Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bertha dan Axe Meninggal


__ADS_3

Bab 577 Bertha dan Axe meninggal


Sepertinya Raja Arthur itu memiliki kekuatan yang tersembunyi dan belum digunakan. Bisa jadi, ketika melawan sekelompok Cu Liu Fan Long Fai berpura-pura meminta bantuan kepada dirinya.


“Brengsek kamu! Kamu telah memotong tangan ku! Tidak aku biarkan kamu hidup lama-lama!” Axe mringis kesakitan sambil mencoba menggerakkan mesin yang sudah melapisi tubuhnya.


Dia mengeluarkan benda bula seukuran bola. Benda bulat itu, langsung terbang dengan ketinggian sekitar empat meter langsung berubah menjadi tembakan Mecha raksasa.


Itu adalah tembakan plasma sehingga orang maupun monster akan meninggal lebih mudah. Tembakan plasma bisa menghancurkan benda yang sangat keras, terlebih lagi itu di terapkan pada Long Fai akan mudah untuk dibunuh.


Long Fai mendongkak ke atas, dia menatap tembakan plasma dengan tenang.


Bom!


Cahaya biru yang sangat tenang menghantam tubuh Long Fai. Mulut Axe langsung membuat senyuman bulan sabit.


“Akhirnya kamu mati. Salah siapa kamu berani melukai dan memutus tangan aku.” Setelah itu, Axe menatap lengan yang terputus. Sepertinya dia akan cacat permanen, tapi itu tidak masalah tangan yang hilang bisa digantikan dengan tangan Mecha.


Hanya saja senyuman tipis tidak berlangsung lama, Axe maupun Bertha melihat tembakan yang mengenai Long Fai tidak bisa melukai. Bahkan baju yang dia gunakan masih bagus tanpa lecet.


Axe sungguh terkejut, dia langsung meningkatkan daya kekuatan tembakan plasma.


Bom!


Long Fai baru saat itu langsung meloncat dan meraih tembakan plasma dan memukul hingga hancur dan rusak seketika.


Long Fai mendekati Axe dan memukul bagian perut sangat keras sehingga baju Mecha seketika hancur dan rusak tidak bisa digunakan.


Engah!


"Bertha gunakan tembakan pemusnah yang kamu miliki! Sial sepertinya dia sungguh kuat!”


Bertha pun langsung setuju setelah diintruksikan oleh Axe. Dia menggunakan tembakan yang mengandung senyawa aktif yang bisa melelehkan benda mahluk hidup.


Bom!

__ADS_1


Bom!


Tembakan itu mengenai Long Fai, tapi tidak bisa menyentuh tubuh maupun baju yang sedang digunakan Long Fai.


Seketika Long Fai menyringai ke arah Bertha, setelah itu tangannya mengeluarkan cahaya merah darah langsung cahaya merah itu berubah menjadi bentuk monster langsung terbang sangat cepat menerpa ke arah Bertha.


Bom!


"Ahhh!” Bertha berteriak sambil muntah darah. Dia yang tidak memakai baju robot, seketika tubuh yang bagus dan kulit halus seperti batu giok akhirnya lecet banyak yang terluka. Bahkan memar biru tidak bisa disembunyikan dari pandangan.


"Robot kecil, coba analisis kekuatan Arthur! Bagaimana mungkin dia sungguh sangat kuat!"pinta Bertha sambil terkapar tidak berdaya.


"Peringatan Tuan, kekuatan raja Arthur tidak terdeteksi. Dia masih sama seperti manusia biasa!" Setelah mendengarkan penjelasan robot kecil, Bertha tidak percaya. Bagaimana mungkin kekuatannya tidak bisa dianalisa.


Namun, Bertha tiba-tiba teringat mungkin saja kenapa Long Fai tidak bisa dinilai mungkin karena teknologi yang digunakan robot kecil masih belum bisa.


Bertha menggelengkan kepalanya dia langsung meminta Robot kecil untuk menyembuhkan luka yang diderita.


"Robot kecil, ayo kita bergabung dan kita harus menyerang raja Arthur itu,” jelas Bertha langsung seketika, robot kecil menyatu dengan Bertha sehingga seluruh tubuh Bertha menjadi robot humanoid yang sangat cantik.


“Aku sebaliknya. Dari awal aku melawan kalian berdua, sebenarnya aku hanya main-main." Long Fai tersenyum menghina.


“Bedebah kamu!”


Wushh!


Bertha menghilang dan dia sudah tiba dihadapan Long Fai langsung ingin memukul wajah menyebalkan Long Fai walaupun wajahnya sungguh tampan.


Long Fai dengan tenang menghindar memiringkan kepalanya sedikit dan menangkap kepalan Bertha sungguh mudah.


Setelah itu, Long Fai mengambil seruling hitam andalannya langsung memukul kepala Bertha hingga separuh mesin yang menutupi bagian wajah langsung rontok.


Tatapan Bertha sungguh ketakutan. Bagaimana mungkin ada orang yang sangat kuat, bahkan seruling biasa itu memiliki ketangkasan yang menakutkan.


Tangan kirinya langsung meludahkan api yang sangat panas mengarah sekujur tubuh Long Fai.

__ADS_1


Bom!


Didalam istana Naga Azhure, banyak api yang menyebar ke mana-mana. Tetapi seluruh pelayan dari pihak Long Fai adalah orang yang memiliki kekuatan yang sudah diberikan darinya. Sehingga dengan api yang menyebar, tidak berefek kepada seluruh pelayan yang berada di sekitar istana.


Bukan hanya itu saja, perabot dan dekor istana juga tidak ada yang terbakar.


Long Fai meraih tangan kiri Bertha dan meremass hingga hancur bahkan tangan aslinya juga hancur menjadi seperti bubur.


Crack!


"Ahhh ini sungguh sangat sakit!" Bertha mundur beberapa langkah dan robot kecil itu juga sudah membunyikan promp peringatan untuk mundur demi keselamatan nyawa Bertha dan Axe.


Tangan Long Fai memgeluarkan cahaya emas dan cahayanya sangat cepat ke arah Bertha langsung memotong tangan kanannya sehingga terputus jatuh ke bawah.


“Bagaimana? Bukankah kamu ingin menggunakan kekuatan dan bertarung denganku dengan serius? Kenapa kamu menjadi seperti badut? Oh jangan-jangan, kalian memang sebenarnya badut. Ck ck ck padahal aku belum serius sama sekali menghadapi kalian berdua,” ucap Long Fai sambil menggelengkan kepalanya.


Kemudian Long Fai berjalan dengan tenang menghampiri ke Bertha dengan tatapan main-main.


“Ini tidak baik, aku harus melarikan diri! Sepertinya Dia sangat kuat dan kita berdua bukan tandingannya!” seru Bertha langsung meraih tubuh Axe yang sudah tidak sadarkan diri dan kabur dari hadapan Long Fai.


Dengan bantuan robot kecil akhirnya mereka berdua langsung menggunakan gerbang waktu untuk pergi ke dunia Atlantis tempat tinggal mereka.


Long Fai mendongkak ke atas dan berkata: “Sepertinya kalian ingin melarikan diri dari hadapanku. Tapi sayangnya kalian tidak bisa melarikan diri.”


Long Fai kemudian tangannya mengangkat ke atas dan meremass udara. Tiba-tiba Bertha dan Axe seketika hancur menjadi kabut darah dia meninggal tanpa ada jejak sedikitpun. Bahkan robot kecil itu juga hancur menjadi bubuk.


Akan tetapi walaupun robot kecil itu sudah hancur menjadi bubuk, dia sudah mengirimkan sinyal ke dunia Atlantis bahwa sudah ditemukan energi pasokan yang bisa menggerakkan mesin Mecha.


Sehingga hanya menunggu waktu, mungkin para prajurit atau kelompok dari Atlantis akan datang di dunia Arcadia.


Setelah itu Long Fai melirik ke arah kedua wanitanya. “Sebentar lagi akan ada Cu Liu Fan aku akan di sini sedikit lebih lama untuk menghancurkan tubuh kloning yang satunya,” jelas Long Fai.


“Baik.” Mereka berdua mengangguk.


“Stelah menumpas kloning Cu Liu Fan aku juga akab berniat menghancurkan musuh di atlantis.”

__ADS_1


__ADS_2