Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Pergi Ke Xinping


__ADS_3

Bab 227 Pergi Ke Xinping


Akhirnya mereka berdua sudah melakukan semua gaya yang dipelajari. Bahkan sudah melakukan atau memperkosa Xia Fei dengan pengetahuan yang dia ketahui ketika melihat adegan intim di kehidupan bumi.


“Bagaimana apakah menurutmu ini sangat menegangkan.” Long Fai menyringai. Tubuh Xia Fei sangat panas, dan sangat cantik. Mungkin alasan perubahan yang dilakukan oleh dia itu, ada hubungannya dengan sumber daya yang dia makan.


Di samping Xia Fei dia atau rengah-engah merasakan kelelahan yang amat luar biasa sehingga dia terjatuh di pelukan Long Fai sambil berkata: “Sialan ini sungguh menyakitkan Aku tidak akan mau melakukan apa yang kamu mau huh..!”


“Inilah adalah gaya yang aku ketahui, dan cukup menantang untuk dicobakan kepadamu..” Long Fai membalas sangat tenang sambil memeluk tubuh Xia Fei yang sangat harum seperti anggrek.


“Kamu sialan... kamu yang merasakan kesenangan, tapi aku yang merasakan kesakitan...” Xia Fei ingin menangis tapi tidak ada air mata, Dia merasakan rasa sakit yang amat luar biasa ketika Tintin itu dimasukkan ke dalam lubang belakang sehingga dirinya akan kapok untuk melakukan lagi.


“Hahaha.... adalah gaya semuanya yang aku ketahui dibandingkan gaya yang kamu pelajari itu bukan apa-apa..” Long Fai tertawa bahagia.


Dian dia meraih air minum di sebelahnya untuk di minumkan kepada Xia Fei. “Nahh minumlah Jika kamu meminum ini akan sembuh...”


namun Ki apa emang sih meringkuk manja sambil mengeluarkan suara manisnya: “Huhhh suami aku masih kelelahan.. bahkan untuk menggerakkan kakiku sungguh sangat sakit aku ingin kamu meminumkan air itu kepadaku,"


“Kamu sangat manja sekali...” Long Fai menatap ke arah Xia Fei dengan tatapan ambigu. Setelah itu dia pergi dari tidurnya untuk mengambil air yang berada di poci perunggu kuno. Kemudian Long Fai menyuling air ke gelas untuk di serahkan kepada Xia Fei, namun tiba-tiba Xia Fei manja lagi.


“Suami.. aku ingin kamu memberikan minuman untuk lewat mulut ayo...” Xia Fei mengangguk kepalanya sambil tersenyum.


Paru-paru Long Fai terengah-engah ingin meledak karena sangat marah dia sepertinya ingin mencekik leher dia karena terlalu manja dan tidak pernah kapok. Menenangkan hati yang bergejolak, setelah itu dirinya meminum air yang berada di dalam gelas sampai habis. Kemudian Long Fai mendekati Wajah Xia Fei.


"Cup!"


Long Fai mencium Xia Fei sambil mengalirkan air itu lewat mulut ke mulut bahkan Xia Fei sendiri, meminum air itu yang berasal dari dalam mulut Long Fai sangat semangat.

__ADS_1


"Gluk.. Gluk.. Gluk.."


Di samping Xia Fei yang sedang meminum air kualitas tinggi akhirnya semua rasa sakit di bokongnya dan di bagian tertentu sudah sembuh karena berkat air itu.


Tiba-tiba mata Long Fai melototi ke arah Xia Fei, sangat ganas. Karena air yang di dalam mulutnya sudah habis tapi dia masih menjelajah dan terus mencium. Akhirnya dia melepaskan ciuman itu dengan paksa.


Setelah melepaskan ciuman itu Long Fai berkata: “Sekarang berhenti.. aku ingin pergi ke tempat mandi untuk membersihkan tubuh ini.”


Xia Fei hanya tersenyum tidak menjawab kemudian dia pantai santai lebih lama.


...----------------...


#Tiga Hari Kemudian....


Tiga hari telah berlalu akhirnya long Fai kembali ke alam atas bersama Tun Ri. ketika mereka berdua sudah kembali di alam atas pada saat itu juga Long Fai akan berpencar.


Kemudian Long Fai menatap ke arah Xia Fei: “aku serahkan wilayah ini kepadamu untuk diperintahkan dan ada juga Bai An yang menemanimu.”


"Yah.." Long Fai menganggukkan kepalanya kemudian berkata lagi: “Baiklah terima kasih.. aku akan pergi..”


Setelah itu dia pergi keluar bersama Tun Ri langsung membuat array untuk memindahkan seketika mereka berdua. Setelah persiapan aray sudah berhasil, di bawah kaki Long Fai tiba-tiba ada sinar yang bercahaya berputar-putar sangat cepat langsung menyedot Long Fai dari pandangan Xia Fei.


Sosok Long Fai dan Tun Ri sudah menghilang sekarang dia sudah dipindahkan ke dunia atas.


“Sekarang kita sudah tiba di wilayah permaisuri Ho Tu. Aku ingin pergi ke wilayah Xinping secara langsung, dan aku tolongkan kepadamu bahwa aku tidak mampir ke istana Ho Tu karena sedang tergesa-gesa.” Ucap Long Fai dia hanya mencari alasan, percuma saja jika dia pergi ke istana Ho Tu hanya melakukan hubungan intim saja dan tidak ada kegiatan lagi sehingga ini sangat merepotkan bagi Long Fai.


“Umm.. baiklah berhati-hatilah..” Tun Ri berkata.

__ADS_1


“Baik..” Long Fai mengangguk kemudian dia menggunakan array untuk berpindah tempat. Seketika dia sudah tiba di wilayah Xinping, dia mengingat bahwa dia bisa menggunakan robekan ruang untuk bergegas langsung tapi dia melupakan ini sehingga dia menggunakan array.


“Lupakan yang terpenting sudah sampai.” Long Fai menggaruk kepalanya sambil berjalan ke istana Xinping.


Berapa menit kemudian akhirnya dia sudah tiba di depan istana Xinping.


“Yuner aku kembali...!” Long Fai berteriak sambil berjalan-jalan menuju ke terdalam istananya. namun dia tidak menemukan sosok Xiao Yun.


“Di mana dia?” Long Fai merasa aneh, kamarnya tapi tidak menemukan sosok Xia Yun, pada saat itu ada suara gemercik air yang sedang mengalir deras itu membuktikan bahwa ada orang yang sedang mandi di tempat tersebut.


“Hehehe akhirnya aku menemukan mu..” Long Fai tersenyum kemudian dia membuka paksa tempat pemandian peribadi milik Xia Yun.


Kemudian Xiao Yun yang sedang bermain di pemandian air hangat, tiba-tiba dia langsung waspada karena tiba-tiba ada orang yang di sampingnya.


“Kamu siapa....!” tangan kanan langsung mengeluarkan jejak kekuatan yang sangat menakutkan diarahkan ke sosok itu.


"Sikat!"


"Bam!"


Hanya tangan yang melambai seketika menghancurkan separuh istana itu dan separo pemandian yang sedang digunakan. Long Fai langsung tertepak energi itu yang sangat menakutkan.


“Brengsek... hentikan Apakah kamu ingin merusak wilayah ini hah!” Wajah Long Fai penuh garis hitam karena kesal terhadap Xiao Yun.


Xiao Yun seketika langsung terpana karena dia mendengarkan suara yang sangat familiar bahkan suara itu, adalah suara yang sedang dinanti-nantikan setiap malam setiap waktu.


"Suami...!" Xiao Yun berteriak girang langsung berlari ke arah long pai dan mengabaikan debu-debu yang bertabrakan Bahkan dia sedang bertelanjang tanpa busana langsung memeluk tubuh Long Fai.

__ADS_1


Sementara itu Long Fai yang telah dipeluk Xiao Yun, langsung merasakan kehangatan bahkan gunung yang besar itu menghimpit-himpit ke tubuh dirinya sehingga dia merasakan rasa kekenyalan yang sangat luar biasa.


“Aku telah kembali. Sekarang lepaskan pelukanmu dan cepat-cepat berganti pakaian..” Long Fai mengintruksikan kepada Xiao Yun untuk secepatnya memakai busana karena area di sekitarnya sudah rusak akibat tembakan Xiao Yun. Jika para pelayan melihat dirinya dan Xiao Yun yang berpelukan tanpa busana, maka akan malu..


__ADS_2