
Bab 226 Hanya Satu Pikiran Langsung Musnah
Setelah itu akhirnya Long Fai membiarkan Wang Roulan untuk pergi bersama Su Xin. Dia tidak perlu khawatir dengan dirinya sudah percaya diri untuk memusnahkan wilayah es Abadi Phoenix Jika saja pihak dia berani menyentuh pertahanan dirinya.
“Ohh iya aku akan memberikan hadiah kepadamu nah ini terimalah..” Kemudian Long Fai memberikan lukisan yang tadi dibuat yaitu lukisan gambar sarjana Tiongkok.
Karena lukisan itu sudah dilipat, sehingga Su Xin tidak melihat gambar yang terkandung dalam kertas itu. Sebenarnya, dia cukup terkejut setelah melihat dunia yang sangat indah ini, seperti di dunia peri. Tapi dia juga cukup bergembira karena, Wang Roulan adalah istri Long Fai sehingga sumber daya yang terdapat di wilayah ini otomatis milik wilayah Es Phoenix juga.
Setelah Wang Roulan berpamitan, akhirnya dia pergi bersama Su Xin menunggangi burung berkepala kucing.
Di samping itu Long Fai memberikan lukisan. kepada Wang Roulan untuk berjaga-jaga supaya ada bahaya yang tidak bisa dihentikan oleh Wang Roulan. Lukisan itu setidaknya bisa membantunya bahkan dirinya sudah yakin bahwa dengan gelar Dewa pelukis apa yang dia lukis akan memiliki efek yang menakutkan.
Akhirnya Wang Roulan terbang meninggalkan wilayah Kerajaan Naga Azhure. Dia tidak berkedip melihat Wang Raolan yang semakin menjauh semakin mengecil dan tidak terlihat.
Di samping Xia Fei, akhirnya mendekat ke arah Long Fai langsung memeluk tangannya seraya berkata: “Suami, apakah kamu tidak takut jika ada sesuatu yang tidak beres dilakukan oleh wilayah es Phoenix itu?”
“Jika wilayah Abadi Phoenix es itu melukai wanitaku maka dengan pikiranku, wilayah itu akan hancur.” Long Fai menjawab dengan tatapan martabat penuh keyakinan yang sangat tinggi.
Xia Fei yang melihat sekaligus mendengarkan kepercayaan diri yang dilontarkan oleh Long Fai, dia hanya mengangguk lembut paginya kata-kata Long Fai adalah sebuah kebenaran. Bahkan dia curiga ketika dia melihat Long Fai mengasih kertas ke Wang Roulan itu seperti ada makna tertentu tapi dirinya tidak memahaminya.
Kemudian dia menjawab: “Baiklah aku percaya kepadamu suami..!”
Setelah itu Long Fai pergi menuju ke kamar untuk beristirahat dan bermalas-malasan baginya dia tidak perlu untuk melakukan hal melipatkan seperti mengurusi negara wilayah ini, yang terpenting dia sudah menugaskan kepada Xia Fei.
__ADS_1
Long Fai sudah memutuskan dalam 2 hari kedepan, dia akan pergi meninggalkan dunia ini untuk berpetualang di dunia atas. ketika dia sedang tertiduran di kamar yang sangat empuk dan lembut tiba-tiba Xia Fei mendekati langsung menerkam Long Fai dengan penuh nafsu.
Ketika Xia Fei memeluk Long Fai, tidak marah atau mengelak dirinya malahan dia berdiam saja ketika sedang dipeluk oleh dirinya.
“Apakah kamu merasa sedih karena ditinggal oleh sang kekasih Wang Rolan tenang ada aku, yang selalu di sampingmu. Jika kamu ingin aku akan bersiap saja aku akan membuka baju semua ini di hadapanmu.” Xia Fei berbisik sangat genit.
Long Fai memandang wajah Xia Fei yang sangat cantik kemudian menggelengkan kepalanya lalu berkata. “Kamu apakah tidak puas? Jika kamu tidak puas ayo kita lakukan lagi semua gaya yang kamu kuasai aku akan menerimanya.”
Ketika Xia Fei setelah mendengarkan seketika langsung malu. Walaupun dia sudah mempelajari semua jenis gaya tentang percintaan, namun dia sedikit rasa canggung dan sedikit rasa jijik. Apalagi dia yang melihat pada waktu itu bahwa Wang Roulan yang sedang menjilatin Tintin Long Fai, dia sungguh ingin merasakan tapi masih ada rasa jijik terhadap dirinya.
“Ohh kenapa kamu malu sekarang bukankah kamu dari kemarin sangat mesum dan sangat bergairah seperti hewan buas? Ayo Jika kamu ingin, aku akan menuruti apa yang kamu inginkan.” Long Fai merasa lucu setelah melihat perilaku yang dilakukan oleh Xia Fei.
Walau dia sudah mengetahui semua gaya percintaan dan sudah menguasai tapi dia belum pernah mencoba semuanya jadi dengan sekilas pandangan dirinya dia sedikit ada rasa jijik untuk melakukan hal-hal yang baru.
Setelah itu Long Fai, mencoba menanggalkan pakaian Xia Fei dengan sangat tenang.
"Plak!"
“Sial... kenapa kamu menamparku... bukankah kamu yang sangat menggebu-gebu ketika melihatku dan ingin bermusim semi ..” Mulut Long Fai berkedut hebat, ketika dia melihat raut wajah Xia Fei yang begitu pemalu seperti apel merah matang.
“Kamu tidak diizinkan untuk memulai duluan biarkan aku yang memulai duluan kamu paham..!” Xia Fei tersipu memarahinya.
Kemudian Long Fai cemberut: “Aku tidak peduli aku adalah pria. Jadi, semestinya kamu yang menurut denganku lagian dilihat dari wajah kamu, kamu sangat pemalu dibandingkan dengan pengalamanku, kamu tidak ada bukan apa-apa. Jadi kamu harus nurut denganku kamu harus rileks dan tenang."
__ADS_1
“Hmmm baiklah.. ” Xia Fei tersipu menunduk malu.
Setelah Xia Fei menurut, akhirnya Long Fai menanggalkan semua baju milik Xia Fei, sehingga tubuh yang sangat putih seperti susu dan kulit seperti sehalus batu giok lekuk tubuh yang sangat gemulai dan sangat kenyal apalagi di gunung itu, sungguh besar sehingga seketika Long Fai melihatnya langsung kering mulutnya.
Setelah Xia Fei sudah tidak memakai baju sedikit sama sekali, kemudian Long Fai memerintahkan Xia Fei untuk berjongkok di atas kepalanya.
“Ini suami....!” jantung Xia Fei berdetak sangat kencang, bahkan dia sangat malu karena belum pernah melihat gaya seperti ini apalagi yang dia pelajari tidak ada gaya seperti ini.
“Ayoo.. aku sudah tidak tahan...!” Long Fai mendesak Xia Fei.
“Ba~ba~baik suami..” Xia Fei akhirnya dia menyetujui permintaan Long Fai. Dia berjongkok di atas kepala Long Fai, sehingga Cibay itu, langsung terpampang jelas di hadapan Long Fai sekitar beberapa centimeter.
Di sisi Long Fai ketika melihat alat vital Xia Fei yang begitu sangat dekat langsung membangkitkan gairah untuk mencicipinya. Sontak, dia tidak lama-lama lidahnya langsung menjarah Cibay Xia Fei ke sela-sela terdalam.
Seketika ketika Cibay itu memasuki dan menjarah Cibay Xia Fei akhirnya, Xia Fei mengeluarkan suara yang sangat seksi.
"Ahhh!" tubuh Xia Fei bergetar hebat dia sepertinya merasakan kenikmatan dan bercampur kesemutan di area sensitifnya. Bahkan hanya membutuhkan beberapa detik Long Fai leidahnya menjarah Cibay, langsung mengeluarkan cairan suci yang berjatuhan dan membasahi wajah Long Fai.
Ketika sedang asyik merasakan kenikmatan yang muncul dari alat vitalnya tiba-tiba dia kaget karena Long Fai seketika berhenti sontak, dia berkata ingin tahu: “Suami kenapa kamu berhenti..!”
“Lidah aku kebas.. aku istirahat? Oh iya kamu juga harus memainkan Tintin ku menggunakan mulutmu.. biar adil..!” Balas Long Fai dengan menggerutu.
“Ini... baiklah..” Xia Fei awalnya sedikit ragu-ragu karena merasa jijik. Namun dia tetap mencobanya, seketika mulut itu, membuka dan memainkan Tintin dengan hati-hati.
__ADS_1
Sampai akhirnya, Long Fai merasakan kenikmatan. Kemudian dia juga melanjutkan lagi untuk menjarah cibay menggunakan lidahnya, bahkan jari tangan kanan Long Dai langsung dimasukkan ke lobang bokong Xia Fei sehingga Xia Fei langsung tersengal-sengal.
“Ahhhh....!”