Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kamu Sangat Miskin


__ADS_3

Bab 344 Kamu Sangat Miskin


“Woahh... nama yang hebat Tuan...!” Fang Yuan nama itu sungguh sangat keren setelah mengetahui kepanjangan dari nama Palu Gada.


Setelah semuanya sudah dipersiapkan kemudian Long Fai mengeluarkan wajan yang terbuat dari emas ketika sedang berlatih menembak di dunia Artefak.


Long Fai hanya mengeluarkan satu wajan dan satu panci besar, untuk minum dia menggunakan air biasa tapi menggunakan gelas bambu kuning.


Toko tersebut hanya menyediakan menu makanan seperti nasi goreng daging panggang dengan berbagai jenis daging monster tertentu, Kemudian beberapa minuman seperti teh pencerahan, dan anggur yang sudah difermentasi di artefak Naga ribuan tahun.


Di dunia alsi 1 jam, tapi di dunia artefak sudah ribuan tahun.


Long Fai yang telah melihat bahwa semua perlengkapannya sudah terpenuhi akhirnya Hanya duduk santai sambil menunggu siapa tahu ada pelanggan yang datang kemari. Tapi, tidak ada pelanggan juga tidak apa-apa.


Harga menu makanan tersebut, sungguh sangat fantastis bahkan mungkin hanya memakan beberapa kali orang yang memiliki gelar kekayaan akan terkuras habis.


“Baik, kita saatnya menunggu pelanggan datang mari kita duduk.” kata Long Fai ringan.


“Baik Tuan..!" Fang Yuan juga duduk sekali dua kali tapi juga ada debu yang menempel di meja tersebut langsung sikap mengelap kotoran tersebut.


Satu batang dupa berlalu, akhirnya ada wanita cantik yang berlumuran darah di kepalanya sedang terbang sangat cepat bahkan sampai terjatuh ke tanah dan berguling-guling beberapa lusin kali seperti bola yang menggelinding.


“Ahh..ahhh..ahhh..ahh..!" Nafas wanita itu tersengal-sengal karena terlalu lemah dikejar-kejar oleh beberapa kelompok yang ingin memburu dirinya, dia juga berlari sambil terjatuh untuk mencari pertolongan.


“Tidak.. aku harus menyelamatkan diri jika tidak aku akan menjadi mayat seutuhnya!” Wanita itu berlari tertatih-tatih. Karena ketika dia ingin terbang lagi kekuatannya sudah habis dan sekarang dia merasakan kelelahanmu bahkan darah itu tidak berhenti menetes dari kepalanya.


Ketika dia sedang berlari, tiba-tiba pandangannya tertuju ke arah depan. Pada saat ini dia melihat di tengah-tengah hutan Ada gemerlap cahaya seperti pasar malam, yang sangat meriah sehingga mungkin saja di tempat itulah ada pertolongan yang menimpa dirinya.


“Tempat apa itu, apakan itu rumah, hah..hah..hah.. tidak jangan terlalu berpikir lebih baik mendekati rumah tersebut dan mencoba meminta tolong kepada pemilik rumah yang memiliki penerangan cahaya yang sangat ramai."


Dengan sekuat tenaga wanita itu menggunakan kekuatan yang tersisa untuk melompat sangat jauh mendekati toko kelontong kecil tersebut.


"Hiya!"


"Swosh!"

__ADS_1


"Bug!"


Tanpa basa-basi, akhirnya wanita itu memasuki ke dalam ruangan toko tersebut dan merasakan sejuk yang sangat luar biasa.


“Uhhu.. perasaan ini sungguh sangat segar dan nyaman!” Wanita itu berseru sehingga, Fang Yuan yang melihat wanita tersebut langsung mendekati dan berkata.


“Nona ada yang kami bisa bantu? Di sini adalah tempat toko menjual makanan jika Nona memiliki perut kosong karena kelaparan maka, Nona mendapatkan tempat yang pas.”


Wanita itu terkejut sebentar dan langsung mengabaikan darah yang melumuri di kepalanya, tapi ketika melihat harga yang dicantumkan di panel harga tiba-tiba ingin menampar Fang Yuan.


“Ini... bagi mana mungkin... Apakah kamu ingin memerasku bagaimana ada harga yang begitu mahal hanya sebuah satu teh saja, lihat hanya setu cangkir teh harganya 10 keping mas, sungguh gila!” Wanita itu tidak bisa berkata apa-apa, walaupun dia memiliki uang sedikit banyak tapi harga satu cangkir teh, sungguh sangat tidak di luar logika.


Fang Yuan dengan entengnya langsung berkata tenang. ”Nona, jika kamu merasa miskin tidak memiliki uang banyak, pergi dan keluarlah..!”


“Sial kamu berani sekali mengusir ku..” Wanita itu menggetarkan giginya, dan identitas wanita itu bernama Si Lan, dia putri Keluarga Si di kerajaan Naga Yama.


Dia kebetulan di kejar beberapa musuh yang di temui hutan belantara tersebut. Karena sosok memiliki kecantikan atas sehingga beberapa kelompok itu mencoba membunuh Si Lan dan mencoba memperkosa.


Tapi karena dengan kegigihan Si Lan cukup beruntung sehingga sampai sekarang lolos dalam pengejaran beberapa kelompok mesum.


Sekarang Si Lan di mendengar bahwa pelayan tersebut mengatkan bahwa dirinya jika miskin tidak perlu ke dalam! Pertanyaan ini sungguh membuat marah, dan ketika keluar juga tidak berdaya, karena begitu keluar di temukan oleh beberapa kelompok mesum dan habislah riwayatnya.


Menggertakan giginya Si Lan menatap ke arah Fang Yuan, “Hahah kamu berani sekali mengatakan aku miskin hump!”


Fang Yuan hanya mengangkat bahu: “Jika kamu tidak miskin, mana buktinya? Kamu 10 keping emas saja tidak sanggup Cih,”


“Kamu!" Si Lan bangun dari duduknya ingin menpar pipi Fang Yuan, namun tiba-tiba ada suara yang memarahi dari luar toko.


“Brengsek! Akhirnya kamu temukan olehku Hahaha! Ayo kita ke dalam!"


"Brak!"


Beberapa kelompok langsung mendobrak pintu tersebut sehingga Fang Yuan dan Long Fai seketika matanya langsung menyipit.


‘Tamatlah riwayat ku..!’ Si Lan sungguh pucat wajahnya dia sudah kehabisan tenaga hanya ingin beristirahat beberapa sejenak. Tapi, sayangnya kelompok itu tidak memiliki kelelahan sehingga bisa mengejar sampai sedemikian rupa.

__ADS_1


Barus saat itulah suara Long Fai yang malas langsung mengintruksi Fang Yuan dari sebuah sudut.


“Bereskan beberapa kelompok tersebut, membuat tidak nyaman saja,” kata Long Fai.


“Baaik!”


Akhirnya Fang Yuan menatap beberapa kelompok yang sedang mengarah ke wanita tersebut penuh nafsu.


“Rekan, Jika kamu ingin membeli makanan atau minuman di sini duduklah jangan buat onar tapi, Jika kamu hanya mengacau saja lebih baik keluar sebelum kepalan ini melayang.”


“Kamu diam bocah sialaan! Jangan menghalangi urusanku! Aku hanya ingin wanita itu awas kau minggir Jangan menghalangi jalan!” Beberapa kelompok setelah memarahi Fang Yuan langsung bergegas maju untuk meraih Si Lan.


Namun, sayangnya tiba-tiba Fang Yuan memegang perahu dari salah satu kelompok yang arogan.


“Keluarlah! Jika tidak jangan salahkan aku karena tidak sopan.” ucap Fang Yuan.


Kelompok tersebut yang dipegang bahunya oleh Fang Yuan seketika langsung marah dia menggunakan tangan kiri untuk memukul kepala Fang Yuan.


“Bajingan bocah, meminta kematian!"


"Swosh!"


Pukulan itu bercahaya bahkan Si Lan sangat ketakutan akhirnya pemuda itu terbawa oleh masalahnya.


Namun setelah itu, mendengar suara retakan patah tulang.


"Crack!"


"Ahhh!"


“Tanganku.. kamu bedeba..!” Belum sempat menyelesaikan kata-katanya orang itu seketika ditinju wajahnya sehingga terpental keluar dari toko tersebut.


"Bang!"


"Puf!"

__ADS_1


Setelah memukul salah satu kelompok, Fang Yuan lirik beberapa kelompok yang masih tersisa. “Brengsek ayo maju!"


__ADS_2