
Bab 323 Kekuatan Meningkat Karena Tomat
Xiao Chen juga langsung berhenti sejenak untuk memasukkan makanan itu ke mulutnya. Karena dia melihat anaknya sendiri Xiao Shi tiba-tiba menangis tersedu-sedu.
Seketika dirinya menatap ke arah Long Fai penuh curiga, bahkan dirinya berkata kepada diri sendiri bagaimana Anda melakukan hal memukau seperti itu?
Di samping Xiao Shi kebetulan ada ibunya yang berani Tang Ling, dia yang melihat anak sendiri menangis tersedu-sedu sungguh merasa lucu. Tapi dia langsung menepuk-nepuk kepalanya dan berkata. “Nak kenapa kamu menangis? Bukankah kamu bilang laki-laki tidak boleh cengeng?”
“Ibu... aku bahkan tidak tahu entah kenapa aku menangis.. 😭 tiba-tiba teringat kejadian masih kecil aku menangis 😭!” Xiao Shi mencoba membendung air matanya. Tapi seseolah bendungan itu bocor, sehingga air mata itu keluar sangat deras.
“Sudah, sudah, kamu memohon kepada Tuan Long Fai.” Tang Ling berkata untuk membujuk kepada anaknya agar meminta maaf kepada dia.
Karena dia sudah percaya bahwa jika suaminya membawakan tamu, itu tidak sembarang tamu mungkin dia adalah orang yang terkuat.
“Kenpa aku harus meminta maaf wooo 😭!” ucap Xiao Shi.
“Nak, jika kamu meminta maaf, mungkin kamu akan berhenti menangis. Dan dia adalah Tuan yang kuat, kamu bisa memintanya bimbingan agar menjadi kuat seperti Ayah...” kata Tang Ling dia terus menerus membujuk agar anaknya patut.
“Tapi ibu, wooo 😭!" Xiao Shi masih mengelak, namun Tang Ling mengintruksikan secara cepat akhirnya dirinya langsung mengikuti Ibunya agar meminta maaf kepada Long Fai.
“Ini...” Xiao Shi menggaruk kepalanya dia sedikit ragu. Tapi langsung di desak oleh Tang Ling akhirnya mengeluarkan suaranya lagi. “Aku meminta maaf kepada Tuan Fai karena tidak sopan.. uhh..”
Long Fai mengganggukan kepalanya kemudian secara ajaib, Xiao Shi langsung tidak ingin menangis dan bahkan ketika sekarang mengingat kejadian masih kecil, akhirnya dia tidak mudah menangis lagi.
Bahkan Xiao Shi sangat takjub sekali setelah berhenti menangis. Kemudian dia menatap ke arah ibunya dan mengangguk serius.
Dia ingat Tang Ling berbisik kepada dirinya beberapa menit yang lalu, dia harus meminta nasehat kepada Long Fai agar bisa bertukar ketrampilan.
__ADS_1
Menurutnya dia sudah jenius dan dia ingin sekali hebat seperti ayahnya. Maka dari itu, dia harus meminta nasehat kepada Long Fai.
“Ada apa?" Long Fai bingung ketika dia menatap Xiao Shi sepertinya ada hal yang akan di sampaikan secara ragu-ragu.
“Ini...” Xiao Shi menggaruk kepalanya dan dia menghirup udara segar langsung di keluarkan seketika dia berkata sekali tarikan nafas. “Ijinkan aku meminta saran kepada mu aku ingin menjadi praktisi kuat seperti Ayah..!”
“Kamu meminta nasehat dari ku? Atas dasar apa kamu meminta nasehat kepada ku, bukankah kamu tadi sungguh sembrono.” Long Fai tersenyum tipis.
“Ini..” Xiao Shi malu dan terbatuk, tapi dia mencoba mengikuti kata-kata ibunya yaitu Tang Ling sehingga dia berkata secara yakin. “Aku hanya di sarankan oleh ibuku dan apa yang di katakan ibuku aku wajib mengikutinya.”
“Hmm bagus... bagus... bagus kamu sungguh anak yang baik. Pertahankan karakter mu yang sekarang harus menghormati ibu mu apa pun yang terjadi.”
“Untuk nasehat, mungkin aku hanya memberikan sebuah ini.”
Setelah itu, Long Fai mengeluarkan buah tomat dan itu hanya satu biji. Semua orang bingung, bahkan Xiao Shi sungguh tidak tahu apa yang sedang Long Fai lakukan.
Ini membuat dirinya bingung, bahkan tidak hanya dirinya saja melainkan semua para selir yang sedang asik mengobrol satu sama lain sama-sama bingung dengan apa yang sedang di lakukan oleh Long Fai.
Tapi, Xiao Chen yang sedang menatap ke arah buah tomat merah itu, matanya terbelalak tajam karena dia memiliki firasat bahwa tomat itu adalah tomat bukan sembarang tomat.
Mungkin saja, tomat itu adalah mediator untuk diberikan kepada anaknya. Karena dia juga merasa tomat itu memiliki kualitas sangat tinggi, dia ingin tahu kelanjutan dari tindakan Long Fai kepada anaknya.
Xiao Chen lalu berkata. “Nak, terima saja tomat itu dan ikuti arahan rekan Long Fai..”
“Ahhh baik Ayah..” Xiao Shi menjawab. Kemudian dia tanpa berpikir panjang, langsung menerima satu biji buah tomat dari Long Fai.
Setelah dia menerima tomat itu kemudian berkata: “Lalu bagai mana?”
__ADS_1
“Makanlah," ucap Long Fai.
“Hmm... baik..” Akhirnya Xiao Shi memakan tomat itu hanya 4 gigit langsung habis tidak tersisa.
Namu seketika setelah tomat itu memasuki ke dalam perut itu, tiba-tiba ada ledakan yang begitu menggema di di dalam pikirannya dan di tubuhnya.
Urat spiritual tiba-tiba menjadi tebal dan sangat kuat bahkan ada amukan kekuatan yang begitu meluap setelah memakan buah tomat.
Xiao Shi awalnya berada di alam Megatron lapisan 8 dan sekarang hanya membutuhkan 1 lapisan lagi untuk pergi ke tangan dewa. Tapi sayangnya tanpa sebab di ketahui ranah itu macet dan tidak bisa naik lagi.
Meskipun begitu kekuatannya sudah naik ke ranah yang bahkan dirinya tidak bisa menebak.
Para selir dan anak-anak yang sedang memakan, tiba-tiba terkejut. Bahkan dari kerumunan yang sedang berada dekat di Xiao Shi sungguh tergesa-gesa untuk berdiri karena terkejut.
Xiao Chen bahkan langsung berdiri dia sungguh kaget karena dia merasakan kekuatan anaknya hampir mendekati dirinya.
‘Apa yang terjadi...’ Xiao Chen terpana melihatnya, dia sepertinya sedang melihat keajaiban yang begitu sangat memukau. Karena hanya meminta nasehat dan di berikan sebuah buah tomat, seketika mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat.
Long Fai sementara itu, hanya duduk sambil mengangkat kaki Erlang. Dia masih memakan makanan daging Meongsaurus sangatlah lahap.
Bagi Long Fai, jika ada yang meminta nasehat cukup di berikan benda atau barang dari dunia Artefak. Karena jika dirinya untuk memberikan nasehat kepada orang-orang, mungkin sungguh sangat merepotkan.
Jika ada yang simpel kenapa harus yang ribet? Merepotkan sungguh menyebalkan, dan Long Fai sangat tidak ingin hal-hal yang merepotkan.
Sementara itu, Xiao Shi tatapan kepada Long Fai akhirnya berubah yang tadinya biasa-biasa saja, sekarang menjadi tatapan yang memuja layaknya Long Fai adalah guru baginya.
Xiao Shi mengepalkan tangannya sambil berkeringat karena gembira.
__ADS_1
Xiao Shi ingin berkata terima kasih. Tapi langsung di potong oleh Long Fai. “Aku tidak bisa memberikan sebuah nasehat kepada mu, tapi aku juga tidak menolak ajakan mu. Tapi aku hanya memberikan satu buah untukmu tidak apa-apa?”