Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kuda Yang Ganas


__ADS_3

Bab 460 Kuda Yang Ganas


“Baiklah!” Kemudian Long Fai memakai baju dan membawakan Ji Yao untuk keluar dan membangun Fu Xiao Lin dan lainya.


Setelah sudah bangun semuanya, akhirnya mereka langsung pergi ke tempat pertandingan.


Tiba-tiba, kuda yang membawa gerbong bagus sekarang memiliki penampilan yang berbeda dari yang kemarin. Jika pada waktu itu, memiliki empat kaki, sekarang kuda itu memiliki enam kaki.


Bahkan di punggungnya memunculkan bebrbaring gerigi-gerigi yang runcing dan sangat tajam.


“Kudanya sudah berubah. Dia sekarang menjadi kuda dewasa,” kata Fu Xiao Lin sambil memegang dagu.


“Tidak apa-apa, penampilan yang sekarang menjadi lebih gagah, ayo kita berangkat!” seru Long Fai dan Yang Chen beserta lainya sudah memasuki kedalam gerobak.


Li Qingyu melihat kereta kuda Long Fai, seketika matanya terpana lagi, setelah melihat kuda itu memiliki perubahan yang berbeda.


Sekarang dia melihat kuda itu memiliki enam kaki!


Kuda Long Fai melewati Li Qingyu seketika langsung memanggil angas raksasanya untuk mengikutinya mereka ke tempat pertandingan.


“Semakin aku melihat kuda itu, semakin aku ingin mendapatkan! Ahh sial sungguh sial!" Li Qingyu entah ingin menangis atau tertawa.


Bahkan kecepatan kuda itu sungguh cepat dan stabil.


Banyak pihak kerajaan lain yang melihat di udara ada kuda yang memiliki enam kaki sedang terbang penuh kecepatan tinggi.


Hanya membutuhkan beberapa saat, Long Fai sudah tiba ditempat pendaftaran. Long Fai sudah mengisi formulir dan nama kerajaan. Beberapa petugas sudah menyiapkan tempat kerajaan Naga Azhure. Akan tetapi tempat peron tinggi miliknya memiliki warna bronze sehingga menandakan bahwa kerajaannya masih kelas rendah.


Banyak pihak kerajaan lain menertawakan Long Fai karena hanya dirinya yang memiliki kerajaan level tujuh yang berpartisipasi.


Mungkin mereka semua tidak mengetahui bahwa Long Fai pemilik kuda berkaki enam. Jika mengetahui mungkin saja mereka semua akan menawarkan sejumlah kepingan emas agar bisa membeli kuda ajaib itu.


Sementara itu, Fu Xiao Lin sedang menjaga kuda itu di tempat yang sudah disediakan oleh petugas. Sekarang, Fu Xiao Lin tertidur di gerbong dalam tanpa memperdulikan apakah lusinan kuda itu dalam masalah.

__ADS_1


Fu Xiao Lin tidak khawatir karena sudah mempercayakan sepenuh kepada kuda itu. Dia yakin bahwa semua kuda peliharaan Long Fai memiliki kekuatan yang tidak bisa dilawan perampok dan berberapa praktisi Jahat.


Benar saja, ketika Fu Xiao Lin sedang tertidur pulas di tempat duduknya empuk itu ada beberapa kelompok yang mendekati lusinan kuda milik Long Fai.


Mereka semua sudah membawa peralatan seperti pisau yang sangat tajam dan beberapa pedang untuk melepaskan tali pengikat kuda itu ke arah gerobak.


“Hahah jangan salahkan kita, karena udah ini tidak ada yang menjaga ayo kita ambil semua dan jual sudah ini, mungkin kuda ini yang memiliki kaki 6 sungguh sangat mahal untuk dijual.” Beberapa pencuri itu langsung mengeluarkan pelatih untuk mencopot tali yang mengikat lusinan kuda.


Bahkan ada satu pencuri yang sudah memasangkan racun di sekitar area agar tidak ada orang yang berani masuk ke wilayah ini. Bahkan jika sekalian masuk akan pingsan sementara. Karena itulah, Fu Xiao Lin yang terkena racun tidur itu langsung pulas dan bermimpi indah tanpa mengkhawatirkan kuda terjadi apa-apa.


Akan tetapi, beberapa kelompok itu, ketika ingin mematahkan tali yang mengikat ke seluruh kuda itu, tiba-tiba ada yang aneh karena meskipun tali itu terbuat dari tali biasa, tetapi memiliki kekuatan yang sangat kuat sehingga belati yang tergolong cukup tajam tidak bisa memotong tali.


“Sial apakah belati kita yang tumpul atau tali ini yang kuat!” Salah satu pencuri itu mengeluh sambil sekuat tenaga mencoba memotong tali yang sangat keras.


Sayang sungguh sayang satu kuda itu, langsung menggigit kepala pencuri hingga meledak.


"Baom!"


“Tidak baik, kuda itu tidak semudah yang kita kira!”


Kecepatan serang kudan berkaki enam, sungguh cepat sehingga semua pencuri tidak bereaksi dan semua perut di tusuk kaki kuda itu hingga tewas.


"Mbeee!"


Kuda itu memgeluarkan suara kmbing. Setelah bersuara, mulut kuda itu, berubah menjadi mulut buaya dan menggigit semua pencuri sampai tidak tersisa.


"Mbee!"


Kuda tersebut langung menoleh ke kiri dan kanan karena mengetahui bahwa masih ada di kejauhan yang bersembunyi dan itu pencuri masui satu kempot yang di bunuh kuda itu.


"Swosh!"


Kuda melompat seperti katak sangat tinggi dan di perutnya mengeluarkan mulut kuda sangat banyak langsung menyemburkan air asam yang begitu korosif sehingga beberapa pencuri langsung meleleh tubuhnya menjadi lendir.

__ADS_1


Anehnya air itu tidak mempan terhadap hewan dan tumbuhan sekitarnya, hanya berlaku kepada para pencuri. Bahkan orang yang notabene bukan pencuri, setelah terkena air dari mulut kuda dia tidak mengalami kerusakan. Melainkan dia mengganggap bahwa air itu jatuh dari langit.


Seketika sudah membunuh sangat bersih, kuda berubah wujud menjadi kucing 🐱 dan langsung berlari ke arah tempat dimana kuda itu sedang di taruh.


"Meong!"


Kucing perwujudan kuda sudah sampai di tempat Fu Xiao Lin sedang tidur. Setelah itu kucing tersebut langsung duduk di atas muda lainya sambil tiduran manja.


Sehingga tanpa sadari ada wanita yang tertarik melihat kucing kuning yang memiliki bulu halus itu.


“Uhh kucing ini sungguh lucu bisakah aku ambil dan aku rawat?” Tangan gadis itu, hendak meraih kucing tersebut. Akan tetapi tiba-tiba kucing itu langsung mencakar sehingga tangannya berdarah.


"Ahh! Kucing sialan!" Gadis itu langsung menjauh dan meraih batu untuk melemparkan ke arah kucing. Sayang lemparan itu tidak mengenainya.


Sehingga dia meraih beberapa ranting besar untuk memukul kucing karena marah akibat dicakar.


"Swosh!"


Sayang ketika pukulan hendak mengenai kucing, tiba-tiba kuda itu langsung menyundul perut gadis tersebut hingga terhuyung-guyung dan terjatuh ke tanah.


"Sial kuda sialan!" Akhirnya dia marah dan menggunakan jurus tangan besi untuk memecahkan kepala kuda itu yang berani menyundul.


"Hiya!"


Tangan hampir mengenai kepala kuda, sayangnya kuda itu langsung menggigit tangan wanita itu hingga terputus.


"Puf!"


"Ahhh tanganku! Tidak baik dia adalah mosnter!” Akhirnya dia lari sambil darah menetes dan tangan itu menjadi buntung.


"Mebee!"


“Di sini banyak manusia bodoh, tidak tahu kesenjangan ckckck!" Tiba-tiba, kucing itu mengeluarkan suara yang mengejek dan setelahnya langsung kembali seperti semula tertidur di atas kepala kuda.

__ADS_1


Tetapi, sebelum itu ada kuda yang ikut berkata: “Sungguh menyebalkan berhadapan dengan musuh yang tidak bisa berpikir logika, Mbeee! Musuh seperti dia harus mati seharusnya,”


__ADS_2