Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Naga Azhure Tidak Ada Sekte


__ADS_3

Bab 161 Naga Azhure Tidak Ada Sekte


Ta Mei bersorak gembira dan mulai mencerna dan menelatihkan pisau panjang. Setelah meminum teh lemon, daya ingatnya menjadi kuat, dia hanya berapa menit mencerna dah menghapal langsung di terapkan langsung.


Ta Mei langsung menggunakan pisau tadi dan di praktekkan langsung. Tangan dia menggenggam gagang pisau dan pisau itu, di arahkan ke bawah. Setelah itu, dia mengangkat tangan kanannya dan dia langsung mengayunkan tangan yang sedang memegang pisau dari kanan ke kiri.


"Sikat!"


"Sring!"


Pisau itu seperti ada daya magnet yang sangat menakutkan, Hua Qin dan Ta Kong yang melihatnya bergidik, jika menyimpulkan jika dia tidak menghindar dari amukan pisau yang di lakukan oleh Ta Mei mungkin saja akan terluka.


Ta Mei juga merasa bahwa jurus ini sangat keren dan sepertinya bisa mencincang batu dan pohon besar.


Hua Qin bertepuk tangan dan berkata: “Nak kamu sangat keren, jika kamu pergi keluar untuk berpetualang maka, bisa menjaga diri. Tapi pisau itu sungguh kurang baik.”


Kemudian Hua Qin meminta pisau itu untuk di tanam ke dalam kendil ajaib. Hanya lambaikan tangan, pisau itu langsung tersedot ke dalam pusaran yang keluar dari telepak tangannya.


Di dalam kendil ajaib, pisau itu langsung terjatuh ke pasir emas. Seketika dengan ajaib, pasir emas langsung mengubur pisau.


Tidak lama kemudian, tumbuh lah tunas baru dan langsung menjadi pohon umur tua yang tinggi sekitar satu sampai dua meter. Di pohon itu berwarna emas semuanya, bahkan dari kayu sekalipun.


Di pohon itu langsung berbuah lusinan pisau dengan kualitas yang sangat bagus. Hua Qin meraih kekosongan dan memetik langsung buah pisau dan di serahkan kepada anaknya.


“Nak bagai mana? Apakah bagus?” Hua Qin tersenyum.


“Ibu ini sungguh sangat keren dan bagus... aku sangat menyukai...!” Ta Mei langsung meraih pisau itu dan melihat-lihat bahwa pisau itu, sungguh tajam.


”Jika kamu mau, ada banyak Lusinan di dunia kendil.” Hua Qin sangat bahagia. Bahkan akibat minuman itu, sosok menjadi lebih muda.


“Aku tidak tahu, sekarang melihat kamu lebih muda saja hahaha!” Ta Kong bercanda kepada Hua Qin.

__ADS_1


“Sgh, kamu tidak perlu merayu.. bukankah kita sudah memiliki umur tua..!” Hua Qin mengelak dan ada sedikit rona merah di wajahnya.


“Hheheh hanya sekali saja.” Ta Kong menyeringai dan mendekati Hua Qin langsung memeluknya.


“Ini..!” Hua Qin malu tapi tidak menghindar.


“Uhukk...!” Ta Mei terbatuk dan seketika, kedua orang suami istri yang sedang romantis kembali menjauh. Setelah suasana ambigu berakhir, Ta Mei melanjutkan lagi: “Uhukk jika kalian ingin bermesraan lebih baik di kamar, tapi aku ingin berkata kepada ayah, jika aku ingin pergi ke sekte, apakah ada yang bisa ayah sarankan?”


Ta Kong mencoba meredam suasananya dan menjawab pertanyaan anaknya: “Aku sudah menentukan apa yang terbaik buat kamu. Lebih baik kamu nak, tidak perlu untuk bergabung ke sekte tertentu, jika kamu bergabung dan pihak sekte jika mengetahui kejeniusan kamu, maka bersiaplah kamu menjadi boneka sekte selamanya.”


“Walau di sekte kamu mendapatkan manfaat yang sangat besar, berupa popularitas dan kekayaan, tapi itu tidak sebanding dengan kekuatan kamu, aku hanya menyarankan seperti yang di katakan raja Xiandi, di wilayah Naga Azhure tidak ada sekte, semua orang hidup nyaman dan rukun.”


“Raja itu bijaksana dan tahu apa yang terbaik buat penduduknya, raja itu sangat merepotkan jika mempunyai sekte karena akan menimbulkan perselisihan yang pada dasarnya hanya masalah sepele.”


“Jadi jika kamu ingin mengikuti saran ayah, lebih baik kamu tidak terikat oleh sekte manapun dan jadilah burung yang bebas terbang melintasi langit.”


“Baik ayah, aku setuju pendapat kamu. Jadilah burung yang indah dan terbang ke penjuru langit, dengan itu hidup kita bebas.” Ta Mei mengangguk terus menerus.


Singkat cerita, mereka bertiga mengalami suasana hati yang sangat bahagia karena berkah dari Raja Xiandi.


Bahkan di setiap sisi, Ta Kong membuat patung dua meter yang bentuknya mirip seperti Long Fai. Bukan hanya itu saja, di belakang rumah dia sengaja membangun kuil kecil untuk penghormatan Long Fai.


Tapi ajaibnya, Ta Kong bisa membuat patung sangat persis seperti patung yang di buat oleh wilayah Azhure di dunia lain. Dan mungkin saja ini adalah kekuatan kebetulan.


Di sisi Hua Qin dia sudah sepenuhnya mengerti bagaimana kendil ajaib di gunakan. Dia bisa menghisap langsung menggunakan kedua tangannya. Bahkan dia juga mengeluarkan item yang dia tanam hanya meraih udara tipis.


Dan Ta Mei dia sudah pergi keluar rumah untuk melatih seni pisaunya selagi masih siang.


Ketika Ta Mei sedang berlatih giat, tiba-tiba dari kejauhan ada wanita cantik yang kebetulan melihat Ta Mei sedang berlatih teknik pisau


“Teknik macam apa itu... sungguh sangat luar biasa..!” Kemudian, wanita itu melompat ke atap dan melihat dari kejauhan dan mengamati setiap gerakan yang di lakukan Ta Mei.

__ADS_1


“Ini sudah pasti teknik pedang tinggi.” Kemudian dia mencoba mendekati dan seketika, Ta Mei kaget dan bereaksi.


“Siapa kamu...!” Ta Mei waspada ketika kemunculan sosok yang anggun dan menawan menghampiri ke arah dirinya.


“Adik kecil.. jangan takut, aku adalah Ning Xue. Aku adalah salah satu guru di sekte anggrek merah.” Ning Xue memperkenalkan kepada Ta Mei identitasnya.


Ta Mei langsung mengendurkan kewaspadaannya dan membalas sangat hormat: “Ohh maaf, aku terlalu waspada sehingga mencurigai guru sebagai orang jahat.”


Ning Xue, mengangguk dan dia melihat bahwa anak kecil ini sungguh sopan dan hebat. Kemudian dia berkata: “Adik kecil, kalau boleh tahu jurus apa yang adik gunakan ketika menggunakan pisau?”


“Ahh ini.. adalah teknik pisau panjang.” Ta Mei sedikit ragu-ragu kemudian mengatakan.


“Apa teknik pisau panjang...!” Dia kaget bukan main. Dia tahu bahkan semua orang tahu bahwa teknik itu adalah teknik dasar bahkan teknik itu hanya berguna untuk memotong daging atau menyembelih hewan buruan. Tapi apa yang dia tidak sangka adalah wanita kecil itu bisa menyempurnakan teknik pisau panjang yang sangat bisa ke dalam tingkat tinggi.


Anak ini apakah jenius?


“Kamu kenapa?” Ta Mei bingung. Dan kepalanya penuh tanda tanya.


“Ehh tidak apa-apa..hehe!” Ning Xue kembali sadar dan langsung berkata ingin tahu: “Adik kecil, bagai mana kamu mempelajari pisau ini siapa yang mengajari teknik ini?”


“Ayah aku yang mengajarkan.” Ta Mei menjawab.


”Ayah kamu?“ Dia terkejut kemudian berkata lagi: “Adik, bisakah kamu memangil ayah kamu sebentar?”


“Baik tunggu sebentar.” Kemudian, dia berteriak nyaring. “Ayah.... ada orang yang mencarimu...!”


Dua detik kemudian ada suara dari kejauhan yang keras dan di campur kesal. “Nak aku lagi membuat patung apakah kamu akan menggangu...!”


“Ayahh ini penting....! Cepat!” Ta Mei berteriak.


10 detik kemudian Ta Kong melompat dan mendekati ke arah Ta Mei. ”Ada apa..!”

__ADS_1


“Ini ayah, ada wanita yang ingin bertemu dengan ayah ” Kemudian Ta Mei mengacungkan jari ke arah Ning Xue.


Ta Kong setelah itu mengkerutkan keningnya dan berkata. “Kamu mencari aku?”


__ADS_2