Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Fuxi Tewas


__ADS_3

Bab 394 Fuxi Tewas


Setelah berkata, Long Fai langsung meninggalkan Fuxi dan pada saat itu, di samping Fuxi yang sedang tergeletak muncul tumbuhan yang langsung menjerat semua tubuh Fuxi lalu membungkusnya.


Setelah membungkus, tumbuhan itu memasuki kedalam mulut Fuxi sehingga, Fuxi yang sedang terkapar bingung sekaligus cara apa yang dilakukan Long Fai.


Sepuluh nafas, akhirnya Fuxi menyadari kengerian dari tumbuhan yang memasuki kedalam tubuhnya.


Tumbuhan itu menyerap hukum tubuh yang memiliki energi Abadi.


“Hentikan! Apa yang kamu lakukan!” teriak Fuxi namun suaranya sangat kecil seperti orang letih dan tidak jelas.


“Aku akan membunuhmu, aku akan menjadikan kamu sebagi sungai zaman yang tidak penting,” kata Long Fai ringan.


Rumput itu seperti memasuki sungai zaman yang sangat jauh tumbuhan itu, menembus ruang waktu ketika tumbuhan peri abadi baru memasuki perut Fuxi dan belum di cerna.


Tumbuhan yang menjalar langsung mengambil rumput peri Abadi dan di amabil paksa oleh pohon kehidupan Long Fai.


Seketika setelah rumput peri di ambil paksa, langsung di taruh pot kecil untuk hiasan dekorasi meja makanan.


Rumput peri dicabut, seketika penapilan Fuxi berubah drastis menua sangat cepat dan terlihat oleh mata telanjang.


Tatapan Fuxi kosong akhirnya tahu apa itu keputusasaan, dia melawan orang yang tidak boleh di lawan.


“Kembalikan rumput peri ku,” pinta Fuxi suaranya sudah berubah seperti tua bangka.


“Ingat kamu adalah duri dalam tenggorokan, Dewa ini tidak mengijinkan kamu terlalu sombong dengan gelar Abadi, hanya satu rumput ini, kamu sungguh melampaui batas,” balas Long Fai kemudian memerintahkan Ning Ming untuk menanam rumput peri di pot kualitas Surgawi.


Ning Ming langsung menerima dengan lapang dada, langsung mengambil tanah yang sudah dicampuri kotoran Ungas di belakang.


Kemudian Long Fai langsung memerintahkan langit untuk melenyapkan Fuxi dari dunia ini.


Seketika ada kekuatan agung yang turun dari langit tanpa disadari para Dewa dan Peri. Kekuatan itu, berwarna emas langsung menyelimuti tubuh Fuxi langsung pada saat itu, tubuh Fuxi seperti debu langsung lenyap.


Sekarang Fuxi telah di renkarnasi oleh hukum langit enjadi Babi di dunia entah berantah.

__ADS_1


Melihat kekuatan yang menakjubkan Long Fai bahkan terkesima, dia bertanya kepada diri sendiri siapakah sebenarnya Artefak Naga yang bersemayam di tubuhnya, karena Artefak di dalam tubuhnya memiliki kekuatan tidak masuk akal.


Karena bingung, Long Fai berkat di dalam hatinya, ‘Artefak Naga siapa sebenarnya kamu, kenapa memiliki hukum yang sangat menakutkan?’


Sayangnya Artefak Naga tidak bergeming seseolah sedang mengejek Long Fai.


‘Sial Artefak sungguh membuat ku penasaran!’ batin Long Fai sambil memejamkan matanya.


Setelah membersihkan Fuxi, Long Fai langsung menuntun Murong Ruyue untuk duduk di tempat yang nyaman dan berkata, “Kamu mau apa? Sebagai orang hamil, aku akan memetik beberapa buah yang mungkin kamu belum pernah memakannya,”


Sayangnya Murong Ruyue masih menatap ke arah dirinya dengan heran, sehingga Long Fai berkata lagi, “Kenpa kamu seperti itu, apa ada yang salah?”


Murong Ruyue menggelengkan kepalanya dan berkata, “Sepertinya aku masih bermimpi, bahwa aku sekarang wanita mu dan aku sedang mengandung anak mu,”


"Apa!"


Ning Ming yang pertama mendengar langsung ingin terjatuh ketika Murong Ruyue mengatakan dirinya hamil.


Ning Ming langsung mendekati Murong Ruyue dan melihat bentuk tubuhnya.


”Tubuh yang semakin besar, pantat besar, gunung besar ini membuktikan bahwa Nona memang sedang hamil, wahh sungguh sungguh hebat! Sebentar lagi, Tuan Long akan memiliki putri/ pangeran 🤴.


Murong Ruyue hanya tersenyum kecil sambil tangannya menutupi bibir yang seksi itu. Long Fai hanya tersenyum kemudian dari kekosongan memunculkan buah-buahan yang Murong Ruyue belum pernah melihatnya.


“Suami, apa buah ini?" Murong Ruyue bingung.


Kemudian Long Fai menjelaskan buah itu, satu per satu. “Yang ini adalah Rambutan, kalau ini adalah manggis.”


“Nah coba makan satu demi satu mungkin kamu akan menyukai buah itu.”


Setelah menjelaskan macam buah-buahan kepada Murong Ruyue akhirnya Long Fai membawakan Ning Ming untuk menemui beberapa manusia yang sudah direkrut.


Long Fai dan Ning Ming keluar toko dan mendapati sekitar dua puluh manusia yang statusnya adalah pengemis dan gelandangan.


Bahakan ada wanita yang memiliki baju yang compang-camping sedang membawa anak kecil sambil menatap ke arah dirinya dengan tatapan berharap.

__ADS_1


Long Fai paham akan hal itu, sehingga tanpa berbasa-basi langsung berkata. “Aku di sini memerintahkan Ning Ming bawahan ku, untuk mencari manusia yang ingin bekerja dengan ku. Tenang saja aku sungguh adil dan kata-kata ku tidak ada kebohongan sama sekali.”


“Sekarang, karena kalian semua bekerja dan menjadi bawahanku maka kalian akan mendapatkan hak istimewa daripada penguasa yang lain.”


Setelah berkata, Long Fai memberikan beberapa baju untuk dikenakan manusia yang sudah mengikuti untuk bekerja di bagiannya.


Long Fai setelah memberikan sebuah set baju langsung memerintahkan ke dua puluh orang itu untuk memakan buah-buahan yang telah disediakan.


Tanpa ragu-ragu, mereka semua langsung mengambil buah-buahan tersebut dan memakannya.


"Ledakan!"


"Ledakan!"


Semua orang yang memakan buah-buahan langsung terpanas sekaligus takjub dengan energi yang memasuki ke tubuhnya.


Hanya satu gigitan, langsung tubuhnya di isis kekuatan yang sangat mengerikan.


Semua orang dan anak-anak langsung bersujud dan berkata serempak.


“Tuan, kamu telah memberikan barang yang sangat berharga, bahkan tidak ada yang bijaksana selain Tuan sendiri, kami bersedia bekerja dengan Tuan, walaupun tidak dibayar asalkan kami bisa berlindung di bawah Tuan.”


“Apakah seperti itu?” Long Fai mengerucutkan bibirnya akhirnya bisa merekrut manusia tanpa modal mengeluarkan emas sedikit pun. Hanya menyuap beberapa buah, mereka akan tunduk.


“Benar Tuan, kami bersedia bekerja tanpa di bayar asalkan kami semuanya bisa hidup di dalam naungan Tuan!”


“Benar Tuan kami semuanya bersedia!"


“Tuan mohon pengertiannya kami memiliki anak dan kami ingin perlindungan extra agar tidak ada bahaya yang menimpa!”


Satu orang berkata akhirnya Semuanya ikut berkata untuk meminta izin agar mereka semua bisa hidup bahagia di bawah naungan Long Fai.


Long Fai mengangguk dan menjawab: “Baik jika kamu tidak ingin dibayar menggunakan kepingan emas sebagai kompensasi kalian boleh tinggal di sini di bawah naunganku, dengan syarat kalian tidak boleh berkhianat. Apakah kalian paham?”


“Kami paham Tuan!"

__ADS_1


Setelah lama berbincang-bincang, Long Fai yang sudah merekrut dua puluh orang langsung di bagi menjadi dua bagian lima orang tersebut untuk di tugaskan ke hutan gundul untuk mencangkul, merawat tanaman yang sudah di tanam Song Chufeng.


Selebihnya lima belas orang dia di tugaskan untuk mengikuti Ning Ming ke arah suatu pegunungan yang Lin Wuha sudah menemukan tanah liat merah.


__ADS_2