
Bab 199 Ye Fan Ngeri
Kemudian Long Fai mendekati Ye Fan untuk membunuhnya, tapi Chi Yao masih bersikukuh berteriak sehingga dirinya langsung menatap ke arah Tun Ri.
Tun Ri yang di tatap oleh Long Fai, paham dia langsung pergi menemui Chi Yao.
“Aku pergi dulu, aku ingin membunuh mantan istri aku..” Ucap Tun Ri ke arah Lu Change.
“Hmmm, baik.” Sebagai wanita, tentu saja Lu Change tidak berdaya dan merasakan kasihan terhadap Chi Yao. Tapi memikirkan penghianatan kepada Tun Ri, mungkin ini adalah hukum yang sangat setimpal.
“Ahhhh bedebah... kamu Long Fai.. aku tidak membiarkan membunuh suami aku...!” Chi Yao berteriak histeris, namun seketika dia merasa ada seseorang di sampingnya.
Kemudian dia menoleh, sontak dia melihat Tun Ri yang sedang menatap ke arah dirinya sangat menghina seseolah dirinya begitu menyedihkan.
Chi Yao tertawa namun tawa itu ada sedikit kebencian dan kesedihan. “Hahaha Tun Ri kamu sialan.. apakah kamu puas... apakah kamu puas sekarang hahaha hahahah 😭 !”
Tun Ri melihat Chi Yao yang tertawa sekaligus menangis, dia tidak bisa menggelengkan kepalanya. Walau wanita ini dulunya adalah istrinya, tapi sekarang sudah berbeda.
“Chi Yao, kamu sungguh sangat menyedihkan.. kamu memihak penjahat itu, apakah Adik laki-laki aku kurang besar sehingga kamu berpaling? Setelah kamu berpaling sudah ratusan tahun apakah yang kamu dapat? Pencapaian kamu tidak ada, tapi karma selalu menantikan kamu.” Tun Ri berkata tanpa ada jejak kepedulian terhadap Chi Yao.
“Hahaha jika kamu ingin membunuh aku, maka bunuhlah..!” Hati Chi Yao sangat dingin bahkan dinginnya itu seperti wanita yang kesepian selama ratusan tahun.
‘‘Aku membunuh kamu tapi tidak sekarang Aku menunggu tuan Aku membunuh suami kamu terlebih dahulu Aku ingin melihat keputusasan kamu.” Tun Ri berkata langsung sambil menatap ke arah dengan tenang.
“Ahhhh sialan kamu....kamu sialan.. silaan...!” Chi Yao mengeram terus menerus sambil memukul-mukul tanah sehingga tanpa dirasa tangan yang putih itu berlumuran darah.
Di sisi Long Fai, dia langsung mendekati Ye Fan, langsung terbang dan sudah ditepat hadapannya Ye Fan. Ye Fan sebenarnya sudah mendengar apa yang dikatakan semuanya tapi dia ingin mengambil obat untuk menyembuhkan seluruh tubuhnya tapi dia tidak bisa bergerak karena semua tulang-tulangnya patah.
"Uhukk..uhukkk..uhukkk..! Apakah kamu ingin membunuh aku?” Ye Fan terbatuk-batuk sangat keras, dia juga sedang terlentang tidak berdaya.
“Benar, secepatnya aku akan membunuh kamu sehingga semua wilayah yang kamu kuasai menjadi milik aku.” Kata Long Fai.
“Jika kamu membunuh aku, apakah kamu tidak khawatir jika Raja Lin Batian akan membunuh kamu?” Ye Fan tersenyum dia sudah mengambil jimat pelarian diri yang sudah di tempel kan di tubuhnya ketika sebelum datang ke sini.
__ADS_1
“Lin Batian ya? Aku tidak takut, bahkan Ho Tu pernah menceritakan kepada aku bahwa kamu dan Lin Batian tidak akur cukup lama karena kamu serahkan.”
“Jika aku membunuhmu.. mungkin Lin Batian tidak segan-segan untuk menolong kamu.”
Kata-kata Long Fai sama sekali tidak ada jejak ketakutan di dalam hatinya. Dan raut wajahnya dia mengatakan seperti itu sangatnya tenang seseolah rencana sudah digenggam di tangannya.
“Hahahaha mari kita lihat!” Ye Fan tertawa terus-menerus Dia dengan saat ini tubuh yang penuh luka dan dipukuli terus-menerus oleh Long Fai, hanya tertawa saja akan menyebabkan rasa tidak nyaman di seluruh tubuhnya.
“Baiklah kamu tidak perlu tertawa lagi aku akan membunuh..” Long Fai menusuk menggunakan kipas yang di situnya ada belati dia berniat menikam lehernya tapi di saat itu sosok raja Ye langsung berubah menghilang menjadi sinar cahaya yang sangat besar ke langit bagian barat.
“Hmmm kamu tidak bisa melarikan diri.” Long Fai menatap cahaya itu dengan tatapan yang sangat serius. Kemudian tangan Long Fai menunjuk ke atas, seketika di tangan itu mengeluarkan amukan kekuatan yang sangat dahsyat bahkan langit-langit itu seperti akan runtuh karena tidak bisa menahan kekuatan yang terkandung di jari Long Fai.
Long Fai menggunakan jurus seni surgawi tangan dewa.
Bahkan di wilayah permaisuri Ho Tu, dunia ini berguncang sangat keras akibat amukan energi yang dikeluarkan dari jarinya Long Fai. Walaupun cahaya yang dikeluarkan oleh tangan Long Fai hanya sebesar kunang-kunang, tapi itu sangat menakutkan.
Ye Fan berubah menjadi cahaya dan terbang ke arah langit untuk pergi ke wilayah dunia yang diperintahkan oleh Lin Batian.
Kecepatan cahaya itu sungguh sangat cepat seperti ratusan kali dari kecepatan cahaya Ketika cahaya itu sudah di depan istana kerajaan patihan langsung berteriak.
Sembari melarikan diri dia menggunakan kultivasinya untuk menyembuhkan semua kekuatannya sehingga mata itu yang hancur perlahan sudah sembuh.
Para pelayan istana sungguh terkejut apa yang dia lihat di hadapannya. Karena dia melihat sosok pemuda yang menggunakan jubah kerajaan namun penuh darah yang sedang mendekati ke arah dirinya.
“Kamu.. siapa kamu... jangan mendekat..!” Penjaga itu berteriak sambil menghentikan Ya Fan.
“Kamu menyingkirlah.. aku adalah raja Ye Aku sedang membutuhkan pertolongan....!” Kemudian Ye Fan langsung menyerang penjaga itu sampai tidak berkutik.
“Saodara Batian tolong aku...!” Ya Fan berteriak menggunakan indra spiritual sehingga suaranya menggema ke wilayah yang sangat luas.
Pada saat itu di tempat yang sepi Ada sosok pemuda yang sangat tampan sedang menutup matanya erat-erat namun ketika dia baru mendengar suara yang sangat panik dan dirinya seperti mengenalnya langsung membuka.
“Bukankah ini suara Ye Fan? Kenapa dia sepertinya sedang mengalami kepanikan?” Guman Lin Fan kemudian dia langsung pergi untuk mendekati ke arah Ye Fan.
__ADS_1
Di langit Lin Fan berteriak juga menggunakan spiritualnya. “Adik.. Aku di sini kemarilah ada apa...!”
Setelah mendengar suara Ye Fan akhirnya dia sangat senang langsung pergi ke atas sangat untuk menemui Lin Fan.
Setelah Ye Fan sudah menemukan sosok Lin Fan akhirnya dia berteriak: “Sodara Batian tolong aku aku tidak ingin mati....!”
“Apa yang terjadi?” Lin Fan mengerutkan keningnya apalagi dia melihat bahwa pakaian yang dikenakan Raja Ye Fan sudah berlumuran darah.
“Saudara Batian tolong aku.. aku tidak ingin mati..!” Ya Fan mendekati Lin Fan langsung menatap cahaya dari kejauhan bahkan dia memberikan tahu kepada Lin Fan.
Lin Fan yang melihatnya juga menggarutkan keningnya dia melihat cahaya yang sangat cemerlang seseolah memberi kekuatan yang sangat menakutkan kemudian dia menatap ke arah Ye Fan.
“Siapa yang kamu provokasi...!” Lin Fan berkata muram, walau dia adalah saudara tanpa darah, tapi dalam hati dia sangat membenci Ye Fan karena Ye Fan sangatlah jahat dan serakah.
”Aku tidak tahu...” Ye Fan langsung bersembunyi di belakang Lin Fan.
"Sikat!"
Sinar cahaya itu menembak langsung ke arah dirinya. Apa yang membuat terkejut adalah ketika dia mengumpat di belakang Lin Fan, namun cahaya itu berbelok tidak mengenai Lin Fan tapi menyerang langsung kepada dirinya.
"Ahhhh!"
“Tidak aku tidak ingin mati...!”
Jeritan demi cerita yang dikeluarkan oleh Ye Fan sampai terdengar di tiga kerajaan. Di sisi Lin Fan, dia mengerutkan keningnya karena dia melihat Ye Fan sedang kesakitan seperti tubuhnya dan jiwanya akan hancur sehingga dirinya yang memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat langsung menggunakan tubuhnya agar cahaya itu tidak mengenai Ye Fan.
Tapi ketika dirinya menyentuh cahaya itu, sepertinya kekuatan kultivasi yang dia akumulasi langsung hancur berubah menjadi manusia bisa. Bahkan sosok tampanya yang berpenampilan 30tahun, sekarang berubah menjadi 15 tahunan.
“Sial... kamu bedebah... siapa yang kamu provokasi!” Dia merasakan kekuatannya hilang terus menerus, sehingga Lin Fan langsung melarikan diri menggunakan celah ruang agar tubuh dan jiwanya tidak hilang.
“Ahhh!” Lin Fan karena kekuatannya hilang dia memasukan ruang dan waktu dan di lemparkan ke dunia acak dengan basis kultivasi hilang.
Di sisi Ye Fan dia tubuhnya hancur bahkan jiwanya langsung menghilang seseolah tidak di ijinkan untuk Renkarnasi.
__ADS_1
"Bam!"
Tubuh Ye Fan meledak menjadi abu.