
Bab 81 Kematian Nalan Hu
Di samping itu, Long Fai yang masih berdiri tenang, dia melihat ada energi putih transparan dan energi merah dari penjuru kerajaan Dayan sedang terbang mengalir ke tubuh Dayan Xiobai.
Tiba-tiba, Long Fai baru sadar bahwa formasi ini adalah formasi pembunuhan masal.
Long Fai berteriak: "Bajingan kamu iblis..!"
Long Fai akhirnya sadar, dia dengan tangan gemetar mencoba menyelamatkan penduduk kerajaan Dayan yang sekiranya selamat.
Terutama dia menyelamatkan anak kecil balita dan khususnya manusia biasa.
"Wahai para monster..! Aku meminta bantuan kamu bawalah para warga yang masih selamat masuka ke dalam penyimpanan Artefak Naga.!" Long Fai berteriak dalam hati, dia sangat panik bahkan dia tidak rela anak kecil yang masih lucu tanpa bersalah di jadikan oleh tumbal oleh raja Dayan.
Long Fai terbang menggunakan pedang, bahkan formasi pengorbanan yang di lalukan oleh Dayan Xiobai sangat lah singkat.
Hanya membutuhkan 10 detik, Dayan Xiobai sudah di ranah megatron lapisan sembilan. Selangkah lagi dia akan menuju ranah yang baru.
Di sisi Long Fai dia menatap ke arah Wang Roulan dan lainya masih selamat. Bahkan Long Fai kagum ke empat orang itu tubuhnya memancarkan magis tertentu sehingga Wang Roulan dan lainya selamat dalam hal pembantaian.
Walau begitu dia tidak bisa menghindari jika sumua murid sekte tewas seketika, hingga pada suatu saat dia seseolah jantung sendiri berhenti berdetak, dia meraskan sakit hati ketika Long Fai tahu bahwa di sekte ada Nalan Hu.
"Tidak mungkin...tidak mungkin!" Long Fai akhirnya melesat cepat ke arah reruntuhan sekte. Namun, dia tidak menemukan sosok sama sekali.
"Ini tidak bisa terjadi dia harus selamat!" Mata Long Fai merah dia merasakan rasa sakit yang menyayat hati. Long Fai berpikir dia sangat ceroboh karena terlalu panik kepada penduduk Dayan terutama manusia Fana dan anak-anak. Sehingga dia lupa masih ada satu wanita yang dia lupakan yaitu Nalan Hu.
"Nalan Hu...! Dimana kamu...!" Teriak Long Fai, bahkan dia melupakan Dayan Xiobai sesaat.
__ADS_1
Long Fai sangat panik, walau dirinya tak terkalahkan namun dia belum memliki perspektif tingkat dewa untuk mencari Nalan Hu.
Sehingga pada suata saat, menit telah berlalu, Long Fai seperti hatinya hancur. Bahkan menatap pandangan yang ada di depan dan tidak tahan untuk menatap. Saat ini, Long Fai melihat ada sosok tergeletak sambil bersandar di runtuhan dinding. Namun sosok itu memiliki wajah yang keriput, seperti arang. Mata sosok itu menutup dengan nyaman.
"Nalan Hu... bangun, kamu tidak boleh mati...!"
"Ahhhh! Kamu tidak di ijinkan menutup mata ayo bangunlah...!"
Long Fai saat ini memeluk tubuh Nalan Hu yang keriput dengan sangat erat sambil menggoncangkan agar berharap dia bangun. Namun hasilnya sama saja dia masih terbujur kaku.
Ketika Long Fai sedang menggoncangkan, dia tanpa sadar melihat ada kertas yang terjatuh dari jasad Nalan Hu.
Long Fai meraih tulisan itu dan membacanya.
'Long Fai aku harap setelah kematian aku kamu menemukan dan membaca tulisan yang aku tulis. Long Fai kalo boleh jujur aku sangat menyukai kamu, semua yang kamu lakukan aku sangat menyukai. Bahkan aku sangat menantikan ketika kamu mengajak makan bersama ketika pada waktu itu. Bahkan aku sangat cemburu ketika mengetahui kamu menjalin hubungan dengan guru Wang. Long Fai semoga kamu membaca tulisan yang aku buat. Aku harap di kehidupan selanjutnya jika ada renkarnasi aku ingin menikah dengan kamu."
Long Fai membaca demi kata, tanpa sadar meneteskan air mata. Bahkan rambut hitamnya berubah menjadi putih sangat cepat.
"Kamu tenang bahkan aku tidak mengijinkan kamu untuk berenkarnasi tapi aku berjanji kepada kamu, aku akan menghidupkan kamu." Kata Long Fai dia yakin mungkin selama dia membuka lantai di Artefak Naga mungkin saja dia bisa menghidupkan lagi.
Kemudian Long Fai berteriak dalam hati: "Artefak Naga apakah ada cara untuk menghidupkan dari kematian!"
Setelah berapa detik Artefak Mengirim informasi ke pikiran Long Fai. Menurut informasi yang di berikan oleh Artefak Naga anda harus membuka lantai enam untuk mendapatkan formula itu.
Namun ada informasi lagi di dunia lantai satu, pohon kehidupan bisa mengawetkan jasad tanpa membusuk.
Setelah itu, Long Fai lega akhirnya ada jurus yang bisa menghidupkan orang mati. Namun dia harus menunggu lumayan lama. Kemudian dia memasukan jasad Nalan Hu yang sedang terbaring kaku di tanah lalu dia memasukan ke dalam dunia lantai satu.
__ADS_1
Ketika Nalan Hu sudah di masukan di dunia lantai satu, tiba-tiba ada akar tumbuhan yang melilit ke semua tubuh Nalan Hu dan jasadnya di gantungkan seperti kepompong-pong transparan. Bahkan Long Fai melihat bahwa jasad Nalan Hu berubah menjadi muda lagi dan sangat cantik.
"Walau tubuh sudah kembali seperti semula, namun jiwanya sudah terpencar di alam yama. Tunggu aku Nalan Hu maka aku yakin kamu akan menjadi wanita yang paling beruntung." Long Fai mengangguk.
Setelah itu, dia menjadi dingin lagi dia harus membunuh Dayan Xiobai. Dia adalah iblis yang membunuh semua penduduknya hampir separuh.
Ini tidak bisa di maafkan!
Long Fai menghilang dan sudah ada di dunia luar, dia menatap ke arah Dayan Xiobai sangat dingin.
Namun dia menoleh ke Wang Roulan dan lainya lalu mengangguk tersenyum. "Kalian pergi ke tempat kediaman aku, mungkin di sana akan selamat. Aku akan pergi dulu untuk membantai Dayan Xiobai bastard ini."
"Long Fai.. kamu harus hati-hati dan kembalilah aku menunggu." Wang Roulan berpesan. Walau dia tahu bahwa Long Fai kuat, namun dia masih sedikit khawatir.
"Kamu tenang saja, aku akan kembali jadi tunggu saja." Long Fai tersenyum terus dia terbang menggunakan pedang.
Di sisi Dayan Xiobai dia akhirnya merasakan kekuatan yang terkandung dalam tubuhnya yang begitu bergemuruh bahkan dia merasa bisa meledakan tubuh Long Fai.
Dayan Xiobai berakata: "Sekarang aku sudah di ranah megatron di lapisan puncak. Setidaknya ini adalah puncak ranah di dunia Tongtian. Hahahahah bajingan Long Fai kamu sialan ketika aku mengaktifkan formasi ini aku sudah yakin bahwa kamu sudah mati, tsk..tsk ...tsk sayang sungguh sayang kamu mati lebih cepat dan aku tidak bisa mencoba memukul kamu hingga mati."
Saat ini Dayan Xiobai sedang terbang di langit, rambut hitam yang terurai dan serpahan angin membuat dia seperti heroik.
Tapi dia tanpa sadar melihat Long Fai yang sedang terbang sangat pelan, sedang menuju ke arah dirinya sambil menatap ke arah dirinya tanpa expresi.
"Dia belum mati? Bahkan bocah laknat ini tidak terpengaruh formasi pengorbanan aku?" Dayan Xiobai bingung bahkan dia waspada, jika dia sudah menaikan ranah Megatron hingga level maksimal tapi masih di jadikan karung pasir yang menyedihkan oleh Long Fai.
Dayan Xiobai mengelengkan kepalanya. Dia mencoba berpikir untuk menghibur sendiri. Dia percaya bahwa sekarang bisa mengalahkan Long Fai.
__ADS_1
Setelah dia melihat bahwa Long Fai sudah mendekat, Dayan Xiobai berkata: "Aku tidak mengira bahwa kamu seperti hama. Kamu sangat susah di hilangkan." Kemudian mata Dayan Xiobai menyipit langsung melanjutkan kata-katanya lagi. "Tapi sayang aku telah naik ranah Megatron di lapisan terakhir kamu bukan tandingan aku.. humpp!".
Long Fai mendekati lalu membalas sambil tersenyum: "Berbahagialah, kamu sekarang di ijinkan untuk tertawa lebar. Tapi ini hanyalah kesemapatan terakhir bagimu untuk tersenyum berpuas diri karena hari ini adalah kematian kamu."