
Bab 560 Li Aotian
#Tanah Suci Bulan Perak!
Ada wanita yang sangat cantik. Tempramen sungguh sangat mulia dia sedang bersila dan disekitar ada batu yang sangat bagus digunakan untuk tempat tanpa wanita tersebut.
Setiap wanita itu sedang bersemedi, ada cahaya Tao yang sangat indah mengitari tubuhnya sehingga penampilannya seperti peri sesungguhan.
Satu jam ....
Empat jam ....
Kekuatannya naik sangat pesat dan sangat mengkhawatirkan sehingga dia tidak berani untuk secara tidak masuk akal untuk mengamuk sehingga akan sangat disayangkan jika wanita itu membunuh dengan cuma-cuma.
Pada saat itu di sebelahnya juga ada wanita yang sepertinya memiliki umur sangat belia. Dia sungguh cemburu kenapa dia tiba-tiba memiliki kekuatan yang pesat setelah bepergian ke kerajaan Yan Agung.
Tiba-tiba wanita yang bersemedi langung membuka matanya sehingga seluruh riak cahaya Tao langsung buyar.
“Bibi Dong, kamu sungguh sangat cemerlang. Aku sungguh sangat cemburu bagaimana kamu tiba-tiba memiliki kekuatan yang sangat jahat dan sangat kuat,” ucap wanita belia yang memiliki nama Tang Ning.
Bibi Dong mengangguk tentunya sambil berkata: “Tentu saja saya menerima berkah keberuntungan setelah berpetualang di suatu tempat.”
Tiba-tiba Bibi Dong sungguh berterima kasih kepada para pelayan Naga Azhure yang telah memberikan sebuah satu cangkir teh pencerahan sehingga dia memiliki kecepatan kultivasi yang sangat cepat. Tentu saja jika dia tidak meminum teh pencerahan, dia tak memiliki kecepatan kultivasi yang sangat mencengangkan walaupun Bibi Dong sebenarnya masih jenius.
Tang Ning mengangguk dan berkata: “Huhhh jika aku memiliki keberuntungan seperti kamu, maka aku juga sangat ingin memiliki kecepatan pelatih seperti mu.”
__ADS_1
“Hahah saya berharap Anda juga memiliki petualang yang sangat bagus," ucap Bibi Dong tersenyum lembut.
Tetapi selanjutnya Tang Ning langsung serius, “Yang Mulia Bibi Dong. Sudah ada buket bunga yang menumpuk seperti gunung. Bahkan bukan haiah bunga saja, ada berbagai harta dan ramuan yang menumpuk di ruangan harta sehingga tugas para pelayan menjadi kewalahan. Sial! Bajingan narsis itu selalu membuat hal yang sembrono.
Bibi Dong seketika wajahnya serius dan berkata, “Biarkan saja. Toh, lama-kelamaan dia akan lelah dan menghentikannya tindakan yang tidak tahu malu.”
Tang Ning cemberut dia langsung menyangkal. ”Normalnya seperti itu, tetapi menurut rumor dia sudah lebih dari 200 tahun dia masih berjuang dengan mu."
Setelah menjelaskan, entah kenapa Tang Ning ingin muntah darah. Dia saja yang belum memiliki umur panjang membayangkannya sungguh tidak berani jika posisi Bibi Dong akan digantikan oleh dirinya.
Bahkan Bibi Dong mendengarkan penjelasan Tang Ning, sedikit terbatuk dia langsung berkata: ”Hmmm biarkan saja dia seperti itu. Ada masanya untuk lelah.”
“Aku tidak bisa membayangkan. Untungnya bukan aku,” ucap Tang Ning sambil menggelengkan kepalanya.
Tiba-tiba ada beberapa pelayan datang dengan wajah yang sangat mengeluh dia langsung melaporkan kepada Bibi Dong.
“Usir dia!” Bibi Dong juga bersungut-sungut kepalanya.
“Jika saya memiliki kekuatan diatasnya saya sudah mengusir dia sejak lama,” ucap palayan dengan tidak berdaya. Kesenjangannya sungguh seperti langit dan bumi.
“Baik. Biarkan aku yang datang." Bibi Dong langsung beranjak bangun dan dia berniat menemui Li Aotian untuk membuat pernyataan bahwa dirinya tidak menyukai Li Aotian.
Tetapi pernyataan itu tidak ada gunanya. Bahkan Bibi Dong sudah membuat pernyataan ratusan kali sampai dia lupa sendiri. Hanya saja Li Aotian masih keras kepala.
Bibi Dong terbang sambil cemberut dia langsung menemui Li Aotian yang sedang berada di aula perjamuan yang sangat luas.
__ADS_1
“Li Aotian! Sudah aku katakan kepada mu. Berhenti melakukan hal seperti ini, aku tidak akan tergerak walaupun kamu melakukan upaya tak ada hentinya!” pekik Bibi Dong.
“Hahah yang Mulia Bibi Dong, wajah Anda semakin hari walaupun sudah 200 tahun, masih memiliki wajah yang sangat cantik. Semakin saya melihat wajah Anda semakin saya tak tahan untuk mendapatkan seutuhnya. Lihatlah saya menghadiahi hewan buas mungkin Yang Mulia akan menyukai.” Li Aotian tersenyum bangga dia memiliki kekuatan yang tidak orang lain miliki. Ini seperti Li Aotian adalah protagonis sehingga dia melakukan hal yang tidak bisa dilakukan. Hanya saja untuk mendapatkan hati Bibi Dong, sungguh sangat sulit.
“Jangan bercanda kamu! Hentikanlah! Sampai kapanpun aku tidak akan menikah dan aku tidak tertarik dengan pria manapun. Aku mohon kepadamu pergilah dan biarkan aku hidup damai.” Bibi Dong memohon.
“Itu tidak mungkin. Visi ku mendapatkan hatimu. Bahkan jika sekarang kamu meminta aku untuk membunuh dewa, aku akan lakukan demi pujian hatiku.” Li Aotian serius dia mencoba mendekati Bibi Dong.
Hentikanlah!
Bibi Dong seketika mengeluarkan kekuatan yang hebat dia menerjang ke Li Aotian. Hanya saja kekuatan yang sangat menakutkan tidak berfungsi seolah kekuatannya ditelan oleh tubuh Li Aotian.
Bahkan Bibi Dong terkejut dengan ketrampilan Li Aotian. Dia mencoba mendekati dan dirinya hanya saja setelah meledakkan kekuatan yang hebat, tidak ada gunanya.
Li Aotian dia sedikit berubah raut wajahnya karena energi yang dikeluarkan oleh Bibi Dong lebih hebat dan sangat murni. Ini sungguh cocok untuk dijadikan wanitanya karena kekuatan yang Bibi Dong sangat dahsyat.
Li Aotian tersenyum dia mendekati perlahan-lahan sehingga Bibi Dong wajahnya menjadi dingin dia memgeluarkan pedang langsung mencoba menyerang dengan kecepatan tinggi.
Lancang!
Bibi Dong tak tahan dia langsung mengunuskan pedang untuk menyerang Li Aotian.
Li Aotian mengelak dan menggeser ke samping dan dia juga menggunakan pukulan tinju biasa. Tetapi ketika pukulan mendarat di pedang Bibi Dong, seketika pedangnya hancur.
Crack!
__ADS_1
“Mustahil bagaimana kamu memiliki fisik yang sangat kuat!" Bibi Dong berseru dan tidak mempercayainya apa yang dilihat.
Kemudian Bibi Dong mundur untuk membuat serangan selanjutnya.