
Bahkan dia sepertinya merasakan firasat buruk yang akan terjadi kepada diri sendiri dan adik sendiri.
“Ini tidak baik, aku harus cepat menyusul adik kecil itu jika tidak aku takut dalam keadaan bahaya.” Guman Long Bing sungguh sangat serius.
Walaupun bocah naga tersebut memiliki kekuatan yang sangat kuat seperti Long Bing, tapi entah kenapa memiliki firasat yang sangat tidak baik sehingga Long Bing Langsung Melompat sangat cepat dan terbang seperti jet tempur untuk mencari sosok adik tersebut.
Di samping lain setelah dia sudah melupakan penyiksaan yang dilakukan oleh Long Fai pada waktu itu entah kenapa sekarang tiba-tiba teringat kembali sosok pemuda yang menakutkan tersebut, bahkan sekarang dia gemetar tak terkendali sampai berkeringat deras.
Apalagi, tangan kanannya yang sudah dipercaya sejak dari dulu Bahkan dia adalah teman dekat diri sendiri masih ke rumah sehingga ada yang membekas cahaya itu tanduk satunya sudah patah.
Tanduk yang patah itu sangat memalukan bahkan jika dilakukan sedemikian rupa tidak bisa menumbuhkan tanduk tersebut.
Tanduk Naga adalah tanduk yang paling keras bahkan tidak ada seseorang pun yang bisa memotong, sayangnya tanduk itu tiba-tiba patah karena hanya sebuah seruling hitam yang dipukul oleh pemuda bernama Long Fai.
Memikirkan hal tersebut Long Bing tidak berani berpikir jauh lagi, dia berharap bahwa tidak akan bertemu dengan Long Fai, bagaimanapun dunia ini sangat jauh daripada dunia yang pernah ditemui bersama Long Fai.
“Hahaha mana mungkin, aku akan bertemu di tempat ini, aku harap Aku tak akan bertemu pemuda itu Fyuih...” Long Bing menyetak keringat di dahinya sambil menghela nafas.
Tapi, yang membuat curiga adalah kenapa, dia bisa mengetahui nama aslinya, hanya orang tua yang mengetahui bahkan pihak kerajaan hanya memanggil sebagai Ratu Naga Emas dan tidak ada yang tahu.
Sayangnya Long Fai sudah tahu, sehingga cukup curiga apakah ketika dirinya lahir di samping ada Long Fai yang sedang mengamati? Tentu saja tidak, ini hanyalah murini kebetulan menurut Long Bing sendiri.
Setelah satu batang dupa telah berlalu, akhirnya Long Bing sudah berada di tempat di mana adik sendiri berada. Melihat beberapa prajurit yang telah meninggal dengan sangat menyedihkan dia sungguh sangat marah tapi ketika tatapannya diarahkan kepada adik sendiri, dan menemukan ada pemuda tampan yang sangat dia hindari, tiba-tiba langsung ingin muntah darah.
“Bajingan ada Long Fai!” Long Bing menggerakkan giginya Dia merasa bahwa dunia ini yang sangat luas, tiba-tiba menjadi sempit karena sekarang bertemu Long Fai kembali.
__ADS_1
Apalagi, ketika sedang mengamati Long Fai, kebetulan dia sedang menatap ke arahnya dengan tatapan yang main-main dan tersenyum tipis.