
Bab 551 Long Fai Vs Penjahat (5)
Long Fai langung berjalan menyamping langsung melewati Eve dan hendak melanjutkan lagi untuk memukul kepala Gerrard menggunakan seruling hitam.
Wush!
“Maaf aku ingin mencoba bagaimana sekeras kepala paus cabul hahahah!"
Pak!
Seketika kepala Gerrard tulangnya langsung retak dan menggunakan energi angin untuk menghempaskan Long Fai. Sayangnya mana untuk memunculkan angin, tidak berefek kepada Long Fai seolah dia sudah melekat seperti lem.
“Bagaimana mungkin kamu begitu sangat kuat! Ahhh ... Aku tidak ingin kalah dengan manusia rendahan seperti mu!” Gerrard menggertakkan giginya yang sudah penuh darah. Akan tetapi, seketika wajah itu ditinjau oleh Long Fai sehingga wajahnya langsung penyok dan tidak berbentuk wajah manusia lagi.
Engah!
Sekali lagi, Long Fai meninju wajahnya sehingga tinju keduanya langsung menghancurkan wajah Gerrard.
“Kamu iblis ... Pasti kamu iblis, 'kan?” Eve mendekati Long Fai dia menggelengkan kepalanya terus-menerus seolah tidak percaya bahwa Long Fai bisa membunuh paus yang keberadaannya sangat tidak bisa diganggu gugat.
Tetapi Long Fai bisa membunuh sangat mudah sehingga Eve sudah meyakini bahwa dia adalah iblis. Iblis memiliih kekuatan yang tidak masuk akal dan tidak bisa diterima oleh akal sehat.
“Aku iblis, lantas mereka yang sudah membunuh orang yang tidak berdosa hanya menginginkan kepentingan pribadi, disebut apakah dia? Jika kamu memiliki hati nurani, kamu bisa menyimpulkan bahwa tidak ada baik dan jahat dari pada seseorang kecuali sifat serakah yang menguasainya.” Long Fai menggelengkan kepalanya dan mencoba meninggal Eve. Tetapi Eve tiba-tiba mulutnya komat-kamit seperti sedang membacakan mantra sihir.
Jeng! Jeng!
Benar saja, Long Fai seketika langsung dipenjara oleh kekuatan yang tidak diketahui.
Ding!
Ding!
Ding!
Long Fai seperti merasakan ada gema suara yang mencoba memasuki kedalam pikirannya tetapi itu hanya sesaat. Karena suara itu setelah memasuki kedalam pikirannya, tiba-tiba Long Fai merasakan bahwa suara itu lari terbirit-birit karena ketakutan.
Alhasil Eve menjadi bodoh dan menggaruk kepalanya terus-menerus karena bingung.
__ADS_1
”Eh ... Apa yang terjadi?" Eve bingung dan celingak-celinguk.
“Kamu ingin menggunakan benda sampah itu untuk menghalangi ku? Sungguh mimpi kamu.” Long Fai tersenyum.
Long Fai setelah tersenyum menghina, tiba-tiba dia juga linglung karena ada paksaan yang sangat kuat menghantam tubuhnya sehingga dia langsung terjatuh ke tanah dan menyusup kedalam seperti menjadi baut paku.
“Berlututlah wahai iblis bedebah! Kamu sudah membunuh utusan Greja. Kamu seharusnya dibaptis menggunakan sihir suci ini!"
Long Fai yang tertidur di tanah karena tekanan yang sangat menakjubkan, tiba-tiba kepalanya menoleh ke atas sedikit ke barat menemukan ada kumpulan paus yang sangat agung seperti peri sedang berkhotbah agar dirinya terkena sihir suci itu, mengalami kesakitan. Sayangnya energi mana itu tidak berpengaruh sama sekali.
Kemudian Long Fai melihat ada lonceng putih yang mengeluarkan suara gema sehingga mengakibatkan ada tekanan aura yang menindas. Alhasil, Long Fai langsung berdiri dengan tenang, langsung meloncat dan meraih lonceng Artefak tersebut untuk menggenggam sehingga pemilik lonceng Artefak itu, ikut terlempar sangat jauh.
Swosh!
Tolong!
Paus yang lain menyipit dan menolong paus yang terlempar sangat jauh.
Bom!
Paus itu yang terhempas akhirnya lega langsung menggunakan lonceng surgawi untuk membunyikan sehingga aura paksaan yang sangat besar, sekali lagi keluar sehingga bukan hanya Long Fai saja, tetapi pada manusia yang tidak mengetahui langung terjatuh dan berlutut sampai seluruh tubuhnya hancur menjadi bubur. Hanya Eve yang selamat karena dia Anggota penyihir suci.
Long Fai mengetahui bahwa para manusia sudah mati menjadi hancur seperti bubur. Alhasil dia marah karena mengingatkan tentang pembantaian masal di kerajaan Dayan pada waktu lalu.
"Ahhh ... Kamu iblis yang lebih nyata! Kamu membunuh nanusia yang tak bersalah akibat ulahmu!" Long Fai murka langsung tidak peduli menampar malaikat langsung hancur dan setelah itu, dia meraih lonceng Artefak sekaligus paus tersebut langsung melemparkan ke atas langit sangat keras. Long Fai berharap paus itu mendarat di dunia yang tidak memiliki mana sehingga item itu tidak berfungsi.
Bom!
Ahh!
Tolong!
Paus itu panik dia melesat seperti komet dia berpindah ruang dan waktu. Bahkan dia melihat suatu dunia lain lusinan kali. Sehingga dia baru pertama kali melihat seperti ini sehingga sungguh sangat ketakutan.
Bom!
Sampai pada suatu saat, Paus itu mendarat di sebuah hutan dengan banyak rumah tetapi gaya rumahnya seperti Tiongkok kuno.
__ADS_1
Bom!
Dia mendarat sungguh sangat kritis.
Pada saat ini, ada seorang yang tidak terlalu muda dan tua melihat manusia jatuh dari langit sehingga berteriak.
“Ada harta Karun jatuh!" Dia berlari dan mendekati sumber manusia jatuh dari langit dan seketika orang itu melihat ada sosok pakaian putih sungguh lusuh dan sepetnya sosok itu sudah meninggal.
Akhirnya orang itu matanya tertuju ke suatu benda seberat lonceng kecil sehingga tanpa berlama-lama dia mengambil lonceng tersebut.
“Lonceng ini? Aku tidak tahu, karena tidak memiliki energi pendekar. Akan tetapi, aku sudah percaya bahwa ini adalah item artefak sangat berharga. Hehehe 😁 Lebih baik aku menjual di pelelangan itu dan jika ingin memiliki nilai tidak terlalu besar tidak masalah yang terpenting aku bisa bermain dengan wanita hehehe.”
Akhirnya pemuda itu terbang langsung pergi ke pusat pelelangan yang tempatnya di wilayah Phoenix Kematian.
Ketika dia terbang melewati sekte Lembah Phoenix Kematian, banyak rumor yang mengatakan ada suatu monster berlapis logam telah menghancurkan sekte tersebut. Hanya saja dia tak peduli langsung pergi ke pelelangan yang terpenting mendapatkan uang dan bisa bermain-main dengan wanita walaupun hanya satu malam.
Awalnya dia tidak mempercayainya jika Sekte Phoenix kematian diserang monster logam. Hanya saja setelah dirinya melewati Sekte tersebut terkejutnya dia karena separuh dari sekte, telah berubah menjadi puing-puing yang sangat berantakan.
Ada desas desus bahwa pemuda yang sudah dikadang-kadangkan sebagai kekasihnya dan ingin menjemput wanita di sekte lembah Phoenix kematian, tiba-tiba berhianat sehingga pemuda tersebut marah dan menghancurkan Sekte tersebut.
”Jika aku jadi wanita itu, lebih baik aku juga tidak melakukan hal bodoh seperti itu. Hahaha betapa malu sekte lembah Phoenix kematian. Dia sudah membangunkan naga yang bersembunyi.
Dia menggelengkan kepalanya langsung tidak memikirkan masa tersebut yang terpenting dia bisa menukar artefak lonceng biasa ini agar bisa dijadikan kepingan emas sehingga satu malam bisa menikmati wanita.
Wush!
Akhirnya dia langsung terbang sangat cepat dan tidak sabar untuk menukar benda itu agar bisa mencicipi lubang surgawi wanita malam di rumah bordir.
~
~
Jika kalian ingin tahu siapa pemuda yang telah menghancurkan Sekte Lembah Phoenix Kematian, dan siapa wanita tersebut baca Novel satunya. Kultivasi Fana dari Bab 151 terimakasih!
~
~
__ADS_1