Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bai An Brutal


__ADS_3

Bab 57 Bai An Brutal


Bai An yang mendengar teriakan itu, dia langsung cemberut. Bai An berhenti menyapu langsung bergegas ke arah siapa yang meneriaki kakak laki-laki.


Ketika Bai An sudah menghampiri siapa yang meneriaki di depan gubuk Long Fai, akhirnya dia tahu siapa gerangan itu..


Ternyata adalah Qin Luo dan beserta kaki anjingnya.


"Heii..babi diam kamu...!" Ucap Bai An kepada Qin Luo beserta para antek sambil mata melotot.


"Bai An,! Apakah kamu melihat bajingan Long Fai hah!" Jawab Qin Luo dengan garang sambil tangan kananya memegang pedang.


"Sial..berani sekali kamu memanggil kakak laki-laki dengan sebutan bajingan!" Pekik Bai An dia sambil menunjuk Qin Luo dengan gagang sapu.


"Ada apa? Dia berani menampar pantat aku, dan mematahkan tulang aku, aku harus membalas dendam kepada Long Fai bastard!" Ujar Qin Luo dia sarkasme.


Qin Luo berkata lagi. :"Awas minggir kamu, anjing yang baik tidak menghalangi jalan!"


"Kamu!" Mulut Bai An berkedut, dia tak tahan ahirnya dia memukul Qin Luo menggunkan sapu.


"Pakkk!"


"Aduh!" Qin Luo kesakitan di punggungnya, kemudian dia memandang ke dua antek untuk bergegas maju.


Namun pada akhirnya tindakan itu, sia-sia karena Qin Luo melihat para antek di pukuli dengan gagang sapu sangat menyedihkan.


"Aduhh!"


"Sial!"


"Aww.. Sakit!"


Melihat para kedua antek di pukul dengan gagang sapu sedemikian rupa oleh Bai An, akhirnya dia sendiri yang bergegas maju.


"Sial,, dasar antek tak berguna!" Kata Qin Luo sambil bergegas dan langsung menebas gagang sapu yang di pegang Bai An, menggunkan pedang.


Namun ketika dia menebas, tiba-tiba...


"Crackk...!" Suara pedang patah karena terbentur oleh gagang sapu.


Di sisi Bai An setelah menghancurkan pedang milik Qin Luo, dia langsung menampar pipi kiri Qin Luo menggunakan gagang sapu.


"Plak!" Suara pipi Qin Luo di tampar menggunakan gagang sapu yang di pegang Bai An. Karena akibat tamparan itu, dia terpental menyamping sekitar 7 meter.

__ADS_1


"Sial.. sapu macam apa itu.. ini sungguh sangat keras." Teriak Qin Luo di dalam hati. Bahkan dia bingung bahwa pedang sendiri apakah palsu.


Bai An juga tanpa berlama-lama menghampiri Qin Luo yang sedang terkapar, setelah dia sudah dekat di depan Qin Luo kaki kanan Bai An langsung mengangkat dan menekan dada Qin Luo.


"Puff!" Akibat tekanan kaki Bai An di dadanya dia meludahkan darah dari mulutnya.


"Ayo minta maaf lah kepada kakak laki-laki Long Fai." Kata Bai An dengan suara lirih.


"Bajingan Bai An lepaskan...!" Qin Luo saat ini sangat takut hingga ingin kencing di celana.


"Ohh sial, kamu tidak patuh!" Kata Bai An dia menyipitkan matanya. Setelah itu, dia menendang Qin Luo hingga terpental jauh lusinan meter.


"Brengsek ini apa yang terjadi..!" Lirih Qin Luo dia sambil kesakitan. Dia berpikir dengan aneh kenapa akhir-akhir ini Bai An menjadi kuat, bahkan sampai sekarang dia tidak bisa memikirkan.


Namun ketika dia sedang panik, karena Bai An sedang mendekat lagi, tiba-tiba ada lusinan rombomgan dan dia melihat bahwa rombongan itu di pimpin oleh Long Yu.


Bai An juga melihat tentu saja dia mengerutkan keningnya. Dalam benak Bai An ada kabar buruk.


Mungkin saja dia berniat untuk merampas tanaman obat yang ada sekitar sini.


Sekarang mata Bai An dingin berani sekali dia berniat merampas harta milik Long Fai, dia harus menjaga apapun yang terjadi.


Kemudian Bai An melihat Long Yu dengan tenang.


Kemudian setelah dia sudah dekat, Long Yu berkata. "Sampah Long Fai di mana aku ing..!"


Kata-kata yang di ucapkan oleh Long Yu belum selesai, namun dia terkena tamparan oleh gagang sapu Bai An yang sedang dia pegang.


Long Yu meluncur seperti karung sampah dengan sangat jauh, ketika dia di pukul oleh gagang sapu.


"Bai Annnnnn kamu, mati kamuuu!" Long Yu mengeram marah dia menatap para penjaga keluarga Long untuk bergegas maju.


"Kalian..kalian cepatlah bunuh Bai An bajingan ini...!" Teriak Long Yu.


"Siap Tuann!" Para penjaga Long berteriak.


"Swosh!"


"Swosh!"


"Swosh!"


"Sigh..!" Bai An terkekeh dan mencibir. Setelah itu dia maju bergegas ke arah selusin kelompok penjaga Long.

__ADS_1


Ketika Bai An sudah mendekati lusinan kelompok keluarga Long, dia melomopat maju kedepan dengan ketinggian lima meter.


Bai An setelah mendarat, dia mengibas-ngibas sapu itu ke arah penjaga keluarga Long. Setiap gagang sapu mengenai kelompok itu, maka ada suara patah tulang.


"Crack!"


"Ahh!"


"Puf!"


Bahkan ketika Bai An di dalam tengah-tengah lusinan kelompok penjaga keluarga Long dia memutar kan badannya sambil mengibas gagang sapu itu. Setiap putaran gagang sapu, maka ada beberapa penjaga keluarga Long yang terhempas di udara.


Hempasan itu setidaknya sampai penjaga keluarga Long terbang dan tersangkut di pohon-pohon.


"Kenapa Bai An menjadi sangat kuat..!" Batin Long Yu, dia tak menyangka untuk berurusan dengan Bai An akan mengalami kerugian yang begitu signifikan.


Jika dulu Bai An bertemu dengan dirinya, dia akan menjilat dengan rendah hati. Namun sekarang dia gaget setelah melihat Bai An yang sangat galak.


Di sisi Bai An setelah menghempaskan beberapa lusin dia melompat lagi hendak mendekati Long Yu dan memukulnya.


Namun, dia melihat bahwa Long Yu mengeluarkan pedang dan setelah itu, dia melihat bahwa Long Yu menebasakan pedangnya di udara.


Seketika ada udara yang bergejolak dan mengamuk, yang menerpa Bai An sehingga dia terhempas sangat jauh, dan alhasil Bai An terjatuh ke tanah, dan berguling-guling.


"Hahah dulu aku takut kepada kamu, sekarang aku telah menjadi adik laki-laki Long Fai tidak ada takut!" Dia dengan bangga langsung terbang. Setelah dia terbang, dia mengeluarkan kapak andalanya di cincin penyimpanan.


Ketika sedang terbang, Bai An mengayunkan kapak itu dan langsung mengeluarkan bilah cahaya cambuk, langsung menyerang para penjaga keluarga Long.


"Ahhh!"


"Puf!"


"Aduh!"


Para penjaga keluarga Long, semuanya yang terkena bilah cahaya yang di keluarkan kapak itu, langsung menjerit putus asa.


Para penjaga, ada yang kepalanya hilang, bahkan ada juga badan langsung penuh darah. Untuk menggambarkan adegan ini adalah pembantaian sepihak.


"Lari.. dia adalah monster...!" Ada salah satu penjaga keluarga Long yang berlari secara terbirit-birit.


Bahkan para murid sekte semuanya melihat adegan berutal Bai An yang bergidik ngeri.


Tentu saja saat ini yang lebih panik adalah Qin Luo yang masih berpura-pura terkapar di sini sehingga dia berkeringat dingin saking takutnya.

__ADS_1


__ADS_2