Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Long Fai Vs Dewa Pohon (2)


__ADS_3

Bab 129 Long Fai Vs Dewa Pohon (2)


Monster anjing tumbuhan itu, langsung melompat dan bergegas untuk menggigit pantat clone Dewa Pohon. Walau dari segi ukuran anjing tumbuhan tidak sebesar Dewa Pohon, namun kekuatan daya serang lebih kuat dari pada Dewa Pohon itu sendiri


Lompatan itu sangat cepat dan seketika sudah tiba di belakang pantat Dewa Pohon.


Mulut Anjing Tumbuhan, langsung membuka dan menggigit pantat Dewa Pohon.


"Ahhhh!"


Pantat Dewa Pohon separonya hilang dan dia bertetriak marah.


"Brengsek kamu anjing sialan..!" Clone Dewa Pohon langsung meninju kepala Anjing tumbuhan. Namun setelah ingin meninju, anjing itu, membuka mulutnya yang sangat lebar. Seketika menyemprotkan cairan asam sehingga melelehkan tangan clone Dewa Pohon.


"Ahhh keparat!" Dewa Pohon meraung. Dia sangat marah dan ingin sekali menghajar Anjing tumbuhan. Namun sebelum itu, dia mencoba menumbuhkan tanganya yang hilang sebagaian.


Tapi, ketika anda ingin menumbuhkan tanganya, dia tidak bisa menumbuhkan. Akhirnya clone Dewa Pohon panik.


"Hahaha Dewa macam apa ini, melawan peliharaan aku sungguh tidak berdaya..Tsk!" Long Fai yang sedang menonton, dia menghina sambil berdecak lidah.


"Diam kamu brengsek!" Clone Dewa Pohon melampiaskan kekesalan kepada Long Fai. Dia menembakan duri yang sangat besar seperti mobil langsung melesat ke arah Long Fai.


Tubuh Dewa Taiko, sudah di tingkat menakutkan saat ini, dia meninju menggunakan kepalan kosong.


"Bang!"


Duri raksasa setelah di tinju Long Fai akhirnya terpental menyamping dan membabat tumbuhan raksasa hingga gundul.


"Sring!"


"Bang!"


"Bom!"

__ADS_1


Long Fai maju dan dia terbang melesat ke arah kepala clone Dewa Pohon. Dia menggunakan jurus Cakar Naga Taiko, seketika tangan Long Fai keduanya berubah seperti tangan naga langsung memenggal leher clone Dewa Pohon.


"Sring!"


Bagian leher clone Dewa Pohon, terbelah dan dia terjatuh.


"Bang!"


Jatuhnya kepala clone Dewa Pohon seperti meteor yang jatuh menghantam bumi, bergemuruh dan sangat dahsyat.


Tapi ketika bagian tubuh sudah terbelah, seperti ada pohon merambat, langsung meraih kepala clone Dewa Pohon. Pohon meramabat itu mengambil kepala Dewa Pohon langsung di satukan. Setelah menyatu, clone Dewa Pohon tertawa menghina Long Fai.


"Hahaha kamu tidak bisa membunuh dewa ini, kamu percuma! Hahaha!" Tawa itu sangat terbahak-bahak. Long Fai mengerutkan keningnya. Dari pengetahuan dasar, dia adalah monster. Namun Artefak Naga memberikan informasi bahwa yang di hadapi anda adalah hanya sebuah Clone. Di dalam tubuh clone itu ada batu bulat yang mengendalikan dari jarah jauh.


"Ohh seperti itu!" Long Fai berseru dia langsung memerintahkan Anjing tumbuhan.


"Anjing rumput, semprotkan cairan asam seluruh tubuhnya..!"


Anjing tumbuhan menurut dia menyerang lagi langsung melompat dan menyemprotkan cairan ke seluruh tubuhnya. Sehingga jika clone Dewa Pohon ingin membentuk tubuh akan sulit. Karena yang di hadapi adalah dewa, maka dia bisa menciptakan tumbuhan dari kehampaan selama batu itu belum rusak.


"Hahaha jika kamu ingin menyemprotkan aku tidak takut hahaha aku tidak akan begitu kala, aku adalau Dewa, kamu sangat lancang sekali..!" Dewa Pohon tubuhnya meleleh dan Long Fai seketika dengan sigap langung mencari batu kecil, setelah menemukan dia langsung memegang.


Begitu sudah mendapatkan, Long Fai langsung me remas sehingga batu bulut yang berwarna hujau langsung pecah.


"Crack!"


Setelah itu, ketika Long Fai sudah menghancurkan batu berwarna hijau, ada sebuah teriakan. Teriakan itu adalah clone Dewa Pohon yang ingin membentuk tubuhnya. Namun raungan itu seketika berhenti karena pohon itu berhenti bergerak dan berubah menjadi pohon raksasa biasa.


Di alam dewa.


Dewa Pohon yang asli, yang sedang bersemayam di istana, dia langsung membuka matanya seraya berkata: "Satu clone aku ada yang mati, siapa yang berani membunuh clone aku?" Dewa Pohon akhirnya bangun dari duduknya jika tubuh clone dan tubuh asli, bentuk tubuh Dewa Pohon, sangatlah berbeda.


Tubuh Dewa Pohon asli seperti biasanya dia seperti manusia yang baik dan menggunakan jubah layaknya pembudidaya pada umumnya. Dewa Poho itu, bernama Chen Chen.

__ADS_1


"Coba aku lihat aku hanya ingin tahu saja siapa yang berani menghancurkam clone aku." Chen Chen tersenyum ringan dengan nilai imam yang sudah beribu-ribu tahun sudah dia serap, dengan kekuatan imam yang sangat banyak dia setidaknya sudah tak terkalahkan.


Lalu Chen Chen membuka celah ruang dan melihat pemuda tampan dengan jubah hitam dan ada perelengkapan kipas lipat hitam dan seruling hitam di setiap sisi bahu.


Namun ketika dia melihat pedang yang di pasang bahu pemuda itu, matanya langsung menyusup tajam. "Bukankah itu pedang milik Dewa Darah yang sudah mati?"


Di alam dewa, walau terdapat lusinan dewa dengan gelar Dewa Darah, maka jika ada yang mati dan gugur, maka alam Dewa itu sendiri akan mengumumkan berita besar.


Tapi di dunia Dewa juga banyak para kultivator yang setara dengan dewa bahkan para kultivator adalah pembudidaya yang sepesial. Karena para kultivator bisa mempelajari lebih dari satu jurus. Di bandingkan dewa itu sendiri yang hanya mempunyai satu kemampuan yaitu, kekuatan yang mewakili gelar dewa itu sendiri.


Sebagai contoh, Dewa Api hanya memiliki kekuatan api dan sebagainya. Namun di bandingkan para kultivator dia bisa terbebas dari aturan itu. Singkatnya seorang dewa tidak bisa menjadi seorang Kultivator. Tapi, seorang kultivator bisa menjadi setara dengan dewa.


Sebut saja, Chen Chen yang memiliki gelar dewa, dia juga seseorang kultivator dengan bakat pedang yang menakutkan. Dia menyempurnakan teknik pedang hingga tingkat ilahi itu serta merta karena dia seseorang kultivator yang jenius.


Ada satu hal lagi, jika para dewa membunuh dewa dia akan mendapatkan kekutan dewa yang di bunuh. Namun jika dewa itu sendiri membunuh kultivator yang sudah setara dengan dewa maka anda tidak bisa menjadi kultivator.


Tapi sebaliknya, jika kultivator yang sudah setara dengan dewa dia bisa membunuh dewa maka, anda sebagai kultivator akan mendapatkan gelar dewa yang di bunuh.


[author juga bingung dengan penjelasan ini maaf ya 😅]


Setelah itu, Chen Chen yang melihat pemuda itu berkerut. Karena, berita ini terdengar di telinganya dan sekarang dia kaget dan sedikit curiga apakah pemuda itu yang telah membunuh Dewa Darah?


"Aku harus menyampaikan kepada berita ini, karena pemuda itu sungguh misterius dan ada jejak bahaya bagi dunia Dewa."


"Namun sebelum itu, aku harus membuat pelajaran karena telah membunuh salah satu clone aku." Chen Chen tersenyum iblis. Kemudian dia meraih pedang hijau dan dia menggunakan niat pedang untuk membunuh pemuda itu.


Chen Chen melambaikan pedang itu sangat ringan dan pada saat itu, niat pedang yang sangat menakutkan dan mengamuk langsung keluar dan memasuki ruang waktu ke sungai waktu langsung sudah tiba di tempat Long Fai berada.


Long Fai yang sedang melihat situasi, tiba-tiba lehernya merasa merinding, sehingga tanpa sadar dia menoleh ke atas dan berkata: "Aneh aku merasa merinding, apakah ada hantu?"


Sambil menggaruk kepala, Long Fai berjalan kembali. Namun yang tidak di ketahui Long Fai, tepat dia menoleh kebelakang, tiba-tiba niat pedang yang sangat menakutkan langsung hancur hanya dengan sekali tatap.


Chen Chen kaget, dia bingung. Kenapa niat pedang sendiri tiba-tiba hilang?

__ADS_1


__ADS_2