
Bab 620
Long Fai betapa terkejutnya setelah terjatuh sungguh sangat keras ke dunia lain, dia menukik ke bawah entah beberapa lama, dan ketika sedang berjongkok, tiba-tiba ada suara yang memanggilnya.
Debu yang menutupi area hilang, saat itulah Long Fai melihat Biksu Xuanzang yang sedang mendekatinya dengan penampilan yang sangat compang-camping.
“Kamu siapa?” Long Fai lupa dengan Biksu Xuanzang, tapi setelah melihat wajah secara seksama seperti pernah melihat di suatu tempat.
Biksu Xuanzang mendengarkan perkataan Long Fai tidak marah, hanya tersenyum merendah. “Ummm karakter seperti ini memang tidak penting di mata Tuan. Tapi saya akan memperkenalkan diri lagi kepada Anda.”
“Nama saya Biksu Xuanzang di darat naga Tuan Xiandi yang memerintahkan saya untuk mencari kita suci ke barat. Setelah intruksi tuan, saya sudah mendapatkan dua murid. Dia Sun Wokong dan Yin Wujing.
Long Fai seketika pikiran tersesat sejenak, hanya mengatakan dongeng saja menjadi kenyataan. Tapi itu bukan masalahnya, dia sungguh aneh bagaimana Biksu Xuanzang sudah tiba di dunia dewa ini?
Tang Xuanzang juga bingung, yang di tahu setelah menerima instruksi Long Fai, tiba-tiba ada monster bersayap langsung mengambil dirinya dan ketika terbang ke langit, ada pusaran yang menakutkan sehingga menekan dirinya dan monster itu.
Monster yang membawakan sudah hancur, tapi biksu itu selamat dan terjauh dan berputar di udara sangat cepat. Alhasil dia tiba di dunia yang aneh.
Tepat Tang Xuanzang sedang bercerita, tiba-tiba ada sosok yang muncul di udara tipis seketika menutupi gunung.
Sun Wukong dan Yin Wujing waspada dan berkata kepada Biksu Xuanzang. “Sial sepertinya masih ada anteknya lagi. Ini sangat melelehkan masalah selalu berdatangan!”
”Kalian tenang saja, tuan kita sangat kuat! Apakah kalian meragukan tuan kita hah?” tanya Tang Xuanzang dengan intonasi tinggi.
Sun Wukong dan Yin Wujing, melihat Long Fai dari atas ke bawah. Dalam pandangannya Long Fai tidak bisa dilebih-lebihkan. Aura seperti manusia biasa, tapi jika dia manusia biasa bagaimana dia bisa membunuh kingkong berbulu emas tadi?
Mari kita percayakan kepada Long Fai.
Sun Wukong mengangguk dan mendekati Long Fai sambil bersujud. “Tuan Xiandi! Tolong kita, kita semua sudah sangat lelah, kita ingin beristirahat!”
Pada saat itu, Sun Wokong menceritakan bagaimana dia lolos dari segel Budha agung. Selama dua bulan lebih, banyak para Budha yang berdatangan setelah merasakan kekuatan Dao Budha yang terpencar dari lukisan burung yang sedang di pegang oleh Biksu Xuanzang.
__ADS_1
Long Fai paham akan situasi dan mengangguk. "Kenapa mereka memiliki penglihatan yang rusak? Lukisan itu adalah lukisan jelek bagaimana dia seperti itu?”
Sun Wukong ingin pingsan setelah mendengarkan penjelasan Long Fai.
Setelah mengucapkan seperti itu, Long Fai memgeluarkan lusinan lukisan sehingga Yin Wujing dan Sun Wokong matanya melotot tajam ke arah sekumpulan lukisan tersebut.
Barang yang ada dihadapannya adalah artefak Ilahi, jika sang Budha mengetahui maka akan sangat berbahaya.
Setelah lusianan lukisan keluar, monster kingkong raksasa itu merasakan kekuatan Dao Agung yang mengitari lusinan lukisan itu, sehingga wajahnya menjadi serakah.
“Hahaha ternyata artefak surgawi kamu menyimpan begitu banyak, humpp kamu adalah manusia biasa sungguh tidak pantas memiliki harta artefak itu!”
”Secepatnya serahkan kepada Tuan ini!" Tangan kingkong itu sungguh sangat besar, dan setiap tangan itu seperti ada aura agung sehingga Sun Wokong dan Yin Wujing tidak bisa bergerak.
Tang Xuanzang lututnya sangat lemas dan ingin sekali kencing di tempat.
Long Fai tidak takut, dia melirik Kendil Buddha dan Kendil Buddha itu paham apa yang diinginkan oleh Long Fai.
Crack!
Kingkong itu berhenti seketika dan melihat tangannya yang patah dengan raut wajah dingin sekali. Kekuatan agung digunakan, tiba-tiba tangan yang patah kembali seperti semula.
"Apakah kamu menganggap bahwa aku lemah? Mimpi!” Dia mengulurkan tangannya tapi tetap sama, sebelum menggapai Long Fai, tangannya patah, padahal dia sudah menggunakan kekuatan untuk menahan serangan agar tidak mengalami patah tulang lagi.
Kingkong itu lebih cemberut dan menggunakan kekuatan terkuatnya. Setelah menyembuhkan tangan lagi, dia mencoba meraih Long Fai hanya ingin membunuhnya.
Crak!
Tetapi tetap saja, tanganya patah tidak bisa menggapai Long Fai yang sedang menatap ke arah dirinya dengan mengejek.
Akhirnya kingkong itu marah, dia mengaum dan melompat berniat meninju Long Fai sekuat tenaga. Hanya saja Long Fai meraih lukisan Medusa membiarkan Kingkong Budha melihatnya.
__ADS_1
Setelah kingkong itu melihat lukisan Medusa, tiba-tiba, tubuhnya langung bergetar dan tidak bisa digerakkan.
"Kamu .... Kamu apa yang kamu lakukan kepada ku! Ahhhh!" Dia merasakan bahwa kakinya memutih menjadi batu dan menyebar keseluruhan tubuh dengan cepat.
"Ahhh tidak!” Tidak membutuhkan waktu yang lama, Budha Kingkong tersebut meninggal dengan seluruh tubuhnya berubah menjadi patung raksasa.
Sun Wukong dan dua lainya cukup terpukau. Hanya memamerkan lukisan tersebut seketika mosnter itu menjadi batu?
Tang Xuanzang menatap Sun Wokong dan Yin Wujing. “Kalian sudah melihat, 'kan? Tenang saja, Tuan Xiandi tidak akan pernah meninggalkan kita semua.”
Mereka berdua mengangguk serius dan melihat Long Fai yang sangat tampan. Mungkin orang kuat seperti dia, tidak repot-repot untuk membuang keringat untuk membunuh Budha Kingkong itu. Cukup mengeluarkan lukisan surgawi, maka semua musuh akan sirna.
Long Fai menatap biksu Xuanzang.
"Apakah ini adalah dunia para dewa?” tanya Long Fai.
"Hmmm!” Tang Xuanzang mengangguk berat. Lalu melanjutkan perkataannya lagi, “Tuan seperti yang kamu katakan, ini adalah dunia para dewa aku tidak tahu seluas apa dunia para dewa, tapi yang saya tahu semua mahluk di sini sangatlah menyeramkan.”
Long Fai tersenyum dan berkata: "Dunia para dewa tidak lebih dari ini.”
“Apa magsudnya Tuan?" Biksu Xuanzang bingung dengan perkataan Long Fai. Dunia ini sungguh mengerikan, tapi bagi Long Fai hanya bisa.
Dunia ini biasa?
Apakah kamu yang terlalu kuat?
Saat itu Long Fai menggelengkan kepalanya, ”Tidak ... Tidak ayo kita berpetualang untuk mencari berapa luasnya dunia ini. Terlebih lagi, mungkin di dunia para dewa terdapat suatu artefak yang bisa membuat orang hidup lagi.”
Biksu Xuanzang mengangguk dan mengikuti Long Fai. Tapi, bukankah Long Fai adalah ekstensi yang sangat kuat? Bagaimana dia bisa membutuhkan artefak yang bisa menghidupkan orang meninggal?
Apakah artefak itu di curi oleh dewa yang tidak bertanggung jawab? Biksu Xuanzang membulatkan tekad untuk membantu Long Fai.
__ADS_1