
Bab 321 Tiba Di Istana Xiao Chen
Enam menit kemudian, akhirnya mereka semuanya sudah tiba di istana yang sangat megah. Bahkan Long Fai melihat dari atas sungguh sangat luar biasa pemandangannya.
Banyak pohon sakura yang menjulang seperti raksasa dan banyak para pelayan yang berlulu lalang di sekitar istana Xiao Chen.
Dari jumlah pelayanan yang sangat banyak, itu masuk akal, karena Xiao Chen mempunyai selir yang sangat banyak, bahkan anak-anak yang banyak dan di dominasi oleh laki-laki.
Hanya sebagian anak perempuan yang sudah menikah dan hanya hitungan jari yang belum menjalani hubungan asmara.
Ketika Xiao Chen turun dari langit, para pelayan mengangguk hormat, dan pelayan itu juga menatap ke arah Long Fai beserta lainnya.
“Lihat.. aku baru melihat raja Xiao Chen membawa tamu dan itu sungguh sangat mengejutkan.” Salah satu pelayan yang sedang menyapu berbisik kepada pelayan satunya yang sedang menyiram tanaman.
“Hmm aku juga tak menyangka, seseorang raja jantan bersosialisasi sudah lusinan tahun, seketika Raja pergi akan membawa beberapa tamu undangan.” Orang pelayan yang sedang menyiram tanaman juga membalas.
Bahkan kedua pelayanan itu, menatap kepergian Xiao Chen beserta tamu undangan penuh khidmat. Dan apa yang membuat mereka berdua ingin tahu adalah, ada salah satu kelompok yang sangat tampan, bahkan ketampanan Raja tidak sebanding dengan ketampanan pemuda berpakaian gelap itu.
Dan yang membuat kedua orang itu terheran-heran setelah melihat Long Fai adalah, seperti Long Fai tidak memiliki jejak Aura kultivasi yang terpencar dari tubuhnya.
Kedua pelayanan berkata dalam hatinya, bagai mana Raja ini membawakan manusia biasa? Apakah sang Raja memiliki selera yang rendah?
Meskipun begitu, kedua pelayan itu tidak begitu ceroboh untuk berkata secara terus terang. Bisa jadi jika mereka bertindak sembrono akan mati karena lancang kepada Raja.
Di samping Long Fai, dia setelah mengikuti Xiao Chen dari belakang, begitu melihat suasana istana yang begitu meriah, sungguh sangat hidup tiba-tiba dia teringat Wang Roulan.
Long Fai berkata kepada diri sendiri, jika Wang Roulan mempunyai anak bukankah istana itu akan begitu hidup? Dan itu, juga tidak terlepas dari 1 wanita, melainkan semua wanitanya harus mempunyai anak minimal 1 untuk menghidupkan suasana yang sunyi.
Tepat ketika dirinya beserta rombongan sedang mengikuti Xiao Chen, tiba-tiba dari ujung depan keluarlah wanita yang sangat cantik sedang mendekati ke arah Xiao Chen.
__ADS_1
Bahkan Long Fai sedikit terkesima dengan penampilan yang sangat cantik itu.
Long Fai sudah menduka bahwa wanita yang sangat cantik itu adalah salah satu dari selir atau permaisuri Xiao Chen.
Wanita itu bernama Mengyue Lin. Dia juga selir kesekian dari Xiao Chen, ketika Mengyue Lin melihat Xiao Chen yang kembali pulang, kebetulan karena dia melihat dari kejauhan akhirnya berjalan cepat untuk mendekatinya.
Mengyue Lin setelah sudah dekat di hadapan Xiao Chen langsung mengangguk lembut dan berkata. “Suami.. apakah urusan mu sudah selesai? Aku baru pertama kali melihat mu sangat gugup dan pergi secara tiba-tiba."
Xiao Chen menjawab: “Ini sudah kembali dan urusan ku juga sudah selesai.” Kemudian Xiao Chen menatap ke arah Long Fai beserta lainnya dan melanjutkan perkataannya lagi. “Perkenalkan dia adalah rekan ku.”
Long Fai dan lainnya melihat Xiao Chen sedang memperkenalkan dirinya kepada salah satu selir, akhirnya berkata satu persatu sangat hormat.
“Halo aku Long Fai..”
“Halo Nyonya, aku Xu Rongfei..”
“Aku Ming Xiaru..”
Mereka berempat berkenalan secara sopan setelah itu Mengyue Lin menatap ke empat orang itu dan berkata. “Baiklah.. kalian adalah rekan yang diundang oleh suamiku ayo masuk dan kita pergi ke perjamuan.”
Xiao Chen juga menganggukkan kepalanya kemudian dirinya mengajak ke empat orang itu untuk mengikuti dirinya ke aula perjamuan.
Long Fai mengikuti Xiao Chen, sembari melihat ruangan yang sangat luas seperti istana yang sangat megah bahkan kemegahan ini bukan tidak apa-apanya dari istana miliknya.
Ini masuk akal karena dari segi selir dan istri yang sangat banyak maka istana juga harus menyesuaikan dengan jumlah orang yang berada di area istana.
Ditambah lagi anak-anak yang sudah project dewasa maka bertambah sesak istana ini.
Saat ini, ketika dirinya sudah mengikuti Xiao Chen sekitar kurang lebih 2 menit tiba-tiba dari samping Ada sosok wanita yang sekitar berumur 17 tahun sedang menatap jendela ke atas.
__ADS_1
Tatapan Wanita itu sungguh sangat cantik dan auranya membuat Siapa yang melihat akan menjadi nyaman wanita itu sedang bermain musik.
Long Fai yang sedang mendengar permainan senar Guqin tersebut sebenarnya merasakan permainan musik dari Wanita itu sungguh sangat cacat dan penuh kekurangan.
Tapi dirinya juga tidak begitu sembrono untuk melakukan perkataan yang secara terus terang karena perkataan yang terlalu frontal akan mempermalukan dirinya.
Long Fai mengabaikan wanita itu, toh memikirkan masalah kecantikan atau wanita tidak ada habisnya.
Namun, wanita itu langsung menghentikan senar Guqin dan menatap ke arah Xiao Chen dan berkata sedikit ditingkatkan nadanya. “Ayah, kamu kembali, dan siapa dia?”
“Ahhh Yan'er heheh perkenalkan dia adalah rekan ku yang sengaja aku undang ke rumah kita.” Xiao Chen berkata kepada anaknya, dan wanita itu bernama Xiao Yan.
Xiao Yan mendekati Xiao Chen dan langsung pergi di samping Mingyue Lan dan menatap ke arah Long Fai beserta kawannya.
“Halo aku Xiao Yan salam bertemu..”
“Hmmmm!” Mereka semuanya menganggukan kepalanya kemudian satu persatu memperkenalkan diri kepada Xiao Yan.
Setelah perkenalan kemudian Xiao Yan pergi meninggalkan mereka semuanya dan langsung melanjutkan bermain senar Guqin.
Namun kepergian dari Xiao Yan langsung dicegat oleh ayahnya. “Yan'er, Aku akan pergi ke perjamuan makanan untuk menjamu rekan-rekanku kamu harus datang.”
Xiao Yan berhenti dan menoleh. Setelah itu, mengangguk kepalanya dan berkata lembut: “Baik ayah..”
Setelah itu dia pergi dan melanjutkan bermain musik. Di samping Long Fai Dia berkata kepada Xiao Chen. “Dia salah satu putrimu dan kebetulan dia suka memainkan musik?”
Xiao Chen berkata sedikit tidak berdaya: “Dia adalah anakku dan dia juga anak yang paling sulit untuk berlatih motivasi dia hanya berfokus kepada musik sehingga aku tidak bisa berbuat apa-apa.”
Long Fai tersenyum dan berkata: “Kamu tidak perlu memaksanya lebih baik dia melakukan apa yang disukai jangan dilarang karena akan mengganggu perilaku.”
__ADS_1
Xiao Chen mendengar kata-kata Long Fai, hanya mengganggukan kepalanya dia juga tidak melarang untuk bermain musik selama sesak hidupnya tapi juga harus diselingi berlatih kultivasi karena demi keamanan dirinya.
Apalagi duniaku kultivasi yang kuat akan memakan yang lemah dan hukum itu sangat mutlak tidak bisa diganggu gugat.