Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Long Fai Vs Penjahat (2)


__ADS_3

Bab 547 Long Fai Vs Penjahat (2)


Benar saja, sebelum Long Fai berdiri, ada tangan panjang berbentuk hitama langsung menumbuk Long Fai sekitar kurang lebih sepuluh kali.


Bang!


Bang!


Bang!


Bang!


Tumbukan yang terakhir, sungguh sangat keras sehingga tanah itu bergetar dan retak seperti akar dan menjalar kemana-mana.


Semua murid konstantinoburn, semuanya di instruksi agar tidak mendekati seorang yang sedang bertarung. Hanya saja mereka sungguh bandel dan melihat pertempuran itu karena seru dan menegangkan.


Long Fai ketika hendak terkena tumbukan ke sebelas, dia langsung menggunakan seruling hitam untuk memukul tangan panjang yang terbuat dari asap.


Pak!


Seketika tangan panjang itu, terpental kebelakang sungguh sangat jauh.


Long Fai meloncat terbang dan mencoba mendekati penyihir asap tersebut. “Seperytinya saatnya kamu mati.”


Long Fai terbang dengan tenang tidak peduli asap yang sangat ganas mencoba menyerang Long Fai, seketika runtuh menjadi kepulan asap biasa.


Penyihir asap itu mengerutkan keningnya seketika berguman, “Sudah aku katakan aku memilih sihir pengendalian asap yang cukup baik. Kamu tidak bisa membunuh ku! Jangan membuang waktu mu untuk melakukan hal yang mengeluarkan tenaga lebih banyak, lebih baik kamu berlutut dan memohon ampun kepa...."


Pak!


Belum sempat menyelesaikan perkataannya, pipi penyihir asap itu, langsung terkena pukul seruling hitam sungguh sangat keras sehingga rahang sebagian kanan langsung patah dan ada beberapa tulang dan gigi copot keluar dari tempatnya.


Wushh!


Dia setelah dipukul bagian pipinya, seketika berputar-putar di udara sangat cepat dan tak terkendali.


Long Fai mengejar penyihir asap yang sombong tersebut dan mencoba memukul kepalanya lagi.

__ADS_1


“Kamu akhirnya tamat riwayatnya,” kata Long Fai sambil matanya terpusat kepada penyihir asap itu.


Seketika tangan kanan Long Fai berubah menjadi emas dan ada juga sisik yang terlihat jelas oleh mata telanjang yang melihatnya.


Tangan yang berubah seperti naga Emas, langsung memukul Penyihir Asap sehingga dia belum menstabilkan tubuhnya langsung terkena tinju dibagikan perut sehingga langsung muntah darah sekitar empat suap.


Engah!


Uhuk!


Bom!


Long Fai meninju lagu dengan sedikit ditingkatkan. Penyihir asap sungguh merasakan apa itu sakit yang sudah lama belum dia rasakan. Dia cukup bingung entah kenapa kekuatan dirinya seketika tidak berfungsi seolah ada kekuatan yang menakutkan sedang memenjarakan dirinya sehingga penyihir asap itu tidak jauh berbeda seperti manusia biasa.


“Engah ... Apa yang terjadi! Kenapa manaku tidak bisa digunakan!" Teriak Penyihir Asap dengan panik.


Bang!


Tinju ketiga lebih kuat lagi sehingga penyihir asap langsung meledak menjadi bongkahan daging yang berjatuhan di tanah.


Dari kejauhan para pembunuh kelas kakap, seketika ada yang marah dan mencoba menghampiri Long Fai dan menyerang.


Mata Long Fai menyipit tajam dan dia langsung mendekati sosok itu sambil meninju dengan keras lesatan orang tersebut.


Bang!


Bukanya Long Fai yang terhempas, tetapi sosok yang menyerang terhempas sangat jauh dan tak terkendali.


Long Fai melompat terbang mendekatinya dan mencoba menggunakan pedang kualitas biasa yang dia ambil secara acak dari penyihir yang sudah terhempas tersebut.


Long Fai meloncat. Setiap loncatan nya memiliki jarak dua puluh meter seperti loncatan Hulk.


Wush!


Wush!


Long Fai lihat, pembunuh itu menggunakan baju besi seperti prajurit sehingga permukaan wajah tidak jelas. Akan tetapi Long Fai sudah tahu akibat tinju miliknya, membuat besi yang melapisi tangan itu, menjadi bengkok.

__ADS_1


Hanya sekali tinju, baju besi itu penyok. Bahkan itu hanya menggunakan kekuatan tenaga yang paling kecil bagi Long Fai.


Pembunuh yang memperlengkap dengan baju besi tersebut seketika memarahi di dalam hatinya karena baru pertama kali ini melawan pemuda yang memiliki fisik sangat kuat sampai-sampai mengakibatkan baju besinya penyok.


Apalagi, dia menemukan bahwa Pemuda tersebut yang sudah ditargetkan untuk dijadikan pembunuhan sedang terbang meloncat-loncat menghadapi dirinya. Ini mengakibatkan dirinya menjadi panik sekali.


“Hanya baju dosis sampah seperti itu, tidak ada kualifikasi untuk melawanku," ucap Long Fai sambil menggunakan pedang dan setelah sudah dekat, Long Fai menggunakan tangan peningkatan bentuk sehingga pedang tersebut yang mula-mulanya adalah pedang biasa seketika menjadi kualitas terbaik.


Sring!


Pedangnya langsung memotong baju besi tersebut sehingga kulit pembunuh itu langsung terlihat oleh mata telanjang.


“Bagaimana mungkin! Kenapa pedang biasa itu bisa memotong baju besi aku! Ini sungguh tidak terduga dia adalah monster sial!” Dia langsung panik sebisa mungkin untuk menyelamatkan hidupnya agar tidak dijadikan tumbal oleh pemuda monster itu.


Sayangnya dia tidak bisa melarikan diri langsung serangan pedang kedua akhirnya membelah dirinya menjadi dua bagian.


Sring!


Ahhh!


Tubuh pembunuh yang memakai baju besi itu jatuh dengan menjadi dua bagian dengan darah terjatuh seperti hujan.


Long Fai setelah membunuh dua kelompok pembunuhan tersebut, matanya tertuju ke arah kejauhan masih ada beberapa geng pembunuh yang sedang menargetkan dirinya.


Hanya saja dia ingin melompat ke atas ada Eve yang menghalanginya.


Tunggu!


“Ada apa?" Long Fai mengerutkan keningnya.


“Apakah kamu akan pergi begitu saja setelah menghancurkan sebagian Akademi?” tanya Eve dengan perasaan tetap senang. Akan tetapi, dia tiba-tiba melihat bahwa Long Fai mengeluarkan lusinan tumpukan kepingan emas kepada Eve.


“Apakah ini cukup? Jika kamu rasa ini tidak cukup, aku akan menambahkan beberapa kepingan emas setelah aku menyelesaikan pertempuran,” ucap Long Fai dengan tenang seketika langsung terbang ke atas untuk menghampiri beberapa pembunuh kelompok pembunuhan tersebut.


Swuhh!


Eve langsung wajahnya jelek tidak sedap dipandang sepertinya dia melihat bahwa Long Fai menganggap bahwa kepingan emas itu tidak ada gunanya seperti sedang mengeluarkan sampah.

__ADS_1


“Sial kamu Arthur!” Eve menggunakan kedua tangannya dengan susah payah mengambil kepingan emas yang sangat banyak.


__ADS_2