
Bab 201 Lin Fan Menuju Naga Azhure
Setelah menangkap pedang itu, Lin Fan langsung merebut dan melemparkannya ke arah samping.
“Hallo nona kamu seharusnya mendengar penjelasan aku terlebih dahulu. Aku tersesat dan sudah tiba di sini, aku menelusuri sungai sehingga terjadilah melihat kamu.” Kata Lin Fan.
Wudang Chanseng bahkan menatap ke arah Lin Fan sangat luar biasa, pemuda itu hanya manusia biasa, tapi memiliki kekuatan fisik yang menakutkan.
“Kamu masih membantah... bagai mana mungkin pemuda musim semi seperti kamu tidak akan mengintip huh..” Ucap Wudang Chanseng dia masih waspada.
“Baiklah.. itu terserah kamu.. sekarang aku hanya ingin berkata kepada kamu, di mana arah untuk kerajaan Naga Azhure?” Lin Fan mengajukan pertanyaan kepada Wudang Chanseng.
“Aku tidak tahu.. lebih baik kamu cari sendiri..?” Chanseng memberikan dengusan kepada Lin Fan.
“Baiklah terimakasih..!” Lin Fan tidak perlu repot-repot untuk meladeni anak kecil, Menurut palang perbatasan, dia harus pergi dari sini ke arah kiri.
Setelah itu, dirinya meninggalkan Wudang Chanseng bahkan dia tidak repot-repot untuk meladeni lagu yang terpenting dia harus menemukan pemimpin Raja Xiandi, dan meminta dirinya untuk mengabdi kepada Long Fai.
Bahkan dia juga ingin sekali mempelajari seni yang di lakukan pihak Naga Azhure yang telah membunuh Ye Fan.
Dirinya meninggalkan wanita itu tapi Wudang Chanseng tiba-tiba berteriak Lagi. “Kamu apa yang ingin lakukan terhadap naga Azhure?”
__ADS_1
“Aku tidak ada yang aku inginkan aku hanya ingin menemukan pemimpin setelah itu aku ingin menjadi bawahannya. Ada apa?” Balas Lin Fan kepada Wudang Chanseng.
“Tidak karena kamu sepertinya mencurigakan aku akan mengikuti kamu sampai ke kerajaan naga Azhure.” Wudang Chanseng perkata sangat serius sambil menatap ke arah Lin Fan.
“Baiklah ini akan menguntungkan bagi aku karena ada orang yang menuntun aku untuk pergi ke wilayah naga Azhure.” Lin Fan tersenyum.
“Baiklah..!” Wudang Chanseng menganggukan kepalanya, dia juga tidak habis pikir entah kenapa pemuda itu sungguh sangat tenang dan tidak ada jejak ketakutan dia hanya melihatmu itu sangat ceria.
Kemudian kedua orang itu akhirnya menuju ke Kerajaan Naga Azhure. Sebenarnya dia ingin berniatan untuk melawan anak kecil yang dia ditemui pada waktu itu yang bernama Lan Ran.
Karena niatan itu akhirnya ditundakan setelah melihat pemuda berpakaian putih yang sepertinya ingin menuju ke arah Kerajaan Naga Azhure. Bahkan dirinya mendengar bahwa pemuda ini ingin memuja kepada pemimpin Naga Azhure untuk menjadi bawahannya.
Bahkan dia tidak tahu siapa pemuda ini yang sangat misterius tidak ada kultivasi tidak ada Aura tapi memiliki fisik yang sangat kuat dia menangkap pedang yang sangat cepat hanya menggunakan tangan kosong. Jika ini adalah pemuda dari naga Azhure, dia akan memahaminya dan percaya.
Karena melihat Lin Fan yang sedang berjalan di belakang sangat tenang hanya melirik ke kiri dan ke kanan akhirnya untuk memecahkan keheningan, dia mengucapkan basa-basi.
“Oh iya ngomong-ngomong siapa nama kamu.” Kata Wudang Chanseng.
“Halo adik, nama aku Lin Fan!” Lin Fan tersenyum, tapi pandangannya itu masih tertuju kepada pemandangan yang di sekitarnya dia melihat pohon-pohon bahkan monster-monster yang dia tidak pernah dilihat berada di sini, dari batu-batu kualitas tinggi air yang sangat menyegarkan membuat dirinya sangat terkejut apa yang telah dilakukan pemimpin negara Naga Azhure, sehingga dia bisa menciptakan keajaiban seperti ini....
Untuk membuat keajaiban seperti ini, hanya seseorang bijak peri yang bisa melakukannya. Bahkan dirinya tidak mempercayai apakah ada peri di dunia ini, tapi ketika dia melihat sekelilingnya akhirnya dia percaya bahwa ada peri di dunia ini hanya saja Peri itu sangat tersembunyi dan sangat sulit ditemukan.
__ADS_1
Di samping Wudang Chanseng, ketika mendengar kata-kata dari bahwa dirinya adalah anak kecil langsung cemberut. “Maaf bukankah kita sama-sama memiliki umur yang sama aku memiliki 16 tahun kamu juga sepertinya tidak jauh daripada Umur aku sangat tidak nyaman ketika kamu memanggil aku sebutan kata-kata adik.”
“Hahahah..!” Lin Fan hanya tertawa. Dia lupa akan penampilan dirinya yang sudah berubah menjadi sangat mudah karena sebab tidak diketahui, menurutnya sangat masuk akal jika kehilangan basis kultivasi tapi penampilannya masih pria paruh baya. Tapi sekarang dia kehilangan kultivasi tapi juga penampilannya berubah menjadi sangat muda sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
“Baiklah nona siapakah nama kamu aku ingin tahu.” Kata Lin Fan.
“Panggil aku Wudang Chanseng.” Kata Wudang Chanseng. Bahkan dia cukup terkejut karena telah mendengar nama marga Lin setahu dirinya, marga Lin sudah tidak ada sejak dari dulu tapi sekarang dia menemukan marga Lin di hadapannya.
Melihat raut wajah Wudang Chanseng yang begitu luar biasa setelah melihat ke arah dirinya, akhirnya dia berkata seperti ini: “Ada apa dengan wajah kamu, kenapa kamu menatap aku seperti ini?”
“Kamu adalah marga Lin, sok tahu aku marga Lin itu sudah tidak ada di wilayah ini? Apakah kamu orang dengan marga Lin yang tersisa?” Kata Wudang Chanseng sambil berjalan dan menatap ke arah Lin Fan.
“Nona, kamu terlalu berpikir serius mungkin saja marga yang aku pakai masih banyak disana hanya saja kamu tidak mengetahui.” Lin Fan tersenyum mungkin saja, ini adalah masuk akal. Karena dirinya berasal dari dunia atas dan dunia yang sekarang dia tinggali tidak tahu dunia macam apa ini.
“Hmm mungkin saja..” Wudang Chanseng mengangguk terus menerus dia sepertinya terlalu banyak berpikir tapi kata ayahnya marga Lin sudah tidak ada semenjak 50 tahun yang lalu. Kemudian dia berkata lagi: “Ayo.. untuk berjalan kaki mungkin sedikit membutuhkan waktu yang lama Ayo mari kita terbang untuk mempersingkat...!”
Ajakan Wudang Chanseng membuat dirinya canggung karena dia sudah menjadi manusia biasa ia tidak bisa terbang sehingga dirinya memegang hidung dan membalas: “Ini maaf nona aku tidak bisa terbang..”
“Kamu tidak bisa terbang?” Wudang Chanseng bingung dan sedikit curiga Apakah dia benar-benar manusia Biasa? Jika Dia manusia Biasa tapi dia memiliki kekuatan lebih sedang sangat kuat.
Dia setelah mendengarkan alasan Lin Fan akhirnya curiga. Apakah anda benar-benar kultivasi palsu?
__ADS_1
“Benar, nona aku tidak bisa terbang karena kultivasi aku hilang karena alasan tertentu sehingga untuk sekarang tidak bisa terbang mungkin saja di masa depan aku sudah membalikan kultivasi sehingga bisa terbang lagi.”
“Untuk sekarang maaf sepertinya aku belum bisa terbang sehingga lebih baik kita berjalan-jalan di sini sembari melihat pemandangan yang sangat bagus, ini karena aku belum pernah melihat pemandangan yang sangat bagus layaknya di dunia peri.” Lin Fan membuat alasan.