
Bab 185 Raja Tanguan Gila
Dia tidak tahu jika wilayah ini dikuasai selain wilayah negara Naga Azhure, dia tidak akan menjadi seperti ini mungkin saja kehidupannya lebih rendah daripada Dongfang Yu.
Di sisi lain Dongfang Yu melihat kesombongan dan kebanggaan yang dikeluarkan Li Ming, akhirnya dia marah sambil menunjuk-nunjuk ke arah Li Ming terus-menerus.
“Brengsek...! Apakah cara kamu melakukan aku seperti ini..!” Dongfang Yu marah dia tidak tahan langsung meninju Li Ming sangat keras.
"Bam!"
Tapi tinju yang dilakukan dia langsung ditangkap sangat mudah oleh Li Ming. Setelah menangkap tinju, dia langsung mendorong ke depan sehingga terjatuh lagi sambil tersungkur.
“Penjaga bunuh dia aku tidak ingin melihat teman laknat seperti dia...!” Li Ming menginstruksi kepada penjaga.
Kata-kata pembunuhan yang dikeluarkan oleh teman semasa kecil akhirnya dia berkata sambil ketakutan. “Kamu...kamu.. Apa yang sedang ingin kamu lakukan kepada aku...!”
Dongfang Yu akhirnya menyesali perbuatannya jika anda saja dia mengetahui bahwa di masa depan akan mengalami kesulitan dia tidak akan meninggalkan teman lamanya. Namun nasi sudah menjadi bubur, penyesalan hanya tinggal penyesalan tidak bisa diputar lagi.
“Hahahaha... Li Ming..! Aku menyesali perbuatan pada waktu itu, tapi kebencian ini tidak bisa dihilangkan bahkan sekalipun aku menjadi iblis...!” Dongfang meraung seperti orang gila.
Li Ming tidak bertele-tele dia langsung memerintahkan secepatnya juga untuk memenggal kepala Dongfang Yu.
Penjaga itu, mengangguk langsung mengeluarkan pedang yang sangat tajam langsung memenggal kepala Dongfang Yu yang sangat pasti.
"Ahhhh!"
"Tidakk... kamu keparat Li Ming...!"
"Sring..!"
"Puf!"
Setelah meninggal kepala Dongfang Yu, dia berkata kepada penjaga. “singkirkan mayat ini jika tidak buang ke sungai untuk dimakan para monster-monster.
__ADS_1
“Baik... tuan gubernur...!” Penjaga itu mengangguk dan langsung meraih jasad Dongfang Yu dan dia bawa untuk di buang sungai.
Dari awal sampai akhir, mata Li Ming menutup. Tapi seketik langsung membuka matanya dengan jejak waspada.
“Keluarlah aku tahu kamu sedang bersembunyi..!” Ucapnya Li Ming sambil membuat aura yang sangat dingin seperti ribuan es yang sudah membeku.
“Aku tidak mengira bahwa gubernur wilayah baru ini memiliki perspektif yang sangat tajam.” tiba-tiba dari udara tipis keluarlah asap yang mengumpul berubah menjadi satu.
Kumpulan pasar itu berubah jadi wanita yang berpakaian gelap dari mata yang sangat hitam alis sangat sempurna layaknya burung phoenix dan bibir yang sangat hitam itu membuat penampilan seperti iblis yang sangat beracun.
“Kamu siapa? Kenapa kamu memata-matai tentang wilayah ini.” Kata Li Ming dia bahkan berkata tanpa memandang wanita itu sama sekali.
Wanita itu merasa tidak senang karena diabaikan tapi dia masih menetap ke arah pria paruh baik dengan tatapan sarkasme tanpa rasa takut.
Bahkan dia lebih menghina lagi ketika melihat pria paruh baya itu, memiliki ranah kultivasi yang sangat rendah. Sehingga Jika dia membunuhnya itu sangat mudah seperti meminum air.
Li Ming tidak sabar akhirnya dia berkata tidak senang. “Apakah kamu tuli? Apakah kamu tidak mendengarkan?”
Wanita itu marah, dia langsung menatap ke arah Li Ming terus-menerus. Ketika dia hendak berkata, tiba-tiba Li Ming mengintruksi lagi: “Kenapa kamu marah bukankah ini benar kamu adalah wanita tuli..”
Tapi Li Ming mempunyai tubuh hegomoni Naga es yang sangat kuat, hanya mengeluarkan aura paksakan yang sangat dingin seketika tangan wanita itu membeku tidak bisa digerakkan.
Wanita itu terkejut sekaligus panik dia ingin melangkah mundur tapi tiba-tiba semua tubuhnya, membeku sangat dingin tidak bisa bergerak sama sekali.
Li Ming tidak tinggal diam dia menyerang menggunakan tangan untuk menusuk dada wanita itu hingga tewas.
"Sikat!"
"Puf!"
"Uhukk..uhuk...uhuk...!" Wanita itu menatap ngeri ke arah Li Ming, dia tidak tahu jenis kemampuan atau jenis seni bela diri yang dia gunakan ini sungguh menakutkan. Dia pernah melawan teknik yang sama seperti ini dengan elemen es yang dingin tapi dibandingkan dengan lele kuat.
Wanita itu ingin mundur tapi tidak bisa seperti sudah menjadi patung hanya suara batukan yang terus-menerus dikeluarkan oleh mulut seksi wanita berbibir hitam.
__ADS_1
Li Ming setelah menusuk badan wanita itu kemudian dia menyerang lagi menusuk leher wanita.
"Sring!"
"Ahhh!"
Mata wanita itu ngeri tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya sudah tidak bisa digerakkan karena sudah membeku akhirnya perlahan demi perlahan wanita itu mati dalam mata yang masih terbuka.
“Kamu ingin membuat rencana kepada wilayah negara Azhure sebelum itu kamu harus menghadapi aku terlebih dahulu.” Kata Li Ming tanpa berkelas kasih kepada wanita yang sudah meninggal itu.
Setelah itu dia pergi meninggalkan tempat ini untuk mengurusi keperluan yang sedang tiap perintahkan wilayah Judao.
#Istana Kerajaan Tanguan.
"Crack!"
"Pyar...!"
Semua benda-benda peralatan sedang dihambur-hamburkan oleh seseorang yang sedang marah. orang itu memakai baju yang sangat bagus jika dilihat dia adalah seperti pemimpin suatu kerajaan.
Benar dia adalah raja Tanguan yang sedang marah akibat wanita pembunuh itu sudah meninggal sangat cepat.!
Belum ada 2 jam dia menyewa pembunuh yang konon katanya sangat menakutkan dari ahli racun tapi belum ada 2 jam segel itu pecah yang menandakan bahwa wanita pembunuh itu gagal dan mati
Raja Tanguan curiga apakah pembunuh yang diperintahkan atau disewa dirinya adalah pembuluh palsu dia tidak habis pikir bahwa pembunuh itu begitu sangat lemah.
Bahkan yang membuat dia tambah marah adalah mantan penduduk wilayahnya dulu yang konon katanya keluarga itu sudah menurun terus-menerus, sekarang menjadi gubernur wilayah itu sendiri para ahjurit yang dia perintahkan di perbatasan itu gubernur itu sungguh kuat orangnya.
“Brengsek...!” Dari rencana pertama sampai sekarang, tidak ada yang berhasil. Apalagi Ratu Xinping yang sudah lama dia dambakan sekarang sudah menjilat paha ke arah pemuda seumuran 18 tahun sampai 20 tahun yaitu Long Fai.
Dari melawan Jiang Feng dan sekarang melawan bekas penduduk diri sendiri dia tidak berdaya, entah kenapa sekarang keberuntungan hilang akibat pemuda Long Fai muncul.
“Ini benar.. jika tidak ada pemuda itu aku sudah mendapatkan Xiao Yun menjadi miliknya. Tapi brengsek kamu Long Fai kamu sungguh keparat..ahhh!” Raja Tanguan melolong seperti serigala yang sangat kelaparan bahkan dia mengacak-ngacakkan semua benda yang dia lihat karena melampiaskan emosi itu.
__ADS_1
Sehingga para pengawal dan pelayan yang sedang berada di sisinya dia bergidik ngeri, bahkan ada yang berkeringat deras.