
Bab 299 Permintaan Wang Roulan
Yu Lo sangat bingung bahkan tatapannya sangat luar biasa kepada Wu Mengchen. Karena dia sudah tahu bagaimana sifat dari mantan istrinya ketika di masa lalu sering mengejar-ngejar dan membuktikan bahwa dia lebih pantas untuk dijadikan istri yang baik.
Tapi, sayangnya Ketika anda melihat sekarang dan anda ingin memegang tangannya yang sangat bagus dan indah tiba-tiba tatapan dia sungguh sangat kejam kepada anda.
Wu Mengchen sungguh sangat muak dengan wajah Yu Lo, sehingga dia tidak berlama-lama untuk menjelaskan sesuatu dia langsung mengatakan yang sebenarnya dengan satu tarikan nafas.
“Yu Lo, Kamu adalah mantan suamiku dan di masa depan masih menjadi mantan suamiku. Tidak ada hal-hal yang akan merubah situasi Karena rasa cinta ini sudah aku hilangkan dari hatiku yang terdalam sekarang..” Wu Mengchen menghela nafas kemudian menetap ke Cai Xuansi dan memegang tangan dia dengan penuh rasa kelembutannya sangat luar biasa. setelah itu Wu Mengchen melanjutkan perkataannya lagi.
“Dan sekarang rasa cintaku kepadamu sudah hilang digantikan dengan orang yang sedang aku pegang perkenalkan dia adalah suamiku yang sekarang.”
Tiba-tiba Cai Xuansi langsung maju sambil mengangkat tangan kanannya untuk berjabat tangan. “Hallo Aku adalah Cai Xuansi. suami dari Wu Mengchen, salam kenal dan mohon bantuannya.”
Cai Xuansi ingin berjabat tangan tapi dia melihat bahwa Yu Lo tidak mengangkat sedikitpun tangannya. Bahkan dia menatap ke arah dirinya dengan penuh tatapan yang sangat dingin seperti hewan buas yang akan menerkam kepada dirinya secara hidup-hidup.
Otomatis bibir Cai Xuansi tiba-tiba mengeras seketika dan dirinya juga menurunkan tangan kanannya untuk tidak berjabat tangan. dia tahu bahwa mantan suami dari Mengchen, sedang cemburu besar kepada dirinya seseorang dia sedang meminum cuka yang sangat asam.
Tapi meskipun begitu Cai Xuansi masih tersenyum sopan dia bahkan memuja kepada Yu Lo bahwa anda akan menjadi raja generasi sekarang dan dirinya mengucapkan atas keberhasilannya.
Saat ini, Yu Lo melihat antusias yang terpancar dari Cai Xuansi dia tidak pernah memikirkan pemuda di depannya dia harus membunuh pemuda yang menurut dirinya sangat lemah.
Yu Lo berkata: “Terimakasih.. karena telah menyanjungku tapi apakah kamu tahu aku adalah raja yang akan memerintahkan wilayah ini dan kamu seharusnya tahu bahwa wanita yang sedang di sampingmu adalah mantan istriku.”
“Walaupun kalian berdua sudah meresmikan hubungan satu sama lain tapi aku tidak akan begitu rela melepaskan Mengchen untuk pergi dari sisi hatiku itu tidak akan kubiarkan Apakah kamu paham.”
__ADS_1
Cai Xuansi terkejut dan tidak peduli kemudian dia berkata: “Pria macam apa dirimu Sungguh sangat rendahan meninggalkan dia yang sudah lusinan bahkan ratusan tahun mengarungi negara satu demi satu untuk menemukanmu tapi hasilnya apa kamu bahkan tidak peduli kepada dia.”
“Setelah situasi sekarang ketika kamu melihat mantan istrimu yang sekarang berubah menjadi sangat cantik dan begitu menawan, apakah kamu akan mengambilnya? Kamu dasar serakah!! Kamu hanyalah pencinta paha wanita dan tidak ada rasa sakit pun dari hatimu.”
Yu Lo diejek oleh Cai Xuansi akhirnya wajahnya sangat jelek dan tidak sedap dipandang dia menatap ke arah bocah ingusan itu dan berkata. “Bagus.. sangat bagus... sangat bagus... kamu pemuda.. ingusan beraninya sekali menentang perintah kepada Raja ini! Apakah kamu bosan hidup?”
Cai Xuansi mengangkat bahu dan berkata lagi: “Aku tidak peduli kamu Raja atau tidak. Tapi, selagi aku mempertahankan wanita yang aku sayangi bahkan Dewa sekalipun akan tunduk kepadaku.”
“kalian hentikan.. Kamu adalah mantan suamiku dan seterusnya menjadi mantan suamiku kata-kata itu tidak akan berubah di dalam hatiku jadi kamu paham aku sudah tidak mencintaimu lagi..!” Wu Mengchen berteriak panik karena banyak para penonton yang sedang ingin melihat pertunjukan arena petarung tiba-tiba menatap ke arah dirinya dengan penuh ingin tahu.
Yu Lo mendengar kata-kata Mengchen bertambah muram sehingga dia menatap ke arah Wu Mengchen dan berkata: “Sebelum janur kuning melengkung, aku tidak akan berubah jika dia berani mengambil kamu dariku maka dia mati..!”
“Sokk.. puitis kamu Bajingan!” Cai Xuansi mengacungkan jari tengahnya ke arah wajah Yu Lo.
“Kamu meminta kematian..!” Aura yang dipancarkan Yu Lo seketika meletus sehingga para penonton yang berada di sekitarnya langsung berkedip ngeri.
#Istana Phoenix Es
Saat ini wajah Long Fai semuanya dilumuri oleh cairan manis yang dihasilkan dari Cibay Wang Roulan yang ketiga memuntahkan.
Sembari mengelap cairan memenuhi wajah Long Fai berkata: “Ayo kita pulang Lanlan, aku takut selirku yang satunya akan kecapean sampai mati karena tidak terbiasa untuk merawat sebuah negara.”
“Aku ingin pergi Tapi kasihan dengan Murong Ruyue, dia akan kesepian sendirian bagaimana ini suami?” Wang Roulan adalah tipe wanita yang berbudi luhur dan sangat lembut dia sangat tidak tegahan apalagi dia sudah mendengar cerita dari Murong Ruyue sendiri.
“Mau bagai mana lagi, Apakah kita juga akan membawa dia?” Long Fai mengangkat bahu dan tidak berdaya.
__ADS_1
Tapi tiba-tiba Wang Raolan menatap ke arah dirinya dengan tatap yang sangat licik bahkan ada sedikit menggoda kepada dirinya sehingga dirinya berkata kepada Wang Roulan seperti ini. “Lanlan, apa yang sedang kamu lakukan Kenapa kamu menatapku seperti itu ketika kamu menatapku seperti itu sepertinya adanya jahat yang terselubung dari wajahmu?”
“Suami, kamu tahu bahwa Tetua Ruyue adalah janda yang sudah hidup ratusan tahun tapi masih memiliki tubuh yang sangat indah. lihatlah badannya dan semua area sungguh sangat menggoda Apakah kamu tidak ingin mencicipi,,” Wang Roulan menyringai.
Tiba-tiba Long Fai menelan ludahnya dia sepertinya tenggorokan menjadi kering setelah melihat segelas tubuh dari Tetua Ruyue.
“Apa yang kamu inginkan..” Long Fai gelisah perhatian tidak tenang setelah membayangkan tubuh dari Tetua Ruyue.
“Hehehe suami, Apakah kamu tahu kamu adalah raja yang sangat mendominasi Bahkan aku yakin kamu akan menguasai seluruh dunia dengan kekuatanmu.”
“Aku sendiri juga tidak akan menahannya Jika kamu memiliki jumlah selera yang sangat banyak karena itu adalah hal yang masuk akal sebagai raja yang mendominasi. Dan aku mengatakan seperti ini karena dipikir-pikir Tetua Ruyue sangatlah cocok denganmu. Bahkan dia sepertinya melihat kamu sebagai orang yang sangat penuh kasih.”
“Ayo suami apa salahnya jadikan Dia sebagai selimut dan lindungi dia dari hati yang sangat kesepian aku mohon kepadamu.”
Long Fai berpose tidak berdaya. “Jadi kamu menyarankanku sekarang untuk pergi ke kamar Tetua Ruyue untuk mendobrak pintu?”
“Pff..” Wang Roulan tersenyum kemudian melanjutkan perkataannya lagi: “Aku menyarankan tapi tetap secepatnya ini tergantung kamu, Jika kamu tidak sabar maka lakukanlah tapi aku hanya memohon kepadamu jadilah dia sebagai selirmu.”
“Baik.. mungkin bisa dipikirkan usulan mari kita istirahat dulu.” Long Fai tersenyum pahit.
...----------------...
Halo pembaca setia yang telah menemani novel recehan ini saya meminta maaf karena dari awal bab pertama sampai sekarang masih ada tulisannya sangat buruk seperti kapal pecah. tulisannya tidak jelas itu diakibatkan karena aku mengejar jam tayang sehingga untuk mengedit kembali kata-kata yang tidak beraturan sungguh sangat merepotkan
...----------------...
__ADS_1