Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Insting Wanita


__ADS_3

Bab 249 Insting Wanita


Akhirnya mereka berempat memasuki ke kota yang sangat meriah di benteng-benteng itu ketika penjaga melihat orang baik dan lainnya langsung mengeluh hormat karena sangat berterima kasih setelah membunuh tempat penjahat itu.


Bahkan dirinya yang ingin melawan keempat penjahat itu sangat kewalahan karena penjahat itu sangat bandel dan susah dihilangkan. Dia sudah mengadu kepada raja tanguan tapi tetap sama aja sepertinya raja itu menutup Mata rapat-rapat seseolah tidak mau menanggapi apa yang dikeluh kesahkan penduduk dan prajuritnya.


Penjaga itu berkata: “Terima kasih kepada rekan saudara yang telah membantu memusnahkan keempat prajurit itu kami sungguh berterima kasih kepadamu.”


“Tidak masalah.. demi kenyamanan para penduduk di sini, aku akan membunuh mereka semua. Entah kenapa keempat penjahat itu sangat tidak tahu malu suka memeras dan dia ingin mengincar wanitaku makanya aku membunuh dia.”


“Jika aku tidak membunuhnya mungkin saja di masa depan akan memakan korban karena ulah penjahat.”


“Baiklah.. rekam kamu sungguh sangat dermawan aku sangat berterima kasih kepadamu sehingga ketika istri-istriku pergi keluar tidak terlalu kuatir karena diincar oleh tempat penjahat yang tak tahu malu itu.” Salah satu penjaga dengan jenggot berwarna putih langsung sangat berterima kasih sampai meneteskan air matanya.


Karena dia memiliki anak dua wanita yang sangat cantik sehingga dia suka sangat khawatir jika penjahat itu menemukan anaknya sehingga diperkosa.


Namun sekarang dia langsung lega setelah keempat penjahat itu dibunuh oleh pemuda berbaju hitam yang sedang di depannya.


Akhirnya Long Fai melewati penjaga itu dan memasti ke dalam tempat yang sangat meriah.


“Kita sudah tiba di kota yang sangat meriah ini ayo kita mencari penginapan dan kamu..” Long Fai menatap ke arah Fang Lili kemudian melanjutkan perkataannya: “Usai sudah perjalananmu apakah kamu akan pergi meninggalkan kita berpencar untuk kembali ke rumah.”


Fang Lili bingung dia harus berkata apa sebenarnya dia ingin sedikit lama bersama tapi nyatanya dia sudah sampai di tempat kelahirannya yaitu kota Tanguan yang sangat ramai.


Fang Lili mencari alasan: “ Heheh kalian apakah tidak merasa kelelahan jika kalian kelelahan ayo mampir ke tempat aku terlebih dahulu.

__ADS_1


Long Fai setelah mendengarkan apa yang dikatakan dia langsung menatap ke arah Fang Lili dengan tatapan berbinar-binar.


“Haa.. itu yang sangat bagus ayo kita pergi ke tempat dia.” Long Fai menawarkan kepada Xiao Yun dan Su Hao.


“Baiklah.. Itu terserah kamu.” Xiao Yun tersenyum kemudian dia menatap ke arah Fang Lili seraya berkata lagi: “kamu menawarkan kami untuk mampir di rumahmu Apakah ada tipu muslihat? Sepertinya kamu menyembunyikan niat sebenarnya seperti membawa suamiku agar bersamamu terus menerus.”


Dalam urusan insting, wanita adalah yang paling menakutkan. Wanita dengan masalah percintaan sungguh sangat tajam buktinya Xiao Yun sangat mudah menebak apa tujuan Fang Lili.


“Ini...” Fang Lili langsung tersipu malu.


“Huhh..!” Xiao Yun langsung tidak senang dia meraih lengan Long Fai sambil menatap ke arah Fang Lili seperti menjaga Long Fai agar tidak tergoda.


“Uhuk...!"


Long Fai langsung terbatuk dia sangat canggung kemudian dia berkata kepada Xiao Yun: “Niat baik harus di balas dengan kebaikan. Kamu tidak perlu banyak berpikir..”


"Ini...!" Long Fai menggaruk kepalanya dia tidak bisa menjawab apa yang dikatakan oleh Xiao Yun. Semakin dirinya berkata lebih kepada dia semakin dia akan cemberut dan ganas.


“Baiklah.. Itu terserah kamu ayo kita ke tempat rumahmu tapi tidak lama-lama. Setelah itu kita pergi untuk mencari penginapan.” Kata Long Fai sebenarnya dia juga tidak tertarik dengan Fang Lili entah kenapa walaupun dia memiliki paras yang sangat cantik tapi dia tidak menyukai.


"Hmmm ok...!" Akhirnya Xiao Yun kembali tersenyum cerah seperti semula ketika dia mendengarkan bahwa elang mengatakan tidak berlama-lama di tempat rumah Fang Lili.


”Baiklah.. ayo.. kita pergi ke tempatmu dan kamu di depan untuk menunjukkan jalan.” Long Fai berkata kepada Fang Lili agar dia di depan untuk menjadi pemandu jalan.


“Hmmm baiklah.” Walaupun dia hanya melihat Long Fai hanya sebentar tapi setidaknya dia sudah singgah dan mampir di rumahnya.

__ADS_1


Sudah kurang lebih 6 menit dia berjalan menelusuri tempat-tempat keramaian di kota jantungnya kerajaan Tanguan. Mungkin saja jika raja Tanguan mendengar bahwa Raja naga Azhure sedang berada di kotanya dia sudah menginstruksi ke Semua perajurit untuk membunuh Long Fai.


Namun sayangnya penyamaran Long Fai sungguh sangat bagus. Penyamaran yang dilakukan oleh Long Fai itu adalah akibat dari hukum jasa yang melindungi terus-menerus.


Bahkan dia tidak menyadari ketika dia dalam perjalanan di siang hari hukum jasa bereaksi untuk membuat awan agar keempat orang itu tidak terkena sinar matahari.


Sehingga keempat orang itu merasa tidak kepanasan karena ada awan yang menutupi ke arah dirinya.


Ketika dia hampir saja sampai di tempat kediaman rumah tiba-tiba ada anak kecil yang sedang berlari mengarah dirinya dengan berpose ketakutan.


Anak kecil itu sepertinya berkelamin laki-laki.


“Kakak perempuan halo..!” Fang Yu seketika berlari sangat kencang untuk menghampiri Fang Lili.


“Ahhh halo adik..!” Fang Lili juga tersenyum gembira sambil melambai-lambaikan tangannya.


Su Hao yang melihat Fang Yu sedang berlari sungguh terpanah karena dirinya adalah manusia biasa sehingga melihat cara berlarinya Fang Yu seperti motor yang sangat cepat membuat dirinya terkagum-kagum.


“Hei.. Kamu berhati-hatilah jangan terlalu cepat untuk berlari seperti dikejar-kejar monster saja..!” Fang Lili tersenyum lembut sambil langsung memeluk tubuh kecil dari Fang Yu.


“Hahaha kakak akhirnya kamu pulang.. Aku sudah menunggu seminggu dalam bulan purnama dan akhirnya kakak perempuan sudah kembali hahaha..!” Fang Yu tertawa lebar namun seketika dia melihat ada dua pemuda yang satunya berpakaian hitam dan satunya berpakaian warna biru biasa dan di belakangnya ada keranjang yang sedang digendong.


Namun entah kenapa dia lebih tertarik dengan Pemuda berpakaian hitam sehingga dia berkata seperti ini: ” Kakak perempuan siapa dia pemuda yang berpakaian hitam.”


“Ahh perkenalkan dia adalah Long Fai beserta teman-temannya dia datang ke sini hanya singgah sementara.” Fang Lili mengganggu pelembut kepada Fang Yu.

__ADS_1


Long Fai maju kedepan dia melihat anak kecil yang sangat imut: “Hallo Aku adalah Long Fai, kamu sangat lucu nak..”


karena Long Fai menjepit sedikit pipi dari Fang Yu akhirnya dia menjadi tidak nyaman. “ Hentikan... ini sungguh menyebalkan..!”


__ADS_2