
Bab 428 Long Fai vs Fang Loutzu (2)
Saat ketika Fang Loutzu sedang menyerap energi Long Fai, sepertinya energi yang dikeluarkan oleh Long Fai, sungguh sangat susah untuk diambil. Ibarat kamu sedang menangkap belut menggunakan tangan seutuhnya sehingga merasakan rasa licin.
Tentu saja, Jika kamu menangkap belut tanpa ada bantuan peralatan yang canggih akan kesusahan. itu sama berlakunya bagi Fang Loutzu, dia sungguh sangat susah untuk menyerap energi yang sangat Agung yang keluar dari tubuh Long Fai.
“Energi yang sungguh Agung. Tetapi, bagaimana mungkin ada energi yang sangat murni tapi sangat manja untuk diambil?” Fang Loutzu sungguh sangat kesal dia mencoba sekuat tenaga untuk mengambil energi yang terkandung di dalam tubuh Long Fai. Namun, energi itu sungguh sangat licin untuk diambil.
Bahakan ketika dirinya mendekati ke arah Long Fai, sepertinya formasi penghisap energi yang diarahkan kepada Long Fai tidak ada yang berefek bahkan dirinya melihat bahwa dia sedang keenakan.
“Enga! Bajingan Apakah kamu pikir formasi ini adalah formasi untuk memijat tubuhmu!” Fang Loutzu suhu saat kesal langsung menghentikan formasi itu dan menatap ke arah Long Fai.
“Kamu mempermainkan formasi milikku!” Seketika tangan kanannya yang putus langsung tumbuh lagi kemudian, dia membuat jurus serangan lain untuk menghajar Long Fai.
"Lotus Sepuluh Diri Bunga!"
Tiba-tiba, di bawah kaki Fang Loutzu keluarlah bunga lotus raksasa berwarna biru langsung terbang di atas kepalanya.
Setelah bunga lotus itu muncul, tiba-tiba dari sela-sela bunga lotus, langsung mengeluarkan tembakan cahaya berwarna biru seperti duri yang sangat banyak.
Long Fai hanya tersenyum tipis kemudian mengeluarkan kipas berwarna hitam. Kemudian, ketika kipas itu digunakan langsung di lambaikan di udara, ada angin topan yang sangat dahsyat dan memporak-porandakan lusinan tembakan ungu itu sehingga tidak bisa melukai dirinya.
"Wushhh!"
Angin topan itu, langsung mengarah kepada Fang Loutzu.
Menggertakan giginya, Fang Loutzu melompat menyamping kiri untuk menghindari topan raksasa itu agar tubuh dirinya tidak terpental sangat jauh akibat angin yang berderu-deru.
Long Fai melihat serangannya langsung dihindari oleh Fang Loutzu, akhirnya baru pertama kali dia mengeluarkan pedang untuk berurusan dengan Fang Loutzu.
Sejak hari pertama tiba di dunia ini, dia belum pernah bertarung menggunakan pedang. Karena Fang Loutzu dan dirinya jaraknya saling berjauh-jauhan, karena dirinya menggunakan pedang tanpa pikir panjang langsung mendekati jarak yang dekat.
Kultivator yang memiliki pertarungan tipe jurus pedang Harus memiliki pertarungan jarak dekat. Karena jika tidak seperti itu bagaimana orang itu bisa melukai menggunakan pedang.
Long Fai kemudian terbang sambil mengunuskan pedang itu ke arah dada Fang Loutzu.
"Sring!"
Fang Loutzu sungguh percaya bahwa pedang itu tidak bisa akan melukai setelan baju yang sangat keras ini. Karena dia sepertinya melihat bahwa pedang yang digunakan Long Fai untuk menyerang dirinya adalah pedang yang sangat biasa.
Akan tetapi, tiba-tiba raut wajah yang sangat meremehkan digantikan dengan ketidakpercayaan.
__ADS_1
"Puf!"
Dada Fang Loutzu seketika memuncratkan darah karena terkena tebasan pedang dari Long Fai. Mata Fang Loutzu langsung menyusut tajam dia menghindar dengan mengepakkan sayapnya terbang ke atas sangat cepat.
“Sial pedang macam apa itu! Sungguh keras!" Fang Loutzu sungguh sangat marah dia matanya langsung berbolak-balik ke kiri kanan takut Long Fai udah ada tiba di hadapannya.
“Hahahaha semut sepertimu tidak bisa lari dari manusia ini hahaha mati kamu!”
"Teknik pengendara pedang mengoyak jiwa!"
Pedang itu, ketika berubah menjadi bercahaya putih langsung menyalurkan seluruh tubuh Long Fai. Setelah cahaya itu keluar dari pedang dan membasuh ke semua tubuh Long Fai, seketika sosoknya langsung menghilang dan melesat sangat cepat untuk mendekati Fang Loutzu.
"Sring!"
"Kena kamu!" Long Fai sudah tiba di samping kiri Fang Loutzu langsung memenggal kepala nya. Pemenggalan kepala itu sampai mengenai jiwa Fang Loutzu.
Jiwa Fang Loutzu hancur seperti serpihan kaca tidak bisa terlahir kembali di dunia lain karena sudah dianggap hama bagi Long Fai.
Akan tetapi, sepertinya ada yang janggal dengan kematian Fang Loutzu, karena sepertinya dia hanya membunuh boneka. Bahkan Long Fai merasakan rasa salah karena sepertinya ini bukan tubuh asli dari Fang Loutzu.
“Apakah dia tubuh Cloning?” Long Fai mengerutkan keningnya sambil melihat ke samping kiri ke kanan dan ke atas siapa tahu, tiba-tiba ada penyerangan secara tiba-tiba.
“Manuisa kamu telah merusak tubuh kloning ku!" Tiba-tiba dari atas langit, keluarlah tangan raksasa berukuran besar berwarna hitam langsung meninju tubuh Long Fai sehingga Long Fai, seketika langsung ditanam di tanah seperti di paku.
"Bam!"
"Bam!"
"Bam!"
"Kamu tidak akan bisa membunuhku bahkan langit akan ketakutan!” Long Fai setelah meninju tangan raksasa itu, langsung meloncat terbang untuk mendekati ke sumber di mana tangan raksasa muncul.
Belum sampai di mana tempat tangan raksasa muncul tiba-tiba ada tangan rasa satu lagi langsung menampar Long Fai.
Tangan itu sungguh sangat besar bahkan, Long Fai seperti semut.
"Plak!"
Long Fai menu cake dan berputar-putar di udara langsung terjatuh ke bawah sehingga, Qingua yang melihatnya langsung menyingkir.
"Awas!"
__ADS_1
"Bom!"
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!”
Qingua ter batuk sangat sering bahkan para warga yang melihat pertempuran itu di langit langsung terhempas seperti debu karena gelombang kejut akibat Long Fai ditampar menabrak ke tanah.
Qingua pengen sekali melihat dan mendekati Long Fai, akan tetapi, Long Fai langsung melirik dan berteriak: “Menyingkirlah! Kamu tidak perlu mendekat karena akan mempersulit menjadi beban saja! Lebih baik kamu menyelamatkan diri di tempat yang ja....”
Belum sempat menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba kepala Long Fai langsung ditusuk seperti jarum raksasa yang sangat panjang di otaknya.
"Bam!"
Pintu nadi langsung menembus ke tingkat mencengangkan lagi sehingga jika serangan kedua menyerang di bagian otaknya maka tidak berfungsi lagi.
"Long Fai!" Qingua sungguh panik tanpa memikirkan keselamatannya dia langsung berlari untuk melihat bagaimana keadaan Long Fai yang kepalanya ditusuk benda raksasa sampai otak-otaknya hancur.
Ketika pas pertama Fang Molin meledakkan kepala Long Fai, sayangnya Qingua tidak mengetahui sehingga Jika saja dia mengetahui mungkin tidak akan terlalu khawatir.
Qingua belari sambil menangis melihat kepalanya sudah hancur dan sungguh sangat merasa kehilangan Long Fai.
"Ahh Long Fai kamu tidak disimpan mati!” Qingua meraung seperti orang gila sehingga tidak menyadari ada jarum raksasa yang ingin menusuk kepalanya.
Ketika beberapa nafas lagi kepala Qingua akan dihancurkan oleh jarum raksasa, tiba-tiba Long Fai muncul dari udara tipis. Kemudian tangan Long Fai langsung memukul jarum raksasa itu.
"Bam!"
Gelombang kejut itu seketika menghempaskan dirinya dan Qingua. Long Fai langsung meraih tubuh Qingua dan berguling-guling di tanah sambil berpelukan.
“Uhuk! Uhuk! Uhuk!” Qingua yang sedang dipeluk oleh Long Fai, seketika terbatuk terus-menerus. Begitu melihat wajah Long Fai yang masih utuh ban tampan langsung berteriak sambil menangis.
“Kamu Long Fai? Masih hidup!”
“Long Fai paman mu! Aku bilang jangan mendekat, kamu adalah beban yang nyata menyingkir lah!” Long Fai mulutnya berkedut hebat yang sekali menampar pantatnya.
Seketika di atas langit ada jarum raksasa lagi untuk mengarah kepada dirinya.
Dengan beringas Long Fai langsung memukul sangat keras.
"Bam!”
Long Fai dan Qingua berguling-guling lagi sambil berpelukan.
__ADS_1
Sambil berguling-guling, Long Fai langsung melemparkan Qingua sangat jauh layangan karung sampah agar tidak bisa mengganggu menjadi beban.
"Ahh! Long Fai kamu sungguh kasar terhadap wanita!" Qingua meraung tidak terima karena dilempar seperti karung sampah.